NovelToon NovelToon
Memaksa Cinta Sang CEO

Memaksa Cinta Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nona Marwa

Khadijah Nasytiti, seorang sekretaris yang sangat tergila-gila kepada bosnya, Arya Khalifano Bumi. Apapun akan dilakukan oleh Nana untuk mendapatkan cinta Arya. Sedangkan Arya masih terpaku dengan cinta masa kecilnya.

Hingga suatu keadaan memaksa Arya meminta Nana untuk menjadi pacarnya. Dan hubungan mereka berlanjut hampir ke jenjang pernikahan. Saat Arya sudah mulai membuka hati, suatu kesalahan dilakukan oleh Nana.

Mampukah Khadijah Nasytiti mempertahankan cintanya? Akankah Khadijah Nasytiti memaksakan cintanya untuk selalu terbalas? Atau menyerah dan pergi dari kehidupan Arya?

Yuk saksikan kisahnya

IG : @nonamarwa_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Marwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

🌹HAPPY READING🌹

Pagi ini, Arya duduk meresapi ide yang semalam dia terima dari Gilang.

*Flashback*

"Lo pacaran sama Nana," ucap Gilang memberi ide kepada Arya.

"LO GILA?" teriak Arya kurang setuju dengan ide Gilang.

"Gue waras, ogeb. Justru gue bantuin Lo disini. Lo dengerin, ya. Nana cantik, pintar, anaknya juga baik, cuma sama Lo doang dia manja dan kegatelan gitu. Kalau jadiin Nana pacar, Lo bisa mesraan sama dia bahkan didepan Acha sekalipun. Dan Lo bisa liat di sana, apa Acha terpengaruh atau enggak," ucap Gilang menjelaskan.

"Gue sama Nana?" ucap Arya menunjuk dirinya sendiri. "Bahkan ini nggak pernah ada dalam bayangan gue, Lang," lanjut Arya menggelengkan kepalanya.

"Lo coba dulu, Emang Lo rela Acha sama Zein?" ucap Gilang memanasi.

"Enggaklah!" tegas Arya cepat.

"Kalau gitu, Lo harus pacaran sama Nana biar kita bisa lihat Acha cemburu atau nggak. Kalau dia cemburu, berarti dia punya rasa sama Lo," ucap Gilang.

"Tapi kenapa harus Nana sih?" tanya Arya heran.

"Terus mau siapa lagi? Lo mau sewa pelacur buat jadi pacar Lo, gitu? Nana itu udah yang terbaik," jawab Gilang gemes dengan pemikiran Arya.

"Gue pikirin dulu deh, ya. Nanti kalau udah fix gue bakal minta Nana jadi pacar gue," ucap Arya tak semangat.

"Nah gitu dong. Semoga ini awal yang baik untuk Lo dan Nana, Ar. Walaupun karena terpaksa, gue harap cinta bisa tumbuh di hati Lo untuk Nana," lanjut Gilang dalam hati.

*Flashback Off*

Arya menghela nafas kasar memikirkan semuanya.

"Gimana cara nembak cewek? Secara gue nggak pernah pacaran sebelumnya. Gimana ngomongnya sama Nana, ya?" gumam Arya pada dirinya sendiri.

Saat asik dengan pemikirannya sendiri, suara pintu di ketuk terdengar dari luar.

"Masuk!" jawab Arya.

Tampaklah seorang wanita yang sedari tadi mengganggu pikiran Arya memasuki ruangannya.

"Selamat pagi, Pak," sapa Nana tersenyum hangat kepada Arya.

"Hem," jawab Arya. Dia menyibukkan diri dengan ponsel yang ada ditangannya. Arya jadi salah tingkah sendiri, padahal di depannya banyak file yang menumpuk hadiah dari Gilang.

"Maaf, Pak, ini file kemaren yang Bapak minta saya untuk perbaiki," ucap Nana meletakkan file nya di meja Arya.

Arya hanya mengangguk menjawab mengiyakan perkataan Nana.

"Kalau begitu saya permisi, Pak," ucap Nana pamit kepada Arya.

"Tunggu!" suara tegas Arya menghentikan langkah Nana.

Nana berbalik menghadap Arya. "Ya Pak?" ucap Nana.

