NovelToon NovelToon
Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Bagaimana rasanya menjadi seorang anak yang tidak diinginkan, di tuntut untuk selalu mengalah dalam segala hal, menyerahkan apapun yang dimiliki untuk orang lain bahkan orang yang di cintai sekalipun harus ia lepaskan? Selalu salah dan di anggap pembawa sial.

Itulah penderitaan yang di rasakan oleh seorang wanita bernama Ayla, ia tumbuh di keluarga yang serba berkecukupan, punya dua kakak laki-laki dan orang tua yang masih lengkap, namun sayang sekali, meskipun memiliki semua itu Ayla sama sekali tidak memiliki kasih sayang dan kebahagiaan.

Di mata keluarga Ayla adalah pembawa sial, sosok yang selalu salah dalam segala hal, berbanding terbalik dengan Alena yang selalu menerima kasih sayang penuh dan selalu di utamakan oleh semua orang.

Siapa Alena? Dan kenapa Ayla memiliki nasip berbeda dengan nya? Cus baca kisah mereka di sini, bersama author Nadia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15# Berapa Usiamu?

“Jadi… dialah Tuan Muda Valen? Lelaki yang duduk di atas kursi roda itu? Wajahnya rupanya sangat tampan, sorot matanya tajam menusuk. Benarkah dia benar‑benar Valen? Sama sekali tak tampak bahwa dia mengalami gangguan jiwa…” gumam hati Ayla tak percaya.

“Berapa usiamu?” tanya Valen yang kini telah tiba tepat di hadapan Ayla, lalu langsung melontarkan pertanyaan singkat.

“A‑aku?” jawab Ayla terbata‑bata karena terkejut.

“Memangnya masih ada orang lain di ruangan ini selain kau dan aku?” balas Valen. Matanya terus menatap lekat, meneliti setiap inci diri Ayla.

“A‑dua… dua puluh tahun,” jawab Ayla gugup. Ia tak berani lagi menatap wajah Valen untuk sementara waktu.

“Jadi kaulah wanita yang akan menjadi istriku? Tahukah kau bahwa selisih usia kita terbilang cukup jauh?” tanya Valen lagi.

“Aku tidak tahu,” jawab Ayla singkat.

“Sepertinya keluarga Gunawan memang benar‑benar ketakutan jatuh miskin, sampai rela mengorbankan masa mudamu hanya untuk dijadikan istri orang yang dianggap cacat sepertiku,” ucap Valen sengaja melontarkan kalimat demikian. Ia ingin melihat bagaimana reaksi Ayla, apakah timbul rasa sesal di hati wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya itu.

“Aku sendirilah yang menginginkannya,” jawab Ayla. Kali ini ia memberanikan diri mengangkat wajah dan menatap lurus ke mata Valen.

Mendengar jawaban itu, sudut bibir Valen terangkat membentuk senyum tipis—begitu tipisnya hingga nyaris tak terlihat oleh pandangan Ayla. Lebih tepatnya, senyum itu justru terasa sangat menyeramkan.

“Usiaku dua puluh delapan tahun. Aku adalah lelaki yang dianggap tidak sempurna, baik dari segi fisik maupun cara berpikir. Jika di hatimu kini timbul rasa sesal, kau masih punya kesempatan untuk pergi sekarang. Aku takkan mau menikahi wanita yang tidak bersedia bersanding denganku,” tegas Valen dengan nada suara yang mantap.

“Aku bersedia sepenuh hati,” jawab Ayla tegas tanpa ragu.

Mendengar jawaban itu, rasa penasaran Valen semakin memuncak. Gadis yang baru berusia dua puluh tahun ini justru bersedia terikat pernikahan dengannya—padahal selisih usia mereka cukup jauh, dan dirinya dianggap tak sempurna oleh banyak orang.

“Sungguh menarik…” batin Valen dalam hati.

“Baiklah, kalau begitu. Masih apa lagi yang kita tunggu?” ucap Valen. Ia kemudian memutar balik arah kursi rodanya dan bergerak meninggalkan ruang tunggu itu.

Dengan perasaan yang masih berkecamuk antara bimbang, takut, dan rasa ingin tahu, Ayla segera bangkit dari duduknya lalu bergegas mengikuti Valen dari belakang.

Tiga puluh menit kemudian…

Tanpa memakan waktu lama, keduanya pun resmi menerima buku akta nikah dan tercatat sah sebagai pasangan suami istri di kantor catatan sipil.

“Jadi… inikah yang dinamakan pernikahan kilat?” gumam hati Ayla seraya menatap lembaran buku nikah yang ada di tangannya.

“Masuklah,” panggil Valen. Kini ia telah berada di dalam mobil mewah yang dikemudikan sopir pribadinya.

Saat ini Leo tak ikut hadir, sebab ada beberapa urusan penting yang harus diselesaikannya di perusahaan sebagai pengganti tugas Valen sementara waktu.

“Ada mobil penjemputanku di sana,” ucap Ayla seraya menunjuk ke arah kendaraan hitam yang terparkir di belakang mobil Valen.

“Jangan membantah perintahku,” ucap Valen sambil menatap tajam ke arah Ayla.

Karena merasa takut, Ayla pun tak berani menolak. Ia segera bergegas naik dan duduk di samping Valen, sedangkan mobil yang sebelumnya menjemputnya mengikuti dari belakang.

Dalam sekejap, kendaraan itu pun melaju meninggalkan halaman kantor catatan sipil, menuju kediaman utama keluarga Aditama.

