NovelToon NovelToon
Chasing Past Love

Chasing Past Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:908k
Nilai: 4.8
Nama Author: din din

Nggak rekomend novel ini, silahkan bisa baca yang deretan bawah, terimakasih 🙏
Masih tahap Revisi, jika ada typo atau pemakaian kata dan tanda baca yang salah mohon di maklumi, terima kasih.

Bagaimana caramu mendapatkan cinta dari masa lalumu?

"Baiklah! Aku beri kau dua pilihan. Pertama pergi dari sini dan jangan pernah menampakan wajahmu lagi dihadapanku, atau kedua tinggalah bersamaku akan kulupakan tentang masalalu, tapi tinggalkan ayahmu dan lupakan bahwa dia ayahmu!" ucap Jimmy memberi pilihan yang sulit untuk Michelle.

Lalu bagaimana akhir cerita cinta mereka? Baca selengkapnya disini.

Kisah yang dipenuhi cinta,tawa,dan airmata.


Cover from google,editing by din din

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

'''2 hari tidak masuk kelas,saat masuk rasanya masih terasa berat,bukan takut akan bullyan,tapi takut melihatnya,entah sejak kapan jika melihat Jimmy jantungku berdetak cepat,kalau saja bukan karena masih mencari informasi tentang James,aku pasti sudah akan keluar dari sini,aku masih menaruh harapan besar bisa berjumpa dengan james,selama harapan itu masih ada,maka aku akan selalu menjaga hatiku,selalu menyisakan tempat yang spesial dihatiku untuknya'''

"Michell kau melamunkan apa?"Livia berdiri disamping meja Michell.

"Tidak ada,sepertinya 2 hari tidak berangkat aku harus banyak mengejar pelajaran."Michell tersenyum mencoba dan mengalihkan pandangannya.

Livia menghela nafas,

"Kau tidak usah membohongiku,aku tau kau sedang memikirkan sesuatu,tidak apa kalau kau tidak mau cerita,tapi apa kau tau?Tidak baik membohongi diri sendiri,jujurlah pada dirimu sendiri itu akan membantumu menyelesaikan masalahmu"

"Sepertinya Livia kecil sudah lebih dewasa dariku."Michell mengejek.

"Kau ini ya,aku cuman bilang fakta sesungguhnya,kenapa kau selalu keras kepala?Apa kau kira ketidak pedulianmu itu akan membantumu,heh?"Livia mulai jengkel.

"Iya iya,kenapa kamu jadi pemarah?Apa kau tau?kamu sangat jelek bila marah."Michell berdiri dan mengusap kepala Livia berusaha menggodanya lagi.

"Jangan membuat berantakan rambutku,itu akan membuatku jelek."Livia terlihat jengkel dan menyingkirkan tangan Michell,tapi sebenarnya dihatinya merasa senang,karena Michell sudah mau bercanda lagi.

"Iya,baiklah,tampaknya sikecil Livia benar-benar marah."Michell tertawa.

Diruang kelas 3

Michell masih menggoda Livia,hari ini dia bisa tertawa lepas,Juan hanya duduk melihat mereka tertawa benar-benar seperti kakak yang mengerjai adiknya.

"Jimmy,akhirnya kamu masuk juga."Juan melihat Jimmy,spontan memanggilnya.

Michell langsung menoleh kearah pintu masuk,dia bisa melihat Jimmy tapi seketika itu juga senyum diwajahnya menghilang,Livia yang melihat Michell terdiam,dan langsung menoleh kebelakangnya.

Dalam hati Livia berbisik,

"Ah,benar-benar,sepertinya mereka tidak akan bisa berbaikan,"Livia kembali kemejanya.

Michell masih berdiri menatap Jimmy,mereka saling menatap memberikan tatapan yang dingin.

"Apa kau merasakannya?Aku merasa merinding melihat tatapan mereka"Juan berbisik pada Livia.

"Aku juga merasakannya."Livia ikut berbisik.

Michell membuang muka kesamping kiri,karena Jimmy berjalan di sebelah kanan nya,dan duduk dimeja belakang Michell,merasa tidak nyaman Michell menghampiri Livia.

