Ini adalah kisah seorang pengusaha sukses yang bernama Aryan Bram Wijaya, yang menyamar sebagai pelayan Restoran untuk mengejar cinta seorang wanita cantik.
Karena ia ingin mencari wanita yang benar benar tulus mencintainya, bukan cinta dengan hartanya saja.
Sampai pada akhirnya ia bertemu dengan wanita karir yang cantik yang bernama Calista Mahendra, mereka sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama.
Wanita itu sangat mencintai Aryan tanpa memandang statusnya yang hanya sebagai pelayan.
Tapi disisi lain Louis Mahendra ayah Calista sangat tidak menyukai pelayan tersebut, dia tidak mau kalau anaknya hidup susah dengan lelaki yang tidak tepat.
Akankah cinta mereka berakhir bahagia? ikuti terus ceritanya ya.
mohon dukungannya semua.🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putry Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 15
Kediaman wijaya.
Aryan baru sampai, dia langsung memarkirkan motornya. Dan langsung masuk kedalam rumah.
Aryan langsung menaiki tangga menuju kamarnya, dia pun langsung masuk ke kamarnya dan menuju ke bathroom untuk membersihkan diri.
Sesudah membersihkan diri ia pun segera memakai setelan piama nya.
Dan langsung merebahkan diri di atas ranjang yang empuk.
"Huhh akhirnya, Calista mau menerimaku. tapi bagaimana ya kalo dia tau yang sebenarnya, huhh ayolah berpikir Aryan". Gumam Aryan sambil mengetuk ngetuk keningnya sendiri.
Ponsel nya pun berdering,tanda notifikasi chat wa. Aryan langsung meraih ponselnya yang berada di meja dekat ranjang. Dia pun membuka chat yang baru saja masuk.
"Selamat tidur pangeranku, semoga mimpi indah😘". Isi chat dari Calista untuk Aryan.
"Ahhh dia lucu sekali,bahkan dia yang chat duluan, harusnya kan aku". Gumam Aryan sambil senyum senyum membaca chat dari Calista.
"Iya bidadari ku, kau juga harus mimpi indah ya, jangan tidur terlalu malam tidak baik untuk kesehatan mu". Balas Aryan
"Iya Aryan, ya sudah aku tidur dulu yah, good night😘". Balas Calista lagi.
"Oke Calista.😘".
mereka pun mengakhiri chat nya dan bergegas untuk tidur.
********
Malam yang gelap pun sudah terlewat, sekarang mentari mulai muncul dari ufuk timur. Bertanda semua orang harus bangun dari mimpi indah nya dan melakukan aktivitas masing masing.
Di kediaman jenita.
Jenita sudah bersiap untuk berangkat kerja, dia juga sudah selesai sarapan.
ketika mau beranjak keluar rumah, Jenita di hentikan oleh adiknya Ririn.
"Kak Jenita, aku mau bekerja boleh ya".
"Ririn, kamu fokus saja pada kuliahmu. biar kakak saja yang bekerja". Ucap Jenita menghampiri Ririn
"Tapi kak, aku tidak tega kalo harus melihat kakak yang banting tulang sendiri untuk aku dan ibu, aku mohon kak boleh ya, aku bisa bekerja setelah pulang kuliah kak".
"Tapi Rin, kamu pasti akan lelah jika kuliah sambil kerja, sudahlah biar kakak saja".
"tidak apa apa kak, aku bisa kok kakak tenang saja, ayo lah kak plissss". Ririn terus memohon kepada Jenita dengan memasang muka melas.
Jenita pun tidak tega melihat adiknya yang terus memohon seperti itu.
"Iya sudah nanti kakak, akan carikan pekerjaan, siapa tau di mall tempat kakak bekerja ada lowongan".
"Oke kak makasih ya".
"Iya rin, yaudah kakak berangkat dulu yah. motornya kamu yang pake aja, kakak naik angkot". Jenita pun beranjak pergi dan menuju jalan raya untuk mencari angkot.
******
Di restoran.
Terlihat semua karyawan sedang sibuk beberes menata restoran (opening).
Begitu juga jery yang sedang sibuk mengelap meja. Tiba tiba Aryan dan Thomas datang menghampiri Jery.
Aryan langsung memukul bahu jery dengan pukulan yang tidak terlalu keras. "Kamu ya Jer, bikin malu saya saja. Motor kok sampai ke habisan bensin gitu, kemarin kan saya jarang pinjam motor kamu, kamu tuh bikin dating romantis ku jadi gagal". Ucap Aryan dengan kesal.
Jery pun hanya cengar cengir dan garuk garuk kepala. "Hehehe maaf tuan saya lupa isi bensin, tapi tetap jadi kan untuk mengutarakan perasaan tuan kepada nona Calista".
"Ya jadi sih, dan dia juga menerimaku".
"Ahhh tapi kenapa sampai sekarang, aku belum mendapatkan jodoh, setiap aku dekati wanita pasti malah menjauh gara gara motor bututku, tapi kok tuan yang pake bisa dapat wanita secantik Calista". Ucap Jery dengan kesal karena merasa dunia tidak adil padanya.😂😂
Thomas pun tertawa terbahak bahak mendengar curahan jery. " Hahahah makanya Jer ganti lah motor bututmu dengan motor yang lebih keren, hhahaha".
"Tuan jangan ngledek saya ya, tuan yang penampilannya keren dan kendaraannya mobil juga masih belum punya pasangan kan hahahaha". Sindir Jery kepada thomas dengan tawa yang sangat puas.
"Ahh apaan sih kamu Jer, sudah kerja kerja jangan bercanda teruss". Ucap Thomas kesal.
Aryan pun hanya geleng geleng kepala melihat mereka yang konyol itu.
Aryan pun beranjak menuju ke ruangannya, di ikuti dengan thomas.
"Hahaha sepertinya tuan Thomas marah, biarlah sama sama jomblo kok saling menghina hahaha". Gumam Jery dalam hati.