NovelToon NovelToon
Menantu Sampah Pilihan Sistem

Menantu Sampah Pilihan Sistem

Status: tamat
Genre:Sistem / Menantu Pria/matrilokal / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: less22

Alzahro adalah pria miskin berprofesi sebagai semir sepatu, pekerjaan yang di ajarkan oleh ayahnya. Awalnya pernikahan itu terjadi karena kecelakaan kecil, yaitu di hari pernikahan Genisa, tunangan Genisa kabur dengan wanita lain. Kebetulan Alzahro yang sedang ada di acara untuk mencari nafkah, ia pun di minta oleh Genisa sebagai pengganti pengantin pria.

Selama hidupnya di rumah keluarga Genisa, ia tidak pernah di anggap sebagai keluarga, melainkan seorang pembantu di rumah itu, tapi meskipun Genisa tidak mencintainya, Genisa juga tidak membencinya. Hanya Genisa yang baik padanya di rumah itu.

Berkali-kali Ibu Genisa minta Alzahro bercerai dengan Genisa, tapi Alzahro selalu menolaknya, hingga akhirnya Ibu mertuanya itu pun melakukan sesuatu padanya, yaitu Mendorongnya dari tangga hingga ia sekarat.

Di saat ia sekarat, ia mendapatkan sebuah berkah, yaitu sistem yang akan mengubah hidupnya. Ia bukan hanya mendapatkan keberuntungan, ia juga di cintai oleh istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Misi cadangan

......❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️......

Setelah melaju mobil beberapa saat, Alzahro menekuk alisnya karena melihat mobil penculikan itu berhenti di sebuah gang.

"itu kan mobil..." Alzahro penasaran dengan mobil itu dan melihat secara saksama agar tidak salah mobil.

Ting

[Misi Cadangan]

[Memburu penculikan]

[Status misi sedang berlangsung]

Alzahro, dengan mata tajamnya, mengenali mobil hitam yang melaju pelan di depan mereka – mobil yang sama yang beberapa waktu lalu ia lihat menculik seorang anak di dekat sekolah.

"Ternyata benar, itu mobil penculik itu," bisik Alzahro, suaranya sedikit bergetar. Detak jantungnya berdebar kencang. Ia melirik Genisa yang duduk di sampingnya, tangannya menggenggam erat tangan Alzahro. Kecemasan terpancar jelas dari wajah kekasihnya itu.

"Sayang, kamu tunggu di mobil ya," pinta Alzahro, suaranya terdengar tegas meski di dalam hatinya rasa takut bercampur aduk. "Itu adalah mobil penculikan anak. Aku harus menyelamatkan anak-anak yang mungkin akan menjadi korban berikutnya." Ia merasakan tanggung jawab yang begitu besar, dorongan kuat untuk menghentikan kejahatan itu.

Genisa, dengan air mata yang mengancam jatuh, menggenggam tangan Alzahro lebih erat. "Kamu harus hati-hati ya," ucapnya, suaranya bergetar menahan isak. "Aku... Aku nggak mau kamu kenapa-kenapa." Kekhawatirannya begitu kentara, namun ia juga memahami tekad Alzahro.

Alzahro tersenyum, sebuah senyuman yang berusaha membuat istrinya tenang. Ia menggenggam tangan Genisa lebih erat, memberikan ketenangan.

"Percayalah padaku," katanya, suaranya terdengar lebih tenang. "Jika aku akan baik-baik saja. Jangan lupa berdoa untukku, dan segera telepon polisi, ya. Aku akan mengintai mereka." Ia berusaha meyakinkan Genisa, sekaligus memberikan instruksi yang jelas.

Genisa, dengan perasaan cemas yang dalam, melepaskan tangan Alzahro. Melihat Alzahro berjalan menjauh, menuju mobil mencurigakan yang terparkir di tepi gang yang agak masuk ke dalam itu. Ia berharap jika istrinya segera menghubungi nomor darurat polisi.

Alzahro, dengan cepat mendekati mobil hitam itu dengan hati-hati. Ia mengintip dari balik jendela, memastikan tak ada seorang pun di dalam. Mobil itu tampak kosong.

