NovelToon NovelToon
Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

PERINGATAN!! HANYA UNTUK DEWASA.

Mina terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya berbaring di atas ranjang empuk dan lembut, perlahan Mina pun menyadari jika dirinya telah menjalani transmigrasi seutuhnya pada tubuh seorang wanita yang menjadi ibu tiri jahat.

Mina yang memiliki hati selembut Hello Kitty mana berani melakukan kekerasan pada anak kecil, apalagi pada anak lucu yang menjadi anak tirinya, Mina pun mengambil keputusan jika dirinya akan menjadi ibu tiri yang baik untuk mengambil hati anak tirinya, nyatanya bukan hanya anak tirinya yang terpikat. Bahkan suami dari pemilik tubuh ini malah terpikat padanya, Mina yang maniak pria tampan jadi bingung dengan posisinya saat ini.

Apa yang harus Mina lakukan? Tanpa sadar suaminya telah terpikat pada Mina, padahal tujuan Mina hanyalah mengambil hati anak tirinya bukan suaminya itu? Ikuti kisah selanjutnya, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Mula Transmigrasi

Mina mengerjabkan matanya berkali-kali. Sentuhan di bawah punggungnya terasa sangat asing. Alih-alih merasakan per atau paku-paku kecil yang menusuk-nusuk dari kasur buluk kehitamannya di kosan yang sempit, dia justru merasa seperti mengapung di atas awan.

​"Bentar... kok empuk banget?" gumam Mina, suaranya parau khas orang baru bangun tidur.

​Mina meraba permukaan di bawahnya. Kain satin halus, tebal, dan wangi semerbak lavender. Mina langsung terduduk tegak, matanya membelalak menatap sekeliling. Kamar ini luasnya mungkin setara dengan satu lantai rumah kosannya. Ada lampu gantung kristal yang berkilau mewah, gorden beludru menjuntai tinggi, dan furnitur kayu ukiran bergaya klasik Eropa abad pertengahan.

​"Gue di mana? Pingsan terus dibawa ke rumah sakit? Tapi mana ada rumah sakit sekaya ini? Apa gue diculik om-om?!" Mina panik, meraba leher dan tubuhnya sendiri.

​Mina mencoba mengingat-ingat kejadian semalam. Kemarin itu malam Minggu. Kafe tempatnya bekerja ramai luar biasa, membuat kakinya serasa mau copot karena harus bolak-balik mengantar pesanan pelanggan yang seperti tidak ada habisnya. Ya, dia sempat mengeluh dalam hati, dan berpikir jika pelanggan seolah mempermainkannya karena dia harus bolak-balik sejak tadi tanpa istirahat, Mina juga sempat ingin berhenti kerja, tapi sadar diri karena dia butuh uang. Begitu sampai kosan jam 12 lewat, Mina langsung ambruk. Namun, jiwa maniak komik-nya bergejolak saat ingat webtoon favoritnya baru saja memperbarui bab. Mina bela-bela membuka aplikasi hijau di ponselnya, membaca sambil rebahan, lalu... sepertinya dia ketiduran karena kelelahan ekstrem.

​"Masa iya gue..." Mina menggantung kalimatnya.

​Dia buru-buru turun dari ranjang. Kakinya menyentuh karpet bulu yang luar biasa lembut. Di sudut kamar, terdapat sebuah cermin besar setinggi manusia dengan bingkai emas yang megah. Mina melangkah mendekat, dan begitu pandangannya lurus ke arah cermin, jantungnya serasa berhenti berdetak.

​"Hah? Ini... siapa?" Mina menganga, tangannya gemetar menyentuh pipinya sendiri di cermin.

​Bayangan di cermin sama sekali bukan Mina yang asli. Mina yang asli adalah gadis kuliahan berambut kusam, bermata panda, dengan tubuh kurus kerempeng karena keseringan menahan lapar demi menghemat uang bulanan. Tapi wanita di cermin ini... luar biasa menakjubkan. Kulitnya seputih susu, rambutnya bergelombang sewarna karamel yang berkilau sehat, matanya bulat besar dengan bulu mata lentik, dan lekuk tubuhnya... sangat proporsional dan menggoda. Bahkan dengan gaun tidur tipis pun, wanita ini terlihat seperti dewi.

​"Gila, ini mah kalau lewat di depan cowok, bisa langsung pada sujud! Tapi masalahnya... INI BUKAN GUE!" Mina berteriak histeris, menjambak rambut karamelnya frustrasi.

