NovelToon NovelToon
Talaq 3 Saat Test Pack Garis 2

Talaq 3 Saat Test Pack Garis 2

Status: tamat
Genre:Single Mom / Tamat
Popularitas:719.4k
Nilai: 5
Nama Author: Atha Diyuta

Ujian rumah tangga tak selalu datang dari orang luar, namun terkadang datang dari orang-orang terdekat. Salah satunya adalah mertua. Begitu juga dengan kisah yang dialami oleh tokoh yang ada didalam kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atha Diyuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

" Maa, kamu kenapa ma? Apa yang terjadi ma, katakan sama aku apa yang membuatmu begini ma? Siapa yang menyakitimu? " Akmal panik karna saat dia keluar turun melihat istrinya menangis dan bersandar didinding dalam keadaan kacau.

" Huhuuuu, gina pa gina! " Fara semakin terisak, dadanya terasa sesak sprti terhimpit dua batu besar. Membayangkan nasib keponakanya yang malang membuatnya merasa sakit, dia sangat merasa bersalah.

" Iya ada apa dengan gina? Kemarilah sayang, coba tenangkan diri kamu dulu stleh itu ceritakan apa yang terjadi dengan gina. " Ujar akmal sambil memeluk fara agar istrinya tenang.

Stelah fara cukup tenang akmal membawanya untuk duduk disofa." Mama tunggu disni, papa ambil minum dulu ya ma. " ucap akmal kemudian pergi kedapur untuk mengambil sglas air untuk istrinya.

" Ginaa, bagaiman keadaanmu sekarang nak? Tinggal dimana kamu, kamu sebatang kara. Ya Tuhan, ini salahku! Gina maafkan tantee nak. " fara trus meratapi nasib keponakanya. Bayangan wajah gina saat ditinggalkanya dulu membuat hati fara semakij triris.

Akmal datang dengan membawa sgelas air untuk istrinya. Melihat fara yang kembali menangis membuat akmal semakin bingung. Akmal menghela nafas sbelum mendekati istrinya yang kini terlihat begitu terpuruk.

" Minum dulu ma, biar mama tenang. " Akmal menyodorkan sgelas air putih pada fara dan fara menerimanya kemudian meminumnya hingga tandas.

" Gimana mama jauh lebih tenang? " tanya akmal dan langsung dijawab dengan anggukan oleh fara.

" Ayo coba pelan-pelan crita sama papa apa yang membuat mama begitu sedih dan sampai sprti ini! " akmal trlihat sangat sabar saat berbicara pada istrinya. Dia tau jika istrinya sedang tidak baik-baik saja.

Mendapat pertanyaan seprti itu dari suaminya fara kembali menangis bahkan kali ini lebih kencang dari sbelumnya. Namun disela isakanya dia menyebut nama keponakanya.

" Gin-gina hiks gin-gina huhuuuu ini semua gara-gara kita pah. Kasian anak malang itu pasti sekarang lontang lantung dijalanan. Huhuuuuu. "

" Maa, mama tenang dulu. Coba crita sama papah gina kenapa mah, dia dirumah suaminya. " Ucap akmal sedikit tegas karna fara tak brhnti menangis.

Fara mengusap airmatanya kemudian menatap suaminya yang kini trlihat bingung dengan sikap fara. Apa lagi fara selalu menangis saat ditanya oleh akmal.

" Gina diusir dari rumah Arul, mama belum tau apa sebabnya. Tapi tadi bu Aswita membritau mama jika gina sudah tidak tinggal disana lagi. Ya Tuhan, jika terjadi sesuatu sama dia mama takan bisa memafkan diri mama sendri. Kenapa dulu kita tak membawanya kemari, kenapa dulu kita menikahkan dia dengan arul kenapa kita.. " Bruuuk. Fara pingsan karena tak bisa mengendalikan emosinya. Rasa bersalah, kasian,marah dan takut begitu menyelimuti hatinya hingga dia tidak bisa mengndalikan dirinya sendri.

" Maaa, mama bangun maa. Ya Tuhan, gimana ini. Ginaa! Kamu kenapa sayang, om janji om bakal jemput kamu nak. Maaa bangun maa, kita jemput gina ma. Kita cari gina ma, mama bangun maa! " akmal menepuk nepuk pipi fara namun fara masih belum sadar.

*****

Dilain tempat Aswita, sinta dan arul sudah sampai dirumah sakit dan sedang menunggu giliran pemeriksaan.

Stelah menunggu kurang lebih 15 menit kini tiba giliran sinta untuk masuk keruang pemeriksaan.

" Ibu sinta silahkan masuk! " Seru suster memanggil sinta.

" Sayang ayo masuk! ma, mama mau ikut atau mau nunggu disni? " tanya arul sambil menggandeng tangan istrinya.

