NovelToon NovelToon
Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fuji Lisa

Jessica yang masih umurnya 21 tahun terpaksa menikah karena sebuah perjodohan dengan seorang CEO tampan kaya raya, laki-laki itu bernama Reyhan Dhalvin Wijaya.
Bagaimana jadinya jika di umur 21 tahun Jessica sudah menjadi seorang istri. mampukah ia melewati semua hal yang terjadi dalam hidupnya? Dan rahasia apakah yang Jessica sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fuji Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di hukum sama suami sendiri

Jam pelajaranpun selesai dan Jessica bergegas ke ruangan Reyhan, sesampainya di depan ruangan Reyhan, Jessica mengetuk pintu.

Tok Tok Tok..

"Masuk," Ucap Reyhan singkat. Kemudian Jessica pun langsung masuk dan duduk di depan Reyhan.

Jessica hanya terdiam menunggu apa hukuman yang akan di berikan Reyhan kepadanya.

"Sayang," panggil Reyhan disertai senyumannya.

"Mau hukum apa ke aku Mas," Ucap Jessica dengan muka sedihnya.

"Aku gabakal hukum kamu, kamu kan istri Mas.. Lagipula kemarin memang padat sekali acaranya, mana mungkin kamu ingat jika ada tugas, aku aja lupa kalau gak di ingatkan tadi," Ucap Reyhan menenangkan Jessica.

Kini Reyhan tau alasan Jessica murung saat tadi dikelas yaitu karna istri kecilnya lupa mengerjakan tugas darinya.

"Bener Mas? Terus aku ngapain kesini?" Tanya Jessica di sertai wajah bingungnya.

"Nih sarapan dulu tadi pagi gak sempat sarapan kan kita, karna kesiangan rebutan kamar mandi," ucap Reyhan dengan seringainya, sambil mengeluarkan bingkisan di dalam laci kantornya.

"Kan aku ada pelajaran bu Gey Mas," Ucap Jessica pada Reyhan.

"Udah makan dulu, aku sudah bilang pada bu Gey kalau kamu hari ini nggak masuk pelajarannya karna ada urusan dengan Mas," Ucap Reyhan sambil mengeluarkan makanan di dalam paperbag.

"Mmm makasih ya Mas, tapi aku belum lapar Mas," Ucap Jessica sambil tersenyum manis.

"Yaudah tidur aja, sebentar disini temenin aku memeriksa tugas," Ucap Reyhan tersenyum sambil mengusap rambut Jessica.

"Iya Mas," ucap Jessica.

Reyhan yang melihat Jessica sudah tertidur justru merasa kagum dengan kecantikan Jessica. Reyhan terus memandang istrinya itu dengan tatapan yang sulit di artikan. Dengan perlahan Reyhan memajukan wajahnya mendekati wajah Jessica dan kini bibir mereka sudah menempel satu sama lain karna ulah Reyhan.

Jessica terbangun kala merasakan ada benda kenyal yang menempel di bibirnya.

Sontak Jessica pun kaget saat mengetahui bahwa Reyhan menjil*ti bibirnya.

"Maaf udah membuat kamu terbangun, honey," Ucap Reyhan yang terlihat menahan malu.

"Mmm iya gapapa Mas." jawab Jessica sambil tertunduk malu.

Melihat ekspresi gemas yang di tunjukan istrinya membuat Reyhan tak tahan untuk langsung melumat bibirnya kembali. Reyhan pun tanpa basa-basi lagi kembali melumat halus bibir Chery Jessica.

Jessica hanya diam, dia terlihat gugup. Reyhan pun dengan sengaja menggigit kecil bibir bawah Jessica agar Jessica membuka mulutnya. Akhirnya usaha Reyhan berhasil, Jessica pun membuka mulutnya dan membalas ciuman Reyhan. Mereka saling melum*t dan memainkan lidah satu sama lain.

"Aaahhhh." satu desahan lolos dari bibir Jessica.

