NovelToon NovelToon
Musuh Disekolah, Pasutri Dirumah

Musuh Disekolah, Pasutri Dirumah

Status: tamat
Genre:Ketos / Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Di luar pagar sekolah, Affan dan Monisha adalah sepasang suami istri karena perjodohan wasiat keluarga.

Di dalam kelas, mereka adalah dua kutub yang berpura-pura tidak kenal. Affan si ketua OSIS yang harus menjaga reputasinya, sementara Mona hanya ingin lulus dengan tenang.

Mereka sepakat merahasiakan pernikahan ini rapat-rapat. Namun, menyembunyikan status pernikahan di lingkungan SMA tidaklah mudah. Hanya dalam waktu satu minggu, kecemburuan merusak segalanya. Kecurigaan teman-teman, teror dari siswa yang menyukai Mona, hingga kecerobohan mereka sendiri meledakkan rahasia besar tersebut ke seluruh sekolah.

Kini, mereka harus menghadapi konsekuensi sosial, aturan ketat sekolah, di atas perasaan sayang yang sudah tumbuh di antara mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Monisha Affan 15.

"Ini bukannya cincin pernikahan? Kok kalian sama-sama pakai?—"

"Jangan bilang kalian sudah menikah?!" Timpal Elin saat Andin belum selesai bicara.

Bagaikan melihat idol K-Pop kesayangan nya di siang bolong, Mona langsung ngefreeze sebadan-badan, sementara Affan menghela nafas dengan mata terpejam.

Baru saja Mona dilanda ketakutan rahasia pernikahannya akan ketahuan oleh guru BK. Sementara, kedua sahabat nya yang datang ke pasar malam tahunan di kota ini malah dengar jelas semua pembicaraan mereka yang kebetulan jaraknya berdempetan.

Beberapa menit, sebuah pertanyaan tanpa ada jawaban yang berarti dari Mona, Mona belum membuka mulut. Ia dilanda panic attack.

Pikiran Mona terngiang-ngiang— terkadang, teman dekat tetap bisa menjadi bom waktu kapan saja yang akan membocorkan rahasia.

"Mona, Affan" Panggil Andin sekali lagi.

Elin mencegah Andin agar tidak terlalu memaksa Mona untuk jujur, ia menelpon seseorang untuk mendekat.

Tepat beberapa menit setelahnya, datanglah pemuda tampan, tinggi. Wajah nya terlihat agak sangar.

Mona dan Affan kompak mendelik pada pemuda yang sedang menggendong salah satu anak perempuan berusia enam bulan.

Sementara tangan kanan pemuda itu yang bebas mendorong baby stroller yang diisi oleh anak perempuan yang wajah sama persis.

"Biar adil, saya akan membocorkan rahasia saya ke kamu setelah Andin mengetahui rahasia saya. Ini suami saya, murid STM yang dijodohkan orang tua saya waktu kelas sebelas, sedangkan dua anak kembar ini adalah anak saya" Kata Elin.

Pikiran Mona semakin bergumul-gumul, ia lantas membulatkan kedua mata seakan terkejut, sedangkan Affan tidak kalah terkejut nya. Bahkan secara terang-terangan Elin membocorkan rahasia di depan ketua OSIS di sekolah nya.

"Kamu gak takut saya laporin rahasia kamu ke guru BK?" Tanya Affan.

"Takut apa? Kalau kamu laporin rahasia saya, saya tinggal laporin balik kalau kalian sudah menikah, simpel kan?" Jawab Elin penuh menantang.

Mona mengambil nafas agak panjang, kalau keadaan nya sudah begini, "Iya, kami sudah menikah dua minggu yang lalu" Lirih Mona yang akhirnya mengaku pada kedua sahabat nya.

Sementara itu Mona terlihat masih terkejut, kisah Elin lebih parah darinya, dijodohkan di kelas sebelas, udah punya anak kembar dan sekarang? Justru Elin berani membocorkan rahasia terang-terangan di saat Mona masih membungkamnya.

Elin tersenyum tipis, lalu menoleh ke teman yang paling mengerti keadaan nya. "Andin sudah tau rahasia saya sejak enam bulan yang lalu, selama ini dia selalu melindungi rahasia saya dari teman-teman yang kepo dengan hubungan saya. Sekarang....."

"Apa lagi! Jangan bilang saya harus lindungi rahasia Mona juga?" Wajah Andin mulai tidak bersahabat.

"Ya mau gimana lagi bestie, kita ke muludan niatnya mau senang-senang, malah nemu kejutan yang tak terduga" Elin nyengir sesaat, sebelum pandangan nya menatap wajah Mona lamat-lamat. "Mona.. Saya sama Andin janji sama kamu, akan mengusir siapa saja yang akan mengganggu rahasia kamu di sekolah.."

Mata Mona yang sempat berkaca-kaca karena takut rahasia ini akan tersebar di sekolah justru tergantikan oleh mata berbinar penuh harap. "Serius?"

Andin memberikan janji kelingking pada Mona sebagai perjanjian rahasia antar sahabat, sementara Andin juga sama— menautkan jari kelingking nya untuk Mona.

"Saya pulang duluan ya kalau gitu, anak saya masih rewel soalnya." Elin menggendong anak yang nangis di pangkuan lengan suami nya. Sementara Andin juga akan pulang ke rumah untuk belajar.

Mona dan Affan kompak menarik nafas mengatur detak jantung yang hampir copot karena teman nya melihat cincin pernikahan nya di jari tangan.

Pada akhirnya kembali menikmati sisa-sisa waktu luangnya di muludan sebagai remaja yang menikah muda.

Mona dan Affan kembali ke rumah, Disini Mona langsung belajar dari pengalaman yang sudah terjadi barusan. Ia tak mau mengulang kesalahan lagi. Mona menyimpan cincin nikah, buku nikah, dengan kartu keluarga yang baru saja dibuat ke dalam tas saat gadis itu sedang mempersiapkan buku pelajaran untuk besok.

"Kenapa itu dimasukin semua?" Tanya Affan.

"Besok saat pulang sekolah, saya akan pindahkan semua berkas pernikahan kita di rumah utama, biar lebih aman" Jawab Mona.

"Mona, kamu mikir ga sih sebenarnya? Naruh semua rahasia di dalam tas, kalau ada teman kelas yang tiba-tiba iseng buka tas nanti gimana? Jangan ceroboh jadi orang" Affan mengambil berkas-berkas pernikahan tersebut.

"Saya pastikan semuanya aman" Mona ambil kembali berkas itu dari tangan Affan.

"Ini gak aman Mona!" Affan kembali merebut berkas itu dari tangan Mona.

Mona langsung terdiam, ngambek.

Affan tahu kekhawatiran istrinya semakin memberontak saat sahabat-sahabat nya sudah tahu rahasia tentang pernikahan nya.

Affan gak mau bahas perjanjian seorang sahabat yang sudah tercipta, pria itu akan membawa Mona ke rumah mertuanya.

"Kalau bisa sekarang, ngapain harus besok?" Kata Affan.

Mona mentertawakan dirinya sendiri yang bodoh ini. Karena panic attack yang makin meronta-ronta, ia bahkan tidak ada kepikiran soal itu. "Baik" Jawab nya lempeng.

......................

...****************...

To be continue,

1
Shabrina Darsih
keahuan juga sm sahabat mona
jujur aja mona sm sahabatnya
klo sudah menikah sm afan
Shabrina Darsih
mona. mennding jujir aja sm sahabat nya andini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!