NovelToon NovelToon
My Husband Is A Devil

My Husband Is A Devil

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Azmi1410

Cinta tidak akan pernah memilih orang yang salah untuk ditinggalinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azmi1410, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#16

Empat bulan kemudian

Sudah empat bulan Aretha menyandang gelar sebagai seorang istri, semenjak kedatangan Zack ke rumah mewahnya waktu itu Kelvin tak lagi memberi Aretha kebebasan seperti dulu, kemanapun ia pergi akan ada pengawal yang menemaninya.

Kelvin selalu mengajaknya ke pesta ataupun ke tempat dia sering berkumpul dengan teman-temannya, hasilnya Aretha berhasil menjadi akrab dengan mereka.

Hari ini adalah hari Kelvin dan teman-temannya berkumpul lagi, suasana nampak canggung karena Clarista juga datang dan bergabung dengan mereka.

Aretha mencoba menjaga jarak, agar tak memicu perselisihan dia tak lagi mau dipermalukan di depan umum. Dia tersenyum pada Melvin yang memberinya segelas jus.

"Rey kenapa kau diam saja? Ayolah ikut bersenang senang, sudah lama kau tak ikut berkumpul bersama kami." Satya mendekati Reymond yang duduk paling sudut berhadapan dengan Aretha yang juga sibuk menunduk.

Kelvin menatap Reymond tak suka, karena sedari tadi Kelvin melihatnya mencuri-curi pandang pada Aretha. "Ayo kita pulang! " ajak Kelvin sembari merapikan pakaiannya, setelah melihat Aretha berdiri dan mengambil tasnya Kelvin menuju keluar ruangan.

"Vin tunggu dulu!" Clarista ikut berdiri dia mengejar Kelvin dan meraih lengannya. " Antarkan aku pulang dulu! Ibu dan ayah juga ingin bertemu denganmu, sudah lama kamu tak ke rumah semenjak menikah kau melupakan aku dan ibuku," ucapnya dengan manja.

Aretha tak ambil pusing dengan kelakuan Clarista jika dia banyak bicara yang akan salah pasti nantinya dirinya. Dengan pelan dia terus melangkah menjauh dari kerumunan, dia tau alasan Kelvin mengajaknya pulang mungkin karena kehadiran Clarista yang tak terduga atau karena tak suka ia dekat-dekat dengan sahabatnya.

"Aretha," panggil suara yang dikenalnya, Aretha memandang ke arah asal suara, matanya nampak berbinar penuh kebahagiaan.

"Bang Zack." Aretha nampak senang ada senyuman di bibirnya, meski tak terlalu di kekang oleh Kelvin tapi Aretha tak punya kesempatan bertemu Zack beberapa bulan ini, untuk menghubunginya pun susah sekarang karena setiap dinding memiliki telinga mereka masing-masing.

"Ke sini Aretha!" perintah Kelvin keras, ia menatap Zack dengan dingin. Dia merasa marah dan kesal karena di saat seperti ini malah datang pengganggu yang akan membuat Aretha tak fokus padanya.

Aretha takut membuat marah Kelvin, sudah berapa bulan lewat beberapa hari dia menjadi istrinya dan sekarang mulai paham bagaimana sifat Kelvin. Aretha mundur selangkah dengan kepala menunduk dia berjalan lurus kearah Kelvin dan Clarista.

"Are" Zack memanggil dengan lirih, matanya menatap tajam kearah Kelvin. Pasti terjadi sesuatu yang membuat Aretha begitu takut padanya. "Apa yang kau lakukan padanya? Kenapa dia begitu takut padamu?" Zack sangat marah diraihnya kerah Kelvin hendak memukulnya dengan keras.

"Bang jangan, Are mohon!" pinta Aretha dengan air mata berlinang.

"Katakan Re! Apa yang dia lakukan sampai kamu ketakutan gini? Dia main tangan sama kamu, iya? Bagian mana yang sakit Re? Tunjukin ke Abang Re? " lagi Zack meminta dengan penuh permohonan.

Aretha tak tega melihat rasa sakit di mata Zack, hatinya menghangat mendapat perhatian yang begitu tulus.

Mulutnya ingin berbicara, ia ingin menyampaikan keluhan dan penderitaan yang selama ini ditanggungnya di rumah Kelvin pada Zack.

"Ayo pulang!" ajak Kelvin sembari meraih tangan Aretha, ia menariknya dengan kuat di belakang mereka Clarista mengikuti dengan senyuman di bibirnya.

Sesampai di mobil Kelvin membiarkan Aretha duduk di belakang, dia mengemudi dan Clarista duduk di sebelahnya dengan nyaman.

"Kau ingin membuat malu Kelvin ya, kau itu sama dengan ibumu hanya pembawa malu." Clarista melihat Aretha dari kaca spion depan. "Kenapa kau diam saja? Kemana dirimu yang sok kuat dan sok hebat dulu," hinanya dengan penuh kebanggaan karena Kelvin diam saja.

Aretha tak menggubris ucapan Clarista sedikitpun, matanya sibuk melihat keluar jendela mobil tapi, tangannya jelas bergetar seolah takut kata-kata Clarista akan memprovokasi Kelvin lebih jauh.

Kelvin mengantar Clarista ke rumahnya, dengan penuh senyum dia memohon maaf karena tak bisa singgah.

Sesampai dirumah Aretha langsung berlari ke lantai atas, dia tak ingin dimarahi Kelvin di depan pelayan lagi, dia terlalu malu untuk menatap mereka sekarang.

"Ke mana kau pikir kau bisa lari ha?" Kelvin nampak marah dengan sikap Aretha.

"Aku ... aku," Aretha jelas merasa takut bahkan kata-katanya tak terucap dengan benar.

