NovelToon NovelToon
Putri Jenderal Yang S2

Putri Jenderal Yang S2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Time Travel / Anak Genius / Romansa Fantasi
Popularitas:133.9k
Nilai: 5
Nama Author: Win

Kelanjutan dari Putri Jenderal Yang Season 1.

Yang Qing Xia membuka jati dirinya karena sudah ketahuan oleh sang mertua jika dia berasal dari masa depan. Se Se pun menceritakan kepada Qing Xia jika dia juga sama seperti Qing Xia yang datang dari masa depan.

Hubungan menantu dan mertua semakin dekat setelah mengetahui rahasia masing-masing.

Tugas Qing Xia selanjutnya adalah menghancurkan kediaman Fang. Sanggupkah dia melakukan keinginannya untuk membalas dendam dan mengembalikan nama baik ayahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

Setelah menunggu sesaat dengan wajah yang dipenuhi garis-garis di bagian kening, bocah itu lagi-lagi mengangguk dengan wajah lugunya.

Qing Xia merasa tertekan mendapat jawaban dari Xin Le yang mengangguk mengiyakan semua pertanyaannya. Dia kembali bermonolog di dalam hati.

"Jadi, selama ini Xin Le mengetahui apa yang sedang ada di dalam pikiran ku? Dia mendengar semua suara yang ku ucapkan di dalam hati? Dia mengetahui jika ibunya adalah seorang terpidana mati?"

Xin Le melemparkan senyuman manis di depan Ibunya, dia lalu berkata, "Ibu, Xin Le selalu mendengar suara-suara berisik dari angin. Xin Le juga mendengar gumaman Ibu tadi yang berkata Ibu memerlukan racun ini. Lalu Xin Le menebak, Ibu pasti merasa bangga karena anak Ibu ini sangat cerdas bukan? Hihi..."

Qing Xia merasa lega mendengar penjelasan dari bocah di hadapannya. Wajah tegangnya menghilang, dia tersenyum lalu memeluk tubuh bocah kecil itu sambil menepuk pelan punggungnya.

"Xin Le, tugas anak kecil itu hanya bermain dengan gembira. Jangan melakukan sesuatu yang berbahaya dan jangan memikirkan hal hal yang tidak menyenangkan. Kamu mengerti maksud Ibu kan?"

Xin Le mengangguk-angguk tetapi di dalam hati, bocah itu berkata, "Aku akan membantu Ibu membalaskan semua dendam keluarga kita. Ibu jangan khawatir, karena Xin Le adalah anak jenius yang memiliki pendengaran luar biasa. Xin Le bisa mendengar suara hati seseorang dengan sangat mudah."

Xin Le menatap jauh ke depan, dia lalu kembali berkata-kata di dalam benaknya.

"Sepertinya Ibu khawatir jika aku bisa mendengar suara hati seseorang, aku akan menyembunyikan rahasia ini sampai aku cukup dewasa untuk tidak membuat Ibu khawatir lagi terhadapku."

Setelah beberapa saat, Qing Xia melepaskan pelukannya. Dia menatap wajah Xin Le dengan penuh kasih sayang.

"Apakah Xin Le bahagia tinggal di sini?"

Bocah itu mengangguk, dia lalu berkata kepada Qing Xia. "Tetapi Xin Le merindukan Kakek dan Nenek Su."

"Mari kita pulang bersama ke kediaman Su untuk menemui Kakek dan Nenek!" ajak Qing Xia yang langsung di setujui oleh Xin Le dengan senang hati.

Qing Xia berdiri, dia menggandeng tangan Xin Le lalu berjalan ke paviliun utama untuk menemui Ayah dan Ibu mertuanya agar bisa meminta izin pulang ke kediaman Su.

Sesampainya di paviliun utama, Ling Er memberi hormat begitu melihat kedatangan Qing Xia, diikuti oleh pelayan lain yang berada di dalam paviliun.

Qing Xia berjalan masuk bersama Xin Le yang masih terus menggandeng tangan ibunya. Mereka berhenti di depan tempat Han Ze Xuan dan Se Se duduk.

"Qing Xia memberi salam untuk Ayah dan Ibu! Semoga Ayah dan Ibu selalu diberi kesehatan dan umur yang panjang." ucap wanita itu dengan memberi penghormatan di depan kedua mertuanya.

Xin Le turut memberi hormat, dengan suara yang imut dia memberi salam. "Xin Le memberi salam kepada Kakek dan Nenek!"

"Bangunlah, ayo kemari!" ucap Se Se melambaikan tangan meminta agar Xin Le mendekat.

Bocah itu menatap mata Se Se yang sedang menatapnya dengan wajah tersenyum. Dia berjalan mendekati wanita yang dipanggil nenek olehnya lalu melemparkan diri ke dalam pelukan wanita itu.

"Nenek bilang dia ingin memelukku, jadi aku harus memeluknya terlebih dahulu agar Nenek merasa senang." pikir Xin Le.

Xin Le menatap mata seseorang untuk membaca apa yang sedang mereka pikirkan. Dan bocah itu membaca pikiran Se Se saat wanita itu menatapnya dengan tatapan lembut.

