memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila
Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15 aat
sudah seminggu ini ia melakukan kegiatan hanya memasak dan membersih rumah saja mungkin karna wira sudah sibuk dengan dunianya sendiri oh adeknya itu sudah dewasa ternyata,ia senang akhirnya wira bisa menemukan teman baru nya, mungkin kegiatan lainya itu ketika wira dan temannya datang kerumahnya bermain ps,seperti sore ini ia sibuk membuat pizza mini untuk cemilan wira dan temannya itu,ini lah kegiatan barunya sekarang
"kamu suka main gitar ya wira?"ucap ayu ketika wira sibuk dengan gitarnya,saat ini mereka berdua lagi duduk di di sofa rumah tamu aeri, dengan seno elo dan aat yang sedang tanding main ps,wira hanya sibuk dengan gitar nya di ikuti dengan ayu yang sendari tadi mengikutinya
"iya"
"coba dong nyanyiin lagu buat aku" ujar ayu,wajah aeri saat ini sudah seperti kepiting rebus,ia begitu malu bisa dekat begini dengan wira,karna wira ini tipikal yang susah untuk ia dekati,jadi ia harus ekstra hati hati dekatnya
"mau lagu apa"ohh tuhan benarkan wira ingin menyayikan lagu untuknya?
"lagu yang kamu tau aja,boleh?"
"coba kamu dengar ini" petikan gitar wira menghentikan aktifitas bermain mereka
kini lagu budi doremi 12345 terdengar
Suara wira teryata lembut banget,dan di padukan dengan petikan gitarnya,
"dan aku pun bayangkan dirimu mulai ada rindu dunia ku terhenti karna kamu mungkin bisa jadi milikku semoga lagu cinta ini bersarang tepat di hatimu"
Oh tuhan ingin rasanya aeri pingsan sekarang tolong siapa pun panggil kan ambulance ia tidak sanggup sekarang
Bagaimana tidak lirik lagu nya saja membuat nya salah tingkah sendiri,kini bisa di tebak betapa merah wajahnya?
tentu saja semua itu di perhatikan oleh mereka semua,apalagi aat,perasaan nya mulai kacaw sekarang,bagaimana reaksi ayu mendengar nyanyian wira,cara tatapan nya saja sudah membuktikan itu semua,apakah ayu menyukai wira?
oh ayolah jika itu terjadi kenapa harus temannya sendiri,ia tidak harus bereaksi bagaimana,tentu saja seno juga memperhatikannya bagaimana reaksi mereka bertiga,wira tentu biasa saja,karna mungkin ia tidak mengerti di sini
Akhirnya nyanyian itu selesai,petikan terakhir wira mendapatkan tepukan tangan dari ayu
"keren banget" antusias ayu
"makasi"
"boleh ngga ajarin aku juga?"ajak ayu
"mhh..."belum sempat wira menjawabnya
"dede."panggil aeri dari arah dapur
"iya kak,tunggu ya"
"setelah kepergian wira kini tinggal la mereka ber empat,aat masih melihat bagaimana mata ayu memperhatikan setiap gerak gerik wira,ohh apa nih
"biasa aja kali mata"kini ia menimpal
"apasih"kesal ayu kepada nya
"yee"
"lanjut ngga nih"ajak elo mencairkan suasana
"lanjut dong"
"ehh,jangan curang dong
seno yang sedari tadi memperhatikan itu semua pun hanya mampu terdiam,seperti ia tau suasana sekarang harus ia hentikan,bagaimana pun ia rasa ada yang tidak beres dengan ini semua,apalgi ini menyangkut adeknya dan sahabatnya
"dek"panggilnya ke ayu yang seperti sedang menunggu seseorang
"mhh"jawabnya
"ayo pulang"
"lah kok cepat si bang"protesnya
"buruan,abang tinggal kalau kamu nd mau"ucapnya setelah itu meninggalkan ruang tamu wira
"duluan ya,nanti gue kesini lagi"ucapnya ke elo dan aat
melihat itu,ayu kesal sendiri dibuatnya
perjalanan pulang pun seno lebih banyak diam dari biasanya bahkan tidak mengajaknya se kata pun,tidak biasa,dan aneh apakah seno marah kepadanya tapi dalam hal apa ia marah kepadanya