NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14.Pengantin yang malang.

Begitu Jane duduk,pandangan semua orang segera tertuju kepadanya.

"Dimana Carlos? Bukankah kalian baru saja berbicara berdua?" Orang yang bertanya adalah seorang pria paruh baya,yang masih menyisakan ketampanannya.

Pria itu memiliki kemiripan enam sampai tujuh puluh persen dengan Carlos.

Mungkin karena menyadari bahwa sikapnya terlalu bersemangat.Pria paruh baya itu berdehem dengan serius.

"Jangan panik begitu.Pernikahan kalian terlalu mendadak,jadi kita tidak sempat saling mengenal terlebih dahulu.Perkenalkan,aku adalah Paman bungsu Carlos.Martine Benjamin.Karena kau telah resmi menjadi menantu dikeluarga ini.Maka kau juga bisa memanggil ku dengan sebutan 'Paman', sama seperti Carlos." Meskipun pria yang mengaku sebagai paman Carlos ini memiliki wajah yang serius.Akan tetapi sikap dan tutur katanya sedikit lebih menyenangkan untuk dilihat daripada semua orang diruangan ini.

Jane mengangguk dengan singkat.Lalu menyapanya dengan canggung. "Hallo,Paman."

Martine tidak mempermasalahkan hal tersebut.Bagaimanapun,pernikahan ini sangat mendadak dan terburu-buru.Jadi ,wajar jika ada banyak sekali kecanggungan.Martine yakin,jika Jane secara perlahan akan menjadi terbiasa bergaul dengan baik bersama mereka.

Yang Martine tidak ketahui adalah kenyataan bahwa Jane tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari keluarga mereka.Dia sudah menandatangani surat perjanjian perceraian,tepat setelah pesta selesai.

"Ini adalah istri ku.Leoni Benjamin.Kau bisa memanggilnya Bibi Leon.Dan ini adalah sepupu ipar mu,Flowy Benjamin." Martine melanjutkan dengan mengenalkan anggota keluarganya kepada Jane.

Martine berharap,dengan bertambahnya anggota keluarga yang baru maka rumah yang selalu tampak seperti kuburan ini,akan berwarna kembali.

Jane segera menyapa kedua wanita berbeda usia itu. "Bibi,Sepupu ipar!" Suaranya tidak keras dan juga tidak lembut.Hanya cukup untuk didengar saja.

Tidak ada ekpresi menyanjung diwajahnya,yang ada hanya menjaga batasan yang jelas.

"Hem." Leoni hanya menjawab dengan gumaman saja.Sementara putrinya sama sekali tidak melirik Jane,sedikitpun.

Sikapnya tentu saja membuat suasana menjadi canggung.Namun, kecuali Martine.Tidak ada yang benar-benar menganggap keberdaan Jane.Bahkan,anggota keluarga Alexander sendiri.

Bone yang sibuk dengan sanjungannya.Steve dan Stevi yang lebih memperdulikan ponsel mereka.Sementara Merry...sebagai wanita kedua,keberadaannya tidak akan pernah diakui oleh orang-orang dilingkaran mereka.Tidak peduli alasannya.Oleh karena itu,Merry hanya bisa menenggelamkan wajahnya ke hidangan yang tersaji didepannya.

Jane menjadi satu-satunya orang bodoh disana.

Dia memandang gaun cantik dan mahal yang masih melekat ditubuhnya.Lalu ke sebuah cincin berlian yang mengkilat ketika diterpa cahaya.Sepertinya keluarga Benjamin memang berniat melunasi hutang budinya kepada keluarga mereka.Sehingga mereka rela mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk semua hal ini.Tapi sayang...kenapa Jane harus ikut terseret didalamnya.

Jane larut dalam pikirannya,sehingga dia tidak menyadari jika semua orang tengah menatapnya dengan....aneh.

"Apa yang kau pikirkan sehingga linglung begitu..?" Sebuah suara dingin tanpa perasaan menarik kesadaran Jane kembali.

Jane mengangkat wajahnya hanya untuk melihat semua orang menatapnya dengan aneh.Dan juga ada seorang wanita cantik dan lembut,yang tengah mengulurkan tangannya kedepan wajah Jane.

Jane seketika menjadi bingung.

Sejak kapan ada tambahan orang disini..?

Dia bahkan tidak menyadarinya sama sekali.

"Tidak perlu mengakrabkan diri dengannya.Ayo,aku antar kau kekamar mu." Suara Carlos kembali terdengar.

