NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Jadi Ibu!

Tiba-tiba Jadi Ibu!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:75.1k
Nilai: 5
Nama Author: Susiajaaa

"Aku Jadi Ibu?" Melisa Wulandari, seorang gadis desa yang bercita-cita menjadi pengacara, berjuang menempuh pendidikan hukum di kota demi melindungi tanah kelahirannya dari mafia tanah. Hidupnya sederhana, hanya ditemani dua sahabat setianya, Diana dan Riki. Namun, suatu malam yang seharusnya biasa berubah menjadi titik balik hidupnya. Di sebuah gang sepi, tangisan bayi menggema, menggiring Melisa pada pemandangan mengejutkan—dua bayi mungil tergeletak dalam sebuah kotak. Nalurinya mengatakan untuk menyerahkan mereka kepada pihak berwajib, tetapi dunia tidak seadil yang ia kira. Alih-alih mendapatkan keadilan, Melisa justru dituduh sebagai ibu bayi-bayi itu dan dianggap berniat membuang mereka. Tak ada jalan keluar. Nama baiknya tercoreng, keluarganya di desa tak boleh tahu, dan tak ada yang percaya bahwa dia hanyalah seorang mahasiswa yang kebetulan menemukan bayi-bayi malang itu. Dengan segala keterbatasan, Melisa mengambil keputusan gila—merawat bayi-bayi itu diam-diam bersama Diana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susiajaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16

Mereka bertiga kini duduk bersila di lantai kamar kos Melisa. Riki bersandar pada dinding dekat pintu, sementara Diana duduk di sebelah Meli dengan tangan terlipat di dada, menatapnya penuh selidik seolah siap menginterogasi. Wajah mereka serius, bahkan sedikit tegang.

“Jadi?” Diana membuka percakapan dengan nada penuh tuntutan. “Itu anak siapa, Mel? Jangan bilang… anak lo? Kapan lo hamilnya? Perasaan kita selalu bareng deh!”

Melisa langsung memutar bola matanya, menghela napas dalam-dalam.

“Ya ampun, Na... Mereka bukan anak aku,” jawabnya lelah. “Aku nemuin mereka tadi malam, pas pulang kuliah, di gang sempit dekat belakang kampus. Mereka ditaruh dalam kotak kardus, nangis, ditinggal gitu aja. Terus aku bawa ke kantor polisi, eh... malah dituduh macem-macem. Dibilang aku ibu kandungnya yang mau buang mereka.”

Diana dan Riki mendengarkan dengan mata membulat dan mulut sedikit terbuka, tak percaya. Emosi pun mulai menggelegak.

“Polisi mana tuh?!” bentak Riki, menegakkan tubuhnya. “Gue datengin sekarang juga! Enak banget nuduh-nuduh orang yang niat nolong!”

“Beneran parah sih itu,” timpal Diana tak kalah kesal. “Orang jujur malah dikira pelaku. Kacau!”

Melisa mengangkat tangannya pelan, mencoba meredakan kemarahan mereka.

“Udah-udah, aku juga sebel banget, tapi sekarang bukan itu yang penting. Aku lagi pusing mikirin... gimana nasib dua bayi itu.”

“Lalu?” Diana menatapnya, kali ini lebih lembut. “Lo berniat ngurusin mereka? Serius, Mel? Gimana caranya? Lo masih kuliah, tugas bejibun.”

“Tadi Mbak Ayu, tetangga sini, sempat bantuin mandiin mereka. Dia nyaranin supaya dua bayi ini dibawa ke panti asuhan. Logikanya sih bener, aku juga mikir gitu, tapi...” Suara Melisa merendah. “Aku ragu. Ada yang bikin aku nggak tega.”

“Ragu kenapa?” tanya Diana pelan.

Melisa menunduk. Tangannya meremas ujung bajunya sendiri.

“Aku... aku takut orang tua mereka nyariin. Aku nggak yakin mereka dibuang. Aku punya firasat, Na... kayaknya bukan itu kasusnya.”

Riki dan Diana saling berpandangan. Mereka bisa merasakan kebimbangan di mata Meli. Situasinya tak mudah, bahkan cenderung gila jika dipikir logika. Tapi siapa yang bisa mengabaikan tangisan dua bayi mungil di tengah malam?

“Jadi maksud lo... lo mau rawat mereka sementara? Sampai tahu siapa orang tuanya?” Riki bertanya, nada suaranya tak lagi menyudutkan, tapi pelan dan penuh simpati.

