NovelToon NovelToon
Jamu Gendong -Janda Muda Gebetan Brondong-

Jamu Gendong -Janda Muda Gebetan Brondong-

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Berondong / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:449.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rasti yulia

Dibuang bak sampah, dipungut bak berlian!!


****

"Jadilah pacarku! Jika suamimu bisa berselingkuh di belakangmu, kamu pun juga bisa melakukan hal yang sama. Aku akan membantumu."

****

Kehidupan Lingga Sari Andini seketika berubah setelah pertemuannya dengan seorang pemuda yang ia temukan terdampar di tepian sungai yang tidak jauh dari kediamannya. Ia yang baru saja pulang dari berkeliling berjualan jamu, terpaksa harus menyelamatkan pemuda itu terlebih dahulu.


Namun siapa sangka setelah pertemuannya ini justru menyeretnya ke dalam pusaran rasa dan peristiwa yang tidak pernah terbesit di dalam pikirannya.

Kehidupan seperti apakah yang sebenarnya dijalani oleh Lingga? Dan bagaimanakah akhir ceritanya dengan sang pemuda?


Ikuti saja ya ceritanya ❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rasti yulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Terjatuh

Jika ingin tahu sifat seseorang, ajak ia naik gunung. Di sana kalian akan tahu sifat asli dari orang itu.

*** *** ***

Banyu masih tetap berjalan menyusuri area hutan ini meski jarak pandangnya sudah sangat terbatas sekali. Ini merupakan pengalaman pertamanya mendaki, sehingga membuatnya tidak mengerti akan apa yang harus ia lakukan.

"Ah ... sepertinya itu ada suara aliran sungai. Aku susuri saja aliran sungai itu. Siapa tahu bisa langsung bertemu dengan rumah penduduk."

Senyum sumringah terbit di bibir Banyu saat mendengar gemercik air yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri. Ia memutar tumitnya untuk menuju ke sebuah tempat yang ia yakini sebagai area sungai. Sepuluh menit ia berjalan pada akhirnya sampai juga ia di sungai itu.

Hari semakin gelap dan tubuhnya terasa jauh lebih lemah dari sebelumnya. Banyu menghentikan langkahnya dan mencoba untuk meraup oksigen yang berada di sekitar. Ia merasa tubuhnya semakin berat.

"Hah!!! Aku tidak boleh lemah. Aku tidak boleh kalah dengan keadaan. Aku harus bisa menemukan jalan pulang."

Banyu teringat akan satu benda yang ada di dalam carrier yang ia bawa. Ia buka carrier itu dan mencari ponsel yang mungkin bisa ia gunakan untuk meminta pertolongan. Namun sayang seribu sayang, ponsel milik Banyu mati total. Mungkin karena kehabisan batrai.

Banyu mendaratkan bokongnya di pinggir sungai. Langit semakin gelap saja mungkin saat ini jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah enam sore. Sesekali, Banyu hanya meneguk air sungai ini untuk menjadi suplai energi.

Banyu yang tengah larut dalam lamunannya, tiba-tiba kesadarannya pulih tatkala kedua bola matanya menangkap sosok manusia berpakaian khas pendaki berada tak jauh darinya. Dari gestur tubuhnya, ia merupakan seorang laki-laki yang juga sedang berjalan menyusuri aliran sungai ini.

"Hoyyy... Bang!! Tunggu, aku ikut. Aku tersesat sendirian di sini!"

Banyu berteriak lantang mencoba untuk menghentikan langkah kaki sosok lelaki itu. Benar saja, sosok itu menghentikan langkah kakinya dan berbalik badan. Kini Banyu dan sosok itu saling berhadapan. Sosok itu hanya tersenyum tipis sembari melambaikan tangan, mengajak Banyu untuk mengikutinya.

Seakan mendapatkan suplay energi baru, Banyu beranjak dari posisinya. Hatinya begitu lega karena di tempat ini ia bertemu dengan seseorang yang bisa menjadi teman perjalanannya. Meski jalan yang ia lalui nampak semakin gelap namun ia justru semakin bersemangat untuk bisa segera menyusul sosok lelaki yang ia lihat.

Banyu terus berjalan tanpa memperhatikan medan yang ia lalui. Dan pada saat tangannya akan meraih tubuh sosok lelaki itu tiba-tiba...

Sreeekkkkkk......

"Aaaaaaaaaarrrgggghhhhhh.....!!!!"

****

"Aaaaaaaahhhh!!!!"

Tubuh Lingga serasa disengat oleh aliran arus listrik. Reflek, ia lepaskan genggaman tangan Kukuh dan seketika tubuh pemuda itu limbung. Pemuda itu kembali tidak sadarkan diri sedangkan Lingga mulai membuka mata dan kembali ke alam sadarnya.

"Ndhuk... Kamu baik-baik saja?"

Prasojo bertanya dengan raut wajah yang sudah dipenuhi oleh rasa cemas. Maryati, gegas mengambilkan satu gelas air putih dan ia berikan ke arah Lingga. Lingga menerima air putih itu, meneguknya dan mencoba untuk mengatur napas yang sudah terengah-engah.

