NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Dunia Mafia

Terjerat Cinta Dunia Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: reesha swee

Perhatian : Banyak adegan 21 + dan kekerasan.

Harap bijak dalam memilih cerita

(Masih dalam tahap revisi, tetapi masih bisa dinikmati alur ceritanya. Abaikan tanda baca dan penggunaan huruf besar juga kosa kata yang tidak sesuai dengan KBBI)


Salwa Humaira adalah putri sulung dari empat bersaudara, ia dibesarkan dengan kondisi ekonomi yang sulit. Dengan berat hati ia meninggalkan keluarganya untuk mencoba peruntungan dengan bekerja sebagai TKW di negeri orang. Sampailah ia bertemu dengan dua orang bos mafia yang saling bermusuhan. Hidupnya seketika berubah setelah dua orang tersebut menaruh perhatian kepadanya.

Bagaimana keseruan jika seseorang yang bermusuhan menyukai gadis yang sama. Dan siapakah yang akan dipilih oleh Salwa Humaira sebagai pendamping masa depannya?

Dipenuhi aksi heroik dan romantis, siapkan hati, jantung dan pikiran beserta camilan yang lezat untuk menikmati alur cerita ini.

IG . aleena_anonymous

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reesha swee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Michella

》》》Bantu Vote dan like ya readers ☺

thanks udah nyempetin baca ♡♡

▪▪▪▪¤¤¤¤¤¤▪▪▪▪▪¤¤¤▪▪▪

Salwa bergegas ke luar dari kamar mandi lalu menutup pintunya. Sayangnya kamar mandi tidak dilengkapi dengan kunci jadi ia hanya bisa menutup pintunya saja. Salwa membuka almari yang sudah disediakan Yang PouHan, ia mulai mengacak-acak isi almarinya karena dirasa tidak ada baju yang sesuai dengan dirinya.

"Gila, baju apaan ini" Salwa mulai frustasi, semua baju yang ada hanya hot pants, baju singlet, baju dalam, celana dalam, celana pendek, rok pendek dan baju-baju seksi lainnya. Ia mulai mencari di bagian rak paling bawah , ia justru tercengang dengan isinya. Berbagai macam baju tidur seksi, lingeri warna-warni yang membuat Salwa merinding membayangkan kalau dirinya harus memakainya.

"Pakai yang ini saja sayang"ucap seorang pria yang memeluk pinggang Salwa dari belakang.

"Kau, beraninya kau menyentuhku!"ucap Salwa sambil berusaha melepaskan pelukan Yang PouHan. Namun laki-laki itu memeluknya dengan sangat kuat sehingga tenaga Salwa seperti tidak ada artinya.

"Ayolah, jangan bergerak-gerak, kau jangan menggodaku terus" Yang Pou Han mulai melecehkan perempuan itu dengan memeluknya dari belakang sembari menggosok-gosokkan organ tubuhnya yang mulai mengeras dan menegang di belakang Salwa.

"Kau benar-benar gila, aku bukan wanitamu, aku tidak mengenalmu"ucap Salwa dengan tetap berusaha melepas pelukan Yang Pou Han.

"Hey, semakin kau menolak, aku semakin menginginkanmu" Yang Pou Han mulai menjalankan aksinya, namun Salwa masih berusaha lepas dari laki-laki itu. Dengan sekuat tenaga ia menginjak kaki Yang Pou Han sehingga pria itu menjerit kesakitan. Seketika tangan Yang PouHan bisa terlepas dari tubuh Salwa. Salwa berlari keluar kamarnya. Salwa bersembunyi di sebuah ruangan yang lain, kamar yang sangat besar. Mungkin itu adalah kamar utama. Kamar yang mewah dan elegan, Salwa mengunci kamar itu dari dalam. Ia masuk ke kamar mandi dan melanjutkan mandinya karena tubuhnya masih banyak busa sabun yang belum dibersihkan.

