NovelToon NovelToon
Sincerely Love Nayla

Sincerely Love Nayla

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Abil Rahma

Menikah dengan seseorang yang di cintai dan mencintai adalah impian setiap orang. Tetapi bagaimana jika pernikahan yang kita inginkan harus berakhir sebelum terlaksana. Karena suatu kejadian yang tidak di inginkan mempelai wanita harus kabur saat hari H pernikahan mereka. Dan seorang gadis sahabat dari sang adik siap menggantikan mempelai wanitanya, meski tanpa cinta. Ia melakukan itu sebab tidak ingin jika keluarga calon pengantin lelaki harus menanggung malu.

Dan apa jadinya jika harus menikah dengan orang yang di anggap sebagai adik sendiri? Dari sinilah awal mula kehidupan rumit Farhan Bayu Pradana dan Nayla Anindya Aditama. Mereka harus menjalani kehidupan rumah tangga tanpa adanya cinta.


Apakah mereka akan mencintai satu sama lain, atau sebaliknya rumah tangga mereka akan kandas di tengah jalan karena tiada cinta diatara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Mau Menikah Tanpa Pacaran

"Aku akan belajar mencintai kamu Nayla," gumamnya, masih lekat memandang wajah ayu sang istri, telunjuknya menyentuh bibir merah jambu itu, lalu

Cup

Ia mendaratkan kecupan kilas di bibir tersebut, ternyata kecupan kilasnya membuat sang empu menggeliat, buru-buru Farhan menjauh dari wajah Nayla, ia takut jika Nayla menyadarinya.

Perlahan Nayla membuka mata, ia melihat ke arah Farhan yang berdiri di ambang pintu, ia tadi benar-benar merasakan ada yang mencium bibirnya, tanpa sadar dia memegangi bibirnya.

"Tadi seperti ada yang menciumku, apa mungkin Mas Farhan?" Batinnya.

Farhan jadi salah tingkah sendiri, takut-takut Nayla mengetahu jika ia sempat mengecup bibirnya. Tapi ia bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

"Baru aja mau aku bangunin udah bangun duluan," ucap Farhan, ia sengaja berbohong, "Ayo pulang ini sudah sore," ajak Farhan.

"Berarti aku cuma mimpi, ada-ada aja sich mimpinya," gumam Nayla dalam hati.

"Kok malah melamun?" ucap Farhan karena Nayla justru melanjutkan lamunannya.

Nayla tersadar dari lamunannya, "Iya Mas," jawabnya, lalu mengambil buku yang terletak di sebelahnya. Beranjak dari duduknya, lalu menghampiri Farhan.

"Buku apa yang kamu baca?" tanya Farhan, pura-pura tidak tahu.

"Em ... ini buku pelajaran," jawab Nayla sedikit gugup, ia malu jika Farhan mengetahui apa yang di bacanya, nyatanya Farhan sudah melihat buku itu, ia sengaja menguji Nayla.

"Coba lihat." Tangannya terulur meminta buku tersebut.

"Buat apa? Enggak usah aja deh," Nayla menyembunyikan buku tersebut di belakang tubuhnya.

"Semakin kamu melarang, aku jadi penasaran Nay, pasti bukan buku pelajaran, kan?" tanya Farhan, ia menaikkan satu alisnya.

Dengan ragu Nayla menyerahkan buku yang ada di tangannya pada Farhan, ia menundukan kepala, malu.

Farhan menerima buku itu, lalu ia tersenyum, "Pelajari dengan baik isi bukunya." Ia mengacak puncak rambut Nayla.

Gadis itu terkejut, lalu ia mendongakkan kepala menatap Farhan yang tersenyum manis ke arahnya. Membalas senyuman itu dengan canggung.

"Aku seneng kamu baca buku itu, tapi jangan cuma di baca di praktekin juga ya," tutur Farhan, "Ayo kita pulang sekarang," tambahnya tanpa menunggu jawaban Nayla. Lalu ia mengembalikan buku itu pada Nayla, gadis itu pun menerimanya.