"Tuhan! Gue beneran masuk komik?! Jangan bercanda dong! Gue belum hapus riwayat pencarian di Google Chrome gue!" paniknya

Bagaimana jika dia memang transmigrasi dan tubuhnya sudah mati di sana? Polisi akan olah TKP kan? Dan tentunya mengobrak abrik seluruh isi kosan, kemudian membuka ponselnya untuk mencari tau penyebab kematiannya, jika mereka melihat daftar pencarian di Google nya sudah pasti mayat Mina tidak punya muka, pasti tersebar berita mengenai dirinya yang diam-diam membuka web ilegal dan bacaan vulgar. Mina tidak sanggup memikirkannya, Mina pun berteriak histeris memikirkan itu.

​Tepat setelah teriakan Mina menggema, suhu di dalam kamar mendadak turun drastis. Angin dingin berembus entah dari mana, membuat bulu kuduk Mina berdiri. Di hadapannya, perlahan muncul sebuah cahaya berpendar keperakan, membentuk siluet seorang wanita. ​Mina melangkah mundur ketakutan hingga punggungnya menabrak tiang ranjang.

"S-setan ya? Pergi lu! Gue gak punya duit buat bayar sewa rumah hantu!" usir nya tidak jelas.

Sejujurnya Mina lebih takut polisi membuka ponselnya daripada sosok hantu di depannya, Mina tidak takut hantu!.

​Siluet itu mengeras, membentuk wujud hologram yang sangat mirip dengan tubuh baru Mina, namun dengan gaun yang berbeda. Wanita hologram itu menatap Mina dengan tatapan yang sangat dingin dan sinis, seolah-olah Mina hanyalah seonggok kotoran yang tidak sengaja terinjak.

​"Berisik sekali," ucap wanita hologram itu, suaranya bergema aneh di kepala Mina.

​"L-lo siapa? Kenapa muka kita sama? Eh, maksudnya kenapa muka lo sama kayak tubuh yang gue pake?" tanya Mina terbata-bata, berusaha mengumpulkan keberaniannya.

​Wanita hologram itu bersedekap, mendengus meremehkan. "Aku adalah pemilik asli tubuh ini. Alicia. Jiwaku sudah lelah dan aku memilih pergi. Sekarang, tubuh ini milikmu."

​"Hah?! Main tinggalin aja! Gak bisa gitu dong, balikin gue ke kosan gue! Gue belum bayar WiFi bulan ini!" protes Mina dengan sifat sembrono nya yang mulai keluar.

​"Gunakan tubuh ini sebaik mungkin. Terserah kau mau berbuat apa untuk ke depannya. Entah kau ingin menghancurkan tempat ini, atau merangkak memohon ampun, aku tidak peduli lagi." ucap Alicia tidak memperdulikan protes Mina.

​"Woi, tunggu dulu! Minimal kasih tahu ini cerita apa, nama karakternya siapa aja! Jangan kasih tubuh kosongan begini, minimal kasih buku panduan dong!" teriak Mina frustrasi.

​Namun, wanita hologram itu perlahan memudar. Sebelum benar-benar menghilang, dia memberikan senyuman sinis yang membuat dada Mina mendadak terasa sesak dan berat. Kepala Mina berdenyut hebat seiring dengan hilangnya sisa-sisa cahaya keperakan itu. pandangannya mengabur, dan sedetik kemudian, Mina kembali pingsan dan ambruk ke lantai karpet.

​"Nyonya? Nyonya Alicia, Anda sudah bangun?"

​Sebuah suara lembut namun terdengar cemas membangunkan Mina untuk kedua kalinya. Mina mengerang, memegangi kepalanya yang masih terasa agak pening. Dia mendapati dirinya sudah kembali berbaring di atas ranjang mewah, dan di sampingnya berdiri seorang wanita paruh baya berpakaian pelayan hitam-putih khas abad pertengahan.

​"Aduh, kepala gue..." Mina meringis, lalu teringat sesuatu. Dia menatap pelayan itu dengan mata membelalak.

"Eh? Nyonya? Tadi kamu panggil saya apa?" tanyanya mencoba menjelaskan pendengaran nya.

​Pelayan itu tampak agak terkejut, namun segera menunduk hormat. "Nyonya Alicia. Apakah Anda merasa kurang sehat? Perlu saya panggilkan tabib istana?"

​Mina terdiam. Pikirannya berputar cepat. Alicia? Berarti yang tadi malam itu bukan mimpi! Mina beneran transmigrasi jadi Alicia! Tapi bentar... Nyonya? Berarti Alicia udah nikah?!

​"Tunggu, tunggu," Mina mengangkat tangannya, mencoba bersikap agak formal walau jiwanya yang asyik tetap meronta.

"Saya... agak sedikit bingung setelah bangun tidur. Tolong ingatkan saya, siapa suami saya?" tanya Mina tenang

​Pelayan itu memandang Mina dengan tatapan aneh, seolah-olah Mina baru saja menanyakan pertanyaan paling bodoh sedunia.

"Suami Anda adalah Grand Duke Killian, Nyonya."

