Kejadian yang dialami seila saat ini sangat berbeda dengan apa yang dialami dengan orang lain pada umunya, akan tetapi sejak munculnya hantu aneh di kampus bahkan bukan cuma seila saja yang melihatnya akan tetapi dani juga bisa melihatnya
Dani dan para mahasiswa lainnya bahkan jadi incaran hantu itu. Mereka bukan hanya di teror sampai di situ saja bahkan ada yang lebih para.
Saat itu mereka rencana akan pergi liburan ke desa, di sana mereka berbuat sesuatu yang tidak seharusnya dia lakukan, hantu lastri akhirnya marah dan meneror seila dan temannya.
Ikuti kisah selanjutnya hanya di lastri kembang desa.
aku tunggu like dan komen kalian 😉👌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NurhamidahAshar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kampus
Pagi ini udara sangat dingin mungkin musim hujan akan tiba, angin berhembus masuk ke jendela kamar menyapa si putri tidur seila. Rasanya angin itu menusuk masuk ke seluruh tubuh nya dan membuatnya menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
Driiiinggg... driiiiing..... driiiing.... jam alarm di atas lemari rias berbunyi dengan kencangnya.
Seila langsung terbangun dari tidurnya entah kenapa dia merasa malam ini tidurnya sangat nyenyak. Seila langsung berlari ke kamar mandi lalu turun ke dapur membantu ibunya. Terlihat ibunya di dapur memotong-motong sayur. Seila menghampiri ibunya dan berniat membantunya, dia lalu membuka kulkas.
"Ibu mau masak apa sekarang?" Tanya Seila kepada ibunya.
"Ini ibu mau buat sayur sup, tumben kamu cepat bangun nak." Ucap ibunya.
"Gak tau juga nih bu, tidurku semalam terasa nyenyak." Ucap seila.
"Syukurlah kamu tidak mimpi buruk lagi, oh iya ada ikan di dalam kulkas kalau mau membantu ibu kamu bisa menggorengnya kan?" Tanya ibu.
"Iya dong bu," Cindi mendekati ibunya dan mencium pipi ibunya yang terlihat cantik dan anggun itu.
"Bu kapan sih kak Alex pulang dari jepang?" Tanya Seila pada ibunya.
"Kak Alex kayaknya gak bisa pulang bulan ini sayang." Ucap ibunya.
"Kalau kak Alex menelpon bilang yah bu Seila dan Anggi nungguin oleh-oleh."
"Iya sayang, kamu goreng ikan yah." Ucap ibunya.
"Iya bu," Seila lalu mengambil ikan dari dalam kulkas, ikan itu terlihat sudah di campuri rempah-rempah jadi langsung di goreng saja. Cindi lalu memasukkan ikan ke dalam wajan yang sudah di siapkan ibunya beserta minyak di dalamnya.
"Bu, sekarang muka kak Alex tambah putih yah tinggal di sana."
"Iya, kayaknya dia cocok tinggal di sana. Ibu dan Seila semakin asik mengobrol di dapur, tak terasa kalau semua nya sudah siap di meja makan.
"Ibu aku naik mandi dulu yah sekalian bangunin anggi." Cindi meminta izin ke ibunya lalu berlari naik ke kamar adiknya untuk membangunkan nya dari mimpi-mimpinya.
Cekrek, Pintu kamar terbuka terlihat anggi di dalam tertidur dengan memeluk boneka teddy bear.
"Anggi bangun, sudah pagi nih." Teriak seila tapi anggi malah menutup telinganya dengan boneka Teddy bear itu. Seila langsung menarik tangan adiknya lalu menggendong nya, terlihat anggi dengan terpaksa membuka matanya lalu memukul-mukul pundak seila dengan tangannya.
"Uhuhu.....kakak ceila anggi kan masih ngantuk." Kesal anggi pada kakanya.
"Iya sayang kakak tau, tapi anggi kan harus berangkat sekolah jadi harus bangun pagi dong." Nasehat seila lalu membawah adiknya ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi seila melepas gendongan adiknya dan mencuci mukanya.
"Sekarang kan anggi sudah tidak mengantuk lagi jadi waktunya mandi pagi." Seila mengambil handuk dari dalam lemari dan kembali ke kamar mandi. Seila lalu membuka pakaian adiknya dan memandikannya, untung air tidak terlalu dingin jadi anggi tidak akan menangis lagi.
Setelah memandikan adiknya dia lalu memasangkan baju seragam sekolah dan menyuruh adiknya turun sarapan.
"Sekarang kan anggi sudah mandi, pakai baju seragam, jadi anggi tunggu kakak di bawah yah kita sarapan sama-sama." Ucap Seila saat menyisir rambut adiknya dan memakaikan beda ke pipi anggi, Anggi hanya mengangguk saja.
