NovelToon NovelToon
I Fall For You [ SUNGHOON + WONYOUNG ]

I Fall For You [ SUNGHOON + WONYOUNG ]

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Fanfic / Tamat
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: tenie

Park Sunghoon, seorang duda yang ternyata tertarik dengan pekerja cafenya. Walaupun terpaut umur yang cukup jauh, Sunghoon dapat meluluhkan Wonyoung dengan rasa cinta dan sayang yang besar

"Won, kayaknya gue jatuh cinta" -- Wonyoung
"Dia tuh duda, Wonyoung!" -- Jungwon
"Saya akan berusaha menjadi suami dan ayah yang baik" -- Sunghoon
"Berarti Naomi punya mama baru?" -- Naomi
"I love you, Hoon" -- Wonyoung
"I love you more, Wonyoung" -- Sunghoon

—————
Start: 22/4/22
End: 13/6/22

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tenie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 16

NovelToon
Sana
Sana
Yaampun kamu lucu banget, Naomi. Tante seneng deh kalau punya cucu kayak kamu
| WONYOUNG POV | Bisa aku duga bahwa Pak Sunghoon sudah berada di ruang tengah sambil bercengkrama bersama ayah dan bunda. Perlu kalian tau, belakangan ini ayah dan bunda selalu datang ke apartemen dengan alasan "Kamu kan sekarang dekat sama Sunghoon, jadi ayah dan bunda mau ketemu sama Naomi. Lucu deh dia" Aku akhirnya keluar dari kamar dan menemui Naomi yang sedang menemani bunda memasak di dapur. Pak Sunghoon sedang mengobrol santai dengan ayah, dan ditemani Jungwon yang pagi² sudah sibuk dengan PS nya. Katanya sekarang dia bekerja sampai malam, jadi cuma sempat main di pagi hari
Sana
Sana
Eh tuan putri udah keluar. Lama banget kamu makeup nya, Wony. Udah ditunggu calon tuh
| WONYOUNG POV | Calon? Apa katanya? Calon? Tapi, kekagetanku belum cukup sampai sana
Naomi
Naomi
Good morning mama!
Wonyoung
Wonyoung
M..morning Naomi
Jungwon
Jungwon
Jangan sampe Wony gue kenapa² loh yah. Gue kasih kepercayaan sama lo, Hoon
Sunghoon
Sunghoon
Tenang aja, nyonya Park ga akan lecet sedikit pun
| WONYOUNG POV | Apa?? Sejak kapan mereka jadi akur begini? Bukannya kemarin Jungwon tidak setuju kalau Pak Sunghoon menyukai aku?
• • •
| WONYOUNG POV | Setelah kerjadian memalukan dirumah, kejadian memalukan terjadi lagi di cafe. Ya, kejadiannya bermula ketika Pak Sunghoon baru saja menjemput Naomi dari sekolah, dan membawanya ke cafe seperti biasa. Naomi memanggil aku "Mama" dengan suara yang lantang
Riki
Riki
Yaampun, sebentar lagi aku harus memanggil Wonyoung dengan sebutan "Ibu Bos" nih kayaknya
Wonyoung
Wonyoung
Bawel ih, jangan aneh² deh
Riki
Riki
Aduh, jangan pecat aku nyonya Park
Wonyoung
Wonyoung
Riki ih!! Jangan iseng gitu ah!
Naomi
Naomi
Mama!! Mama! *datang menghampiri Wonyoung*
Wonyoung
Wonyoung
Iya Naomi?
Naomi
Naomi
Nanti hari Jumat kita ke Eunpyeong ya?
Wonyoung
Wonyoung
Eunpyeong? Naomi mau jalan² kesana?
Naomi
Naomi
Iya, ke rumah nenek. Terus mau ke acara wisudanya om Ddeonu
| WONYOUNG POV | Aku dan yang lain melotot menanggapi ucapan Naomi. Apa katanya tadi? Ke rumah nenek? Siapa pula Om Ddeonu yang dia maksud?
Jake
Jake
Wonyoung, sebenarnya kamu udah seberapa jauh sih sama Pak Sunghoon?
Liz
Liz
Ini kayaknya ada yang kita lewatin. Apa kalian udah tunangan?
Wonyoung
Wonyoung
Nggak mungkin lah, jangan ngaco!
Riki
Riki
Jangan² kalian ini emang udah lama berhubungan tanpa kita tau ya?
Wonyoung
Wonyoung
Riki yang manis, jangan sampai aku membencimu ya *bercanda*
Riki
Riki
Cih
• • •
Sunghoon
Sunghoon
Kamu kenapa cemberut gitu?
Wonyoung
Wonyoung
Kenapa? Jelek?
Sunghoon
Sunghoon
Engga. Lucu, tambah suka
| WONYOUNG POV | Aku rasanya ingin berkata kasar. Aku gatau Pak Sunghoon itu tukang gombal, mana sikap dingin dan cueknya itu? Apa itu cuma topeng belaka? Pak Sunghoon lalu meraih tanganku dan menciumnya lembut