​Deg.

​Jantung Mina serasa copot. Nama itu... tidak asing. Killian? Grand Duke? Aplikasi hijau? Komik?

"Oh, tidak. Jangan bilang gue masuk ke dalam webtoon 'The Ice Duke's Regret' yang baru gue baca semalem?!" batinnya berteriak histeris.

​Mina mengingat alurnya dengan baik. Alicia adalah karakter ibu tiri yang kejam! Dia menikahi Grand Duke Killian yang berstatus duda beranak satu demi kekuasaan dan harta. Di dalam cerita asli, Alicia sangat membenci anak tirinya yang bernama Gino, selalu menyiksanya secara psikologis, hingga akhirnya Grand Duke Killian mengetahuinya, mengeksekusi Alicia dengan kejam, dan hidup bahagia dengan tokoh utama wanita yang asli.

​"Mampus gue..." gumam Mina spontan, wajahnya memucat.

​"Nyonya? Ada apa?" tanya pelayan itu cemas.

​"Nggak, nggak apa-apa," Mina mencoba tersenyum, meski senyumnya terlihat seperti orang yang sedang menahan buang air besar.

"Nama kamu siapa?" tanya Mina tenang.

​"Saya Sarah, pelayan pribadi Anda, Nyonya."

​"Oke, Sarah. Tolong tinggalkan saya sebentar, saya mau... merenungi nasib, eh, maksudnya menenangkan diri."

​Setelah Sarah keluar dengan membungkuk hormat, Mina langsung bangkit dan mondar-mandir di kamar. Rasa takut langsung berkecamuk di dalam dadanya. Jiwa aslinya adalah seorang gadis ceria, penyayang, dan tidak tegaan. Tapi statusnya sekarang adalah seorang ibu tiri yang menurut alur cerita asli seharusnya bertingkah jahat dan licik.

​"Gila aja gue harus nyiksa anak kecil! Gue denger tangisan bocah di kafe aja langsung pengen meluk dan kasih permen, masa sekarang gue harus jadi monster?" Mina berbicara pada dirinya sendiri, frustrasi.

"Tapi kalau gue gak ngikutin sifat asli Alicia yang dingin dan angkuh, orang-orang bakal curiga gak ya? Jangan-jangan gue dituduh kerasukan penyihir terus dibakar hidup-hidup?!" paniknya heboh.

​Mina memegangi kepalanya yang pusing. Di satu sisi, dia takut mati karena mengubah alur secara drastis. Di sisi lain, moralitasnya sebagai manusia modern menolak keras untuk berbuat jahat, terutama pada anak kecil yang tidak berdosa.

"​Terserah kau mau berbuat apa untuk ke depannya."

​Kata-kata Alicia semalam tiba-tiba terngiang kembali di telinganya. Mina menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Dia menatap kembali bayangan dirinya di cermin, melayangkan senyum manis yang tampak sangat ceria, sangat kontras dengan citra Alicia yang biasanya ketus.

​"Bodo amat deh! Jiwa gue yang punya kendali sekarang," tekad Mina bulat.

"Gue gak bakal jadi ibu tiri jahat. Gue bakal jadi ibu tiri paling asyik sedunia! Yang penting gue baik-baikin itu bocah sama bapaknya, biar kalau nanti cerai, gue dapet pesangon banyak terus bisa hidup santai kaya raya!"

​Mina tersenyum puas dengan rencana briliannya. Langkah pertamanya adalah menemui sang anak tiri, Gino. Dia harus segera memperbaiki hubungan sebelum terlambat.

​Mina membuka pintu kamar dengan penuh semangat, siap menghadapi kehidupan barunya sebagai ibu tiri di dunia barunya yang penuh kemewahan ini.

1
Musicart Channel
arsenio tak pelik ke Gino panggil Alicia 'kak mina'
It's me Ri🥕: Entahlah 🤭 Selamat membaca 😍
total 1 replies
Nadira ST
tinggal kabur ngilang ngapain bertengkar nguras tenaga emosi,dengar bertengkar tidak bisa mencari solusi kalau keadaanya memanas
Dewiendahsetiowati
Mina bikin ngakak
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Terimakasih sih sudah mampir dan semoga suka yaa😍
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕☕
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪
Nadira ST
ntar Arsen cemburu Lo min
Potatoes 🥔
Semangat ya kak, suka banget 😍
Potatoes 🥔
Bagus kan
Nadira ST
bertahanlah mina punya suami kaya plus tampan🤣🤣🤣🤣
Nadira ST
udah bagus thor ceritanya gak bertele2💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Mila
ceritanya bagus,seru
semngat update lagi ya kak
It's me Ri🥕: Aaaa..... Makasih sudah mampir yaa... Senang banget di komen begini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!