...🦋🦋🦋...
Mereka lalu keluar dari kamar, Anggi turun ke bawah menemui ibunya di dapur. Seila masuk kembali ke kamarnya untuk siap-siap pergi kuliah. Setelah mandi dan menyiapkan beberapa dokumen untuk di kumpul seila turun ke bawah ikutan sarapan. Terlihat papanya sudah lengkap dengan seragam kerjanya dan adiknya yang terlihat cantik dengan ikatan rambut yang rapi.
"Pagi pa, ma, Anggi." Sapa seila pada mereka.
"Pagi sayang," Ucap ibu nya.
"Pagi nak, apakah semuanya sudah lengkap?" Tanya papanya dengan menunjuk tas yang di bawah seila di pundak nya.
"Iya pak," Seila lalu duduk di samping adiknya. Terlihat anggi sangat menikmati roti coklat yang di berikan ibunya.
"Bu anak kecil kok di kasih makan roti coklat terus sih, nanti giginya habis loh." Tegur seila kepada ibunya.
"Tidak masalah kok sayang makan coklat yang penting anggi rajin sikat gigi dan minum banyak air putih." Ibu seila ahli gizi waktu kuliah jadi dia tau caranya untuk mengajar gadis kecilnya itu sesudah makan sikat gigi, minum banyak air putih atau makan buah yang berserat untuk pencuci mulut.
Seila mengambil salah satu roti bakar yang sudah di oleh dengan selai nanas di piring lalu memakannya. Terlihat anggi sangat menikmati roti coklat di tangannya sampai tidak menghiraukan lagi orang yang ada di sekitarnya.
Setelah sarapan pagi telah usai, Seila,anggi dan ayahnya masuk ke dalam mobil untuk siap-siap berangkat, Tak lupa sebelum berangkat seila mencium tangan ibunya dan melambaikan tangan.
"Dah bu," Teriak seila dari dalam mobil.
"Dah ibu." Teriak anggi mengikuti kakaknya melambaikan tangan, mobil itu melaju pergi menuju jalan raya besar. Seila turun di samping kampus yang sangat besar, terlihat sudah beberapa orang berlalu lalang di luar kampus.
"Pa, Anggi, Dah pa." Ucap seila lalu melambaikan tangan ke papa dan adiknya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seila berjalan menuju ke kelasnya terlihat jam di tangan nya sudah menunjukkan jam 07:55 jika dia tidak cepat-cepat masuk kelas dia bakalan tidak bisa masuk ke kelas lagi. Dengan mempercepat langkahnya Akhirnya dia sampai di depan kelasnya. Terlihat beberapa teman kelasnya sudah berada di depan kelas dengan berusaha mengatur napas Seila lalu masuk ke dalam kelas. Tak lama kemudian Dosen juga masuk ke dalam kelas, Seila lagi-lagi hanya bisa mengusap dadanya. Terlihat di kejauhan ada Dani yang sibuk mengerjakan tugas, tanpa menyadari kehadiran Seila di dekatnya.
"Beb ada dosen tuh," Ucap seila mengejutkan dani.
"Iya bentar tinggal dikit nih." Ucap Dani, setelah selesai mengerjakan tugas nya dia lalu menutup laptopnya dan membiarkannya tetap berada di atas meja.
"Selamat pagi anak-anak apa semua sehat?" Tanya pak budi.
"Pagi pak, sehat pak." Teriak para mahasiswa yang begitu bersemangat. Pak budi mulai menjelaskan di depan apa-apa rencana dalam manajemen.
"Lagi ngerjain tugas apa sih, kok sibuk benar." Ucap seila dengan menyenggol punggung Dani.
"Biasalah tugasnya pak Ridwan dosen idolamu." Ledek dani.
"Ohhh, eh tugasnya pak budi udah belum?" Tanya Seila.
"Sudah dong," dani menoleh ke arah seila dengan tersenyum-senyum manis ke arah seila.
"Hei kalian yang di belakang jangan pacaran." Tegur pak Budi. Seila dan dani hanya bisa tersipu malu mendengar perkataan pak Budi, mereka berdua lalu menghentikan percakapan nya dan memfokuskan melihat ke depan. Terlihat pak budi sangat serius mengajar, Kelas bahkan terasa hening hanya suara pak budi saja yang terdengar di kelas.
...🦋🦋🦋...
Selamat Tahun Baru..🥳
Semoga tahun ini dipenuhi sukacita, keberkahan, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan serta terwujudnya mimpi2 & doa2 terbaik kita semua..🥰
Semangat ⭐❤️⭐❤️⭐❤️⭐❤️⭐
bacanya kadang jd g ngerti kadang namanya seila,cindi,tania,bnyk banget ya ganti perannya,tolong teliti lg ya sayang dlm penulisannya😊🙏🙏