Sunghoon
Sunghoon
Kamu kenapa hm? Ayo cerita. Mumpung jalanan lagi macet, Naomi juga lagi tidur
Wonyoung
Wonyoung
Nggak
Sunghoon
Sunghoon
Wony, sini liat ke arah saya
Wonyoung
Wonyoung
Nggak
Sunghoon
Sunghoon
Hei, Park Wonyoung
| SUNGHOON POV | Dengan cepat, Wonyoung langsung menatap ke arahku dengan tatapan yang tajam. Detik selanjutnya, dia melepaskan tanganku
Wonyoung
Wonyoung
Apa sih?
Sunghoon
Sunghoon
Kamu kenapa sih, Wony? Kamu malu dipanggil "mama" oleh Naomi? Malu ketauan berhubungan denganku di cafe? Malu diledekin sama yang lai—
Wonyoung
Wonyoung
Aku gamau ke Eunpyeong
Sunghoon
Sunghoon
Ternyata Naomi udah bilang?
Wonyoung
Wonyoung
Hmm
Sunghoon
Sunghoon
Kenapa gamau?
Wonyoung
Wonyoung
Takut
| WONYOUNG POV | Iya, aku takut bertemu keluarga Pak Sunghoon. Takut hubungan kami tidak direstui. Belum lagi banyak kendala dalam hubungan kami. Misalnya, usia kami yang terpaut 6 taun, dan fakta bahwa aku seumuran dengan adik Pak Sunghoon, yang namanya Park Sunoo. Bagaimana kalau mereka tidak menyukaiku? Keluarga Pak Sunghoon pasti mengira bahwa Pak Sunghoon sudah gila menduda sehingga dia menyukai gadis yang berusia 6 tahun lebih muda darinya
Sunghoon
Sunghoon
Wony, keluargaku pasti akan menyukaimu
Wonyoung
Wonyoung
Tau dari mana coba
Sunghoon
Sunghoon
Kamu manis, mereka pasti senang punya menantu kayak kamu. Tenang aja, ada aku hm?
| WONYOUNG POV | Aku agak terkejut saat Pak Sunghoon menyebut "Aku" saat berbicara tadi. Habisnya, setelah menjalin hubungan pun, kami masih terbiasa menggunakan bahasa formal
Sunghoon
Sunghoon
Mau yah? Jumat? *menggenggam tangan Wonyoung untuk meyakinkan*
Akhirnya, Wonyoung mengangguk sembari menggenggam tangan Sunghoon lebih erat
• • •
Sunghoon
Sunghoon
Rileks aja
| SUNGHOON POV | Aku menyelipkan jari² ku diantara jari Wonyoung. Dia terlihat sangat tegang dan sedari tadi dia terus bertanya apa orangtuaku sudah datang. Dipelukanku, sudah ada Naomi yang membawa buket bunga besar, untuk diberikan kepada Sunoo nanti
Wonyoung
Wonyoung
Hoon, aku mau pulang
Sunghoon
Sunghoon
Loh kok gitu? Rileks aja, kan bukan kamu yang wisuda
Wonyoung
Wonyoung
Ga lucu tau!
Sunghoon
Sunghoon
Yah, padahal aku udah coba ngelawak loh
Wonyoung
Wonyoung
Ihh Hoon
| WONYOUNG POV | Karena gemes dan kesal yang bercampur, aku menyubit sebelah pipi Pak Sunghoon pelan. Ga sampai biru kok, cuma gemes aja hehe
Naomi
Naomi
Mama, ga usah tegang. Nenek sama Kakek baik kok
Tzuyu
Tzuyu
Hoonie~
| WONYOUNG POV | Nah kan, panjang umur. Kami bertiga menoleh dan disana berdirilah wanita paruh baya dengan pria paruh baya di sampingnya. Jantungku berdebar hebat saat Pak Sunghoon memanggilnya "Bunda"
NovelToon
× MAAF KALAU ADA KESALAHAN KATA ATAU TYPO, ENJOY READING💓 ×
1
aru
gemoii nyaa 🤏🤏🤏
amaraa
arrrghh lucuuu amaayy siiee
amaraa
angjai masi idup 🗿🎸
amaraa
hah? ku kira udah mati
ternyata oh ternyata😯😯
amaraa
jadi jungwon emg sedih wak, mau lanjut tapi salah baru berhenti tapi susah angjai kata-kata hari ini
amaraa
JUNGWON!?😭
amaraa
won? gapapa kok cuma manggil aja
amaraa
LUCUU BANGET SKSKSKSKSKS
amaraa
iya dia selingkuh sama akuu gess
amaraa
omg ganteng banget suamii akuuu/Drool//Drool//Drool//Heart//Rose//Kiss/
Khanza Zayana mumtaza
bang.....
don't care
enteng bener ngomong
don't care
oh jls kan calon mantu mu tante
don't care
won mulut lo gk bisa di filter😭
don't care
manja bener lu
don't care
galak amat liz
don't care
wonwoo julidnya nembus ke cerita juga
don't care
wanjirt
don't care
heh heh heh apaan nich
don't care
weh😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!