"Mulai sekarang kamu pacar saya. Tidak ada penolakan!" ucap Arya tegas tak terbantahkan.

Nana melebarkan matanya, mulutnya menganga mendengar perkataan Arya.

"Pak, saya masih hidupkan Pak?" tanya Nana linglung kepada Arya.

"Ck, ini sungguhan. Mulai sekarang kamu jadi pacar saya," ucap Arya memperjelas.

Senyum merekah timbul di bibir mungil Nana. "Wah, meskipun tidak dengan romantis dan sedikit paksaan, saya menerima Bapak jadi pacar saya," ucap Nana girang bertepuk tangan seperti anak kecil.

Nana berlari kecil mendekati Arya. "Cup, terimakasih Pak," ucap Nana tiba-tiba mencium pipi Arya. Setelah itu dia berlari keluar ruangan Arya dengan hati yang berbunga-bunga.

Sedangkan Arya, dia mematung mendapat perlakuan seperti itu. Karena ini pertama kali dia mendapat ciuman dari wanita lain selain Kakak dan Mamanya. Tangan Arya memegang pipinya uang tadi di cium oleh Nana.

"Wah, pipi gue udah nggak perjaka," ucap Arya.

"Satu misi selesai. Setelah ini gue akan puas untuk memanas-manasi Acha," ucap Arya dengan senyum mengembangnya. Pikirannya sedikit lega karena satu tugas yang sulit dia lakukan sudah dia kerjakan dengan baik.

.....

Sedangkan di luar ruangan, Nana memegang dadanya yang berlari maraton. Senyum tidak luntur dari wajahnya. Hatinya sangat berbunga-bunga. Nana mengambil kalender kecil di meja kerjanya dan melingkari tanggal hari ini dengan bentuk love.

"Hari ini Nana resmi jadi pacarnya Arya," gumam Nana menulis apa yang dia ucapkan di sebelah angka enam tersebut.

Karena asik dengan pikiran dan hatinya yang berbunga, Nana tidak menyadari bahwa sudah ada seseorang yang berdiri di depan meja kerjanya.

"Kamu kenapa, Nana?" ucap Gilang yang sedari tadi memperhatikan Nana.

"Eh, Pak Gilang," jawab Nana dengan senyum mengembangnya.

"Kamu kenapa senyum-senyum seperti itu? Kamu waras kan?" tanya Gilang memastikan kewarasan Nana.

"Saya sangat waras, Pak. Bahkan saya tidak pernah sewaras ini sebelumnya," jawab Nana semangat.

"Wah, apakah saya melewatkan sesuatu?" tanya Gilang.

Nana mengangguk. "Bapak tahu, lima belas menit yang lalu saya resmi menjadi pacarnya Arya Khalifano Bumi," ucap Nana dengan percaya dirinya.

Gilang melebarkan mata terkejut mendengar perkataan Nana. Rahangnya hampir terjatuh dari wajahnya.

"Mulutnya biasa saja, Pak," ucap Nana melihat mulut Gilang yang hampir jatuh.

Gilang tersadar dan langsung menutup rapat mulutnya. "Wah, perjuangan kamu tidak sia-sia ternyata," ucap Gilang ikut senang kepada Nana. Gue nggak nyangka ternyata Lo gerak secepat ini, Ar. Ucap Gilang dalam hati. Dia senang Arya menerima sarannya.

Nana mengangguk. "Hari ini benar-benar hari terbaik dalam hidup saya, Pak," ucap Nana membayangkan bagaimana tadi Arya meminta, bukan lebih tepatnya menyuruhnya untuk menjadi pacar. Walaupun tidak romantis, tapi Nana bahagia. Sangat bahagia.

"Saya ikut senang mendengarnya, Na. Saya ucapkan selamat buat kamu," ucap Arya.

"Terimakasih, Pak," jawab Nana.

"Kalau begitu saya mau keruangan Arya dulu," ucap Gilang pamit.

"Silahkan, Pak," ucap Nana mengizinkan Gilang pergi.

.....

"Wah, ternyata Lo gerak cepat ya, Ar," ucap Gilang ketika memasuki ruangan Arya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Ck, gue cuma nurutin apa yang Lo bilang," jawab Arya berdecak kesal.

