NovelToon NovelToon
Di Ujung Peluru

Di Ujung Peluru

Status: tamat
Genre:Romantis / Fiksi Modern / Cinta pada Pandangan Pertama / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: NaraY

Beberapa bab akan mengandung konflik keras. Tidak diperkenankan berkomentar buruk dan sok tau sebelum membaca sampai bab terakhir. Yang tidak kuat harap SKIP.

Bukan aku tidak mencintai gadis impianku, Bukan tidak menyayangimu. Aku menjaga dirimu dan kehormatanmu. Memilihku adalah pilihan berat untukmu, Jika kamu sabar..tunggulah aku. Kulindungi wanita pilihanku, Karena aku mencintaimu selalu walau Nyawa ada di ujung peluru.

Aku Ardian Putranto, Lettu Ardi.. memilihmu dalam hatiku Adinda ku...

Bersama kisah Lettu Rama Satria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Mengulang Kembali

Ardi masih begitu lemas di dalam pesawat. Hanya diam dengan tatapan kosong. Resah, gelisah ia rasakan.

Bagaimana abang menjelaskannya padamu nanti. Abang tidak tau kata kata apa yang bisa menenangkan hatimu.

***

Ardi berlari ke arah ruang rawat Adinda, di lihatnya istri cantiknya masih tidur.

"Kenapa belum sadar juga?" tanya Ardi pada perawat yang sedang mengecek kondisi Adinda.

"Sebelum tindakan tadi, ibu sangat ketakutan pak jadi dokter menambah sedikit obat biusnya" jawab perawat sambil pamit untuk pergi

Ardi mengusap pipi dan beralih menatap perut Adinda dengan pilu. Kini tidak ada lagi calon anak yang akan mengisi sepinya dalam rumah mereka. Buah hati yang ia tunggu kehadirannya.

Tak lama Adinda mulai bangun. Hal yang pertama di lihatnya adalah wajah Ardi.

"Bang.. anak kita" Suara serak Adinda berusaha bicara dengan susah payah karena baru saja sadar dari pengaruh obat bius.

"Hhsstt.. Iya sayang.. Abang sudah tau" Ardi menghibur Adinda. Di lihatnya Adinda berusaha keras menahan tangisnya. Adinda menggenggam erat tangan Ardi. Ardi membungkuk memeluk Adinda.

"Kalau tidak sanggup menahannya lepaskan saja, ada Abang disini"

Adinda menangis sesenggukan di pelukan Ardi. Adinda begitu sedih harus kehilangan calon anaknya, begitu pun dengan Ardi.. tapi Ardi sudah lebih mampu menguasai dirinya. Ardi tidak ingin menunjukan dirinya yang juga merasakan sakit dengan kejadian ini.

-_-_-_-

"Dinda mau pulang bang, Dinda tidak mau disini" Adinda mulai bosan dan selalu mengingat kehamilannya.

"Iya.. sabar ya sayang. Kondisi mu belum terlalu pulih" Ardi mengusap punggung Adinda.

***

"Lettu Ardi dan Lettu Danu mendapatkan tugas di daerah perbatasan. Lettu Ardi menjadi Komandan Kompi C dengan di dampingi Lettu Danu" Ucap Danyon

"Siap laksanakan" Jawab Ardi dan Danu

-----

"Persiapan kita hanya 2 minggu Ar.. semoga istri kita betah ya? Istriku sudah hamil 4 bulan nich" ucap Danu

"Iya Dan.. semoga tempat yang baru bisa membuatku mengulang kembali cerita indah dengan Adinda" ucap Ardi penuh harap.

"Aamiin"

"Di kebut lah Ar.. kasian bini elu kepikiran terus"

"Jangan tanya kalau ngebut. Pasti lah" jawab Ardi.

***

"Dek, disana abang akan bertugas. Adek siap nggak mendampingi Abang disana? tanya Ardi

"Dinda selalu siap bang, dimana ada abang.. Dinda akan ikut" jawab Dinda mantap.

"Terima kasih sayang.. Banyak tantangan yang akan kita hadapi di sana. Mudah mudahan adek kuat hidup bersama Abang dan tidak menyesal memilih Abang"

"Dalam hati Dinda hanya ada Abang, tidak ada yang lain.. dan Dinda tidak pernah menyesal memilih Abang"

Ardi memeluk Dinda dengan hati tenang.

