Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pasar Malam
Tap
Tap
Tap
Raisa menuruni anak tangga, dengan menggunakan crop top hitam yng di lapisi kemeja kotak hitam silver yang memperlihatkan perut pusar nya, celana jeans hitam dengan modif sobek sobek di bagian paha nya, sepatu sneakers warna putih dan tas selempang yang senada. Dan jangan lupa rambut nya yang di kuncir menjadi satu dan hanya di sisih kan beberapa helai rambut bagian depan nya.
Kini keduanya telah menuju ke motor yang berada di halaman mansion, dan Calvin pun segera menaiki motor nya.
" Loh kok belum naik?. " tanya Calvin ketika tidak ada pergerakan dari Raisa .
" Hehehe Vin Vin... Boleh gak sih gue aja yang nyetir motor nya. " ucap Raisa dengan ragu ragu, bukan nya menjawab Calvin justru menuruni anak motor nya.
"Lo mau nyetir motor? Emang lo bisa?. " tanya Calvin memastikan, dan Raisa pun mengangguk.
" Gue mau nyobain bawa motor, selama ini kan gue selalu bawa mobil, Boleh lah sekali sekali gue bawa motor Plisss Vin Vin boleh ya?. " ucap Raisa dengan penuh harap.
Bukan nya menjawab, Calvin justru melepaskan ikatan rambut Raisa yang kini rambut Raisa pun tergerai Dan Calvin langsung mengaitkan kancing kemeja Raisa hingga menutupi badan bagian depan nya.
" Eeeh... Ishhh kok di gerai sihhh, ini juga ngapain di kancing semua. " protes Raisa.
" Biar lo gak ke ganggu pake helm nya, biar lo juga gak masuk angin kalo baju lo masih terbuka kaya gitu yang ada lo masuk angin. Terlebih menghindari tatapan para buaya di jalan. " jelas Calvin, dan Raisa pun di buat melongo.
" Padahal gak usah di lepas juga kuncir rambutnya Vin Vin"
" Biar leher putih lo ke tutup, jangan suka pamer pamer leher lo. " ucap Calvin sambil memakaikan helm ke kepala Raisa Dan Raisa pun segera menyalakan motor nya, Calvin pun segera menaiki motor nya di bagian belakang.
***
15 menit perjalan, Kini Calvin dan Raisa telah sampai di apartemen milik Calvin, untuk membersihkan diri nya dan mengganti pakaian nya.
" Lo tunggu sini aja dulu, gue mau bersih bersih dulu ya. " pamit Calvin sambil mengacak rambut Raisa .
" Ishhhh ahhhh nyebelin banget sih di acak acak." Raisa pun menepis tangan Calvin, Calvin pun terkekeh.
" Kalo mau minum atau ngemil ke dapur aja di kulkas masih ada stok, gue pamit dulu biar gk kelamaan. " ucap Calvin sambil berlalu menuju kamar nya.
Kini Raisa pun membuka kulkas dan ada banyak makanan dan minuman di sana.
" Ahhh seger nya, Laper gue, Mending goreng kentang sosis nugget aja kali yaa buat ganjel hehe. " Raisa pun bergegas menggoreng itu dan setelah matang memindahkan nya ke dalam piring,
" Hmmm mantap, Ishh saos nya kok gak ada sih, Ah gak papa deh. " ucap Raisa melahap nya dan Raisa kembali membuka kulkas mengambil beberapa snack.
" Pantesan di ruang tamu gak ada taunya lo di sini. " ucap Calvin sambil mencomot sosis milik Raisa .
" Ngemil ini dulu ya buat ganjel." ucap Raisa yang meneruskan ngemil nya, dan sesekali menyuapi Calvin.
Setelah acara mengemil kini keduanya menuju gramedia untuk mencari beberapa buku yang ingin Raisa beli.
" Lo mau ikut masuk atau nunggu di luar aja?. " tanya Raisa.
" Ikut aja sekalian gue juga mau cari buku. " kini kedua nya pun memasuki toko buku guna mencari buku yang mereka cari.
***
Sepeninggalan Raisa , kini Rania pun telah selesai siap siap
YUHUUUUUUUUU
" RIANNNNNN GANTENG SUDAH DATANG!!! " teriak Rian.
