elena pradipta gadis cantik dan pintar, mahasiswa semester 6 di universitas ternama di Indonesia hari-harinya sangat monoton kuliah pulang dan belajar.
namun kejadian naas menimpa elena,saat menyebrang jalan truk muatan menghantam elena hingga dia terpental jauh dan darah terus mengalir dari kepalanya.
"bunda maafin elena,elena harus pergi"lirih elena dalam hati setelah semua gelap
haiiiii ini cerita perdana di platform ini yaaa!!
aku mohon saran yang mebangun dari kaliann, plisss jangan jahat-jahat komennya okeee!!
dan cerita tipe konflik yang sedang, jadi gak ada konflik yang berat. makasihhhhh
#ceo
#fantasi
#tranmigrasi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pilooon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
Matahari sudah berada pas diatas kepala,menunjukkan waktu sudah memasuki waktu siang,tapi elena masih betah bersama mommy nya menonton serial drama Korea yang menampilkan kumpulan orang tampan yang enak dipandang.
"huhh mom,mommy gak bosan?"
"huhh bosan sih,kamu pengen kemana?"
Santi juga menghela nafas seperti elena.
"gimana kalau kita shopping sayang,kita udah lama gak belanja bareng"
"boleh mom"
"kalau gitu kita siap-siap dulu,hari ini kita shopping sepuasnya buat habisin harta nya kendrick sama daddy"
"kayaknya gak bakal habis deh mom"
"iya sih,tapi kita kuras dikit aja dulu"
"iya deh"
"yasudah ayo siap-siap sekarang"
Elena dan Santi langsung bersiap-siap untuk berbelanja menghilangkan segala kebosanan yang melanda mereka berdua.
Selesai bersiap-siap mereka langsung memanggil supir dan berangkat ke mol.diperjalanan mereka diselingi dengan canda tawa cerita random yang membuat mereka tertawa cekikikan,terlihat sekali sangat bahagia sekali.
Sampainya di mol mereka langsung mencari toko yang cocok untuk mereka datangi,pilihan mereka pertama baju,mereka masuk ke toko baju brand terkenal melihat dan mencoba baju-baju ternama dengan merk yang sudah tidak diragukan lagi.
"coba yang ini Lena,kayaknya cocok deh buat kamu"
"coba mah elena liat"
Elena berkaca melihat kecocokan pada baju ini ditubuhnya,elegan dan manis itu kesan yang elena tangkap dari baju ini.
"bagus mom,kayaknya elena ambil ini"
"jangan cuma satu ayo cari-cari lagi,mamah juga belum dapet"
"iya mom"
Elena dan Santi terus mengelilingi jejeran baju yang terpampang di sana,mencoba baju-baju yang sekiranya cocok untuk mereka,sampai ada suara yang mengacau kesenangan mereka.
"Tante Santi"
Santi menoleh pada asal suara yang memanggilnya,saat tau siapa yang menyapanya ekspresi nya langsung berubah.
"Tante apa kabar"
"baik"
"udah lama banget loh kita gak ketemu,Tante makin cantik deh"
"saya tau"
Santi sangat ketus jawabannya membuat Sherin jadi sedikit tidak nyaman melihatnya tapi di tetap terlihat baik didepan ibunya kendrick.
"em Tante mau makan,aku ada rekomen restoran bagus enak banget disini"
"tidak perlu,saya akan makan dengan menantu saya"
"Tante kenapa sih kayak gak suka sama Sherin"
Sherin memasang wajah seakan-akan dia yang paling tersakiti membuat sebagian pengunjung melihat iba kearahnya.
"kamu harusnya sadar,bahwa kamu merecoki hubungan anak dan menantu saya,jangan hanya berkedok sahabat kamu selalu mengandalkan anak saya,sampai kapanpun saya tidak akan setuju"
Santi sengaja membesarkan volume bicaranya,biarkan saja orang-orang mendengar pembicaraan mereka.
Sedangkan Sherin sedikit terkejut dengan apa yang dikatakan oleh ibunya kendrick dia malu melihat pandangan orang sekitar.
"Tante kok gitu sih,aku cuma temenan sama Ken Tan"
"tidak ada namanya teman yang selalu merepotkan setiap saat,bahkan meskipun sudah tau temannya sudah punya istri"
"sudahlah berbicara denganmu membuat aku darah tinggi,ingat Sherin jika kamu menghancurkan pernikahan anak ku aku tidak akan segan-segan untuk memberi balasan padamu"
setelah itu Santi menarik tangan elena yang sedari tadi hanya diam menonton keadaan sekitar,dia mengikuti tarikan mertuanya yang menuju parkiran,sepertinya mommy nya itu sudah sangat kesal.
"mommy gak papa"
"huhh mommy gak papa sayang,mommy cuma kesel aja kalau liat mukanya dia"
"tenang Mon,nanti darah tinggi mommy bisa kumat"
"iya sayang makasih ya"
"iya mom"
Sehabis itu tak ada pembicaraan diantara mereka berdua,Santi memejamkan matanya untuk meredakan emosi yang sudah keluar dan elena yang berpikir bagaimana caranya agar kendrick cepat jatuh cinta padanya.
Dia harus segera karena ulat bulu itu sepertinya sudah sangat agresif.