NovelToon NovelToon
Sang Don Tanpa Hati

Sang Don Tanpa Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Wanita perkasa / Karir / Teman lama bertemu kembali / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Vlaucia Campos

Namanya Ares. Bos mafia Amerika yang paling ditakuti—dingin, kejam, dan tak percaya pada cinta. Mereka menjulukinya "Don Tanpa Hati", dan dia bangga akan gelar itu.

Demi memenuhi janji terakhir pada mendiang ayahnya, Ares memutuskan menikah. Bukan karena cinta—dia bahkan tak percaya kata itu—melainkan untuk mendapatkan seorang pewaris. Pilihannya jatuh pada Ingrid: gadis desa berusia sembilan belas tahun, polos, ceria, tumbuh di peternakan di antara hewan-hewan yang ia beri nama satu per satu. Ares merenggutnya dari keluarganya dengan ancaman, membawanya masuk ke dunia berdarah penuh senjata, pengawal, dan wanita-wanita simpanan yang haus akan takhta di sisinya.

Ingrid seharusnya hanya menjadi "istri di atas kertas". Tapi gadis yang tampak lugu ini menyimpan hati sekeras baja dan akal sehalus sutra. Alih-alih hancur, ia memilih bertahan—dan bertarung. Dengan senyum manis, lidah tajam, dan strategi yang membuat para saingannya bertekuk lutut, Ingrid perlahan menembus tembok es yang selama ini melindungi sang Don.

Namun mencintai seorang bos mafia berarti hidup di antara bayang-bayang: pengkhianatan, dendam, dan musuh yang mengincar titik terlemahnya—Ingrid sendiri. Mampukah cinta seorang gadis desa yang tulus benar-benar mencairkan hati pria yang bersumpah tak akan pernah mencintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlaucia Campos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyempurnakan pernikahan

Ingrid

Dia menarikku dengan kuat! Astaga, kuat sekali dia! Tapi bukan untuk menyakitiku, ini berbeda.... memberiku sensasi yang aneh. Ares mendudukkanku di ranjang dan mulai menciumku.

"Rileks, Ingrid, dan merasalah beruntung, karena apa yang kulakukan padamu ini tak pernah kulakukan untuk siapa pun. Aku bersabar dan bersedia melakukannya," kata Ares sambil menciumku.

Ingrid

Dia melepas kemejanya, celananya, dan hanya menyisakan celana dalam. Memalukan!!! Pria yang tampan.... tidak! Dia mengerikan!!! Bohong....

Ares terus menciumku, dan tubuhku mulai memberikan reaksi-reaksi tak terduga! Tidak!!! Tubuh pengkhianat, jangan begitu, jangan menginginkannya, dia jahat, menyebalkan, tapi ciumannya nikmat.....

Ares

Dia merona saat melihatku hanya berbalut celana dalam, itu menggairahkan, memikat, dan.... Untuk seseorang yang belum pernah berciuman, dia berciuman dengan baik... aku suka ciumannya. Tentu saja dia tak punya kelicikan, belum tahu apa-apa. Aku mulai menurunkan ciumanku, dia tak tahu harus berbuat apa, dan sayangnya itu justru memikatku. Entah kenapa, tapi aku jadi tergila-gila mengetahui dia belum pernah disentuh, bahkan dicium sekalipun.....

Ingrid

Dia mulai mencium leherku dan turun ke bawah. Aku malu setengah mati, wajahku pasti sudah merah, atau malah ungu! Karena kemudian dia melepas gaun tidurku dan menatapku dengan cara yang tak pernah dilakukan siapa pun padaku. Aku tak bisa menjelaskannya..... Dia kembali dan sampai di dadaku, aduh, memalukan sekali.... tapi rasanya nikmat sekali, dia mengulumnya! Dan sesekali meremasnya dengan kuat! Aku sedikit terkejut, tubuhku bereaksi aneh, aku merasa panas, penuh hasrat pada seorang monster. Tubuhku sendiri mengkhianatiku.... dan sepertinya dia mengerti, dia jadi lebih pelan dan aku pun lebih nyaman, terasa lebih nikmat....

Ares

Aku sadar aku terlalu terburu-buru.... aku memang tak tahu cara bersikap lembut, dan dengan Ruth serta Nancy aku bahkan tak perlu! Ingrid istriku, pria macam apa aku kalau tak bisa memberikan kenikmatan pada calon ibu dari anak-anakku. Mungkin aku tak punya perasaan padanya, tapi aku tahu cara memuaskan seorang perempuan di ranjang... Aku memperlambat gerakanku, dia merona, malu, dan itu justru membuatku makin bergairah, memikatku... Meski dia tak punya tubuh seksi montok seperti yang biasa kunikmati, dia cantik. Hanya perlu sedikit lebih berlekuk....

