NovelToon NovelToon
Diary Miss To Move

Diary Miss To Move

Status: tamat
Genre:Romantis / Asmara / TimeTravel / Tamat
Popularitas:123.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yevn

Rindu itu sebuah anugerah, nurani setiap hamba.

Bagaimana dengan sosok mereka yang selalu ada, menjadi pendorong dan penyemangat hidupmu.

Dimana di saat kamu berjuang untuk hidup demi mereka. Tiba tiba sebagian penyemangatmu hilang, bagaikan burung patah sebelah sayap.

Ketika seorang hadir, berusaha menopang sebelah sayap yang telah patah, namun hatimu terkunci.

Kehadiran mereka selama ini membuatmu lupa bagaimana cara membuka hati, untuk mereka yang bersedia melangkah beriringan denganmu.

Karena, rindu itu masih kuat. Rasa itu masih sama.

Yevn,
Bergelud dengan hati,
Berdiri bersma ombak untuk melabuhkan rindu ,,
Hingga hadirlah Ombak Rindu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yevn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Luah 2

→→ »»Hai hai hai ...... para kesayangan....😍😍😘

makasih banyak dah mampir..... 🤗🤗

Jangan lupa like, fav, rate lima bintang ★★★★★ ya, jangan kurang 🙏🙏 tinggalin jejak di komentar biar aku tau 😘 Vote juga bagi yang berkenan. Makaciiih... 😘😘😍😍

## ......] ←←←←♡♡

Semua menatap ke arahku.

"Apa aku bisa menikmati masa masa bahagia ini lebih lama lagi." Ucapku.

Abang Vhen yang mengerti maksud pertanyaanku langsung berucap.

"Kamu pasti bisa dek, harus optimis."

Ucap abang menyemangatiku..

"Iya, kamu masih bisa sembuh. Dokter kan juga bilang begitu. Harus semangat." Imbuh kakak ku.

Ibu dan ayahku saling menatap. Mereka seolah berbicara tanpa suara.

"Iya." Anggukku mantap. Meski hatiku sedang menangis dan merasa khawatir.

"Betul itu, nyonya Arfan harus optimis."

Ucap abang Vhen menggodaku di iringi tawa dari semua.

"Apaan?". Kataku sambil mencubit lengan abang Vhen.

"Aauuww, sakit tau. Perih juga ya.." Gerutu abang ku.

"Ciiieeee... Mukanya memerah." Sambung abang yang masih menggodaku.

Aku tidak tau wajah ku seperti apa yang di bilang memerah sama abang. Yang ku rasa wajahku panas, pipiku sakit menahan untuk tidak tersenyum, tapi tetap aja.

Aku merasa aneh saat di goda sama abang. Sontak keluargaku tertawa.

"Ayah, gak kan?"

Rengek ku memelas pada ayah mencari pembelaan.

Ayah masih tertawa.

"Iya, enggak kok, itu kan karena blush on nya yang ketebelan." Kakak ku ikut bersuara meledekku. Mamah jadi tertawa.

Jelas aku tidak memakai blush on. Aku sendiri tidak menggunakan makeup. Apalagi saat berada di rumah.

Aku tahu aku sedang di goda oleh keluargaku. Terutama abang Vhen dan kak Mashel.

"Jadi dah suka nih...." Ucap abang.

"Au ah, gelap." Jawabku.

"Gitu aja ngambek...." Ucap abang Vhen.

"Bagaimanapun Ayah dan ibu terserah pada keputusan mu saja. Karena yang menjalani nya kamu. Apalagi ini urusan hati. Kami hanya bisa memberi pendapat dan pandangan saja. Dan pastinya doa kami selalu untukmu."

Ucap ayah yang di angguki oleh ibu tanda setuju.

"Abang selalu mendukungmu." Ucap abang mengelus kepalaku sayang.

"Iya, kakak juga. Apapun kakak doakan semoga Allah memberi kemudahan untukmu mengambil keputusan. Tapi,, kakak sangat mendukung Yevn sama Arfan, iya kan mah."

Ucap kakak yang di setujui sama ibu.

