Ig : fi_fifii01
Tiktok : pbbmkdbs_
Jangankan membayangkannya, berfikir aja tidak pernah terlintas.
Ini bukan mengisahkan seorang pria yang tidak bisa move on dari pacarnya walaupun pacarnya telah menjebaknya.
Dan juga bukan tentang seorang istri yang disiksa serta dianiaya oleh suaminya karna telah terjebak pernikahan dengan dirinya.
Tapi
Cerita ini berkisah tentang dua orang yang baru dua jam saling kenal dan tiba tiba harus menikah karna dijebak.
Hari demi hari Mereka lewati dengan bersama sama berusaha menerima dan mengerti pasangan masing² meskipun awalnya terasa asing tapi lama kelamaan mereka terbiasa dengan kehidupan yang mereka jalani bersama sama.
☜☆☞ ☜☆☞ ☜☆☞
Cerita santai dan tidak berkonflik berat karna aku tipe orang tidak menyukai konflik yang berat dan rumit:)
🔖 No plagiat!!
🔖 Novel kedua, masih banyak typo
🔖 Sekedar hiburan so jangan di anggap serius:)
☜☆☞ ☜☆☞ ☜☆☞
-_-_-_-_-_-_-
"Aku berani sumpah bahwa aku dan gadis itu tidak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fifi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[ 15 ] Berangkat Bersama
Pagi ini setelah sarapan Farrel akan berangkat bekerja dan Chilmia akan pergi ke kampus, mereka berdua sekarang sedang berada didepan kontarakan.
"Kau mau berangkat ke kampus?. " tanya Farrel setelah dirinya keluar kontrakan sambil menaiki motornya.
"Iya kak. " jawab singkat Chilmia setelah mengunci pintu kontrakan.
"Mau aku antar?. " tawar Farrel
"Nggak usah kak, aku naik taksi aja. " tolak Chilmia.
"Bareng aja, biar sekalian berangkatnya. " ucap Farrel sedikit memaksa.
"Udah nggak usah kak, nanti Kak Farrel terlambat berangkat kerjanya kalo harus mengantarku ke kampus, lebih baik aku naik taksi aja kak. " ucap Chilmia yang tetap menolak ajakan Farrel.
"Nggak ada penolakan, kamu harus berangkat bersama ku. " ucap Farrel sambil menarik tangan Chilmia dan menyuruhnya naik ke atas motornya.
Chilmia pun terpaksa menurutinya karna jika dia tetap bersikukuh menolak ajakan Farrel percuma saja, toh pada akhirnya dia juga yang kalah jika berdebat dengan suaminya itu.
"Kamu kuliah jurusan apa?." tanya Farrel ditengah tengah perjalanan.
"Jurusan bisnis kak. " jawab Chilmia.
Tidak ada obrolan lagi karna Farrel yang fokus menyetir motornya dan Chilmia yang fokus memperhatikan jalanan.
Setelah sampai didepan gerbang kampus, Farrel pun segera menghentikan motornya disusul Chilmia yang turun dari motor.
"Makasih ya Kak sudah mengantarku ke kampus." ucap chilmia setelah ia turun dari motor.
"Iya sama sama." balas Farrel.
"Kenapa?. " tanya Farrel yang melihat Chilmia seperti kebingungan.
"Ini Kak, kenapa helm nya susah dilepas, masa aku masuk ke kampus sambil pakai helm, kan nggak lucu." ujar Chilmia.
"Ya nggak papa kamu kuliah sambil pakai helm, biar jadi bahan gosipan mahasiswa kampus, kan nantinya kamu jadi viral, Hahaha..." tawa Farrel setelah mengucapkan kata tadi.
"Isshh... Kak Farrel mah, malah sempet sempetnya bercanda. " kesal Chilmia cemberut.
"Iya iya maaf, sini aku bantuin bukain. " ucap Farrel sembari menyuruh Chilmia mendekat lalu membantuhya melepaskan helm.
*****
Sementara itu Sarah dan Andre juga berangkat bareng ke kampus dan mereka berangkat dengan menggunakan mobil Andre.
Saat akan sampai didepan gerbang kampus mereka berdua melihat Farrel yang sedang membantu Chilmia melepaskan helm.
"Sayang, liat deh mereka, kasian ya. " ucap Sarah sambil menunjuk kearah Farrel dan Chilmia.
"Haa? kasian? kasian kenapa?." tanya Andre tanpa menoleh kearah Sarah karna dia sedang mengemudi.
"Ya kasian, biasanya Chilmia kan selalu berangkat bareng sama kamu dengan naik mobil, tapi sekarang dia berangkat bareng sama suami miskinnya itu, pakai motor butut lagi. " jawab Sarah.