Farhan mengambil tas kerjanya, begitu pun Nayla, ia mengambil tasnya dan memasukkan buku tersebut ke dalam tas. Ia tadi meninjam buku tersebut dari teman kampusnya. Saat tahu apa yang di baca oleh temannya, ia pun meminjam buku tersebut, karena belum sempat membaca jadi, ia bawa pulang.

"Kita satu mobil aja, biar mobilmu di bawa pulang sama Dika, tadi aku sudah menyuruhnya," ucap Farhan lalu ia meraih tangan Nayla. Gadis itu pun tidak menolaknya, ia menerima uluran tangan Farhan dengan senang hati.

Farhan kembali menggandeng tangan istrinya saat keluar dari ruangannya. Entah ia sengaja bersandiwara di depan para karyawannya supaya terlihat bahagia, atau memang melakukan itu karena keinginan dari dalam hatinya, entahlah.

Bahkan setelah sampai di parkiran, ia membukakan pintu mobil untuk Nayla. Nayla tersipu malu dengan perlakuan Farhan, pasalnya ia tidak pernah di perlakukan manis seperti itu oleh orang lain sebelumnya. Orang lain? Ah iya sekarang bahkan Farhan bukan orang lain, dia adalah suaminya.

"Makasih Mas," ucap Nayla, wajahnya sudah memerah bagaikan tomat yang membusuk.

Farhan melihat jelas perubahan pada wajah sang istri, bahkan hanya di bukakan pintu mobil saja ia sudah terlihat malu-malu, bagaimana jika ia mengetahui tadi Farhan sempat menciumnya? Mungkin gadis itu akan pingsan.

Farhan menyusul Nayla masuk ke dalam mobil, ia menutup pintu mobil lalu melajukan mobil tersebut dengan kecepatan sedang.

"Kamu pernah punya pacar sebelumnya?" tanya Farhan, beberapa saat setelah melajukan kereta besinya.

Nayla menggeleng, "Enggak pernah Mas," jawabnya singkat.

"Pernah suka sama seseorang? Maksudku mencintai seorang laki-laki?" Farhan kembali bertanya, ia penasaran dengan kehidupan Nayla yang belum ia ketahui.

Nayla kembali menggeleng, "Enggak juga," jawabnya.

"Benarkah? Di jaman sekarang ini jarang sekali ada yang seperti kamu, aku rasa seribu satu mungkin," pandangannya tetap fokus ke arah jalan, "Kalau yang menyukaimu?" kembali bertanya.

"Mungkin ada, tapi enggak tahu juga sih Mas,"

Farhan mengangguk, "Kenapa tidak mau pacaran?" lagi-lagi ia bertanya.

Nayla berfikir sejenak, "Karena aku mau menikah tanpa harus pacaran, biasanya yang pacaran sampai bertahun-tahun saja mereka tidak jadi menikah, bahkan ada yang setelah menikah mereka bercerai, dan aku enggak ingin itu terjadi, enggak mau merasakan patah hati juga," kali ini Nayla menjawab panjang lebar.

"Dan Tuhan mengabulkan doa kamu sekarang," Farhan menoleh sebentar kearah Nayla, ia tersenyum pada istrinya itu. Tentunya senyuman Farhan di balas oleh Nayla.

Waktu berlalu, mereka pun sampai di halaman rumah. Selama perjalanan keduanya terlihat asyik mengobrol, bahkan tanpa terasa mereka sudah sampai di halaman rumah.

Keduanya turun dari mobil, lalu masuk ke dalam rumah, menaiki anak tangga menuju kamarnya. Nayla meletakkan tas di tempatnya, begitu pun dengan Farhan.

"Mas Farhan, mau langsung mandi apa mau istirahat dulu?" tanya Nayla.

"Langsung mandi aja, badanku gerah banget," jawabnya, lalu ia melepas jas yang ia kenakan. Nayla mengambil jas yang akan di letakkan Farhan di atas ranjang, lalu ia membawa jas tersebut dan menyimpannya bersama pakaian kotor yang lain.