"Banget kak...., toss." Ujar abang Vhen bangkit dari duduk nya mengulur tangan pada kak Mashel. Kemudian di sambut dengan tangan kak Mashel dan bertoss ria.

Ibu sama ayah hanya menggeleng tertawa dengan tingkah kakak dan abang ku.

"Eh, kak. Suamimu mana?" Tanya ayah pada kak Mashel.

"Oh, Mas Khalif di kamar, tadi ada telfon dari teman kerjanya." Jawab kak Mashel.

"Ya udah, kakak nyusul mas Khalif dulu ya."

Ucap kak Mashel yang berlalu meninggalkan ruang keluarga setelah pamit.

"Ya udah, mamah mau lanjut di dapur masak buat makan siang."

Ucap ibu yang siap untuk bangun, namun kembali terhenti.

"Kamu kan belum sarapan, Yevn." Ucap mama melihat ke arahku.

"Gak mah, belum lapar." Jawabku. Inilah kebiasaan buruk ku. Aku susah di suruh makan tepat waktu. Terutama sarapan.

"Kenyang mikirin si doi." Ucap abang ku yang suka sekali menggodaku.

Abang Vhen berlalu ikut bersama ibuku menuju dapur.

Aku memonyongkan bibirku mendengar perkataannya.

Ayah hanya tertawa. Mengambil remote tv dan menekan tombol on.

Aku melihat ponselku dan kaget mendapati ada 14 panggilan tak terjawab.

1
......Maiko.....
Alhamdulillah beres juga meratonnya 🥳👍di tunggu karya barunya kk😍😘
Selfi Azna
aku singgah
Ufika
hy kak aku mampir ya☺
boleh juga dong mampir di karya aku judulnya ustadz impian makasih☺
Chika£Hiats
Keluarga pecinta seni ya,,
Akupun suka membaca Yevn, dengan membaca akan menambah wawasan dan pengetahuan ☺️😘
Santai Dyah
lanjut thor
R⃟•D•I👏OFF
terkejut adek kk,, kirain nak dilanjut
𝕸y💞 Ree🍏
kaget bgt ada notif up, senengg nyaa novel OR blm ku hpus dr fav ka

semangat² terus berkaryaaa💚💚
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
boom like , done..
semangat berkarya kaka
✰͜͡v᭄pit_hiats
💃🍻aku di keluarkan di #grup👻👻yeyyyyy
Rini Sarmilah
👌👌👌❤
Martina Alfarizqi
semangat berkarya💪
Rosananda
Aku mampir thor dan ku bawakan beberapa like untuk ceritanya yang sangat bagus 👍 ini.
Walaupun hadiahnya keabisan 😁
🆃🅸🅺⸙ᵍᵏ📴
up kk
Vitta Jahwan
semangat up'a ka
Mεᧁαи𝓚𝓸𝓼𝓪𝓼𝓱𝓲՞ਊ ՞ HIATUS
makasih kembali sayang untuk coretan mu yang menguras emosiku dari awal sampai coretan ini,trimakasih juga telah menjadi temanku yg kadang ngeselin,kadang jadi oon nya Masya Allah
jaga kesehatan,aku nitip keponakan sama ipar jangan di marahin terus ya🤦kasian kutub🤣🤣🤣
Mεᧁαи𝓚𝓸𝓼𝓪𝓼𝓱𝓲՞ਊ ՞ HIATUS
aku baru sadar baru pulang ini loh🤧
👋ghifa😘😘
Alhamdulillah ikut berbahagia dgn beritanya selamat🎊🎉 yevn moga slalu tersimpan dpt perlindungan dari Nya Aamiin dan slamat untuk buah dari kesabaran pak kutub dgn hasil akhir yg 😍💓indah lov you semua
👋ghifa😘😘
yg d nanti up-nya makasih yevn semangat
Mahmudah1293
selamat kak... semoga sehat2 terus sama debaynya...
Windi Lestari Windiati
ini bener udahan gt..... ga ada bonchap atw season 2..... ya sdh, thnks yven buat karyanya.....barokallah yven
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!