NovelToon NovelToon
PERMAISURI RAJA IBLIS

PERMAISURI RAJA IBLIS

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / Fantasi Timur / Spiritual / Epik Petualangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:587.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lian Lang

Lili gadis modern berumur 20 tahun terjebak oleh sihir waktu di hutan misterius yang membawanya masuk ke dunia sihir. Saat terbangun, ia dikejar-kejar oleh segerombolan makhluk berwujud aneh dengan suara yang sangat menyeramkan. Beruntungnya, seorang pria tampan misterius datang menolongnya dan memanggilnya dengan sebutan "Permaisuriku". Siapakah pria misterius yang menolongnya? Kemana permaisuri yang sesungguhnya? Akankah Lili bisa kembali ke dunianya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lian Lang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Musuh Lama

"Evil, Yang Mulia, halo?" sapa Lili sambil melambaikan tangannya ke depan wajah Evil. Tak ada reaksi, ia pun menepuk bahu kiri Evil. Evil pun terperanjat dari lamunannya.

"Yang Mulia, kau melamun?"

"Tidak. Kau lanjutkan saja sarapanmu. Setelah ini, kau harus bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Kau tidak sendiri. Sunny dan Moonly yang akan mengantarmu ke sana."

"Oke!"

Mendengar perkataan Lili, Evil pun tersenyum. Ia pun beranjak dari kursinya, dengan cepat Lili meraih tangan kanan Evil. Evil pun menoleh ke arah Lili seolah ia tau isyarat yang ingin disampaikan oleh Lili kepadanya.

"Yang Mulia, ehm maksudku E...Evil. Bisakah kau menemaniku sarapan walau cuman sebentar?"

"Baiklah." kata Evil sambil duduk. Ia melihat Lili yang sedang makan dengan lahapnya.

"Gadis ini, benar-benar mirip dengannya atau aku sedang merindukannya." batin Evil

"Yang Mulia, cobalah ini rasa cumi ini. Ini enak sekali." kata Lili sambil menyodorkan makanan diujung sendoknya.

Evil yang melamun pun tersadar dan memakan makanan yang telah disodorkan Lili kepadanya. Ia mengunyahnya perlahan.

"Enak kan?"

"Iya."

"Kalau begitu, kau harus mencobanya sekali lagi. Biar aku ambilkan ya." kata Lili sambil mengambil piring kosong didepan Evil dan mulai meletakkan beberapa makanan diatas piring Evil.

"Yang Mulia, silahkan." kata Lili sambil tersenyum

"Terima kasih."

Mendengar Evil berterima kasih kepadanya, Lili membalasnya dengan senyuman. Akhirnya keduanya makan bersama.

Diluar Kastil

"Yang Mulia, semuanya sudah siap." kata Blackie kepada Evil

"Bagus. Lili, apa kau..."

Belum sempat melanjutkan kata-katanya, ia melihat Lili tidak ada disampingnya. Ternyata gadis itu sudah berada disamping burung elang raksasa milik Darkie sambil mengelus badannya.

"Wah ini luar biasa." kata Lili sambil mengelus tubuh elang raksasa dan sesekali pandangannya beralih melihat kereta labu raksasa yang indah. Ia berjalan menuju kereta labu raksasa yang indah. Bentuknya yang unik, dengan korden berwarna kuning keemasan meninggalkan kesan klasik nan elegan.

"Ini bukan mimpi kan? Aku benar-benar tidak bermimpi kan?" kata Lili sambil meraba kereta labu raksasa itu.

"Kau tidak sedang bermimpi. Ini nyata. Apa kau suka?" tanya Evil

"Suka. Suka sekali." jawab Lili tanpa menoleh kearah Evil.

"E...Ah maksudku kapan kita akan berangkat?"

"Bukan kita, tapi kau."

"Aku?!"

"Ya. Kau tidak perlu khawatir. Ada Darkie, Sunny dan Moonly yang akan menemanimu."

"Jadi...Yang Mulia tidak ikut dengan kami?"

"Tidak. Aku banyak urusan. Kau baik-baik saja disana. Jangan membuat masalah."

"Oke."

Lili pun berlari hendak menaiki burung raksasa. Langkahnya terhenti saat seseorang memanggil namanya. Ia pun menoleh dan ternyata seseorang yang memanggilnya tidak lain Evil.

"Yang Mulia kenapa memanggilku?"

"Apa yang kau lakukan?"

"Aku? Tentu saja mau menaiki burung raksasa ini. Ada masalah?!"

"Siapa yang menyuruhmu naik?!"

"Tidak ada."

"Kembali!"

"Kenapa?!"

"Kau naik disini bukan disana." jawab Evil sambil tangan kanannya menunjuk kearah kereta labu.

"Oh...kau memintaku untuk naik ke dalam kereta itu. Kenapa tidak bilang dari tadi?!"

Lili pun berjalan menuju kereta labu yang berada dibelakang burung elang raksasa itu. Ia pun masuk kedalam kereta itu dan disusul dari belakang Sunny dan Moonly. Darkie dan Blackie pun berjalan menghampiri Evil dan berpamitan sambil membungkukkan badannya sedikit. Setelah berpamitan, keduanya berjalan dan menaiki elang raksasa milik Darkie. Beberapa saat kemudian, elang raksasa milik Darkie mengepakkan keduan sayapnya dan terbang. Ajaibnya kereta labu tanpa seorang supir yang mengendarainya, terbang sendiri mengikuti elang raksasa dibelakangnya. Seolah disisi kereta labu itu terdapat kedua sayap yang transparan tak terlihat.