Menyiapkan air hangat untuk sang suami, karena ini sudah terlalu sore, akan masuk angin jika mandi dengan air dingin. Keluar kamar mandi setelah selesai menyiapkan air hangat untuk Farhan. mengambil pakaian ganti untuk sang suami.

"Udah aku siapin air hangat, ini baju gantinya." Nayla meletakkan pakaian ganti untuk Farhan di atas ranjang, "Aku mau masak untuk makan malam, semoga kali ini enak enggak seperti tadi pagi," tambahnya tersenyum ke arah sang suami, lalu ia melangkah keluar dari dalam kamar.

Farhan pun membalas senyuman Nayla, "Makasih ya Nay," ucapnya, lalu ia masuk ke dalam kamar mandi.

Sedangkan Nayla keluar kamar menuju dapur, ia akan membuat makan malam untuk mereka, ia berusaha menjadi istri yang baik meski cinta belum hadir diantara keduanya. Meski begitu Nayla bahagia melakukan semua tugas-tugasnya.

Nayla sampai di dapur, ia melihat pembantunya sedang berada di sana juga, sepertinya sedang mempersiapkan makanan untuk makan malam.

"Bik, biar aku aja yang masak ya, Bibik bisa melakukan pekerjaan yang lain, kalau enggak Bibik bisa istirahat aja," pinta Nayla, ia ingin masak sendiri tanpa bantuan pembantunya.

"Baik Non, Bibik permisi," ucap pembantunya, lalu ia melangkah meninggalkan dapur.

Nayla berfikir mau masak apa untuk makan malam, setelah menemukan ide ia pun mulai mempersiapkan bahan-bahan yang di butuhkan.

Bersambung.....

1
Febby fadila
Alhamdulillah selamat ya buat Farhan dan nayla semoga amanah dlm menjalani peran sebagai orang tua 👍👍🥰🥰
Febby fadila
extra sabar ya mas bumil lagi ngambek
Febby fadila
siapa lagi ini
Febby fadila
itulah klw hati sellu diselimuti dengan iri dan dengki pada orang lain, jadi ujungx menyesal pun percuma, Rita rita sabar aja tungguh hukumanmu sampai selesai
Febby fadila
tenyata sikap seseorang tidak tergantung dengan selama apa kita saling mengenal dan selama apa kita saling percaya klw rasa iri dan obsesi menguasai hati bakalan goyah dan tidak memikirkan nasib kedepannya gimana
Febby fadila
terus waspada Farhan jangan lengah apa lagi menyangkut tentang Nayla istrimu
Febby fadila
hmmm Farhan cek semua berkas dong jangan sampai si Rita mencuri berkas penting
Febby fadila
hmmm sekarang tugas kamu Farhan harus jaga ketat istrimu jangan sampai si Rita itu berniat untuk mencelakai istrimu
Febby fadila
pelakor sdah mau beraksi rupanya betul kata Icha klw Rita itu wanita nggak baik
Febby fadila
Nayla kamu kok sampai segitux, posesif banget apalagi dengar cerita mamanya tambah pikiran
Febby fadila
semoga aja Farhan nggak kejebak atau apalah yg bisa buat rumah tangganya retak
Febby fadila
sabar ya Dika, bos kamu itu nggak bakalan macam² sama kamu selagi pawangx ada disamping 🤣🤣🤣
Febby fadila
aku yakin pasti si Farhan bakalan suru Dika pakai parfum yg Nayla nggak suka cium 🤣🤣🤣
Febby fadila
bagus sekali ngidam nya Nayla 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
alhamdllah semoga sellu bahagia, tp masih penasaran sama siapa yg mau menghancurkan Farhan 🤔🤔
Febby fadila
alhamdllah selamat ya nay semoga sellu sehat sampai lahiran nanti
Febby fadila
semoga sdah ada mengisi rahimnya Nayla biar nggak sedih terus ya
Febby fadila
sabar ya mas istrimu mau kasih kejutan klw dia mau hijrah
Febby fadila
semoga hijrah nya bermafaatnya nay
Febby fadila
semoga aja bukan Dika ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!