"Bagaimana Ndhuk apa kamu mendapatkan sebuah petunjuk?" tanya Darmaji seperti sudah tidak sabar untuk mendengar cerita dari Lingga.

Lingga menatap wajah orang-orang di sekelilingnya satu persatu. Kepingan-kepingan peristiwa yang dialami oleh Banyu masih nampak jelas terukir di dalam memori otaknya.

"Nama pemuda ini Banyu, Pak. Terakhir, saya melihat pemuda ini mengikuti sosok yang pada akhirnya membuatnya terjatuh dari tebing curam."

"Lalu untuk batu yang terus diminta oleh makhluk itu bagaimana Ndhuk?" Prasojo ikut bertanya dengan antusias tinggi.

"Sebenarnya bukan pemuda ini yang mengambil batu itu Pak, melainkan temannya. Kita harus segera mengembalikan batu itu. Saya takut jika pemuda ini tidak bisa bertahan lagi. Karena saya melihat sukma pemuda ini ada di sekitar mata air di mana ia mandi. Dan sepertinya kejadian ini sudah lebih dari dua minggu lamanya."

Darmaji, Prasojo, dan Maryati sama-sama membelalakkan mata. Mereka teramat terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Lingga.

"Lalu, batu itu sekarang ada di mana Ndhuk? Bagaimana bisa kita mengembalikan batu itu jika kita tidak mengetahui di mana batu itu berada?" ujar Darmaji sedikit frustrasi.

Lingga kembali mengedarkan pandangannya ke arah celana yang dikenakan oleh Banyu. Ia sedikit lega karena celana yang dipakai oleh pemuda ini masih sama dengan celana yang ia pakai saat ditemukan.

"Di saku bagian kanan belakang Banyu. Di sanalah batu itu berada Pak."

Tanpa banyak kata, Prasojo memiringkan tubuh Banyu yang tidak sadarkan diri itu. Perlahan, ia merogoh saku bagian kanan dan benar saja, sebuah batu kecil ia dapatkan dari sana.

"Apakah ini batunya Ndhuk?" tanya Prasojo meminta kepastian sambil memperlihatkan sebuah batu yang ia temukan dari dalam saku celana Banyu.

Lingga merasa sedikit aneh karena kilau warna batu itu jauh berbeda dengan warna yang ia lihat di alam bawah sadarnya. Saat ini batu itu hanya seperti batu biasa berwarna abu-abu dan sama sekali tidak berwarna biru. Namun Lingga yakin bahwa itulah batu yang diminta oleh makhluk itu.

"Betul Pak. Itu batunya. Sebaiknya kita bersegera untuk mengembalikan batu itu."

"T-tapi siapa yang harus mengembalikan batu ini yang Ndhuk? Medan di sana sepertinya begitu berat untuk dilalui. Bapak sudah tidak bisa jika harus sampai ke sana."

Lingga tersenyum penuh arti. "Saya Pak, saya yang akan mengembalikannya."

.

.

. bersambung...

1
Nggenk Topan
kurang panas thorr 😀
Nggenk Topan
Luar biasa
......Maiko.....
makin seruuuu lanjut
......Maiko.....
mungkin anunya Heru bermasalah 🤭GK mau tanggung malu,jdi nyalahin isterinya bau ikan asin 👻🥴
Evi
setuju thoor tikungan sepertiga MLM itu sangat dahsyat
karena aq mengalaminya
Sulaiman Efendy
LO HIRUP DLU AROMA KWANITAAN NYA LINGGA, BAU IKAN ASIN NGGAK SEPRTI KATA HERU...😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
ANAK HERU. ATAU ANAK GENDERUWO TUHHH....
Sulaiman Efendy
KASIH SE CENG AZA, USH TULIS NMA, TULIS AZA DARI HAMBA ALLAH...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
MSKI LINGGA JANDA, TPI JANDA BRSEGEL....
Sulaiman Efendy
BRRTI SAPTO NORMAL NYU...😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
TERLAMBAT, SAPTO GERCEP LAMAR AMBAR...
Sulaiman Efendy
JANDA SEMAKIN TERDEPAN, PERAWAN MMG MENAWAN, TPI JANDA SANGAT BRPENGALAMAN...😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
NIKAH DLU, BRU KAWIN NYU😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
WAHHHH, GK NYANGKA, GENTLEMEN JUGA SI SAPTO...
Sulaiman Efendy
BANYU KOQ JDI PRIA BODOH, KNP LO GK HAJAR TU SAPTO, KECEWA NYA SIH SAMA LINGGA, KNP GK TEGAS SAMA SAPTO..
Sulaiman Efendy
KLO KTELAN TU CINCIN KN BAHAYA....
Sulaiman Efendy
LO CIUM AZA TU LINGGA DIDEPAN SAPTO..
Sulaiman Efendy
OSKADON, PARAMAEX, BODREX MANA, KASIKN KE SAPTO TUHHH...😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
APA HAK SAPTO DGN LINGGA, APA LINGGA PERNH MNERIMA SAPTO, ATAU MNERIMA LAMARAN ORTU SAPTO...
Sulaiman Efendy
SEK ASEKKKKK... SEMOGA HUBUNGN MREKA DIRESTUI YG MAHA KUASA HINGGA KE PRNIKAHAN KELAK..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!