aku si gadis sederhana yang miskin, di perebutkan tiga pria tampan,,,
mampukah aku memilih salah satu diantara ketiganya....
Mana om saga
esok hari kemudian....
Barra menepati janjinya untuk mengantar sagara dan elsa ke salon...
kumis dan jenggot sagara yang gondrong dipotong... rambutnya juga dipotong pendek ...
Tampannn tentunyaa....
sedangkan elsa spa dan sedikit merapikan rambutnya...
perfectt...
sagara selesai lebih dulu.. ia duduk disalah satu sofa di diruang tunggu, salon tersebut...
"kakak tampan kaya remaja.... " puji barra pada kakaknya...
"memangnya sebelum kesini tadi, kakak gak tampan" tanya sagara...
"ya..... mirip bapak bebek he he he"celetuk barra...
" awass kau yaa"geram sagara sambil melemparkan bantal sofa pada barra... barra pun berdiri hingga bantal tersebut jatuh di dekat pintu ruangan elsa....
cklekk...
pintu di buka dari dalam... seorang gadis cantik dengan rambut digerai, menunduk mengambil bantal jatuh dekat kakinya...
ditempat yang sama barra dan sagara memandangnya dengan takjub....
"ekhmmm... " barra pun menetralkan gugupnya...
"gilla,,, ini mah bukan anak bebekk, tapi burung merakk.... cantik"batin barra...
" cantikk"batin sagara...
"eh bodel, om saga belum selesai yaa" tanya elsa sambil celingukan memegang bantal...
"mata loe gak liat apaa... pria duduk di sofa tuhh" jawab barra...
elsapun melirik pria itu yang sedang menatapnya ...
"yaa, liat... memangnya dia siapa.. mana dia liat ke sini lagi" bisik elsa...
"" maksud loe,, kak saga"tanya barra sambil memandang sagara...
"ihhh dari tadi muter muter gak jelas dehh... biar aku liat kedalam dulu... nihh,, pegang bantalnya"rutuk elsa sambil menyerahkan bantal sofa pada dada barra...
" om... om saga"panggil elsa lirih ke arah pintu...
barra pun reflek menarik rambut elsa supaya berhenti...
"aduhhhh,,,, sakit tau bodel jelek... pakai tarik tarik segala... " gerutu elsa...
"ekhmmm... " sagara pun menetralkan suasana, hingga barra dan elsa menoleh kearahnya...
"elsaa... " panggilnya...
"ehh ... pria tampan tuhh panggil aku yaa... wahh kok tau sihh kalau namaku elsa... " bisik elsa pada barra dengan senyum senyum....
"ya iyalah dia panggil loe... emang dari tadi lo panggil panggil namanya" kata barra
"maksud nya.. dia... gak mungkin dehh" lirih elsa...
"ayo kak, kita tinggalin aja nih si anak bebek biar nyariin bapak bebeknya sampai besok" ajak barra pada sagara sambil meraih kursi roda tak jauh darinya...
sagara pun hanya tersenyum sambil memandang elsa yang kebingungan...
"t tunggu... maksud kamu.. pria tampan ini... om sagara... " tanya elsa pada barra...
di bilang tampan oleh sang wanita special dihatinya membuat hati sagara berbunga bunga...
"ya iyalah... memangnya siapa lagi kalau bukan kakak ku yang tampan... kak sagara... udah tampan mirip gue kann... " kata barra dengan bangga....
"idihhh... pedenya... lebih tampan om sagara lah mirip opa opa korea.... " kata elsa sambil tersenyum kagum dengan perubahan sagara....
"udahh ahh... ayo kita pulang.. " kata sagara yang sudah merona pipinya....
lets goo....
"ada penjual martabak, berhenti bentar ya om.. " perintah elsa pada sagara...
"kamu mauu,, pak berhenti dekat penjual martabak ya...." tanya sagaraa...
"mauu... " jawab elsa dengan boba eyesnya...
"biar barra yang turun... kamu mau yang rasa apa" tanya sagara...
"kok aku sih kakk... yang mau kan anak bebek bukan aku...." gerutu barra...
"kalau gak mau belikan, kakak besok gak mau datang... " jawwb sagara..
"hahhh... iya iya... " jawab barra...
"aku mau yang rasa stroberry... om saga mau ? " tanya elsa...
"sama kaya punya kamu aja" kata sagara...
"stroberi 2,sama belikan untuk yang lain juga terserah kamu mau rasa apa... " kata sagara pada barra sambil menyerahkan uang 2 lembar berwarna merah....
"aku ikut turun aja deh om.. kasian si bodel antri sendirian.... " kata elsa...
"di sana panas, udahh disini aja... " jawab sagara....
beberapa lama kemudian....
Barra kembali sambil menenteng beberapa kresek berisi martabak manis...
"nihh.... mana panass bangettt lagi di luar... " kata barra sambil menyerahkan martabak...
"makasihhhh" kata elsa sambil menerimanya dan menyodorkan sebotol air mineral pada barra...
"nihh, minum dulu... biar gak pingsan karna kurang cairan... " celetuk elsa....
arghhhh....
"nih anak udah di beli in malah ngledekin... gak tau trimakasih" gerutu barra sambil meminum minuman pemberian elsa...
"tadi kan udah bilang... " jawab elsa....
"kapann.... gak denger tuh... " kata barra...
elsa pun sedikit membungkuk mendekatkan bibirnya pada telinga barra... justru membuat barra gugup tak berani bergerak....
"makasih bodelll" teriak elsa lalu kembali membenarkan duduknya..
"gak usah teriak teriak juga kali" teriak barra...
"kaliann" kata sagara sambil tersenyum....