" Ikut dong nak, mama juga pengin tau cucu mama sehat atau tidak. " Aswita nampak antusias dan dia menggandeng sebelah tangan sinta. Dan kini sinta diapit oleh dua orang disamping kanan kirinya.

" Selamat siang ibu sinta, bagaiman sehat ibu? " sapa dokter saat mereka sudah masuk diruangan.

" Siang dok, allhamdulillah saya sehat. " Jawab sinta dengan senyum seprti dipaksakan. Sbenarnya dia merasa tidak nyaman saat Aswita menggandengnya. Sinta merasa tidak leluasa karena aswita terus menempel kemanapun dia pergi.

 Serangkaian pemeriksaan dilakukan oleh sinta dan dokter menyatakan kehamilan sinta sudah brusia 5 minggu. Baik arul maupun aswita sangat bahagia mendengar penjelasan doktr yang menyatakan jika kandungan sinta sehat. Dokter kemudian membrikan resep vitamin yang harus ditebus oleh sinta.

Stelah pemeriksaan slesai mereka keluar dari ruang periksa dengan senyum merekah.

Ditempat lain kini gina sedang bersiap untuk pergi kerumah anye.

" Gina, tante sangat senang jika kamu tinggal dirumah anye. Apa boleh nanti tante berkunjung untuk menjenguk kamu? " tanya anita pada gina.

Gina tersenyum bahagia saat mendengar permintaan anita.

" Tentu saja sangat boleh jika itu tidak merepotkan tante. Akuu sangat bertrimakasih sama tante karna sudah mendengarkan ceritaku. Aku tidak pernah tau akan sperti apa masibku jika pak anjaz tidak membawaku ksini. Kalian semua malikat yang dikirim Tuhan untuk membantuku. Aku berhutang budi pada kalian. " Ucap gina sambil menundukan kepalanya.

" Heeei! Jangan sedih nak, anggap tante sebagai ibumu dan anye sebagai kakamu. Jangan sungkan untuk membritahu kami jika kamu butuh sesuatu. Sudah menjadi tugas kita untuk saling tolong menolong. Kami ihlas gina, jadilah wanita yang kuat dan tangguh. Tante yakin suatu saat nanti kebahagiaan akan menghampirimu. Jaga dia baik-baik. " Anita mengusap perut gina yang masih rata.

Mata Anita berkaca-kaca saat melihat wajah gina. Ingatanya menerawang jauh mengingat wajah seseorang yang begitu mirip dengan gina.

" Ya Tuhan, kenapa wajahnya mengingatkanku pada mendiang sahabatku. Fitri, mungkinkah dia putrimu? Mengapa wajahnya sangat mirip denganmu. Semoga aku bisa menemukanya fit. Agar kamu tenang dialam sana. " Tes tes. Anita menitikan airmatanya saat mengingat sahabatnya yang kini sudah berada dalam pelukan sang pencipta.

Flashback

25 tahun lalu.

" Fit, jika anak kamu besar nanti maka dia akan menjadi menantuku. " Ucap anita pada fitri sahabatnya. Usia kandungan fitri sudah menginjak bulan ke9.

Fitri dan anita adalah sahabat karib sejak mereka duduk dibangu SLTP. Mereka begitu dekat seprti saudara kandung, anita lebih dulu menikah dan sekarang usia anaknya sudah 6 tahun. Sejak anita tau jika bayi yang ada dalam kandungan fitri adalah bayi perempuan sejak itu anita memutuskan untuk menjodohkannya dengan Anjaz. Putra semata wayangnya.

Anita tidak bisa hamil lagi karna saat melahirkan Anjaz dia mengalami komplikasi sehingga menyebabkan rahimnya harus diangkat. Anita sangat menyayangi fitri seprti saudarinya sendri. Saat pertama kali fitri hamil anita sudah membuat nadzar jika bayi yang dikandung oleh fitri laki-laki maka akan dia angkat bayi itu menjadi saudara anjaz namun jika perempuan maka anita akan menjadikanya menantu.

Bak mendapatkan anugrah ternyata bayi yang ada didalam kandungan fitri adalah bayi perempuan. Dan sejak saat itu anita dan fitri sepakat akan menjadikan bayi itu menjadi menantunya.

" Kamu tenang saja nit, dia akan menjadi menantu sekaligus putri kamu. Kamu harus janji satu hal nit, apapun yang terjadi padaku kamu tetap harus menjadikan anaku sbagai putrimu. " Ucap fitri sembari menggenggam tangan anita sahabatnya.

