NovelToon NovelToon
MENCINTAI AYAH TIRIKU

MENCINTAI AYAH TIRIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Romansa-Tata susila / Konflik etika / Tamat
Popularitas:269.8k
Nilai: 5
Nama Author: Naim Nurbanah

Maimunah seorang janda yang berumur 40 tahun, namun masih terlihat cantik dan sangat muda. Maimunah memiliki putri yang sudah menginjak dewasa berumur 21 tahun, bernama Sinta. Maimunah hendak menikah dengan seorang pria muda berumur 27 tahun, bernama Mukid.

Keseringan bertemu menimbulkan rasa cinta Sinta terhadap Mukid.
Permasalahan yang rumit muncul dari ibu kandung, bapak tiri dan anak kandung.

Temukan cerita lengkapnya di novel MENCINTAI AYAH TIRIKU.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naim Nurbanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TERPAKSA DIPATAHKAN

Aku Sinta. Setelah aku mengetahui bahwasanya calon ayah tiri ku adalah om Mukid, aku menjadi kacau hatiku. Terus terang aku menjadi ragu untuk meneruskan hubungan aku dengan om Mukid. Walaupun aku sudah terlanjur jatuh hati dan bahkan semua kehormatan serta mahkota ku sudah aku serahkan kepada om Mukid. Tidak ada penyesalan aku melakukan itu. Namun kenapa laki-laki yang aku cinta itu ternyata calon ayah aku. Kenapa mama dan aku mencintai laki-laki yang sama. Memang om Mukid sosok laki-laki yang pantas diperjuangkan. Selain dari segi fisiknya sangat sempurna, om Mukid sanggat bertanggungjawab. Om Mukid sangat perhatian dan penuh kasih sayang. Walaupun saat itu aku tahu, om Mukid sudah memiliki kekasih dan akan segera menikah. Namun aku tidak pernah mengira jika wanita yang menjadi kekasih om Mukid adalah mama ku sendiri.

Aku ingin menjauh dari mereka. Aku tidak ingin merusak kebahagiaan mama ku beserta laki-laki yang dicintai mama. Aku tidak ingin menyakiti mama jika akulah yang menggoda om Mukid supaya berkhianat dengan mama.

Setelah nanti mama dan om Mukid benar-benar menikah dan sah menjadi pasangan suami istri, aku akan memutuskan pindah dari kota ini. Aku akan tinggal di kota, dimana keluarga mama banyak tinggal di tempat itu. Aku akan memulai kehidupan baru dan belajar melupakan Mukid. Aku yakin waktu akan menyembuhkan segala keresahan hati dan kekecewaan ku.

Setelah aku pergi menjauh dari om Mukid, apakah ada rasa kehilangan dari laki-laki itu? Apakah om Mukid melakukan hubungan badan dengan aku lantaran aku menggoda dan mendesak om Mukid untuk melakukan itu kepada ku. Namun om Mukid sangat menyayangi aku. Aku tahu itu. Bahkan om Mukid juga membelikan aku satu set perhiasan yang harganya lebih mahal dibandingkan perhiasan yang dibelikan untuk mama aku. Saat mengetahui harga satu set perhiasan milikku lebih mahal dibandingkan milik mama ku, aku merasa tidak enak. Sungguh, aku benar-benar tidak enak dengan mama. Padahal mama lah yang akan dipilih oleh om Mukid untuk menjadi istrinya, bukan aku. Saat itu aku bingung, harus menerima satu set perhiasan dari om Mukid itu apa tidak. Akhirnya mama dengan bijaksana menyuruh aku untuk mengambilnya. Kini barang itu telah ditangan ku. Satu set perhiasan itu akan tetap ku simpan dan aku bawa nanti ketika di luar kota. Setidaknya ada kenang- kenangan dari om Mukid untuk aku. Selain kenangan manis yang om Mukid berikan untuk aku.