Mendengar desahan Jessica membuat Reyhan semakin bernafsu melumat bibir istri kecilnya itu. Dengan nafas yang memburu dan nafsu yang menggebu, Reyhan terus melumat bibir istrinya dan menghisap bibir serta lidah Jessica.. Dari ciuman yang lembut kini ciuman itu berubah menjadi menuntut. Kemudian melumat kedua pay*d*ra Jessica serta meninggalkan 2 bercak keunguan disana.

Reyhan pun menyudahi kegiatannya dan mengusap tanda yang dia buat di payul*dar* sang istri lalu menatap Jessica dengan pandangan yang merasa bersalah.

"Aku menyakiti kamu honey?" Tanya Reyhan, ia menyesali perbuatannya.

"Mmmhh nggak koo Mas," Ucap Jessica jujur memalingkan mukanya karna malu.

"Ini sakit nggak sayang?" Tanya Reyhan sambil menekan tanda berwarna keunguan yang ia buat di pay*dar* Jessica.

Jessica meringis kecil karna terasa sakit. Reyhan yang melihat ekspresi istrinya itu merasa bersalah.

"Maafin aku honey, aku gak bisa mengontrol diri aku sayang," Ucap Reyhan menyesal.

"Gapapa Mas, nanti juga sembuh," Ucap Jessica di sertai senyuman ke arah Reyhan.

"Yaudah istirahat dulu gih mungkin sahabat-sahabat kamu sudah menunggu kamu," Ucap Reyhan sambil mengelus punggung istrinya.

"Yaudah aku ke kelas ya Mas," ucap Jessica pamit lalu bangun dari duduknya.

"Iya sayang," Ucap Reyhan di sertai senyuman sayang pada Jessica.

Jessica pun tiba di kelas dan melihat sahabat-sahabatnya yang sedang menunggunya.

"Lo ko lama banget sii Jes," Ucap Anggun memasang wajah cemberut.

"Iya maaf ya tadi Mas Rey minta tolong gua buat bantuin dia periksain tugas," jawab Jessica berbohong.

Tak sengaja Amel melihat ke arah leher Jessica yang terdapat tanda berwarna merah yang cukup besar.

"Leher lo kenapa Jes ko merah gitu?" Tanya Amel keheranan sambil memperhatikan tanda merah di leher putih Jessica.

Jessica ingat bahwa di tasnya dia menyimpan hansaplast lalu dia bergegas ke kelas da memasang hansaplas di lehernya, Jessica pun menyusul Amel, Viola dan Anggun ke kantin.

Merekapun makan di kantin dan Reyhan memperhatikan istrinya jauh di depan Jessica tanpa istrinya sadari. Reyhan terus memandang ke arah istri kecilnya sambil senyum-senyum sendiri tapi tipis.

***

Sepulang dari sekolah Jessica langsung merebahkan dirinya di kasur karna merasa lelah. Jessica memang pulang lebih dulu dari Reyhan karna hari ini Reyhan ada rapat.

"Aaahhh akhirnya gua bisa istirahat juga," Ucapnya sambil membanting tubuhnya ke kasur dan tidur terlentang.

Tak terasa Jessica tertidur cukup pulas sampai Reyhan sudah berada di mansion.

"Sayang." panggil Reyhan, tapi tak mendapat jawaban dari Jessica.

"Pasti tidur," gumamnya sambil berjalan menuju kamar.

Dilihatnya ternyata benar istri kecilnya itu sedang tidur, Reyhan hanya tersenyum kecil..

"Lagi tidur aja cantik." Batinnya. Reyhan duduk di samping Jessica.

"Sayang," Ucap Reyhan membangunkan Jessica sambil di elusnya pipi Jessica. Namun Jessica tak bergerak sedikitpun.

"Baby... Bangun sayang." Ucapnya lagi, perlahan mata Jessica membuka.

"Kenapa Mas, aku ngantuk banget," Ucap Jessica merapihkan selimutnya kembali dan mulai tidur lagi.

"Bangun dulu sayang, terus kita makan.. Aku tau kamu belum makan kan," Ucap Reyhan lembut.

"Mmmm.. Iya iyaaa." Jawab Jessica.

Merekapun makan malam bersama.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!