Arissa seorang gadis cantik,ternyata memiliki perasaan kepada sahabat nya sendiri yaitu Razel hansetya.Sayangnya hans tidak menyadari perasaan Arissa,iya hanya menganggap nya sebagai sahabat.Iya malah berpacaran dengan anak baru di kelasnya,namanya ghea adinda putri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon larassaty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Refreshing
🔔Waktu pulang sekolah pun tiba
Setelah mengantar Ghea pulang kerumah,Hans melajukan mobilnya kerumah Rissa.
Tanpa di beri perintah, satpam langsung membukukan pintu gerbang agar mobil mewah Hans bisa memasuki mansion megah itu.
Setelah memarkirkan mobilnya di garasi,Hans langsung melengang menuju kamar Rissa yang berada di lantai dua.Rumah itu terlihat sangat sepi,karena hanya ada Rissa dan Mia yang sedang pulang kerumah dan 7 orang pelayan yang di pekerjaan oleh Rissa.Diantaranya,1 sopir pribadi,2 tukang kebun,dan 4 pembantu rumah tangga. Mereka pun di fasilitas sebuah rumah yang khusus 7 orang itu di tinggalin yakni di belakang mansion mewah Rissa.Dan tentunya Mia belum pulang dari rumah besarnya.
Setelah sampai di depan kamar Rissa,Hans langsung memegang knop pintu dan melangkah memasuki kamar yang sangat besar itu.Di carinya seorang sosok gadis yang seharian ini ia pikirkan.
Tetapi nihil,orang yang Hans sedang cari tidak ada,ia pun mencari ke ruang ganti dan ke kamar mandi tapi tetap saja ia tidak menemukan Rissa.
Hans kemudian turun kebawah dan mencari Rissa dari mulai kamar Mia,kamr menginapnya,kamar tamu,ruang perpustakaan,ruang musik,ruangan tamu,ruang kerja,sampai dapur pun dan kolam renang pun Hans masih belum menemukan Rissa.Bukan saja Rissa yang tidak nampak oleh penglihatannya.Tapi para pembantu di rumah pun tidak nampak batang hidungnya.
'Kemana sih semua orang,padahal kan Rissa lagi sakit!!!' Batin Hans yang sangat kesal.
Ia pun berlari keluar menuju pos satpam.Ia pun bertanya kemana perginya semua orang.Pak satpam pun mengatakan bahwa semua orang di ajak ke halaman belakang rumah oleh Rissa,karena Rissa tidak sekolah,ia pun membuat rencana menanam beberapa tumbuhan di halaman belakang.
Setelah mendengar penjelasan jadi pak satpam,Hans langsung menuju ke halaman belakang.
Akhirnya ia pun menemukan orang yang ia cari-cari sedang asik berjangkit menanam sebuah bunga.Rissa hanya mengenakan kaos berwarna dark bluedan Hot pans berwarna putih,tetapi terlihat sangat menawan.Bagaimana pun Rissa memiliki wajah yang apik dan tubuh yang proporsional.
Seperti itu visual baju yang di kenakan Rissa😆😆
Hans langsung menghampiri Rissa yang tengah serius itu menanam.Semua pegawai pun terlihat sangat antusias melihat anak majikannya bahagia.
Tap tap tap
Suara deru langkah kaki Hans yang semakin dekat kearah Rissa.Lalu Hans menepuk bahu Rissa yang sedang asik menanam itu.Sontak saja yang menerima perlakuan itu membalikkan badannya.
Nampaklah sahabatnya yang sedang tersenyum lepas kepadanya.Ia masih menggunakan segaram sekolah mereka.Rissa kemudian berdiri menatap Hans lekat.
"Kamu udah pulang sekolah,tapi kenapa belum ganti seragam???"Tanya Rissa meneliti.
"Trus......loe lagi ngapain di sini.Loe kan lagi sakit Riss......"Ucap Hans berbalik menanyakan.
"Kamu pikir enak gitu kalau diem terus di kamar. Aku butuh refreshing,butuh udara segar.Lagian badan aku juga udah mendingan kok".Jelas Rissa.
Hans pun tersenyum kalah dengan penjelasan Rissa.
"Sebaiknya kamu ganti baju dan bantuin aku!!!"Ucap Rissa yang kembali berjangkit dan melakukan aktivitas nya kembali.
Hans pun Hanya bisa menuruti semua permintaan Rissa.Ia pun mengantisipasi seragam sekolah nya dengan kaos berwarna Biru sama dengan Rissa.Hanya saja baju Hans berlengan pendek.Memang di rumah Rissa ada beberapa baju yang di siapkan khusus apabila Hans sedang berkunjung.Karena dari umur 5 tahun Hans sering menginap di rumah Rissa tentu saja dengan persetujuan orang tuanya.Memang orang tua Rissa dan Hans adalah sahabat dekat dan bisa di katakan seperti 2 buah keluarga besar.Jadi tak ayal jika Hans memiliki satu kamar di Mansion milik Rissa.