"Livia,kamu pindah di meja sana,aku mau duduk disini."Michell menaruh tasnya diatas meja Livia.

"Hah,kenapa?Bukankah sana dan sini sama saja"Livia sedikit menolak.

Tapi tiba-tiba Michell menatapnya tajam,seakan-akan dia siap mencekik Livia kapanpun,Livia yang melihat tatapan itu langsung menyadari sesuatu.

Livia menghela nafas panjang,

"Baiklah,baiklah,aku pindah,kau tidak usah menatapku seperti itu."Livia mengambil tasnya dan pindah ke meja depan Jimmy.

Sudah jelas sekarang,Michell benar-benar ingin menghindari Jimmy,tapi Jimmy merasa,bahwa Michell seharusnya tidak usah bersikap seperti itu,bahkan Jimmy tidak yakin,Michell menghindari dirinya karena dia tidak ingin mendapatkan masalah dari para gadis disekolah,atau menghindar karena Michell marah soal Jimmy menciumnya.

Bel sekolah berbunyi,semua murid masuk dan pakJan juga.

"Baiklah anak-anak,kita akan memulai pelajaran,tapi sebelumnya saya minta Jimmy dan Michell pergi keruang kepala sekolah sekarang."pakHan tersenyum.

"Ada masalah apalagi?Sepertinya aku tidak pernah membuat kekacauan."Michell berbisik dalam hati.

Michell melirik ke arah Jimmy,tapi sepertinya Jimmy tidak bereaksi apappun,sepertinya dia sudah tau kalau disuruh menghadap kepala sekolah.

"Jimmy,Michell,bisakah kalian pergi sekarang?"pakHan terlihat serius.

"Baik,aku sekarang segera kesana."Michell berdiri dan melangkah,dia benar-benar tidak tau apa yang terjadi,sampai-sampai kepala sekolah memanggilnya.

Michell keluar dari kelas,Jimmy mengikutinya dibelakang,Michell merasa agak aneh Jimmy berjalan dibelakangnya,kenapa dia tidak berjalan duluan?Karena berfikir macam-macam Michell sampai tidak memperhatikan jalan,dan menabrak seorang murid,dia hampir terjatuh tapi ditangkap oleh Jimmy.

"Aghhh,lepaskan."Michell berteriak dan mencoba menghindar dari Jimmy.

Jimmy langsung melepaskanya.

"Kenapa kau menyentuhku?"Michell marah-marah.

"Jelas jelas kamu yang jatuh ke arahku"Jimmy membela diri.

"Ja1ngan banyak alasan,kamu sedang mencari kesempatan kan?iyakan?"Michell menunjuk nunjuk ke Jimmy.

"Hei,kamu yang jalan tidak pake mata,orang sebesar itupun kamu tabrak,dasar gadis tidak punya otak,kamu sudah ditolong malah marah-marah,apa kamu salah makan tadi pagi?"Jimmy menurunkan jari Michell agar tidak menunjuk nya lagi.

"Kamu,berani mengataiku tidak pake mata sama tidak punya otak,dasar kau...."Amarah m

Michell nampak meledak ledak.

Murid yang menabrak Michell sampe kebingungan,ingin minta maaf tapi mereka berdua malah bertengkar sendiri,akhirnya kabur karena ketakutan.

"Jimmy,Michell,kalian sedang apa?"Ibu Hellen(guru musik).

"Tidak sedang apa-apa."Michell dan Jimmy menjawab bersamaan,menyadari itu mereka sama-sama memalingkan wajah.

"Hehehe..Kalian lucu sekali,bukankah kalian mau keruang kepala sekolah?Ayo sekalian."Ibu Hellen tertawa kecil melihat kelucuan mereka saat bertengkar.

Bu Hellen berjalan didepan,Jimmy langsung mengikutinya,tapi Michell nampak masih begitu marah.

"Hei gadis bodoh,masih tidak jalan?"Jimmy menoleh ke arah Michell.

