NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 16

Ting!

Sebuah notif pesan masuk dari aplikasi berwarna hijau muncul di ponselnya. Lelaki itu segera meraih benda ponsel yang ada di atas meja kerjanya. Siapa lagi kalau bukan Guangyi, yang saat ini sedang bergelut dengan setumpuk berkas di mejanya.

Tangan besar Guangyi menggulir layar, lalu membuka aplikasi hijau untuk melihat pesan yang baru saja masuk di ponselnya. Dan benar saja ternyata pesan itu dari Lin Wu yang mengirimkan beberapa foto paket menu makanan beserta list harga setiap paket tersebut.

Setelah lama mempertimbangkannya, sebelum akhirnya Guangyi pun memilih salah satu paket menu yang ditawarkan di rumah makan J-TWIN'S. Segera mungkin Guangyi menelpon Lin Wu.

"Halo selamat siang, bagaimana Tuan Guangyi?" tanya Lin Wu.

"Eummm ... jadi gini Nona, saya pesan paket A, snack, dan 3 kue yang bervariasi," jawab Guangyi.

"Oke Tuan Guangyi. Kalau begitu besok jam berapa harus saya siapkan catering nya?"

"Besok jam 11.00 harus siap ya Nona. Oh iya apa bisa diantarkan langsung ke perusahaan Shen Wu?"

"Oh tentu bisa Tuan. Besok rekan saya yang akan mengirim catering nya ke perusahaan anda," ucap Lin Wu mantab.

"Oke, Nona. Kalau begitu saya langsung transfer DP nya sekarang ya."

"Baik Tuan, terima kasih. Senang bekerja sama dengan anda," ucap Lin Wu dengan hati yang berbunga.

"Saya juga senang bekerja sama dengan anda, Nona."

🥕🥕🥕

Hari ini rumah makan J-TWIN'S terlihat begitu sibuk karena pesanan catering dari perusahaan Shen Wu dan beberapa perusahaan lain yang kebetulan memesan catering di hari dan jam yang sama. Hal itu tentu membuat Lin Wu terpaksa turun tangan sendiri untuk membantu.

Terlebih Guangyi baru saja menghubungi Lin Wu, mengatakan jika perusahaan mereka meminta makanan yang mereka pesan disajikan secara prasmanan. Lin Wu pun bergegas menghampiri Zeze yang sedang sibuk menyiapkan catering.

"Gimana Ze, apa semuanya sudah beres catering punya Tuan Guangyi?" tanya Lin Wu.

"Sudah Lin, kamu tenang saja. Semua menu dan nasi sudah beres, lengkap dengan 70 snacknya yang juga sudah siap," jawab Zeze sambil tersenyum.

"Oke Ze, kalau begitu tolong kamu urus catering untuk perusahaan Bokyung. Biar aku yang mengurus catering milik Tuan Guangyi," seru Lin Wu yang mengambil alih tugas Zeze.

"Ya sudah Lin, aku urus catering lain ya." Zeze mengangguk paham kemudian berjalan ke sebuah meja satunya, pesanan milik perusahaan Bokyung.

Namun baru beberapa langkah, Zeze menghentikan langkahnya sebelum kemudian dia menoleh menatap pada Lin Wu yang sedang sibuk menyusun catering milik Tuan Guangyi.

"Eh tunggu Lin, kamu pergi dengan siapa?" tanya Zeze penasaran.

"Hari ini aku bawa mobil sendiri aja lah Ze. Kamu urus catering yang lain saja ya soalnya mereka juga minta jam yang sama," jawab Lin Wu.

"Oke Lin. Kamu hati-hati ya, jangan ngebut," balas Zeze yang diakhiri dengan gelak tawa, keduanya pun tertawa bersama.

Semua karyawan di rumah makan J-TWIN'S benar-benar sangat sibuk. Tidak ada jeda bagi mereka untuk sekedar bersantai, kecuali benar-benar darurat seperti ijin ke kamar mandi. Mengingat pesanan hari ini begitu membludak, bahkan pemilik rumah makan itu sendiri turun tangan untuk mengatasinya.

Lin Wu mengemudikan mini bus miliknya menuju perusahaan Shen Wu, kebetulan lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah makan J-TWIN'S.

Tak berselang lama, mini bus yang dikemudikan Lin Wu tiba di sebuah gedung pencakar langit. Perempuan cantik itu segera memarkiran mini busnya depan lobby. Setelah itu, Lin Wu merogoh mengambil ponselnya menghubungi Guangyi.

"Halo Tuan Yi, saya sudah sampai," ucap Lin Wu di seberang telpon.

"Baik Nona, sebentar lagi saya jemput ya. Nona tunggu disitu dulu, jangan kemana-mana," balas Guangyi mengingatkan.

"Iya Tuan Yi, terima kasih."

Selang beberapa menit kemudian, datanglah seorang lelaki yang berjalan menghampirinya dengan membawa troli.

"Selamat siang Nona Lin Wu, maaf kalau sedikit lama menunggu," sapa Guangyi merasa tidak enak.

"Euummm Nona ...," lirih Guangyi ragu ingin mengatakan sesuatu pada Lin Wu.