“Aku... nggak tau, Rik. Aku sendiri bingung. Aku cuma ngerasa belum waktunya ninggalin mereka. Tapi aku juga takut nggak sanggup.” Suara Melisa nyaris bergetar, matanya mulai berkaca-kaca.

Tak ada yang bicara. Ketiganya terdiam, membiarkan suara kipas angin tua dan detik jam dinding mengisi kekosongan. Diana menoleh ke arah ranjang, menatap dua bayi mungil yang masih tertidur nyenyak di balik selimut tipis.

“Mereka kembar ya?” tanyanya pelan, seolah tak ingin membangunkan mereka.

Melisa menggeleng pelan.

“Kayaknya nggak. Kata Mbak Ayu juga gitu. Katanya mereka nggak mirip.”

“Iya sih,” Diana mengangguk kecil. “Yang satu kulitnya lebih terang, yang satu lagi rambutnya agak keriting. Tapi dua-duanya lucu banget...”

Riki ikut menoleh, lalu tersenyum samar.

“Entah kenapa... gue juga ngerasa mereka belum tentu dibuang. Mungkin diculik? Atau diselamatkan seseorang dari bahaya?”

Melisa menatap dua sahabatnya dengan tatapan campur aduk syukur, bingung, dan terharu.

“Aku... butuh kalian,” ucapnya pelan. “Aku nggak bisa hadapi ini sendirian.”

Diana dan Riki saling pandang sekali lagi—kali ini dengan anggukan kecil yang diam-diam menyatakan satu hal mereka akan tetap di sini. Bersama Meli. Apa pun yang terjadi.

1
kiu kiu
terlalu singkat thor...banyakin updatenya dong thor...
kiu kiu
wahh..semangat betul adriàn mengejar wanitanya.😍😍
kiu kiu
update yg banyak thor..biar yg nunggu nggk galau...🤭🤭sebenernya kpn sih..ingatan melisa kembali.gimna reaksinya jika mengingat kejahatan adrian padanya.
kiu kiu
semangat adrian..turunkan gengsimu demi melisa.semoga berhasil...💪💪💪🤭🤭
kiu kiu
jgn jgn melisa langsung jatuh hati sama adrian. kan harus proses dulu thor...si adrian juga harus terima saat ingatan melisa kembali.apa melisa masih mau bersamanya.
Nunung Elasari
ahhh melisa jadi mau 😍🤭
kiu kiu
thor klu sampai ingatan meli kembali...apakah meli bisa menerima adrian thor.padahal adrian dulu pernah menyuruhnya menjauh dari keluarganya.dan melisa di paksa utk menandatangani surat perjanjian dg adrian.
Nunung Elasari
luaaaaarrr byiasaaaaahhh....
Nunung Elasari
Dan bagi aku ini cerita yg ditunggu 🤭
kiu kiu
lanjut thor
Nunung Elasari
jadi pengen jadi melisa, diapit 2 cowok ganteng 🤭🤭🤭🤭
Evi Lusiana
akhirny mnsia es mulai cair,tar lg auto bucin
kiu kiu
behhh..si adrian tukang maksa...emang dunia ini bisa kamu beli.maksa ank org segitunya.hmmm... jgn sampai kau menyakitinya ya...ada evan dan ethan yg akan memarahimu.tp klupun mereka menikah.apa dong panggilan ethan pada melisa.kan udah terbiasa thor...jgn sampai merubah panggilan kesayangan mereka thor ...ank ank kesayangan melisa.
Nunung Elasari
wahhh adrian ini memang sesuatu 🤣🤣🤣🤣🤣
Evi Lusiana
dr awal aku udh gk suka dgn sikap adrian,melisa udh bertahun2 merawat adikny mlh srh pergi dr kehidupan ethan dn evan
kiu kiu
mommy ethan tidak pernah menjenguk melisa.tidak pernah mengjhawatirkan melisa.yg di kawatirkan anaknya sendiri thor.ak pengen marah dg keluarga mereka.hmmm...yg bikin cerita juga udah maksimal mikirnya ya...🤭🤭🤭
wasiah miska nartim
adrian ternyata ada udang di balik adonan🤭🤭🤭
kiu kiu
updatenya jgn terlalu lama thor... kita lagi kangen kebersamaan melisa dan anak anaknya thor.pertemuan yg mengharukan...kerinduan anak yg begitu dalam seolah tk mampu terlepas dari ibu yg telah merawatnya hingga 13 thn lamanya. ethan pasti menyimpan amarah yg besar pada kakaknya.leonard dn rangga tk bertanggung jawab.
Criminal007
lagi thor😭😭😭
Evi Lusiana
kapok lo adrian,d skak mati sm adekmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!