NovelToon NovelToon
Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Semua orang menganggap Gunung Sumber Abadi hanyalah tempat wisata gagal yang dikutuk, tetapi bagi Rizky Santoso, warisan yang dibuang oleh seluruh keluarganya ini adalah awal dari segalanya. Tepat saat ia menerima beban hutang dan kawasan wisata yang hancur itu, sebuah sistem misterius bangkit dan memberinya kekuatan untuk mengubah gunung tandus menjadi destinasi kelas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Hahaha.

Karyo tertawa rakus sambil memeluk koper berisi uang itu erat-erat ke dadanya.

Richard berdiri dari kursinya dan merapikan jas mahalnya dengan ekspresi puas karena rencananya berjalan sangat lancar.

"Uang memang selalu bisa membeli anjing penjaga yang paling setia di tempat kumuh seperti ini," batin Richard sangat meremehkan Karyo.

Siang harinya, suasana di depan Pusat Kontrol Wisata Gunung Sumber Abadi mendadak menjadi sangat tegang.

Bagas berlari menaiki tangga menuju lantai dua dengan napas yang memburu dan wajah merah padam menahan amarah.

Tap tap tap.

Brak.

Bagas mendorong pintu ruang kerja Rizky dengan kasar hingga membuat Siska yang sedang mengetik laporan terlonjak kaget.

"Ada apa Bagas, kenapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu dulu seperti preman pasar saja," tegur Siska memegangi dadanya yang berdebar.

"Gawat Mas Rizky, jalan aspal di bawah gunung ditutup portal beton oleh orang-orang suruhan Kepala Desa Karyo!" lapor Bagas dengan suara keras mengabaikan teguran Siska.

Rizky yang sedang membaca buku panduan wisata langsung menutup bukunya dan menatap mantan preman itu dengan tenang.

"Ditutup portal beton, apa alasan mereka melakukan hal konyol itu di tengah hari begini Bagas?" tanya Rizky tanpa menunjukkan kepanikan sedikit pun.

"Mereka memasang papan pengumuman besar bertuliskan proyek perbaikan jalan desa yang akan memakan waktu dua bulan penuh Mas," jawab Bagas mengepalkan tangannya marah.

"Beberapa rombongan bus wisata dari luar kota sudah terpaksa putar balik karena jalannya sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan roda empat."

Siska langsung berdiri dari kursinya dan menatap bosnya dengan wajah pucat pasi penuh ketakutan.

"Bos, ini pasti ulah Tuan Richard dari Singapura itu, dia menyuap Kepala Desa kita untuk mencekik jalur masuk pelanggan kita!" tebak Siska dengan sangat akurat.

"Kalau begini terus kita bisa bangkrut karena tidak ada yang bisa naik ke gunung kita Bos."

Rizky menyandarkan punggungnya ke kursi dan menghela napas panjang melihat taktik kotor musuhnya mulai bekerja.

"Tuan Richard memang bermain sangat cepat dan tahu persis kelemahan geografis tempat wisata yang terpencil seperti kita ini," analisis Rizky dengan sangat tenang.

"Mas Rizky, berikan saya izin untuk membawa dua puluh petugas keamanan kita turun dan menghancurkan portal beton itu sekarang juga," tawar Bagas bersiap mengajak pasukannya berkelahi.

"Saya tidak takut masuk penjara demi membela tempat kerja saya yang halal ini Mas."

Rizky langsung mengangkat tangannya memberikan isyarat larangan keras kepada Bagas.

"Jangan pernah menggunakan kekerasan fisik Bagas, itu hanya akan memberikan mereka alasan untuk melaporkan kita ke polisi," larang Rizky tegas.

"Kepala Desa Karyo punya hak secara hukum untuk memperbaiki jalan desanya sendiri meskipun itu hanya proyek akal-akalan semata."

Bagas mengusap wajahnya dengan kasar merasa sangat frustrasi karena tidak bisa menonjok wajah serakah Kepala Desa Karyo.

"Lalu kita harus bagaimana Mas, diam saja melihat pelanggan kita dirampok oleh portal batu itu?" tanya Bagas lemas.

Rizky tersenyum miring dan berdiri dari kursinya lalu berjalan menuju jendela kaca besar di ruangannya.

Dia menatap ke arah hutan pinus lebat di sisi timur gunung yang langsung berbatasan dengan jalan raya provinsi tanpa harus melewati pemukiman desa.

