NovelToon NovelToon
Emergency Daddy

Emergency Daddy

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Romansa / Ayah Darurat / CEO / Tamat
Popularitas:554.2k
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Tak ingin lagi diremehkan oleh teman-temannya, seorang bocah berusia enam tahun nekad mencari 'Ayah Darurat' sempurna; tampan, cerdas, dan penyayang.

Ia menargetkan pria dewasa yang memenuhi kriteria untuk menjadi ayah daruratnya. Menggunakan kecerdasan serta keluguannya untuk memanipulisi sang pria.

Misi pun berjalan lancar. Sang bocah merasa bangga, tetapi ia ternyata tidak siap dengan perasaan yang tumbuh di hatinya. Terlebih setelah tabir di masa lalu yang terbuka dan membawa luka. Keduanya harus menghadapi kenyataan pahit.

Bagaimana kisah mereka? Akankah kebahagiaan dan cinta bisa datang dari tempat yang tidak terduga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emergency Daddy 15.

"Ya, Tuan?"

"Cari tahu semua tentang anak bernama Elvano Abraham. Dapatkan semua tentangnya sebelum pagi!"

"Baik, Tuan."

Nathan menutup sambungan telepon. Pria itu kini tengah berada di dalam taksi menunju apartemennya. Ya, ia baru saja meninggalkan galeri Anggita dengan menggunakan taksi yang di pesan langsung oleh wanita beranak satu itu.

Sangking inginnya Anggita agar Nathan segera menghilang dari hadapannya, wanita itu sudah menghubungi taksi online untuk membawa Nathan pergi.

Nathan terkekeh kecil, pria itu menggigit-gigit kuku ibu jarinya dengan siku yang bertumpu pada sisi jendela. Ingatanya kembali terlempar pada apa yang sempat terjadi di antara dirinya dan Anggita tadi. Pria itu nyaris saja berhasil menyesap bibir wanita itu.

Flashback on~~

"Jaga ucapanmu, Nathan! Elvano adalah putraku!!"

Anggita menatap berang pada Nathan yang menyebut jika Elvano bukanlah putra kandungnya. Amarah wanita itu terpancing.

"Benarkah? Lalu bagaimana kau bisa memiliki anak tanpa suami?" Nathan sepenuhnya menatap pada netra yang membulat itu. Ia mendekat dan semakin dekat pada Anggita. Dengan kedua tangan yang ia masukkan ke dalam saku celana, Nathan terus mengintimidasi Anggita. Nathan kadung penasaran, ia tidak ingin tidurnya terganggu lagi malam ini, karena memikirkan status misterius Anggita.

Nathan semakin membidik netra Anggita yang kini bergerak liar menghindari tatapannya. Tangan wanita itu juga sudah bergerak aktif, berusaha mendorong dada Nathan agar bisa menjauh. Namun sayang, usahanya tak berarti apa-apa, Nathan tetap saja kokoh berdiri dekat dengannya.

"Aku ingin tahu lebih banyak tentang Ayah Elvano."

Anggita semakin mendelik mendengar ucapan Nathan. Pria itu ternyata begitu gigih.

"Dia adalah pria yang hebat!" jawab Anggita cepat dan berhasil membuat Nathan menaikkan alisnya menatap Anggita yang juga menatapnya setengah melotot. "Juga pria yang...tampan, dan...baik," tambah Anggita. Intonasi suaranya terdengar ragu.

"Dalam hal mencampakkan kalian?"

"Apa maksud mu?"

"Dia pria yang baik dalam hal mencampakkan kalian."

Anggita kembali dibuat melotot, karena ucapan Nathan.

"Mungkin tidak persis seperti itu, tapi aku yakin dia salah satu brandal, karena berhasil membuat putranya menginginkan pria lain untuk menjadi Daddy menggantikan dirinya."

"Nathan, kau sepertinya salah paham. Putraku tidak seserius itu, ia hanya jahil. Ucapannya jangan ditanggapi serius!"

"Aku sudah terlanjur tertarik dengan tawarannya." Nathan melangkah semakin maju dan meletakkan satu tangannya di dinding tepat di sisi wajah Anggita. Mengunci tubuh wanita itu yang sudah terpojok. Netranya menatap manik Anggita dalam. Memperhatikan wajah cantik itu lebih lekat.

Dengan jarak yang begitu dekat, membuat indra penciuman keduanya bisa merasakan aroma parfum satu sama lain. Pandangan Nathan menyusuri wajah cantik Anggita, dari mata yang dipaksa terbuka menyala saat menatapnya, hidung mancung, dan tatapan Nathan berakhir pada bibir itu. Bibir bervolume yang seakan memanggil, meminta untuk disesap.

"Dan...kini aku bahkan mulai tertarik dengan ibunya," lanjut Nathan lagi. Suaranya terdengar berbisik, satu tanganya bahkan sudah bergerak mengusap pelan bibir Anggita.

Nathan mendekatkan wajah, ia ingin menikmati bibir itu, menyesapnya perlahan dan dalam.