Ternyata yang baru saja menegurnya adalah Carlos.Mantan suami yang pergi begitu saja setelah menikahi dan menceraikannya di waktu yang sama.

"Tetapi..aku tetap ingin berkenalan dengan istri,mu."

"Hanya istri diatas kertas!"

Jane bingung kenapa wanita cantik ini tiba-tiba menatapnya dengan dingin,setelah mendengar nada bicara Carlos yang dingin.

"Apa maksud mu dengan ini??"

Boni bertanya denan suara yang menggelegar.Tatapan tajamnya mengarah ke wanita yang lemah lembut itu lalu beralih ke Jane yang tampak masih dalam keadaan linglung.

"Apa yang kau lakukan berdiam diri disana?? Tidakkah kau melihat jika suami mu membawa seorang wanita asing ke rumah ini?" Meski Boni sangat marah terhadap tindakan Carlos,yang terlihat sama sekali tidak menghargainya.Namun,Boni jauh lebih marah kepada anak perempuannya yang bodoh ini.

Bagaimana mungkin dia hanya berdiri disana dengan bodoh,dan mengizinkan harga dirinya dan juga keluarga mereka diinjak seperti ini?

Boni benar-benar marah.

"Apakan ini cara keluarga mu membalas budi,Natalia? Menunjukan bahwa kalian sangat kuat dan mendominasi.Heh..."Boni tertawa sinis.

Tatapan nya kembali beralih ke arah Carlos.

"Kau hebat juga,anak muda.Ternyata hidup dengan mengandalkan ginjal orang lain,membuat ku memiliki kesempatan untuk menginjak harga diri putri dari orang yang menolong mu.Benar-benar membuka mata." Boni sama sekali tidak malu karena mengungkit tentang donor ginjal yang dilakukan oleh mendiang istri pertamanya,kepada semua orang.Sebab,hal ini telah menjadi rahasia dikeluarga Benjamin.

Sehingga tidak banyak orang yang tahu tentang hal yang serius ini,kecuali Boni,Natalia,Robert Benjamin,pemimpin keluarga Benjamin saat itu.Dan juga Emili,yang bersangkutan.

Karena perebutan kekuasaan diantara anggota keluarga besar Benjamin,maka terpaksa Natalia merahasiakan kejadian sebesar ini dari dunia.Terlebih setelah Morgan meninggal,yang menyisakan dirinya dan Carlos.

Bukan hanya wanita cantik itu,bahkan Martine beserta anak istrinya juga sangat terkejut ketika mengetahui fakta ini.

Tatapan ketiganya segera beralih kearah Carlos,lalu kembali kepada Natalia.

"Apa maksudnya dengan ini,Natalia?" Tanya Martine dengan nada berat. "Apakah ini yang menjadi alasan mengapa pernikahan ini menjadi sangat terburu-buru.?" Kembali Martine bertanya.

Jangan lihat dia yang cenderung tidak peduli dengan urusan keluarga besar.Martine sama menakutkannya dengan Robert,sang Ayah jika sudah marah.

Selama ini dia memilih mundur,ketika Carlos dipilih sebagai Pemimpin keluarga karena menghargai hubungan persaudaraannya dengan almarhum sang kakak,yang sudah lama mati.Sehingga, tidak ada yang benar-benar berani mengabaikan Martine,jika sudah angkat bicara.Bahkan Carlos sekalipun.

"Tentu saja! Demi membalas hutang budi,Natalia dan Paman Robert bersedia menjodohkan Putri ku dan Carlos,dengan surat perjanjian resmi.Ada stempel dari kedua belah pihak dan juga disaksikan oleh pengacara keluarga kalian.Bukan itu saja,Paman Robert dan Natalia juga menjanjikan saham sebanyak sepuluh persen atas ginjal itu.Tetapi...hehe!" Boni tentu tidak akan pernah membiarkan peluang ini lenyap begitu saja.

Dia juga sangat menyadari tentang kekuasaan Martine di keluarga Benjamin.Sehingga Boni berani melemparkan kail.Jika tujuannya tercapai,maka bagus.Jika tidak pun,setidaknya kehidupan Natalia dan putranya yang sombong itu tidakan akan tenang mulai sekarang.

"Jika yang Anda katakan adalah benar.Maka putri Anda adalah pengantin wanita yang sangat malang,Paman." Flowy tiba-tiba angkat bicara.

Didetik berikutnya wajah gadis cantik itu langsung pucat setelah mendapat pelototan dari sang ayah.

1
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!