NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Zidan lari tergopoh gopoh mendekat pada Indira dan kawan kawannya ,"Ambulance sudah membawa meyla menuju rumah sakit,kalian tenang saja meyla wanita yang kuat ,bahkan dulu dia pernah mengalami patah tulang yang sangat parah di leher tapi meyla bisa sembuh dengan cepat,kalian tidak usah khawatir" ucap Zidan menenangkan Indira dan kawan kawannya.

"Tapi ada satu masalah lagi ,balap motor ini masih tersisa dua ronde ,siapa yang bisa mengantikan meyla ?" ucap Zidan . Damara menatap ke arah Zidan ,"Aku akan mengantikan meyla ,aku akan membalaskan dendam meyla ,jika bukan karena bunga curang pasti meyla bisa masuk ke finish lebih dulu" ucap Indira yakin.Teman teman Indira kaget .

"Kamu tidak boleh ikut balap motor Dira" ucap Dustin tegas dari belakang Zidan . Zidan menoleh kebelakang , "Dustin kamu disini juga" ucap Zidan .Namun Dustin tidak mendengarkan perkataan Zidan Dustin masih menatap Indira dengan pandangan tajam.

"Tapi aku tidak bisa diam saja Dustin tolong mengertilah " ucap Indira . "Aku mengerti ,tapi di sini tidak hanya ada kamu ,ada banyak penganti lainnya ,kenapa harus kamu,jika ibumu tahu ibumu akan sangat marah padamu ,bahkan lebih parahnya kamu tidak bisa memegang motor lagi" ucap Dustin sambil mendekat pada Indira.

Indira kehilangan kata kata,namun , " Ibuku tidak akan tahu jika kamu tidak memberitahunya,Dan aku punya penawaran " ucap Indira.Dustin tersenyum sinis ,"Apa penawaranmu ,jika sama sekali tidak menguntungkan detik ini juga aku akan menelpon ibumu" ucap Dustin.

"Aku akan menuruti semua permintaanmu ,bahkan jika kamu meminta kita segera menikah,aku akan menerimanya dengan sukarela" ucap Indira yakin."Astaga Dira jangan,bagaimana dengan Danial nanti ,tolong pikirkan sekali lagi Dira" ucap Wulan pada Indira.

Indira tersenyum ,"Aku bisa mengorbankan cintaku demi membalaskan dendam meyla yang telah kesakitan karenaku ,aku akan melakukan apa saja" ucap Indira. Wulan dan Mala saling menatap.

Dustin tersenyum "Baiklah ,aku terima penawaranmu ,dan aku akan tutup mulut ,tapi pastikan jika kamu akan baik baik saja tidak terluka sedikitpun ,jika kamu terluka aku akan melaporkannya pada kakekmu saat pulang nanti" ucap Dustin.

Indira menganggukkan kepalanya "Baiklah aku janji tidak akan terluka,oh iya aku boleh pinjam motormu tidak ?" tanya Indira pada Mala.Mala mengangguk ," Tidak kamu harus memakai motorku" ucap Dustin.Indira menatap dustin,"Tapi aku tidak terbiasa dengan motormu " ucap Indira."Pakai motorku atau tidak sama sekali" ancam Dustin.

Indira menghembuskan nafasnya kasar "Baiklah berikan kuncimu padaku" ucap Indira.Dustin pun memberikan kuncinya pada Indira .

Beberapa menit kemudian pertandingan ronde 2 akan segera dimulai,Mala dan Wulan juga Dustin menonton di kursi penonton , "Aku mohon berilah perlindungan mada Dira tuhan" doa Mala .

Indira memasuki garis start , bunga menatap Indira sinis ,"Hah akhirnya the queen muncul ,jadi jika aku ingin the queen terjun ke pertandingan harus melukai temannya dulu ya hahahahaha" ucap bunga.Indira menatap bunga tajam.

"Hai bunga bagaimana kabarmu ,aku harap kamu masih dengan dirimu yang dulu ya ,selalu menjadi pecundang " jawab Indira pedas.Bunga mengepalkan tangannya marah . Tak lama pertandingan akan dimulai . Indira fokus dan selalu berdoa di dalam hatinya , "Go Indira go" ucap Zidan ."Indira semangattt ,kalahkan nenek Lampir itu" teriak Mala.

1,2,3 Gooooo

Pertandingan dimulai bunga telah memimpin di depan sedangkan Indira berada di belakangnya.Bunga tersenyum puas ,"Aku yakin kamu tidak akan bisa menyalipku hingga garis finish" batin bunga.

Hingga beberapa saat kemudian mendekati garis finish ,Indira masih berada di belakang bunga.Bunga tersenyum puas "Kenapa pertandingan ini sangat mudah sekali ,pasti aku akan menang kali ini hahahahaha bye bye the queen,the queen berikutnya akan jatuh padaku" batin bunga.Bunga langsung fokus untuk meraih finish di depannya.Namun di belokan.

Wusssssss ,Indira menyalip bunga dengan lihainya ,"Wahhh the queen comeback,ayo ayo ayo "teriak penonton."Ayo Dira semangat Dira Dira Dira" teriak Wulan dan Mala.Sedangkan Dustin tersenyum "Taktik yang cukup bagus" batin Dustin.

Bunga mengeram kesal ,lalu bunga ingin menyalip Indira lagi saat berdampingan dengan motor Indira ,bunga tersenyum sinis "Bye bye Dira " ucap bunga.Dira melihat ke arah sampingnya dan ternyata bunga ingin bermain curang lagi.Bunga langsung membelokkan motornya untuk menyerempet motor Indira ."Indira awasssss" teriak Wulan dan Mala , "Diraaaaa" teriak Dustin.

Brakkkkkkkkkk

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!