Ingrid

Dia melanjutkan, dan dengan satu jari menyentuh bagian intimku, menggerakkannya perlahan, mengelus klitorisku, aku yakin itu namanya, karena aku pernah membaca soal ini dan katanya itu membuat perempuan sangat berhasrat, ingin menyerahkan diri, dan aku sudah tak sanggup berkata apa-apa lagi.....

Ares

Aku memutuskan untuk pelan-pelan, mengelus bagian intimnya, aku tahu betul cara membuat seorang perempuan tergila-gila. Sempat terpikir memakai lidahku, tapi dia bisa terkejut... Sialan! Sejak kapan aku peduli soal itu??? Aku merasa dia sudah sangat basah dan siap, saatnya sekarang... Kulepas celana dalamku, dia terkejut, tapi tak berkata apa-apa! Sama sekali.... Kuambil kondom, dia hanya memperhatikan.

Ingrid

Dia melepas celana dalamnya, aku terkejut dan tak bisa menyembunyikannya, sial! Dia memasang kondom dan aku terus memandanginya. Apa muat, ya? Besar sekali.... Dia kembali menciumku, kembali mengelus bagian intimku, memasukkan satu jari, terasa sedikit sakit, dan aku bahkan tak mau membayangkan saat dia memasukkan miliknya yang besar itu.....

"Aku akan berusaha pelan-pelan, istriku....," bisik Ares di telingaku.

Ingrid

Bangsat, aku merinding seluruhnya, tubuh pengkhianat! Dan dia tersenyum, dia tahu apa yang dia perbuat, dan aku? Masih tak tahu apa-apa.... Dia memposisikan diri dan kukira aku akan mati, tapi dia melakukannya pelan-pelan, sedikit demi sedikit, dan yang mengejutkanku, dia tak berhenti menciumku. Itu sepertinya mengalihkan perhatianku. Terasa sakit, tapi aku menolak mengatakannya, menolak menangis, apalagi menjerit.... setiap perempuan melalui ini, aku tak akan mati.

Ares

Aku berusaha pelan-pelan dan berhasil, dia tak mengeluh, tak menangis, tak merintih kesakitan, itu membuatku lebih tenang.... aku membenamkan diri dalam dirinya, terlalu sempit, dan aku diam, menunggu tubuhnya terbiasa, lalu perlahan mulai bergerak.....

Ingrid

Saat dia menembusku sepenuhnya, aku ingin menjerit, menangis, memukulinya.... tapi dia diam, tak bergerak, dan setelah beberapa detik mulai bergerak lambat. Tidak enak, terasa sakit, tapi juga tidak terlalu buruk. Dia mengejutkanku, meski kami tak bicara apa-apa, aku merasa dia sedang bersikap selembut yang dia bisa.

Ares

Jarang sekali seorang perempuan mencapai orgasme di kali pertamanya, tapi istriku harus! Aku mulai merangsang klitorisnya dan tetap bergerak lambat.... dia mulai gemetar, dan itu dia! Gadis pintar....

"Nah, biarkan datang, Ingrid, itu namanya orgasme, segala sesuatu ada sisi baiknya.....," kata Ares.

Ingrid

Aku sama sekali tak mengerti, tapi dia bilang biarkan datang, dan entah kenapa, aku rileks dan merasakan tubuhku bergetar seluruhnya! Ini nikmat sekali... nikmat sekali.... Tak lama kemudian dia mengerang keras, dan aku paham apa yang baru saja terjadi.... Dia menatapku, tak berkata apa-apa, aku pun begitu. Dia hanya bangkit dan pergi ke kamar mandi.

Aku tetap berbaring. Sekarang aku merasakan perih dan sedikit sakit. Aku tak mengerti apa pun soal pria, tapi kurasa Ares sama sekali tak kecil! Setidaknya dia tidak kasar! Meski sebenarnya dia bisa saja tetap tinggal bersamaku.... Tapi di sisi lain, dia tak menyakitiku dan tak sesakit yang kubayangkan.

Ares

Kalau kubilang tadi luar biasa, aku pasti bohong, ini kali pertamanya dan dia sama sekali tak berpengalaman. Tapi ternyata lebih baik dari dugaanku, belum lagi dia sangat kooperatif. Ciumannya enak, tangannya lembut, dan dia tak mengeluh. Aku tahu, akan kuberi dia imbalan untuk ini. Sialan, apa yang sedang kulakukan..... tapi tetap akan kulakukan, aku sudah memutuskan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!