"Awas kau ya..."Michell mengepalkan tangannya.tapi Jimmy mengabaikannya dan terus melangkah.

Michell tidak ada pilihan lain selain mengikuti ibu Hellen dan Jimmy.

Ruang kepala sekolah

Kepala sekolah sudah menunggu mereka,Michell benar-benar penasaran,kenapa sampai dia dipanggil menghadap kepala sekolah.

Jimmy dan Michell berdiri didepan meja kepala sekolah.

"Kalian sudah datang"Kepala sekolah menyambut dengan ramah.

"Pak kepala sekolah,apa saya melakukan kesalahan sehingga saya dipanggil kesini?"Michell berbicara dengan sopan.

"Hahaha...Tentu saja tidak,bu Hellen anda saja yang menjelaskan."Pakkepala sekolah duduk di belakang mejanya,mempersilahkan bu Hellen menjelaskan.

"Jadi begini,seminggu lagi ada turnamen lomba piano antar sekolah,bukan hanya dari kota tapi seluruh negara jadi sekolah-sekolah besar seperti kita pastilah akan mengikuti acara tersebut"Bu Hellen berhenti sejenak.

"Jadi,maksut ibu?"Michell bertanya,walaupun sebenarnya dia bisa menebak apa yang akan dibicarakan bu Hellen.

"Jadi kali ini,kami ingin mengajukan kalian berdua untuk turnamen tersebut,karena untuk kali ini tidak ada aturan pemain singgle atau duo,jadi kepala sekolah,saya dan juga komite sekolah yang lain sudah memutuskan akan mengirim kalian untuk berpartisipasi dalam acara tersebut,acaranya akan diadakan diluar kota selama 1 minggu,jadi bagaimana?"Bu Hellen memandang mereka penuh harap.

"Tunggu..Tunggu...Maksut ibu,saya harus bermain bersama dengan dia?Berpasangan dengan dia?"Michell menunjuk ke arah Jimmy.

"Yup,betul sekali"Bu Hellen tersenyum.

"Maaf saya tidak bisa."Michell memalingkan wajahnya kesamping.

"Kenapa???"Kepala sekolah dan bu Hellen berteriak bersamaan.

1
Jon Qimie
good
Renesme Kiky
nyimak dulu ya thour
🍎Acihlicious 🍓
teryata Nathan juga naksir sama Michelle yah
🍎Acihlicious 🍓
saling tidaknya dari ❤️❤️
🍎Acihlicious 🍓
Tomy and Jerry 😀😀😀😀
🍎Acihlicious 🍓
ikantan batin
🍎Acihlicious 🍓
Tomy and Jerry 😀😀😀
🍎Acihlicious 🍓
Jimy itu jimes bukan sih
🍎Acihlicious 🍓
👍👍👍👍
🍎Acihlicious 🍓
kutigalkan jempol ku Disini thoor....Livia ibuya Arden dn Susan ...ini kisah cerita parang orang tua mereka 😀😀😀😀
.: ya Allah, cerita ini tulisannya hancur parah🤦🤦 mulai bagus di bab 100an🤧🤧🤧 ga sempat revisi
total 1 replies
Dewy Uleema
diajarin bahasa Spanyol nih,makasih kak ai 😍
N@t@ D€ ©o©o: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya

"Asisten Nona Muda"

thanks 🌸🌸🌸🍀🍀🍀🍀
total 1 replies
Angel Ega Angel Ega
thor si michell jgn murahan x lh thor...gk ad cara lain buat imbalannnya...dstu terkesan murahan🥵
🕊️ℰʀᷞᴠͥɪͦɴᷠᴀⷹªᶰᵃᵗᵃˢʸᵃ🕊️
Good girls
Indah N
ketie gila
Indah N
ada yg reseh nih,gak suka sama Daniel
Indah N
disih gak ada kejujuran,aku kecewa dan kasih an sama jemmi
Indah N
bakalan ada udang di balik batu
Indah N
michell nya sakit parah kaya y
Civiliza Quena
👍👍👍👍😘😘😘😘😘
Asni J Kasim
Semangat thor 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!