Namun sayang, keinginan Nathan harus tertunda akibat gerakan Anggita yang begitu cepat membekap mulut Nathan dan menginjak kaki pria itu dengan kuat.

"Emppp..."

"Dasar mesum!" Anggita mendorong kuat tubuh Nathan. Hingga menciptakan celah untuk Anggita secepatnya kabur dari sana.

Nathan terkekeh, ia mengacak rambut peraknya, merasa kecewa karena usahanya menginginkan bibir wanita itu gagal. Anggita lepas dari terkamannya, sayang sekali.

Memasang wajah tengil, Nathan keluar dari ruang kerja Anggita. Mencari wanita beranak satu itu keseluruh penjuru galeri, tapi sama sekali tak bisa menemukannya. Sampai salah satu karyawan yang bekerja di galeri menghampiri Nathan dan mengatakan bahwa sudah ada taksi yang menunggunya di luar.

Nathan mengangguk masam. Lagi, ia diusir. Tetapi Nathan menganggap pengusiran kali ini berbeda, begitu spesial, karena Anggita langsung yang memesankan taxi khusus untuknya.

Pemikiran Nathan begitu konyol.

Flashback off^^

Kepala itu ia rebakan pada sandaran kursi penumpang, menikmati perjalanan pulangnya dengan mata terpejam, Nathan tetap saja tersenyum-senyum tidak jelas. Sampai supir taksi yang ia tumpangi pun melirik pria itu dari kaca spion dan menggeleng heran. Nathan seperti pria tidak waras yang sialnya berwajah tampan.

*

*

*

Dalam ruang bercahaya remang itu Anggita duduk. Ia menutup tirai digital setelah taksi itu berlalu meninggalkan galerinya.

Manarik napas panjang, Anggita mengusap wajah. Apa yang terjadi di antara ia dan Nathan tadi berhasil membuat jantung Anggita serasa ingin lepas dari tempatnya.

Pria itu sungguh tak terbaca, tingkahnya membuat Anggita kesal sekaligus gemetar. Bagaimana ia disudutkan dan ditatap begitu lekat.

Astaga!

Lagi, Anggita menarik napas dan memukul pelan dadanya. Sampai sekarang jantung wanita itu belum bisa berdetak secara normal. Netra Nathan mampu membuat Anggita terpaku, membuat Anggita seakan tertarik sekaligus bertahan dari dan dalam usaha bertahanannya.

"Kenapa wajah mereka bisa begitu mirip?" gumam Anggita sendu.

Mata itu, wajah tampan itu, mengingatkan ia kembali dengan dia yang sudah susah payah Anggita singkirkan dari dalam hatinya. Seseorang yang bermakna, pemilik tempat tersendiri dalam perjalanan hidupnya yang begitu sulit.

Anggita menghela napas panjang. Ia mengusap wajah kasar, berusaha tersadar dan sebaiknya ia segera pulang. Ada Elvano di rumah yang menunggu kedatangannya, putra hebat yang bisa membuat perasaan Anggita lebih baik.

1
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
/Sob//Sob//Sob/
Shyfa Andira Rahmi
waduhhh...sakit ngga tuhh🤣🤣
Shyfa Andira Rahmi
wahhh ternyata si bocil calon suaminya Sena kahh??🫣
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
Mini Amora
ampunnn thor
keren bgttt critamu ini...

thanks bgttt yaaa tuk karyamu ini.
next baca critamu yg mana lagi yaaa thor😍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: terima kasih banyak kakak 🤗🥰
seneng jika ceritanya bisa dinikmati 😍
total 1 replies
Mini Amora
aahhhhh.... suka dehhh aahhhh sama kembar nathan & ivan🤣
Mini Amora
dari awal bab kan juga dah nyariin cutaca aku thor... eehhhh baru terjawab... keren lahhh thor👍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: gak jodohnya Nathan kak 😂🤭
total 1 replies
Mini Amora
wow thor...

kau baik sekali
cutaca datang lagi disini... 🤭
Mini Amora
love you to daddy nathan🩷
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
Mini Amora
akhirnya setelah baca agam-hena
langsung cusss kesini thor..
penasaran sama nathan
apa iya gak jadi sama cutaca yaa thor?
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: hayoooo apakah Nathan berjodoh dengan cutaca 🤣🤭
total 1 replies
aliifa afida
luar biasa/Heart//Heart//Heart/
Alfia Amira
pindah ajah sama kakek Galang , biar waras 😂😂😂
Ebyline Lian
👍👍
Alfia Amira
lagi bayangin Ivan leher nya di gips , tangan nya digips, trus kakinya di gantung di tiang, dadanya diperban 🤣🤣🤣
Alfia Amira
nama pengawalnya "Basin" , kalo dijawa itu artinya bau GK enak , bener2 GK beres kyk e si ivan ini 😁😁😁
Alfia Amira
ini si tsania anak nya GK jadi sklh nya sama El ??
apa masih di LN ??
Rumi Yati
Terima kasih thor
echa purin
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!