Sebuah ide nekat muncul di benaknya. Dengan hati-hati, ia membuka pintu mobil dan masuk ke dalam, merangkak masuk ke bawah kursi, bersembunyi. Ia menunggu kedatangan para penculik.

Bau apak dan debu memenuhi hidungnya, menambah rasa tegang yang sudah memenuhi dirinya. Ini adalah perjuangan yang mungkin sangat berbahaya, tetapi demi menyelamatkan anak-anak yang mungkin menjadi korban.

Tak lama kemudian, dua orang pria berbadan tegap, wajahnya dipenuhi dengan ketegangan, bergegas menuju mobil. Mereka membawa dua karung goni besar yang tampak berat, langkah kaki mereka terburu-buru, penuh dengan kegelisahan yang tersirat. Alzahro, yang bersembunyi di bawah kursi, menahan napas agar tidak ketahuan.

Dengan kasar, salah satu pria itu melemparkan karung-karung itu ke dalam bagasi mobil. Gerakannya cepat dan tak kenal ampun. Kemudian, pria itu membuka salah satu karung. Alzahro, dengan hati yang remuk, mendengar suara tangis kecil yang pilu dari dalam karung. Ia mengintip sedikit, melihat dua sosok mungil, dua anak perempuan berusia sekitar tiga dan lima tahun, wajah mereka penuh dengan air mata dan ketakutan. Mereka tampak ketakutan dan lemas.

"Akhirnya," desis salah satu pria itu, suaranya berat dan serak, penuh dengan kepuasan yang mengerikan. "Kita mendapat mangsa juga setelah seminggu ini berkeliaran di sini." Ia tersenyum sinis, sebuah senyuman yang membuat bulu kuduk Alzahro merinding.

Pria itu kemudian meletakkan karung berisi anak-anak itu di jok belakang, suara tangis mereka semakin jelas terdengar. Kekejaman mereka membuat Alzahro marah.

......❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️......

1
BSP
💪💪
BSP
obat sakit kepala
muhammad royani
Permisi Thooour,
ikut nimbrung ya, 🙏👍👍👍
Warda Sahala
sejauh ini semua novel mu yang aku baca cukup memuaskan.
Sumitro van Persie
Alzahro aturannya nasehati istrinya g boleh dendam ma ibunya. kaya Al sendiri orang lain dibantu istahnya tega sakitnya tapi g tega matinya.
Sumitro van Persie
percumah aja ada polisi adeh malah ada yang berkorban
Sumitro van Persie
pindahin lain alam 💪💪💪
Sumitro van Persie
modar Kowe....mau ngadu kemana..
Sumitro van Persie
pergi aja minta maaf pada Genisa rubah sifatnya kerja keras
Sumitro van Persie
wah wah kelakuannya menjadi jadi karma apa nantinya...
Sumitro van Persie
Aothor g baca komen harta MC dari usaha mana hii bikin bludrek aja
Sumitro van Persie
yang sembrono ya Al lah jelas jelas pencuri dilepas
Sumitro van Persie
dul....ngapain hadiah kapal buat apa
Sumitro van Persie
Halah paling g menghasilkan apa apa tekor lagi tekor lagi...🤣🤣🤣
Sumitro van Persie
Thor mcnya kok g dapat keuntungan dari hotel,super maket,kafe dll malah tekor melulu itu uang yg dipakai uang hadiah misi. katanya orang kaya adeh
Sumitro van Persie
keluarga koplak.....😄😄😄
Sumitro van Persie
aneh ni sistem giliran istri MC g dikasih tau
Sumitro van Persie
matanya buta Al & Denisa datang pergi pakai mobil mewah masih dibilang kismin
Aman Dosa
pemain brazil
Wega Luna
yah karena kamu kerja cari uang bukan untuk sosial ,kamu harus tau sumpah dokter dan perawat,rumah sakit Siloam hospital aja Nerima kis kok GK rugi juga,didanai canggih 2 loh , Siloam hospital kan terkenal dengan sebutan rumah sakit orang berduit ✌️😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!