Salwa mencari baju di dalam almari pakaian. Banyak sekali baju pria baik stelan, kemeja dan kaos polos baik lengan pendek maupun lengan panjang.

Ia mengambil banyak tshirt polos lengan panjang dan oblong. Salwa memakai tshirt polos warna hijau dengan celana pendek pria. Ia lebih baik berdandan seperti laki-laki daripada harus memakai pakaian yang sudah disediakan dalan almarinya.

Salwa keluar dari kamar besar itu, ia mengendap-ngendap sambil membawa setumpuk pakaian. Di depan kamar lain yang tertutup ia mendengar suara laki-laki dan wanita sedang saling mendesah. Salwa hanya geleng-geleng kepala dibuatnya.

"Penghuni disini memang tidak punya malu" batin Salwa. Ia masuk ke kamarnya sendiri. Sepertinya laki-laki itu sudah pergi. Salwa bersyukur hari ini terbebas dari laki-laki mesum itu dan ia juga sudah mendapatkan banyak pakaian dari kamar lain. Mungkin itu kesannya mencuri, tapi ia akan jujur kepada pemiliknya jika ia sudah tahu siapa pemilik kamar besar itu.

☆☆☆☆●●●●●☆☆☆☆

Sean mulai sibuk dengan aktivitasnya lagi. Ia sebagai direktur utama yang menggantikan posisi ayahnya yang sudah meninggal lima tahun yang lalu tentunya mempunyai jadwal kegiatan yang padat. Leon dan Abust dengan setia membantu pekerjaan Sean yang sempat ditinggalkan.

"Hari ini pukul 10.30 ada meeting dengan perusahaan AR, aku sudah membuat salinan file yang diperlukan. Bos tinggal pelajari saja, jika ada yang kurang akan aku benahi langsung" ucap Leon sambil menyerahkan map biru bergambarkan logo Arthur Corporation. Sean memeriksa berkas-berkas dan mempelajarinya dengan seksama. Ia tersenyum melihat hasil kerja Leon yang bagus. Ia memang tidak salah memilihnya sebagai tangan kanannya. Leon selalu melakukan pekerjaannya dengan sempurna.

"Bagus, aku akan menandatangninya"ucap Sean sambil membubuhkan tanda tangannya di berkas itu. Setelah meeting dengan perusahaan AR kita punya misi penting. Kalian berdua harus bersiap.

●●●●●°°°°°°°●●●●●●

"Nona apa saya boleh masuk?"terdengar suara ketukan diikuti suara seorang pria, Salwa membukakan pintu kamarnya. Ternyata seorang pelayan yang bertugas memberikan camilan sehat kepada pemilik kamar.

"Satu jam lagi adalah jam makan siang, nona bisa keluar dan ikut makan bersama nona-nona yang lain"ucap pelayan itu sopan.

"Baik, terimakasih"pelayan itupun kembali undur diri setelah meletakkan beberapa potong buah di atas nakas.

"Salwa mencuci wajahnya. Ia ingin terlihat segar di depan para nona-nona yang dimaksud oleh pelayan itu. Ia memakai kaos polos lengan panjang dipadukan dengan celana di atas lutut. Setidaknya hanya celana itu yang menurutnya masih wajar dibandingkan celana yang lain. Celananya sangat pas di badan Salwa yang ramping, tetapi ia masih merasa tidak nyaman, karena celana pendeknya malah memperjelas bentuk tubuhnya. Tapi ia masih bisa menutupi bagian belakang dengan kaos panjangnya. Salwa memakai bedak dan sedikit lipstik yang berwarna hampir sama dengan warna bibirnya. Wajahnya terlihat lebih segar dari sebelumnya karena ia baru saja keluar dari rumah sakit.

Salwa keluar dari kamarnya, ia menuju meja makan. Ia sangat terkejut melihat banyak wanita yang sudah menunggu untuk makan siang. Mereka semua mengenakan pakaian yang super seksi dengan memperlihatkan kemolekan tubuhnya. Wanita-wanita cantik itu sangat heran melihat Salwa yang berdandan sangat biasa dengan rambut panjangnya yang dikuncir kuda. Salwa mengambil bagian dengan duduk di sebelah wanita berambut pirang. Salwa tersenyum ke arahnya.