Kepalanya terasa sakit seperti ribuan jarum menusuk, ini berulang kali terjadi jika ia mengalami rasa takut yang terlalu berlebihan. "Ahh, sakit" Aretha merintih sembari memegang kepalanya dengan kuat.

Kelvin pun nampak panik, Reymond sudah mengatakan Aretha tak boleh lagi mengalami hal seperti ini. Dengan cepat diraihnya Aretha ke dalam pelukannya.

Aretha menggigil ketakutan bahkan kulitnya pun langsung ikut memucat, ini semua adalah hal yang ditimbulkan oleh Kelvin sendiri, ini semua ulahnya yang diakibatkan oleh kemarahannya yang membawa Aretha ke ruang penyiksaan yang ada di bawah tanah mansion ini.

Flashback on

Kelvin resah sudah dua bulan ia menikahi Aretha, tapi wanita cantik itu juga belum memiliki tanda-tanda kehamilan sedikitpun hingga Kelvin yang penasaran menyuruh Rafika dokter kandungan di rumah sakit milik Reymond untuk memeriksa dan hasilnya menyatakan bahwa Aretha mengkonsumsi pil pencegah kehamilan.

"Katakan padaku Aretha? Kenapa kau meminum pil itu? Kenapa kau tak ingin hamil anakku?" Kelvin sangat marah urat nadinya melotot, tangannya terkepal dengan sangat kuat.

"Tidak Vin aku tak pernah meminum itu, aku bersumpah Vin, aku tidak pernah meminumnya. Kau bisa bertanya pada pelayan dirumah ini!" Aretha begitu ketakutan tubuhnya bergetar.

Bahkan tanpa sadar kakinya pun ikut melangkah mundur dengan sendirinya.

"Lalu ini apa? Bukti darahmu menunjukkan semuanya," bentak Kelvin lagi dengan amarah yang menggebu.

"Aku benar-benar tidak," jawab Aretha sembari berusaha menjelaskan, tapi percuma seseorang yang sedang marah sering kehilangan akal sehatnya.

Dengan kuat ditariknya Aretha ke mobil. Kecepatan mobil itu pun tak lambat, sesampai di mansion Kelvin membawa Aretha ke ruang bawah tanah mansion mereka.

"Vin jangan Vin, aku takut gelap Vin!" Aretha memohon dengan air mata berurai.

"Jika takut kenapa kau melakukan itu semua ha." Kelvin membentak tanpa peduli.

Sesampainya mereka di ruang sel yang kosong Kelvin mendorong Aretha, dia mengambil rantai yang ada di sana dan mengikatnya di tangan dan kaki Aretha dengan kuat.

"Vin jangan Vin, aku mohon Vin! Kamu bisa lihat cctv rumah ini kan, aku tidak pernah meminum pil itu, aku bersumpah!" Aretha memeluk kaki Kelvin dengan kuat, entah kenapa tubuhnya bergetar dengan kuat, tapi Kelvin tak peduli amarahnya sedang menggebu sekarang dia takut dia kelepasan dan akhirnya tak bisa mengontrol emosinya.

"Ini hukumanmu, tidurlah di sini dan rasakan akibat perbuatanmu sendiri!" ujarnya tak lagi peduli, dengan kuat di dorongnya Aretha hingga pegangannya pun terlepas.

Aretha di tinggal sendirian di ruangan gelap itu, dia hanya ditemani cahaya kecil tanpa selimut dengan tangan dan kaki terikat kuat, ia tak bisa merasakan kehangatan sedikitpun.

Lolongan dan jeritan kesakitan terdengar kuat membuat bulu kuduk Aretha berdiri, bayangan-bayangan masa lalu berputar di kepalanya. Dia seperti pernah melihat seseorang juga di siksa seperti ini.

"Aku benar-benar tak pernah meminum pil itu" Kata-kata itu adalah ucapan terakhir yang diucapkan Aretha sebelum ia jatuh pingsan.

1
레이디핏
Si anjing yg egois
Aditya Pratama
gila
Fahmi Fahmi
lanjut
Lilis Suryani
aku ko belum mengerti jalan ceritanya
Thracy
Bukan x anaknx lagi di sekolah ya 🤔🤔🤔
🤦
Murti Yatni
dasar iblis kevin hanya nafsu yang ada di otaknya.. Aretha jangan sampai terlena Thor
Murti Yatni
kabur Aretha.. pergilah jauh-jauh dari iblis kevin
Murti Yatni
arekha pasti masih hidup tapi amnesia
mini89
aq suka ceritamu.. menyayat hati jadi baper aq
Padma Yoni
obsesi yg terlalu besar
Issey Miyake
oh plisss deh nama nya bikin kesal loh. akhe2 lh apa lh itu.
Insu Yusni
kok kisah percintaan ibu dan ayah, alesa kok hampir sma y
Hasnawati Wati
buah jatuh tak jauh dr pohongnya.... kelakuan ibunya sm anaknya...
Ika Supartika
cerita ny g jelas.tiba"udh nikah j Alexa ny
Fitrianinaim_queen03
Aretha, kita senasib 🥺🥺 hanya bisa bersabar dan ikhlas walau sakit 😭😭
Fitrianinaim_queen03
ganti namanya donk Thor
🌷mei aja.🌹
halaaahhhh bulshit si gabriel,klw mmang dia cinta sma alexa dr lama,knpa dia malah tega nyiksa alexa n mati matian membela shilla yg ga tau diri itu....😏😏
Annisa nisa
urng padang yo
Azmi1410: Iyo uni
total 3 replies
Nur Azizah Afandi
kok tak pernah dengar marvel dsebut,kemana dia???
Nur Azizah Afandi
swmoga marvel jodohnya aretha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!