" Ishh.. Udah kaya orang utan aja lo teriak
teriak ." dumel Rania
Tap
Tap
Kini Rania pun telah menuruni anak tangga dan berhadapan dengan Rian, Kiki , Daren juga Raka .
" Kenapa pada ngeliatin gue begitu banget sih lo pada!!. " tanya Rania heran.
" Lo yakin mau pergi pake kaya gitu?. " tanya rian.
"Yakin... Kenapa sih. " tanya Rania heran.
" Ya lagian lo bisa bisa nya mau pergi cuma pake sweater kaya gitu kaya pake dress aja, ini lagi, Lo niat gak sih buat ikut kita kita pergi???. " ucap kiki menimpali.
Masalah nya Rania menggunakan celana hot pants pendek, sweater size navy dan sendal jepit hitam.
" Terus lo gak bawa tas??? Loe gak bawa duit sama ponsel??. " tanya rian.
" Bawa ada di sweater, kuy berangkat. " seru Rania sambil menarik tangan kiki.
Kini mereka pun menyusul Rania dan kiki yang sudah pergi menggunakan motor nya.
"Bangke tuh si kiki! Asal gebet yayang gue aja. " gerutu Daren.
" Dah buruan berangkat keburu jauh"
Kini mereka pun bergegas menyusul Rania dan kiki.
***Pasar malam***,
kini mereka pun telah tiba di area pasar malam.
"Wowww... Yuk kesana yokkk. " ajak Rania menuju wahana ombak banyu, Mereka pun melangkah kan kaki nya ke arah wahana yang di tuju,
" Yuk naik yok. " ajak Rania menarik tangan kiki dan rian .
" Ogah ah!. " tolak Rian.
" Gue juga gak mau. " sambung Darren
" Hehe gua juga. " ucap kiki
" Terus gue sama siapa dong. " ucap Rania cemberut.
" Yok. " ajak Raka menarik tangan Rania.
Setelah kepergiaan Rania dan Raka, Kini mereka pun saling pandang satu sama lain dan tak lama mereka pun mengangguk berseri segera bergegas menuju wahana permainan.
Kini ketiga remaja itu tengah bermain pukul kelinci menggunakan palu mainan yang terbuat dari plastik.
" Ayokkk terusss kiii terusss geplak teruss!!!. " ucap Darren heboh.
" Pinggir pinggir Kiri kiri Terus geplak terus ki Semangat yok nah iya iya terus iya betul betul. " Rian pun tak kalah heboh, kehebohan tiga serangkai itu menjadi pusat perhatian dari pengunjung pasar malam itu.
" Berapa bang. " tanya kiki ke abang wahana kelinci pukul tadi.
" Goceng mas. " kiki pun memberikan uang nya dan abang nya pun memberikan hadiah hasil dari permainan tadi, Mereka pun meninggalkan wahana itu.
" Anjir sekuat tenaga di kerah kan cuma dapet kinciran plastik doang njir. " ucap kiki
" Hahaha namanya juga mainan goceng." jawab Rian, kini ketiga nya mengedarkan pandangan nya ke segala penjuru are pasar malam, dan kini mereka tengah fokus ke satu tujuan yang menarik perhatian dari tiga serangkai itu, Mereka pun saling pandang satu sama lain dan tak lama mereka pun mengangguk bersama.
"Kuyyyyyy let's gooooooooo!!!. " teriak mereka bersamaan.
Kini mereka telah sampai di tempat wahana permainan itu.
" Anjir nih jaring kecil amat... " ucap Darren.
" Hahaha namanya juga buat bocah anjirrr. " saut Rian
" Anjirrrrr woi woiii nih ikan kecil kecil cabe rawit. " heboh kiki yang sudah mulai menangkap ikan yang kabur kesana kemari.
"Kuyyyy kita berburu ikan bersama. " seru Darren heboh
" Kuyyyy jangan kasih kendor let's play brother!. " seru Rian semangat.
Kini mereka bertiga pun mulai mengejar ikan yang berlari kesana kemari guna ingin menangkap nya menggunakan jaring yang sangat kecil, Mereka pun membuat heboh sekitar nya, hingga kini tingkah mereka menjadi pusat perhatian.
Bener Bener Masa kecil kurang bahagia. Hahahahah