" Fit kamu ini bikin aku takut aja, kata-kata kamu seprti orang yang akan pergi jauh nit. Kita akan membesarkan dia bersama dan stelah dia dewasa nanti dia akan menjadi menantuku dan akan Aku boyong dia kerumahku. " Ucap anita, saat mereka tengah srius dengan obrolan mereka tiba-tiba fitri merasakan perutnya sakit.

" Ssssstttt, perutku nit. " ucap fitri sambil memegangi perutnya. Bahkan fitri meringis kesakian.

" Fit sprtinya kamu mau melahirkaj fit, ayo kita kerumah sakit fit. Biiii, bibiii titip anjaz bii! Fitri mau melahirkan bi, bibi jaga anjaz ya bi. Tolong nanti kalau tuan pulang kasih tau tuan kalau saya Dirumah sakit nemenin fitri melahirkan ya bi. " ucap Anita sbelum pergi kerumah sakit bersama fitri.

Dalam perjalanan menuju rumah sakit fitri mengalami pendarahan hebat. Anita panik kemudian dia menelfon ferei untuk menyusul mereka kerumah sakit. Posisi ferei saat ini sedang berada dikantor, memang saat berangkat ferei mengantar fitri kerumah anita karna ferei banyak pekrjaan yang mengharuskanya lembur dan pulang malam.

Karna tak mau meninggalkan istrinya seorang diri ahirnya ferei meminta fitri untuk smentara dirumah anita.

Saat sampai dirumah sakit fitri sudah dalam keadaan pingsan karna pendarahan yang hebat. Dokter ahirnya memutuskan untuk melakukan oprasi cesar untuk menyelamtakan salah satunya karna kondisi fitri sudah sangat kritis.

Namun naas, nyawa fitri tidak bisa diselamatkan karna mengeluarkan banyak darah. Sblum fitri menghembuskan nafas terahirnya fitri sempat sadar dan mengucapkan sesuatu pada anita.

" An-nita, ti-tip anak-ku. Ja-dikan di-dia putrimu. " stelah mengucapkan itu fitri menghembuskan nafas terahirnya dan disaat bersamaan ferei sampai dirumah sakit.

Singkat cerita bayi fitri dibawa oleh tante dan omnya keluar kora lantaran ferei sempat depresi saat kehilngan istri trcintanya. Semenjak kejadian itu anita tidak lagi tau kabar tentang bayi perempuan yang fitri lahirkan. Dan selang satu tahun anita mendengar kabar jika ferei sudah sembuh dan keluar dari rumah skit jiwa. Stelah itu anita sama sekali tak mendengar lagi kabar mengenai keluarga itu sampai ahirnya anita mendengar kabar ferei meninggal karna kecelakaan dan bayi perempuanya resmi dirawat oleh om dan tantenya dan dibawa keluar kota.

Sejak saat itu anita selalu mencari dimana keberadaan bayi perempuan fitri namun malangnya anita sama sekali tak bisa menemukanya hingga detik ini.

Flashback off.

1
Raisa anti
done Thor smngt trus thor🥰🥰💪💪
Atha Diyuta: makasih kk
total 1 replies
Raisa anti
seru banyak belajar dari kisah ini.smngt thor
syabby
cowoknya lembek banget.... ceritanya pemimpin perusahaan tapi gak punya ketegasan
Nurul Khomariyah
yea kok cuman gitu aja thor
Utayiresna🌷
iyanih 😩
Utayiresna🌷
kamu bisa lihat sendiri gunanya, masih nanya pula si ginanya masih hidup 😭
Utayiresna🌷
Pergilah. pergilah ke tempat untuk mu merasa tenang suatu saat dia akan mencarimu.
Utayiresna🌷
Mas Arul akan meninggalkan si pelakor ? enggak akan mungkin, paling cari cari alasan . mungkin lebih baik dengan cara kamu meninggalkan mas Arul dia jera.
Utayiresna🌷
Dasar jadi suami malah sama cewek lain ninggalin istri nya dirumah 😤
Utayiresna🌷
Adukan saja emang aku pikirin😝
Utayiresna🌷
Aku enggak percaya kamu bakalan betahhh
Utayiresna🌷
sumpah pengen ku pecel muka nya, lalu beri kecoa makan . udah nyuruh nyuruh terus keluar sama perempuan lain pula 😤
Utayiresna🌷
Wahhh parahhh
Gemini
akhir cerita yang panas
Gemini
waaww
Utayiresna🌷
Ah palingan bentar lagi menantimu Hamill terkadang setiap orang yang di jodohkan lama lama jatuh cinta 🤭
Utayiresna🌷
tuh si mertua udah minta cucu🤭
Gemini
lanjut thor
Gemini
hoaaams
Abang gak asik nih gak bisa diajak krjasama bohong.
Sulfia Nuriawati
dulu kejam, d byr tunai y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!