Setelah kereta labu itu berlalu, sebuah bayangan hitam melintas didepan Evil.

"Yang Mulia!"

"Lakukan tugasmu. Lindungi dia secara diam-diam!"

"Baik Yang Mulia." kata Buto. Ia pun menghilang seperti bayangan hitam.

Didalam kereta labu itu, Lili tak kuasa menahan rasa penasarannya untuk membuka korden disebelahnya. Begitu korden dibuka ia sangat takjub melihat pemandangan dibawahnya. Sangat indah, ada banyak rumah-rumah dengan bentuk yang unik, tanaman, bunga, pohon bahkan ada ribuan kupu-kupu, burung terbang melewatinya. Ia tidak melihat kastil tempatnya tinggal. Ia merasa bahwa kereta yang membawanya sudah terbang sangat jauh sampai kastil yang megah itu tak terlihat olehnya. Yang lebih membuatnya takjub adalah ketika ia melihat ada banyak anak seusia dirinya terbang hanya dengan menaikki sapu lidi, ada juga yang menaikki hewan. Seperti burung, naga, kuda terbang dll. Ada juga yang terbang hanya dengan menggunakan kedua sayap yang berada dibelakang punggungnya. Sungguh pemandangan yang sangat unik yang hanya bisa ia tonton di dalam film maupun televisi. Tapi sekarang, ia tidak hanya bisa menonton di dalam film maupun televisi. Ia melihatnya dengan kedua mata kepalanya sendiri. Ini nyata, ini benar-benar ada.

Lili pun menurunkan korden keretanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Sungguh pengalaman tak terduga yang tak bisa dia lupakan dalam hidupnya. Tiba-tiba kereta berhenti. Sunny dan Moonly membantu Lili turun dari kereta. Betapa kagetnya Lili saat ia melihat dirinya berdiri tegak diatas awan.

"Ini?"

"Nona, kita sudah sampai." jawab Moonly

"Sampai? Tapi disini tidak ada apa-apa?"

"Itu karena tempat ini dipasang pelindung disekitarnya. Agar tidak sembarang orang bisa keluar masuk." jawab Darkie.

Darkie pun mengucapkan mantra dan ia mengangkat tangan kanannya. Keluarlah tongkat raksasa berwarna hitam dengan ukiran abstrak disisi tongkat dan diatasnya terdapat lambang matahari. Ia pun mengayunkan tongkatnya. Ajaib, tempat yang tadinya sepi hanya ada gumpalan kabut dan awan yang berserakan, seketika berubah menjadi pemandangan yang luar biasa. Sebuah tempat seperti istana yang dikelilingi ribuan kristal warna warni melayang diudara. Tidak hanya itu, Lili melihat ada sebuah anak tangga raksasa turun kearah mereka.

"Nona, mari." kata Moonly

"Jangan takut nona. Ikuti saja kami." tambah Sunny

Lili pun mengangguk dan ditemani Sunny dan Moonly disebelahnya. Darkie memimpin jalan. Saat anak tangga pertama diinjak, secara tiba-tiba anak tangga itu langsung melejit keatas secepat kilat. Sontak Lili terkejut dan berpegangan kepada Sunny dan Moonly. Melihat Lili yang kaget dan ketakutan, keduanya hanya tersenyum. Akhirnya mereka berempat tiba diatas. Sungguh benar-benar bangunan yang megah seperti istana. Tiba-tiba ada seorang laki-laki dan perempuan datang menghampiri mereka. Keduanya memberi hormat kepada Darkie. Darkie pun membalasnya.

"Tuan Darkie, ada kepentingan apa tuan datang kemari?" tanya pria itu

"Sesuai dengan perintah Yang Mulia, aku datang kemari untuk mengantarkan seseorang yang ingin belajar disini."

"Siapa?"

"Dia." kata Darkie sambil menunjuk Lili

"Kau!" teriak wanita itu

1
Faizah Faizah
kerennn....
Erlina Ibrik
suara *geraman*
Sharon
Ternyata punya selir , mending lili ama pangeran sirzenc
Sharon
Napa semua ny bermain secara kotor , mmg d dunia ni yg sengsara makin sengsara , yg enak makin enak . Tp kemenangan ttp akan mmbuahkan hasil walaupun cerita yg panjang lebar 😁
Sharon
Raja nya siapa napa seorng putri lebih berkuasa ya , bingung aku tuh😞
Sharon
Kalau kalah ya sadar diri itu lebih baik toh lelaki byk kan 😁 drpd dendam tak berhujung .
Karmawati Karim
Luar biasa
A&R
gd
GuGuGaGa_90
Luar biasa
Shinta Dewiana
cih...udah 200 th lu belum berhasil menaklukkan raja iblis...masih nyalain org lain...sadar oi...putri..
Shinta Dewiana
jadi seksi....a..haii..
Shinta Dewiana
makin seru ini..
Shinta Dewiana
haiiiyyooo...langsung jadi...
Shinta Dewiana
hah....
Shinta Dewiana
masih penuh mistery
Shinta Dewiana
kereennn
Shinta Dewiana
ternyata lili emang luar biasa ya...bisa semua hanya blm terbiasa
Shinta Dewiana
jadi orang pertama yg melukai raja siapa ya...apa permaisuri
Shinta Dewiana
his evil main nyosor aja ini...
Shinta Dewiana
pelayan aja berpakaian seksi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!