Kemudian Hans pun kembali ke halaman rumah dan ikut menanam beberapa tumbuhan.
Setelah selesai,semua pelayan pun di perintahkan kembali bekerja oleh Rissa.
Karena acara menanam beberapa tumbuhan sudah selesai.Maka ia pun mengambil selang air untuk menyiram beberapa tumbuhan tanamannya.
Niat nya sih mau ngirim tanaman,tapi karena Rissa melihat Hans begitu serius membenarkan beberapa tanaman.
Syur....
Air dari selang itu Rissa arahkan tepat ke punggung Hans .Tentu saja Hans sangat terkejut dan tentunya baju yang baru saja ia pakai,basah seketika karena air dari selang yang di arahkan Rissa.
Hans kemudian berdiri dan membalikkan badannya. Ia terlihat marah tapi di iringi senyuman.Sedangkan Rissa hanya bisa tersenyum dan mengarahkan air dari selang itu ke arah lain.
"Maaf,habisnya aku ga kuat pengen jailin kamu!!!"Ucap Rissa sambil memperlihatkan wajah memelasnya.
Hans kemudian berjalan kearah Rissa yang masih memegang selang air itu.Hans masih memasang wajah sinis marah terhadap Rissa.Setelah cukup dekat,Hans memperlihatkan kan senyuman balas dendam kearah Rissa.Kemudian ia mengambil selang air yang ada di genggaman Rissa.
💧Syur.........
Hans kemuliaan menyiramkan air ke arah Rissa.Rissa pun tak bisa menghindari karena jarak nya terlalu dekat.Ia mencoba untuk mengambil kembali senjata nya namun gagal.Ia pun berlarian kasana-kemari berusaha mengejar Hans yang menyiram nya dengan air.
Lama dan lama Rissa berlarian,tak sengaja Rissa menyandung selang air,yang otomatis Rissa hampir jatuh.Tanpa ba bi bu,Hans mencoba menolong Rissa.Tapi bukannya menolong,Hans malah ikut terjatuh kearah Rissa.
😳Bugh......
Rissa terjatuh kebawah tanah dengan keras.Sedangkan Hans malah **** Rissa dan bukan menolongnya.Kejadian itu persis seperti adegan sedang berpelukan.
Hans pun mencoba menopang tubuhnya terlebih dahulu,agar ia tidak memberatkan Rissa.Tetapi Hans tidak langsung bangkit.Ia masih setia menatap Rissa yang juga menatapnya.
"Hans.....cepat bangun!!!"Ucap Rissa yang tak bisa berbuat apa-apa.
"Kenapa muka loe merah gitu???Loe sakit lagi???"Hans malah berbalik menanya.
Tentu saja karena rasa malu Rissa yang bertatap muka begitu dekat dengan Hans. Sehingga membuat semburat warna merah di wajah Rissa.Rissa kemudian mencoba mencari alasan untuk menutupi rasa malunya itu.Ia kembali melihat kearah wajah Hans yang menatapnya sedari tadi.
"Aku tidak sakit.Dan itu juga bukan urusan kamu.Lalu aku ingin bertanya sesuatu padamu???"Ucap Rissa yang berhasil mencari sebuah alasan.
"Tentu"
"Kenya bibir kamu terlihat sedikit bengkak???Apa terjadi sesuatu???"Tanya Rissa penasaran.
Yang di tanya hanya bisa diam.Dengan sebuah pertanyaan yang baru saja dilontarkan oleh Rissa.Ia harus mencari sebuah alasan saat ini.
"I-itu....."Jawab Hans terbata-bata.Ia pun bangun dari posisinya,kemudian ia langsung berdiri.Tak lupa ia memegang ujung bibirnya.Sedangkan Rissa juga berusaha untuk berdiri.
"Sudahlah aku sudah tau....tak usah kamu cari alasan.Lebih baik sekarang kamu mandi dan ganti baju.Aku tunggu di ruang makan"Rissa langsung meninggalkan Hans yang masih memikirkan perkataan yang baru saja Rissa ucapkan.
'Apakah Rissa tau kalau aku habis berciuman???'Tanya Hans dan Hatinya.
Buat visulnya baru sekarang ya author kasih.Soalnya kemarin ke hapus.😅😅
Arissa Adhista Azra ❤❤
Razel Hansetya 💙💙
Ghea Adinda Putri 💜💜
Huah....Gimana nih para readers udah suka belum sama alur ceritanya😁😁
Sampai jumpa di episode selanjutnya✋✋
Salam buat para readers dari Arissa Adhista Azra & Razel Hansetya 😙 😙
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
yg teliti thot