"Jika jalan desa sudah tidak bisa dipakai, maka kita hanya perlu membuat jalan tol milik kita sendiri," ucap Rizky santai namun penuh percaya diri.

"Membuat jalan sendiri?" ulang Siska kebingungan sambil berjalan mendekati bosnya.

"Bos, membuka jalur baru menembus hutan pinus itu butuh izin pemerintah dan alat berat yang jumlahnya puluhan."

"Belum lagi waktu pengaspalannya bisa memakan waktu berbulan-bulan lamanya Bos," tambah Siska pesimis.

Rizky tidak menjawab keluhan asistennya itu dan malah memanggil sistem di dalam pikirannya secara diam-diam.

"Sistem, aku tahu kau pasti punya benda ajaib untuk menyelesaikan masalah pembangunan jalan ini," pancing Rizky di dalam batinnya.

Ding!

[Menampilkan rekomendasi infrastruktur pendukung berdasarkan kendala geografis Host saat ini.]

[Cetak Biru Jalan Aspal Instan Level 1 Harga 1500 Poin.]

Rizky membaca deskripsi singkat dari cetak biru tersebut dan senyum di wajahnya semakin mengembang lebar.

Cetak biru itu mampu menyulap tanah hutan biasa menjadi jalan aspal mulus sepanjang tiga kilometer lengkap dengan lampu penerangan jalan.

Waktu pengerjaannya juga hanya membutuhkan satu malam karena dibantu oleh manipulasi dimensi dari sistem.

"Aku beli Cetak Biru Jalan Aspal Instan Level 1 sekarang juga sistem, arahkan jalurnya membelah hutan timur langsung menuju jalan raya utama provinsi," perintah Rizky di dalam hati tanpa memedulikan sisa poinnya.

Ding!

[Transaksi berhasil diproses, total seribu lima ratus Poin Wisata telah dipotong.]

[Saldo Poin Wisata Host saat ini tersisa delapan ratus tiga puluh poin.]

[Proses manipulasi tanah dan pengaspalan gaib akan dimulai nanti malam pada pukul dua belas tepat.]

Rizky berbalik menghadap Bagas dan Siska yang masih menatapnya dengan raut wajah kebingungan sekaligus khawatir.

"Bagas, tarik semua petugas keamanan kita dari jalan desa dan jangan ada yang berani memprovokasi orang-orang Karyo," perintah Rizky memberikan instruksi barunya.

"Biarkan saja jalanan kumuh itu menjadi monumen keserakahan mereka sendiri."

"Siska, siapkan pengumuman resmi di semua akun media sosial kita nanti malam," lanjut Rizky membagi tugas dengan cepat.

"Tuliskan bahwa mulai besok pagi Gunung Sumber Abadi memiliki jalur akses eksklusif yang jauh lebih lebar dan mulus langsung dari jalan raya provinsi."

Siska melotot tidak percaya mendengar instruksi bosnya yang terdengar seperti bualan kosong tersebut.

"Bos serius mau menyulap hutan timur jadi jalan aspal dalam waktu semalam saja, Bos tidak sedang kerasukan jin penunggu gunung kan?" tanya Siska merinding.

Rizky tertawa lepas mendengar pertanyaan asistennya yang selalu berpikir terlalu jauh tersebut.

Hahaha.

"Kamu cukup percaya padaku dan siapkan saja ketikan pengumumanmu itu Siska," jawab Rizky menenangkan.

"Besok pagi, Tuan Richard dan Kepala Desa Karyo akan menangis darah menyadari bahwa uang suap lima ratus juta itu telah terbuang sia-sia masuk ke selokan."

Rizky kembali duduk di kursinya dengan perasaan yang sangat nyaman tanpa beban sama sekali.

Perang modal ini mungkin terlihat menakutkan bagi orang biasa, namun bagi Rizky yang memiliki sistem tingkat dewa, semua intrik kotor itu hanyalah lelucon murahan yang sangat mudah dipatahkan.

1
Eka Yudha
Bagus sih meskipun fiksi tapi ceritanya hidup
Rifqy Channel
kak nissa segera update ini gue suka pokoknya sampe 100 Bab pun gak apa-apa karena suka bangett
Nissa Safira: terima kasih kak atas dukungannya🙏
total 1 replies
Rifqy Channel
i like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!