Hana dijodohkan dengan Rendra, kakaknya. Hana pikir dia akan baik - baik saja namun ternyata dia salah. Satu per satu kejadian datang dan menggoreskan luka di hatinya. Dia juga merasa menyesal karena sudah memutuskan Andra, pacarnya. Apakah Hana bisa mempertahankan pernikahannya? Atau dia akan kembali pada Andra yang dia anggap sebagai jodohnya?
Ingin tahu kelanjutannya? Baca cerita ini ya. Semoga menghibur!!!
Cover by Pinterest
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febri Siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 16
"Ini ruangannya pak. Saya permisi dulu."
Rendra, Ayah dan Gio sudah sampai di depan ruangan VIP yang ada di restoran itu. Gio mengetuk pintu dan setelah di persilakan mereka segera masuk ke dalam ruangan.
"Selamat datang Pak Heru." Seorang gadis berdiri dari duduknya lalu berjabat tangan dengan Ayah.
"Terima kasih sudah berkenan mengajukan kerjasama dengan kami." Ayah membalas jabat tangan gadis itu yang tak lain adalah Ella.
"Kalau begitu silakan duduk agar kita bisa segera membahas kontraknya."
Sedari tadi Rendra hanya menundukkan kepalanya. Entahlah tiba - tiba dia merasa takut kalau Ella akan membocorkan hubungan mereka. Apalagi beberapa kali Ella menatap dirinya.
Setelah perbincangan yang cukup serius, akhirnya Ella dan Ayah menandatangi kontrak kemudian saling berjabat tangan.
"Senang bisa bekerja sama dengan anda."
"Saya juga senang bisa bekerja sama dengan anda."
"Oh iya saya dari tadi penasaran, yang duduk di sebelah bapak siapa ya? Karena yang saya lihat dia hanya menunduk dan tidak melakukan apa - apa."
Deg. Jantung Rendra berdebar cepat. "Ellaaa!!"
"Dia ini manager di perusahaan saya sekaligus menantu saya." Ayah tersenyum. "Perkenalkan dirimu."
Rendra mengangkat kepalanya dan mencoba menatap Ella. "Saya Rendra." Rendra mengulurkan tangannya.
"Ella." Ella membalas uluran tangan Rendra. Dia mengelus pelan tangan itu membuat Rendra tersenyum tipis.
"Ehem." Suara Ayah membuat mereka melepaskan jabatan tangan.
"Ingat istri kamu di rumah," bisik Ayah. Rendra pun mengangguk mendengar peringatan Ayah.
\=\=\=\=\=\=\=
Rendra sudah sampai di rumah. Dia menghela napas lega karena keluarganya sudah tidak kembali ke rumah jadi dia bisa lebih leluasa. Dia mengetuk pintu dan tak lama kemudian seorang gadis membuka pintunya.
"Bunda dan Rafa sudah pulang." Hana membuka pembicaraan.
"Sudah tahu. Tadi Ayah bilang." Rendra duduk di sofa dan membuka sepatunya. "Kamu masak apa?"
"Ayam goreng sama sayur bayam. Kakak mau makan sekarang?" tanya Hana.
Rendra menggeleng. "Nanti saja. Lagipula ini masih sore. Kalau makan sekarang nanti malam bakalan lapar lagi. Kakak ke kamar dulu." Rendra berdiri dari duduknya lalu pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri. Sementara Hana masih duduk di sofa dan memainkan ponselnya.
"Nomor siapa ini?" gumam Hana saat melihat panggilan dari nomor tidak di kenal. Dengan ragu dia mengangkat telepon itu.
"Halo." Terdengar suara perempuan di sebrang telepon.
"Iya halo."
"Bisa berbicara dengan Hana?"
"Iya saya sendiri. Ini siapa ya?"
"Ini Momo." Tiba - tiba gadis itu tertawa.
"Momo?" Hana berpikir sejenak. "Momo! Kamu ngerjain aku ya?"
"Kamu sih, masa suara sahabat sendiri gak kenal."
"Siapa suruh kamu ganti nomor terus."
"Hehehe. Oh iya, lusa aku dan Gita akan tiba di Indonesia."
"Benaran? Wah! Kita ketemu ya, aku rindu kalian!"
"Harus dong. Sampai ketemu lusa!"
Hana mematikan teleponnya. Dia sangat senang karena bisa bertemu dengan dua sahabatnya. Gita dan Momo adalah sahabat Hana sejak SMP. Mereka berdua melanjutkan kuliah di luar negeri.
"Hana!" panggil Rendra.
"Iya kak." Hana menoleh. "Kakak mau kemana?"
"Kakak mau ketemu Ella."
"Ella? Bukannya kakak masih bertengkar sama dia?"
Rendra tersenyum. "Mungkin dia mau baikan sama kakak. Ini juga dia sendiri yang ngajakin kakak ketemuan."
Hana menghela napas pelan. "Ya sudah, hati - hati kak. Jangan sampai ketahuan lagi ya."
"Oke. Kakak pergi dulu ya. Doakan kakak supaya berhasil." Rendra berlari kecil menuju garasi. Terdengar suara mesin mobil di hidupkan dan tak lama kemudian Rendra melaju dengan perasaan senang.
"Aku harus bagaimana agar Kak Ren sadar dengan posisinya sebagai suamiku?"
Bahkan sampai waktunya makan malam, Rendra tak kunjung pulang. Jadilah Hana menikmati makan malam sendirian.
#bersambung
ada ekstra part nya kah?
Semangat thor, ceritanya bagus.
Sekalian mau izin promosi thor. Yuk mampir ke cerita aku..
-Kebahagiaan Dari Negeri Gingseng
-Hidup Kembali Menjadi Gadis SMA.
Ditunggu ya....
happy ever after yaa💖
Krna suka Bgt sa ceritax, tetap mnjadi pembaca setia dong... 😍😍