@@@@@@@

Satu hari sebelum ikrar suci itu dilaksanakan, di mana ijab kabul pernikahan antara mama dengan om Mukid diwujudkan. Aku nekat mengajak dan memaksa om Mukid untuk ketemuan. Aku ingin hari ini hari terakhir aku dengan om Mukid bertemu sebagai sepasang kekasih. Aku menghubungi om Mukid dan om Mukid tidak menolak keinginan berakhir aku sebelum aku benar-benar memutuskan hubungan percintaan dengan om Mukid. Karena besok setelah ijab kabul itu dilakukan, om Mukid akan menjadi ayah tiri ku dan suami untuk mama aku. Sebelum status mama berubah menjadi istri dari Om Mukid, aku ingin menghabiskan waktu bersama om Mukid sebagai kekasih, bukan ayah tiri.

Kini aku sudah menunggu di apartemen om Mukid. Katanya om Mukid sedang dalam perjalanan menuju apartemen setelah mengurus sesuatu yang kurang untuk besok acara pernikahannya dengan mama. Tentu semuanya telah di handle oleh panitia pernikahan. Namun bukan om Mukid kalau tidak memastikan semuanya sudah siap dan beres.

Om Mukid datang dan masuk ke dalam apartemen nya, dimana aku sudah lama menunggu kedatangan nya. Om Mukid langsung memeluk aku dengan erat. Tentu saja aku menyambut nya lebih erat pelukan itu.

" Om Mukid, aku rindu.." lirihku. Om Mukid mengusap kepala ku.

" Kamu sudah makan, Sinta? Aku membelikan ayam bakar madu dengan sambalnya yang super pedas. Bukankah kamu suka sambal yang pedas?" ucap om Mukid seraya menunjukkan kantong plastik besar yang sudah diletakkan terlebih dahulu di atas meja sebelum memelukku.

" Aku tidak mau makan! Aku hanya mau om Mukid." sahut aku dengan manja. Kembali om Mukid membenamkan kepala ku di dada bidangnya. Puncak kepala ku di usapnya lembut.

" Maaf, kamu pasti tersakiti dengan pernikahan ini." bisik Mukid. Aku tiba-tiba tidak kuasa menahan kesedihan dan akhirnya aku terisak. Air mata aku banjir dan jatuh di pipiku. Om Mukid mengusap dengan lembut.

" Kalau kamu sakit, aku akan menggagalkan pernikahan ini." ucap Om Mukid yang membuat aku menjadi terkejut.

" Tidak om! Aku tidak ingin mama kecewa dan bersedih karena gagal menikah. Om Mukid tidak boleh melakukan ini. Om Mukid harus tetap menikah dengan mama." sahut aku. Om Mukid kini mengecup lembut dahi ku lalu kini turun ke bibir ku. Ketika om Mukid melepas nya, aku tidak menghentikan nya. Kini aku mulai meraup bibir nya. Tanpa rasa malu aku mendorong tubuh om Mukid dan mencoba mengungkungnya. Aku tidak perduli lagi.

" Ijinkan aku melakukan nya sekali lagi, om! Sebelum aku benar-benar merelakan om Mukid menikah bersama mama. Dan sebelum om Mukid menjadi ayah tiri ku." ucapku.

Om Mukid pasrah dengan perlakuan aku. Aku mulai menguasai dan mendominasi om Mukid. Malam ini aku benar-benar menikmati permainan ini bersama dengan om Mukid. Tanpa ada malu dan sungkan, aku membuat om Mukid menjelajahi surga dunia bersama. Sampai pukul dua belas malam, aku segera meninggalkan apartemen itu bersama om Mukid. Namun aku memilih pulang naik taksi. Tentu saja om Mukid tidak mengijinkan aku kembali ke rumah dengan naik taksi. Akhirnya om Mukid mengantarkan aku sampai di depan gang, lantaran aku khawatir jika mama akan melihat aku pulang diantar oleh om Mukid. Ini akan menimbulkan kecurigaan bagi mama.

