NovelToon NovelToon
Ayunda Dan Dosen Dingin

Ayunda Dan Dosen Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:315.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gadis Scorpio

Saat semua mahasiswi mencari muka di hadapan Revan, si dosen tampan tapi dingin. Ayunda justru sudah kehilangan mukanya. Setiap kali bertemu Revan, Ayunda selalu dalam masalah yang membuatnya malu di hadapan dosennya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadis Scorpio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Hampir delapan puluh persen dari gaji Ayunda, dia serahkan untuk bayar hutang dan gadis itu hanya mengambil dua puluh persen untuk kebutuhannya. Yang setara dengan delapan ratus ribu.

Astaga, apa dia sudah gila. Bagai mana bisa dia hidup dengan uang delapan ratus ribu sebulan?. Batin Revan sambil menatap Ayunda dengan tidak percaya.

Kebutuhan pribadinya saja bisa mencapai puluhan juta rupiah sebulan. Hanya untuk kebutuhan pokok. Belum termasuk pakaian dan liburan.

Revan kemudian mengembalikan amplop itu kepada Ayunda.

"Hiduplah dengan baik. Saya ikhlas membantu. Kamu tidak perlu mengembalikan sepeser pun."

"Tapi pak.." Ayunda yang tidak bisa menerima pemberian pak Revan dengan percuma tetap ingin membayar hutangnya.

Namun Ayunda tidak bisa melanjutkan kalimatnya saat Revan menatapnya yang seolah mengatakan 'Saya tidak ingin di bantah!'

"Ambil dan pergilah." kata Revan tanpa melihat Ayunda karena dia sudah fokus pada pekerjaannya.

"Baik pak. Terima kasih." Ayunda mengambil kembali uangnya sebelum pergi meninggalkan meja pak Revan.

"Cih, sudah ku duga." gumam Raya ketika melihat dosen incarannya memberikan sebuah amplop kepada Ayunda.

Tadi Raya tidak sengaja melihat Ayunda berjalan menuju ke ruangan dosen. Ayunda pasti ingin menemui pak Revan. Jadi diam-diam Raya mengikuti dan dia langsung melihat Pak Revan memberikan sejumlah uang di dalam amplop yang sebelumnya sudah di hitung kepada Ayunda.

Raya hanya bisa melihat tapi tidak bisa mendengar apa yang Ayunda bicarakan dengan pak Revan.

Karena tidak puas hati dan rasa penasarannya Raya pun langsung mendatangi Ayunda.

"Ayunda!" panggil Raya.

Ayunda pun langsung menghentikan langkahnya ketika melihat Raya.

Pasti Raya meminta di buatkan skripsi. Pikir Ayunda.

Tapi kali ini Ayunda akan menolaknya. Selain tidak membutuhkan uang lagi, Ayunda juga ingin fokus untuk menyusun skripsinya sendiri.

"Tadi aku lihat kau menemui pak Revan. Memangnya apa perlu mu dengannya ?" tanya Raya langsung ke intinya.

"Hanya menanyakan tentang skripsi." Ayunda memberikan jawaban yang paling masuk akal.

Namun Raya tidak langsung mempercayai ucapan Ayunda.

"Jangan bohong. Tadi pak Revan memberikan uang, kan ?" kata Raya lagi.

Ayunda memutar matanya malas. Raya pasti tidak melihat dari awal, tapi tiba-tiba langsung membuat kesimpulan.

"Itu bukan urusan mu." jawab Ayunda.

Kemudian Ayunda ingin pergi karena malas meladeni Raya. Tapi Raya tiba-tiba menahan lengannya.

"Tunggu! Kau pasti jual diri ke Pak Revan kan ? Karena itu pak Revan memberi mu uang. Ya ?" tuduh Raya tanpa bukti.

"Hei kau jangan asal bicara. Jangan membuat fitnah!" balas Ayunda tidak terima dengan tuduhan Raya.

Raya kemudian tersenyum melihat Ayunda yang mulai terpancing emosi.

"Kau marah, itu artinya apa yang aku katakan benar. Jika tidak mengapa kau harus marah ?" kata Raya mulai memanipulasi.

Padahal dia lah yang sengaja memancing emosi Ayunda.

"Ckckck, tidak ku sangka di balik wajah polos mu itu ternyata kau seorang pelac*r." ucap Raya menekan kan kata terakhirnya.

Ayunda yang tidak terima di sebut pelac*r langsung mengangkat tangannya untuk menampar Raya. Namun dia sempat menahan tangannya itu sebelum mencapai pipi mulus Raya karena Ayunda tidak ingin membuat keributan di lingkungan kampus.

Dia tidak mau membuat masalah dengan Raya yang akan berujung di skors atau di DO seperti yang lainnya.

Ya, ayah Raya adalah seorang pejabat tinggi di kota ini. Dengan jabatannya itu dia bisa membuat kesalahan Raya menjadi benar. Sehingga pihak yang benar menjadi salah dan harus menerima hukuman.

Ayunda tidak mau itu terjadi padanya. Dia tidak ingin semua kerja keras ibunya selama ini menjadi sia-sia jika sampai dia di DO.

Ayunda akhirnya memilih pergi. Biar saja Raya mau mengatakan apa tentang dirinya. Dia hanya perlu bertahan beberapa bulan lagi sampai dia mendapatkan gelar sarjananya.

1
ummu sulaim
lanjut thor💪
Maseni Maseni
wah perempuan ga tau malu itu dwi
dosen kok modelan gitu yah
kayaknya bakal diberhentikan dgn tdk hormat tuh dosen
ayunda harus jadi perempuan yg smart dan kuat mental
lanjut kak
Maseni Maseni
ayo ayunda selamatkan suamimu dari ulet bulu
lanjut kak
Maseni Maseni
akhirnya gooool
lanjut kak
Rian Moontero
mampiirr😍👍👍
Maseni Maseni
wkwkwk akhirnya konangan den,
semoga riska tdk salah paham
lanjut kak,
Maseni Maseni
saling cinta tapi tdk mau saling mengakui
Nayaka Utari Famuji
bagus
Maseni Maseni
menunggu upnya lama banget kak
Maseni Maseni
semoga setelah kejadian ini, ayunda dan revan makin mesra dan punya anak
lanjut kak😍
Maseni Maseni
ceritanya tetap bagus walau sudah lama banget baru update, makasih thor😍
Eroh Geulis
terimakasih author sudah update,semangat terus author updatenya.💪 klo bisa jangan lama lama updatenya🙏🙏
Manda Eme
yg dtunggu2 skian purnama, sampe lupa alurnya.. 😍
octa viani: aduh mana iya lagi
total 1 replies
Sekar Anggraini Indrawati
wah tidurx masih dilanjutin nih
Lastri Asiqoo
lanjut tor
Lastri Asiqoo
lanjut lagi dong
Lastri Asiqoo
lanjut dong
Lastri Asiqoo
lanjut lagi dong
Lastri Asiqoo
lanjut bagus
mfi Pebrian: Hay kak,mampir yuk di novel aku judul nya "dialah sang pewaris"di tunggu yah kak
total 1 replies
Eroh Geulis
lanjut Thor klo bisa up nya jangan lama lama👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!