"Apakah kau anak baru?"tanya wanita cantik itu.

Salwa hanya mengangguk, ia merasa tidak nyaman dengan sebutan anak baru.

"Kenapa tidak makan, apa yang kita tunggu?tanya Salwa kepada wanita itu.

"Apa kau tidak tahu apa-apa, jadi menurutmu untuk apa kami berdandan cantik seperti ini?"wanita itu malah balik menanyai Salwa.

"Aku tidak tahu, mungkin karena di alamari pakaian hanya ada baju-baju seperti itu saja"ucap Salwa polos.

"Hahaha, kau terlalu polos. Aku Carrol , siapa namamu?"tanya wanita itu sambil mengulurkan tangannya. Salwa tersenyum sambil menyambut tangan Carrol.

"Aku....."Salwa bingung harus menjawab apa, karena ia sendiri tidak tahu siapa namanya.

"Aku...."

"Michel"suara laki-laki datang dari arah belakang sambil memegang ke dua pundak Salwa.

"Namanya Michella audy, kalian bisa memanggilnya Michel"ucapnya lagi memperkenalkan Salwa kepada semua wanita cantik itu.

》》next...

1
frida
emang ada mavia segoblok ini???
evi carolin
2 org bodoh ko dipelihara 🤦
Mimik Pribadi
Lagian ngobrol kondisi Salwa aja hrs pergi dri ruangan pemeriksaan,Sean itu tidak berkaca dri pengalaman,,,,dan ini udh ke brpa kalinya dia lalai meninggalkan Salwa,udh tau musuhnya bnyk 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
Mimik Pribadi
Orng tua Salwa kan tau nya dia meninggal karna kecelakaan itu,ko gak dikabari klo ternyata msh hidup,Salwa jga sdh punya Hp pintar mehong lgi,apakah orng tua/adik2 nya gak bisa telp,ngabari keadaan dia baik2 saja trus sedang hamil??
Mimik Pribadi
Aku kira stlh Yang menikah gak nakal lgi sm Salwa,tapi ternyata,,,dasar cabul!!!!
Mimik Pribadi
Ini msh jauh dari adegan ataupun kata2 vulgar thor,berasa lewat aja gitu karna kata2 yng menceritakan adegan 21+ nya msh B aja ,,,🤭🙏🏻🙏🏻
Mimik Pribadi
Makin muter2,,,,
Mimik Pribadi
Skrng gantian Salwa yng bth darah,sblmnya Sean yng bth darah dan pendonornya Salwa
Mimik Pribadi
Masyaa Allaah visualnya cantik bngt,wajahnya polos,anggun,teduh,dan tidak membosankan 😍😍
Fajar Alfiyanshah
Luar biasa
Winarno Suzhi
salwa yang bodoh,bego...lagian kalo tau yg buat sean kecelakaan trus salwa bisa apa?dunia luar sana jauh lebih kejam.
Sidieq Kamarga
Ahhh si Alan ini ngaco saja, skin to skin munvkin gak harus melakukan hubungan "itu" !!
Sidieq Kamarga
Adddsuh Seannnnn Sean 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Sidieq Kamarga
Di part ini aku gregetttttttt sama si Abust, 😡😡😡😡😡😡
Siti Kalimah
hadir
ibeth wati
maaf saya berhenti baca Thor
ibeth wati
kok LBH suka baca komen ya drpd ceritanya😆
ibeth wati
saat baca sinopsisnya tak pikir cerita aktion tp kok makin kesini jadi kayak cerita sinetron ya ..belibet otak kecil q rada" blenk bacanya pakek acara amnesia segala
Eka Kurnia Sari
terlalu indosiar ga sih thor
Juan Sastra
kurang happy..
lanjut marathon yg kedua..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!