"Ya ... ada apa Tuan Yi. Apa ada hal lain yang anda butuhkan?" tanya Lin Wu.

"Emmmm, begini Nona saya baru saja dapat perintah mendadak dari atasan. Maaf, boleh tidak saya minta bantuan Nona Lin Wu untuk melayani tamu di meja prasmanan." Akhirnya lolos sudah kalimat itu dari bibir Guangyi yang sempat ragu untuk mengatakannya.

"Oh, kenapa bisa begitu Tuan? Bukankah ...."

"Iya Nona karena rapat hari ini begitu mendadak. Jadi tidak ada persiapan sama sekali, terlebih Presdir kita meminta makanan disajikan secara prasmanan, sementara belum ada persiapan sebelumnya," terang Guangyi sesuai dengan fakta yang ada.

"Tapi ... kalau Nona Lin Wu keberatan juga tidak apa-apa kok. Maaf Nona kalau sudah merepotkan anda." Lanjutnya.

"Oh Tuan Yi tenang saja, tidak apa-apa kok. Saya juga tidak keberatan, justru saya senang jika perusahaan anda puas dengan pelayanan kami," sahut Lin Wu yang langsung mengiyakan keinginan Guangyi.

"Beneran ini Nona, anda tidak bercanda bukan?" tanya Guangyi lagi memastikan bahwa dia tidak salah dengar.

"Iya Tuan Yi, saya bersedia membantu anda."

"Terima kasih banyak Nona Lin Wu, maaf sudah merepotkan anda," ucap Guangyi tersenyum lega. Akhirnya dia bisa menjalankan perintah bosnya itu yang seenak jidat menyuruhnya secara mendadak.

"Tenang saja Tuan, nggak apa-apa kok."

"Masakannya ada di dalam mobil, sebaiknya anda turunkan saja dulu," ucap Lin Wu yang kemudian membuka pintu belakang mobil.

Sementara Guangyi langsung memanggil rekannya untuk mengangkut makanan ke dalam troli. Setelah itu, Guangyi mempersilahkan Lin Wu masuk menuju sebuah ruangan.

🥕🥕🥕

Lin Wu menyapu pandang ke seluruh ruangan yang begitu luas nan mewah. Saat itu meeting pun sedang berlangsung, dan sepertinya sebentar lagi jam istirahat makan siang. Tiba-tiba bola mata Lin Wu menangkap sosok yang begitu familiar diantara beberapa orang yang sedang duduk disana. Detik itu juga mata Lin Wu membulat sempurna.

"Yanshen! Benarkah itu dia?" gumam Lin Wu merasa gugup.

Begitu pula dengan Yanshen yang mematung di tempat tidak dapat bergerak sama sekali karena melihat seseorang yang sangat dia rindukan selama ini.

Lelaki itu malah tidak fokus dengan meeting hari ini, karena kedua netranya terus menatap pada sang istri. Sosok wanita yang sangat dia rindukan bertahun-tahun akhirnya berada di hadapannya.

Lin Wu sendiri tidak menyangka akan bertemu Yanshen disini, tahu begitu dia akan membatalkan kerja sama tersebut daripada bertemu kembali dengan masa lalunya.

Tatapan mereka beradu beberapa saat hingga Guangyi menyadarkan Lin Wu.

"Nona, apa anda baik-baik saja?"

"Eeeh, maaf Tuan saya tidak bisa membantu anda. Saya harus pergi karena ada urusan penting," ucap Lin Wu yang bergegas pergi meninggalkan ruangan itu begitu saja.

🥕🥕🥕

"Sial, kenapa aku harus bertemu dengannya? Bodohnya aku kenapa tidak bertanya nama pemilik perusahaan ini?" Tak hentinya Lin Wu menggerutu, merutuki kebodohannya.

"Lin Wu, tunggu!"

.

.

.

🥕Bersambung🥕

1
Kaizy celine
Selamaatt authorr ... smoga makin smngatt yaa update bab nyaa dan buat novel2 dengan karya2 yg bagus2 lagii😍
Jia Li: makasih kak 😊
total 1 replies
Kaizy celine
OMG 😭😭😭😭🤣🤣🤣😍😍😍😍 GAK BISA BERKATA2 😍😍😍😍 lope lope buat kalian berduaaa😍😍🤣🤣
Kaizy celine
Co cweettttt😍😍😍😍
Reni Anjarwani
lanjut up trs thor
partini
👍👍👍👍
Rara Kayla
serang Daddymu, Ji Chan🤣
Rara Kayla
selamat ya Kak Author, dan semangat utk bab² berikutnya😁
Jia Li: makasih kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
akhirnya lin wu mendpt kan kebahagian
Kaizy celine
Katakaaan yesssss plisssss😭😍
Kaizy celine
Heemm co cweet nya pasti kyk papanya ini🤣
Oma Gavin
selamat kak tetap semangat up
Jia Li: makasih Oma 😊🙏
total 1 replies
Kaizy celine
Syukurlah tdk tejadi apa2😍😮‍💨
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Jia Li: udah update ya kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!