"Kamu tau dari mana kalo aku dulu sering berangkat bareng Chilmia?." tanya Andre.
"Dari mahasiswa kampus. Kata mereka dulu kalian berdua itu adalah pasangan paling romantis dikampus dan mereka juga mengidolakan kalian berdua, terus katanya kamu dan Chilmia itu pasangan yang serasi karna kalian pacaran tidak memandang status, emang bener begitu?. " tanya Sarah.
"Iya memang bener semua itu." jawab Andre sambil tersemyum mengingat masa lalunya dengan Chilmia.
Kenapa tiba tiba aku jadi merindukan masa lalu ku dengan Chilmia ya, apa mungkin aku masih mencintainya ~ batin Andre
Apaan sih Ndre, kamu itu nggak mungkin mencintai Chilmia karna hatimu itu sudah sepenuhnya milik Sarah ~ batin Andre kembali
"Mereka juga sering menghinaku karna aku pacaran sama kamu dan menyebabkan hubunganmu sama Chilmia putus tapi aku tidak menanggapinya." ucap Sarah.
"Masa sih? kok aku nggak pernah liat?." ujar Andre.
"Ya nggak pernah lah. Orang mereka hina aku saat nggak ada kamu kok. " ucap Sarah
"Eh, sayang nanti kita berhenti disamping mereka berdua ya." pinta Sarah.
"Kamu mau apa sama mereka?. " tanya Andre.
"Nanti kamu liat sendiri aku bakal ngapain, pokoknya kamu harus berhenti." jawab Sarah. Andre pun hanya menggangguk mengiyakannya saja.
Tepat disamping tempat Farrel dan Chilmia berdiri Andre pun menghentikan mobilnya sesuai keinginan Sarah.
"Hai farrel, hai Chilmia. " sapa Sarah pada Farrel dan Chilmia.
"Jangan sok akrab deh. " balas Chilmia dengan nada ketus karna tak suka melihat Sarah dan Andre.
"Ih kenapa sih lo. Gue kan nyapa lo berdua baik baik kok malah lo jawabnya begitu sih, sensi banget sama gue." tanya Sarah.
"Alah nggak usah sok baik deh, mending lo pergi, ganggu orang tau nggak. " ucap Chilmia.
"Mi, gue kan temen lo, kenapa lo gini sih ke gue." ucap Sarah.
"Apa temen? nggak salah denger gue" ucap Chilmia
"Lo kenapa sih Mi? kok jadi gini ke gue?." ucap Sarah.
"Sayang udah, jangan bikin keributan. " ucap Andre yang mencoba menenangkan karna melihat situasi yang mulai memanas.
Chilmia pun hendak menjawab ucapan Sarah namun dicegah oleh Farrel.
"Sstt... udah jangan dijawab." ucap Farrel sambil menutup mulut Chilmia dengan jari telunjukknya.
"Mending lo bawa pacar lo pergi deh, sebelum keadaan semakin panas. " perintah Farrel pada Andre.
Andre pun menyetujui perintah Farrel, lalu dia segera melajukan mobilnya kembali masuk ke dalam kampus.
"Kok malah disuruh pergi sih Kak. Harusnya tadi biarin aku balas perkataannya." ucap Chilmia.
"Kalo kamu balas perkataannya nanti yang ada kamu malah buang buang waktu berhargamu hanya untuk membalas ucapannya yang nggak penting itu. " ucap Farrel.
"Asal kakak tau ya aku itu udah sebel banget sama sifatnya yang berpura pura baik itu. " ucap kesal Chilmia.
"Iya aku tau kok, tapi aku lebih sebel liat kamu seperti ini. " ucap Farrel.
"Ya maaf kak, habisnya dia bikin aku emosi sih." ucap Chilmia.
"Yaudah kalo gitu kamu buruan masuk gih, entar telat loh. " ucap Farrel.
"Kakak juga buruan berangkat nanti kakak dipecat loh kalo telat dateng." ucap Chilmia
"Iya, ingat belajar yang benar jangan tidur dan jangan bikin keributan." peringat Farrel.
"Siapp. " balas Chilmia.
Cup
Farrel pun mengecup kening Chilmia terlebih dahulu setelah itu dia baru melajukan motornya.
"Apa tadi? Kak Farrel mencium keningku. " gumam Chilmia setelah Farrel pergi.
Chilmia pun masuk kedalam kampus sambil terus tersenyum dan memegangi kening yang dicium Farrel tadi.
.
jangan lupa LIKE KOMEN nya🤗
Sebagai dukungan kalian pada Author, biar akunya juga makin semangat untuk up bab selanjutnya 💙
jangan cuma baca doang, tinggalkan jejak juga
okee.. 😉
harusnya mobil mewah aja