Senyum lebar terbit di bibir Gilang. "Setidaknya saat ini Lo nggak jomblo lagi. Oiya, Lo kan nggak pernah nembak cewek, terus tadi gimana cara Lo nembak Nana?" tanya Gilang penasaran.

"Pengen tau aja apa pengen tau banget, Lo?" tanya Gilang.

"Ck, ayolah Ar. Gue pengen tau banget," ucap Gilang.

"Gini,,," Arya menceritakan bagaimana tadi dia meminta Nana untuk menjadi pacarnya.

Tawa Gilang pecah mendengar penjelasan Arya. "Hahaha, itu namanya pemaksaan, anjir," ucap Gilang dengan tawa setia menghiasi wajahnya.

"Ya sudahlah, dia juga mau aja gue paksa," jawab Arya.

"Ya jelaslah mau, orang dia cinta banget sama Lo," jawab Gilang. "Tapi gue seneng Ar, setidaknya Lo punya pengalaman buat nembak cewek," lanut Gilang.

Arya yang kesal karena ditertawakan melempar kotak tisu yang ada di depannya. "Sialan," ucap Arya.

......................

Terimakasih selalu setia mengikuti cerita receh yang author tulis.

Tunjukan sayang kalian dengan like, vote dan komentarnya yaa. Agar author lebih semangat lagi.

Jangan lupa follow akun Instagram author juga yaa @yus_kiz

Jangan lupa baca karya ku yang lain, ya "Derajat Rumah Tanggaku" Author sayang kalian 🌹🌹😘

1
cegil jeno pacar jaehyun
tiba2 kepikiran... harusnya mati tenang gasi? kan nana dah mati😭
cegil jeno pacar jaehyun
emm.. ada yg baca ulang juga ga?
djerrih leni
kereenn Arya, memilih Nana wanita yang bener2 tulus memberikan cintanya, bersama2 melalui apapun yg terjadi kedepannya semoga Arya tdk plinplan lg... Arya jgn buat Nana sedih terus... Thor thanks cerita bagus.. ikutan nangis pas bacanya 🤭
Safa Almira
next
Jaya Purba
Luar biasa
Ayu Asn
Lumayan
Ayu Asn
Luar biasa
djerrih leni
author.... sedih banget endingnya, nangis ini sambil. bacanya ikut masuk ke dalam ceritanya merasakan apa yg di rasakan Nana, perjuangan, pengorbanan, ketulusan cintanya yg berakhir di sia2kan oleh orang yg di cintainya dan memberikan penyesalan yg amat sangat ini utk orang2 yg menyia-nyiakan Nana... author thanks banyak hikmah yg bisa di ambil dr cerita ini, bisa jd pelajaran utk kehidupan yg realita
djerrih leni
author keren banget cerita novelnya mengajarkan arti cinta, perjuangan, pengorbanan, ketulusan dan rasa penyesalan.... beneran hanyut dlm ceritanya, sampai ikut nangis, seakan ikut merasakan kesedihan yg di rasakan Nana, meninggalkan rasa penyesalan yg dlm buat semuanya, karena tdk ada yg mau berpihak sama Nana, Bumi dan Arya orang yg di harapkan Nana utk mampu memberikan perlindungan tapi mau mendengarkannya....
Alex Saja
hakan lbok ku sia Arya...
Nona QueenRa
sedih bangettt! kasian banget Nana berkorban dengan memberikan jantungnya😭 ada lagi gak guys cerita sedih kayak novel ini? yang sad ending? recommended dong ke aku
Srianni Ritonga
yaaa...sad ending
Yani Agustin
suami nyebelin masa kayak gitu sama istrinya😡
Yushfi 853
Luar biasa
Puspita Arum Sari
yg nulis cerita ini jahat banget, udah buat aku kehilangan bnyk tisyu tisyu ku,, 😭😭😭
Puspita Arum Sari
mengandung bawang banget, aku butuh tisyu
Puspita Arum Sari
😭😭😭
Puspita Arum Sari
otw KUA
Furi Wijayanti Wijayanti
andai kan sebenarnya nana TDK pergi ni hanya rencana Nana dan dokternya,,,Nana pergi keluar negeri ,,,ya sad ending
Nur Halimah
karya yang luar biasa aku sukaaaaaaa the best lah pokoknya nya 😍😍😍😍sampai nangis sesegukan gara" novel ini😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!