Sementara itu, di kediaman keluarga Gunawan…

“Akhirnya, akulah satu‑satunya putri keluarga Gunawan sekarang. Segala sesuatu yang dulunya milik Ayla, kini semuanya akan menjadi milikku,” gumam Alena dengan perasaan lega, sebab mulai hari ini ia tak perlu lagi merasa harus bersaing dengan Ayla.

Segala urusan di rumah itu berjalan seperti biasa. Bastian dan ayahnya sibuk mengurus urusan perusahaan, sedangkan Tina—ibu kandung Alena—sibuk mengikuti berbagai kegiatan sosial bersama para istri pengusaha ternama lainnya.

Sementara itu, Adnan yang sesungguhnya tak terlalu serius membantu kemajuan perusahaan, justru lebih sering menghabiskan waktunya berpesta di bar bersama teman‑temannya. Singkatnya, Adnan bagaikan versi laki‑laki dari Alena: keduanya hanya pandai menghabiskan harta dan bersenang‑senang tanpa mau berusaha.

“Ayo semuanya, pesanlah apa pun yang kalian inginkan! Hari ini kita minum sepuas hati, aku yang traktir semuanya!” seru Adnan bersemangat kepada seluruh teman sepergaulannya.

“Wah, seperti biasa! Tuan Muda Adnan memang paling dermawan!” puji salah seorang temannya.

“Memang tak ada tandingannya!” timpal yang lain.

Begitulah pujian yang terus terlontar dari mulut teman‑temannya, yang merasa bangga bisa bergaul akrab dengan Adnan. Namun, lelaki itu sama sekali tak menyadari bahwa bahaya besar sedang diam‑diam mendekatinya tanpa ia ketahui.

Di tempat lain…

“Pa, apakah Kak Valen sebentar lagi akan pulang bersama wanita itu?” tanya Gavin dengan nada tak sabar.

“Kau ini, bicaralah dengan sopan. Mulai sekarang ia akan menjadi iparmu. Jaga tutur kata dan cara pemanggilanmu,” tegur Papa Hans kepada putra bungsunya itu.

Sedikit keterangan mengenai sifat Gavin:

Gavin berusia dua puluh lima tahun, tiga tahun lebih muda dibandingkan Valen. Wataknya polos, kekanak‑kanakan, dan cenderung manja kepada siapa saja yang ia kenal.

“Kalau begitu, bagaimana seharusnya aku memanggilnya?” tanya Gavin kembali dengan wajah penuh rasa ingin tahu.

“Panggil saja dengan sebutan apa pun yang menurutmu sopan dan pantas. Jangan tanya hal yang tak perlu lagi,” jawab sang Ayah, mulai merasa jenuh mendengar pertanyaan Gavin yang terasa begitu sederhana.

“Baiklah, kalau begitu,” jawab Gavin singkat, hatinya semakin tak sabar menyambut kehadiran anggota baru di keluarganya.

Sementara itu, seorang pelayan tampak berjalan tergesa‑gesa menghampiri Papa Hans yang sedang duduk bersantai di ruang tengah kediaman megah keluarga Aditama.

1
Soraya
lanjut thor
Author Nadia🪷: iya kak
total 1 replies
putmelyana
next Thor ceritanya
Author Nadia🪷: iya kak
total 1 replies
Valen Angelina
jgn jdi lemah ok....
Author Nadia🪷: okeee
total 1 replies
Adi Sudiro
salah satu cerita dgn segala kebodohan dan ketololan pemeran utama
bukan satu atau dua alur cerita begini jadi udah malas ma ceritanya
Author Nadia🪷: iya maaf ya kak 🙏
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Author Nadia🪷: iya kak makasih ya
total 1 replies
Valen Angelina
semoga ayla cepat sembuh😍
Author Nadia🪷: udah gak sabar yaaa🤭🤭🤭🤭 btw sekarang aku juga punya Kanaya, ramekan ya kak, meskipun baru satu bab aja wkwkwkwkw
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚢𝚞𝚔𝚞𝚛𝚒𝚗 𝚎𝚖𝚐 𝚎𝚗𝚊𝚔
Author Nadia🪷: terkapar deh🤭🤭
total 1 replies
Valen Angelina
𝚝𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚋𝚞𝚌𝚒𝚗 𝚖𝚞 𝚠𝚔𝚔𝚠
Valen Angelina
tenang aylia... suamimu ganteng bbgt lo wkkwk😂
Author Nadia🪷: kalau aku jadi Ayla udah gas Ken banget 🤣🤣🤣
total 1 replies
Valen Angelina
𝙷𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚕𝚋𝚒𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚢𝚕𝚒𝚊... 𝚘𝚛𝚝𝚞𝚊 𝚋𝚘𝚍𝚘𝚑 𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚌𝚘𝚋𝚊 𝚕𝚋𝚒𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚛𝚒𝚙𝚍𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚔𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒
Author Nadia🪷: betul dan itu sakit banget, kita kalau dibedain orang tua sama saudara kandung sendiri aja sakit hati apalagi sama saudara angkat
total 1 replies
Valen Angelina
𝚋𝚊𝚐𝚞𝚜
Author Nadia🪷: makasih kak
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚢𝚕𝚊..... 𝚜𝚊𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚕𝚊𝚜 𝚍𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖
Author Nadia🪷: makasih kak🥰
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚟𝚊𝚕𝚎𝚗 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚘𝚖𝚎𝚗 𝚢𝚊... 𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚠𝚔𝚠𝚔𝚔𝚠🤣
Author Nadia🪷: awokawok ngakak, mana iya lagi sama nama nya 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ulfah Fiza
luar biasa
Author Nadia🪷: terimakasih kak ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!