"Aku ingin sekali memeluk Xin Le. Tetapi... Apakah dia nanti akan ketakutan jika tiba-tiba ku peluk?" pikir wanita itu dengan tatapan mata yang mengarah ke wajah Xin Le.

Bocah itu merasa senang, bukan takut ataupun segan. Dia sangat senang karena diakui sebagai cucu mereka. Apalagi di dalam keluarga Han, semua orang menghargai dan menyayangi ibunya, Qing Xia yang sudah memiliki status janda. Xin Le sangat menyukai keluarga barunya ini.

"Ayah, Ibu! Aku dan Xin Le ingin meminta izin pulang ke kediaman Su. Bolehkah kami menginap satu malam di sana?" tanya Qing Xia dengan harapan Ibu dan Ayah mertuanya akan mengizinkan.

"Kenapa mereka ingin pulang ke sana? Apakah mereka merasa tidak nyaman di kediaman Han?" tanya Se Se dan Han Ze Xuan di dalam pikiran.

Xin Le yang mendengar pertanyaan itu segera menjawab, "Kakek, Nenek, Xin Le sangat menyukai keluarga ini. Terima kasih sudah menyayangi Xin Le dan juga Ibu. Tetapi, Xin Le juga merindukan Kakek dan Nenek Su. Mereka juga pasti merindukan Xin Le dan Ibu karena sudah beberapa hari kami tidak bertemu."

"Xin Le benar, aku yang terlalu banyak berpikir." batin Se Se.

"Pergilah, nikmati waktu kalian di sana. Kalian juga boleh mengajak Tuan dan Nyonya Su untuk bertamu dan menginap di sini jika mereka bersedia." sahut Se Se menyetujui permintaan mereka untuk kembali ke keluarga Su.

Ibu dan anak itu saling menatap, mereka tersenyum senang karena sudah mendapatkan izin dari Se Se. Sementara Han Ze Xuan hanya mengangguk-angguk menyetujui izin istrinya untuk menantu dan cucunya.

"Ling Er, tolong siapkan kereta kuda untuk Qing Xia dan Xin Le!" perintah Se Se kepada pelayan.

"Panggilkan Ti Yi, Ti Liu dan Ti Chi, mereka yang akan mengawal Qing Xia dan Xin Le selama perjalanan!" timpal Han Ze Xuan.

"Tidak, tambahkan 10 pengawal lain untuk pergi bersama Qing Xia. Saat ini, musuh ada di mana-mana. Kita harus memastikan keamanan Qing Xia dan Xin Le. Tidak boleh hanya membawa 3 pengawal, setidaknya 10 orang atau kalau perlu, bawalah 20 orang pengawal bersamamu!" tambah Se Se.

Qing Xia dan Xin Le kembali menatap satu sama lain dengan senyuman bahagia. Mereka dapat merasakan kasih sayang yang tulus dari kedua orang tua di depannya. Terutama Xin Le yang bisa membaca pikiran mereka yang benar-benar mengkhawatirkan Xin Le dan juga Ibunya.

Ling Er menundukkan kepala, dia berjalan mundur lalu keluar dari ruangan. Dia pergi ke kandang kuda untuk memilih dua ekor kuda yang akan menjadi penarik kereta untuk mengantar Qing Xia.

Ling Er lalu pergi ke tempat pelatihan Prajurit Elang yang masih berada di dalam kediaman. Dia memanggil 20 orang pengawal terbaik untuk mengawal Nyonya Muda dan Tuan Muda kecil mereka.

Sementara itu, seorang pelayan berjalan dengan terburu-buru di dalam kediaman. Dia menuju ke paviliun utama dengan raut wajah yang terlihat gugup dan panik.

"Tuan Besar! Tuan Besar!" panggil pelayan tersebut dengan langkah kaki yang lebar.

^^^BERSAMBUNG...^^^

1
Alwa fikriah
ceritanya seru banget deh
Alwa fikriah
bagus banget ceritanyaaa
riamy💜
ini gk ada kelanjutannya kah?
Bima Sakti
Burung... Burung siapa yang lagi cari sangkaaaar..( Senandung)/Slight//Slight//Facepalm//Facepalm/
Bima Sakti: jiahhaha 🤭🤭🤭
total 2 replies
hani chaq
kok muter2 ya.sebenarnya ini cerita siapa PUnya
tuti raniati
Luar biasa
Ulufi Dewi
biar tambah semangat nulisnya ku tekan vote dan like untuk kakak cantik...
Andrea
/Rose//Rose//Rose/
Ricka Monika
kok bersambung lg,
Nurul Fatimah
bagus
Nurul Fatimah
semangat Thor 💪
Santy Susanti
ayo up lg thoor jgn lama2🙏🏻😘
Mirabel
mungkin buah manggis kalau ada bintangnya
Mirabel
wanita itu mungkin selir kaisar yg di buang karena di fitnah
Atoen Bumz Bums
gak jelas authornya
mendingan gak usah ada season 2
Sribundanya Gifran
lanjut
Wan Trado
yah author masih kasihan dg yi yi, masih dibiarkan hidup untuk melanjutkan drama dendamnya 🤷‍♂️🤦‍♂️
Wan Trado
bagus, jangan tanggung " penyakit harus dibasmi 👊👍
Wan Trado
jalang kok teriak jalang 🤣🤣
Wan Trado
pendapat yang benar 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!