Sesampainya di rumah tentu saja sudah banyak keluarga ku berkumpul. Karena besok adalah acara akad nikah pernikahan mama ku dengan om Mukid. Sudah jam dua belas lebih, keadaan rumah masih ramai. Saudara dan keluarga dari mama masih begadang dan mengobrol di ruangan tengah maupun depan teras. Bersyukur, aku minta turun di depan gang masuk rumah itu. Kalau tidak akan banyak pasang mata melihat aku turun di dalam mobil calon ayah tiri ku.

Aku langsung masuk ke kamar setelah menyapa keluarga besar ku. Aku merasa letih setelah pergumulan dengan om Mukid hari ini. Walaupun sedih, kecewa namun aku sudah puas bisa berjumpa dengan om Mukid di hari terakhir sebelum om Mukid menjadi ayah tiri ku.

@@@@@@@

Hari pernikahan mama dengan om Mukid telah tiba.

Hari ini adalah hari dimana hari mama aku akan melepaskan statusnya sebagai seorang janda beranak satu. Dan juga hari ini adalah hari di mana om Mukid melepaskan masa lajang nya. Senyuman terlihat jelas dari sudut bibir mama ku. Aku ikut bahagia melihat mama bahagia bersama laki-laki pilihan nya. Walaupun laki-laki itu adalah laki-laki yang sama yang aku cintai.

" Selamat tinggal om Mukid! Setelah ini aku akan menjauh dari kehidupan mama dan om Mukid. Titip mama om! Beri kebahagiaan untuk mama dan jangan sia- siakan kasih sayang mama terhadap om Mukid." gumam ku seraya menyeka air mataku.

1
Safa Almira
,yey
Kak Jum
Luar biasa
Kak Jum
lumayan c mukid dpt 2 2 sekali..dpt ibu n anak😂😝😝😝
Piarni Akib Hamazah
degdeg
Diyah Ambarulita
sama mm nya kampung tp pekerjaanya oke 😁
Suzana Suprianti
👍
anniezha_choir
ini jg kk, harusnya, kata maimunah, gtu kan?
anniezha_choir: maaf y kk sebelumnya, kalau saya bnyak komen 🙏
total 2 replies
anniezha_choir
maimunah? zulaikhah?
anniezha_choir: sama" akak... srmangat berkarya
total 4 replies
NAIM NURBANAH
nah iya, itu untuk menunjukkan bahwasanya satu persatu dari mereka tahu rahasia antara Mukid dengan Sinta saja.. 😭
Alif-balqis Faiha
copy juga kata2nya dan diganti dari nenek wati jadi maimunah
NAIM NURBANAH: jeli maksudnya
total 2 replies
Alif-balqis Faiha
part ni dialognya dicopi ya
NAIM NURBANAH: iya, ini untuk menunjukkan bahwasanya nenek Wati dan Maimunah akhirnya tahu rahasia antara Mukid dan Sinta..
total 1 replies
Alif-balqis Faiha
si mukidi mbokya dikasih karma.kayak gak ada penyesalan atas dosa2nya
Alif-balqis Faiha
namanya aduh banget mukid sama maimunah...
NAIM NURBANAH: nama nasional ☺😊
total 1 replies
NAIM NURBANAH
keren pokoknya
Usman Ratta
keren ceritanya
Ade Safitri
🤦‍🤦‍ kenapa nongolnya 3bab dengan cerita yg sama...
NAIM NURBANAH: oh tadi susah up nya kak... nanti di hapus..
total 1 replies
Ade Safitri
Alhamdulillah🤲... akhirnya ada kabar baru dari Mukid Sinta...
NAIM NURBANAH: 😜😘🥰😍... hehehe... lama up nya yah...
total 1 replies
Zoya Almahyra
up dong thorrrr.....
NAIM NURBANAH: terimakasih yah, sudah mampir di sini... ditunggu yah... 😘🥰😍
total 1 replies
Ade Safitri
kemana aja Thor dah lama gak on...
NAIM NURBANAH: 😍🥰😘...wah nunggu. yah akak... baca novel aku yang lain dulu kak.. sambil nunggu ini crazy up lagi...
total 2 replies
Ade Safitri
🙏 Thor... kayanya salah judul ya....
NAIM NURBANAH: oh iya... kepergian Radit...

thanks bun
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!