***

Hari ini Adinda dan Ardi menata barang mereka untuk dibawa ke tempat tugas yang baru. Sesekali Ardi melihat wajah istrinya. Ardi sungguh tidak ingin istrinya lelah. Dalam hati kecilnya Ardi tetap mengharapkan seorang anak lagi

"Maukah suatu saat nanti kamu mengandung anakku lagi Dinda?"

----

Adinda sudah merasa cukup lelah dan duduk di lantai. Adinda juga mencuri pandang pada Ardi. Wajah tampan Ardi membuatnya selalu menjadi gelisah.

"Sebenarnya aku ingin merasakan hamil lagi, tapi aku terlalu takut mengatakannya padamu bang"

"Hmm..sudah dek. tinggal di bawa" Ardi tersenyum menggenggam tangan Adinda.

"Istri abang kenapa murung begini?" tanya Ardi yang melihat Adinda hanya memandangnya

"Siapa yang murung bang, Dinda hanya memandang wajah abang"

"Memandang abang? Ada apa di wajah abang?" tanya Ardi mengeryit dengan senyum menggodanya

Adinda menyadari ada yang salah dari ucapannya, tanpa sadar ia telah mengatakan kalau ia sedang memandang Ardi sejak tadi. Adinda pun menjadi salah tingkah.

"Dinda rindu Abang" Akhirnya kata itu terlepas dari mulut Adinda. Ardi tersenyum melihat adinda menunduk dengan pipi memerah.

"Abang juga rindu. Sudah lama menahannya" Ardi mendekat pada Adinda lalu mengecup bibirnya. Tak lama Ardi menggendong Adinda masuk ke dalam kamar.

.

.

1
Lalu Awan
tapi pada akhirnya bercerai juga😭
NaraY_Kamanatha: Nara juga punya cerita di akun lain ya kak.

silakan mampir jika berkenan.

Bojone_Batman 🙏
total 1 replies
Rusma Yulida
kalo dgn ardi secara tidak langsing udah jatuh talak juga
Zulinatul Hidayah
Buruk
Wan Trado
terlalu banyak drama yg berulang, cerita perangnya pudar padahal judulnya di ujung peluru
Wan Trado: ke siipp... kita nikmati aja yah sambil rebahan dan ngopi-ngopi 👍
total 2 replies
Wan Trado
baru calon suami dah punya calon anak 👍
Wan Trado
rumah dinas di komplek itu dempetan lho yaa, teriak teriak masalah sensitif begituu...!!
Wan Trado
pengen tau, jika anak dinda dg Rama nikah dengan anak Ardi dg vania itu halal ga sih.. secara sebelumnya Ardi dan dinda juga punya anak.. 🤔
Wan Trado
😅😂🤣🤦‍♂️
Wan Trado
iya iyaa iyaaa 😁
Wan Trado
semangat terus Nara 💪 high support to you..
Wan Trado
alhamdulillah lanjutkan... 🤣
Wan Trado
iya juga kita yg tidak teliti baca suratnya Rama, jelas indikasinya dia masih hidup.. hehe author mmg paling.. 👍
Wan Trado
becandanya ga lucu yaa, tau istrinya hamil dan kondisinya lemah kok dikerjain sihh
Wan Trado
salah satu tokoh utama dihilangkan, hmmm cukup bikin kaget tapi okelah antimainstream dan jadi penasaran.. 👍
Wan Trado
pada ibu yg mana di kakinya terletak surga buat anaknya...??
kalau ibu yg seperti ini, hanya ada neraka bagi kehidupan anaknya... 😡
Wan Trado
sudah sangat hebat ya jadi anak lurah itu... 😂😂
Nuraisyah
yg d sebelah Rinto dan Mey anak Rama dg Dinda juga kn yaa
Nuraisyah
bang Ardi anake 3 pembarep Kabeh,/Grin/
Nur Hafizah
Luar biasa
siccasiccasic
Bu Ardi seharusnya thor, bukan "mbak". Kalo istri tentara emang dipanggil ibu+nama suaminya dikalangan mereka.
siccasiccasic: Ya sama emak aku juga istri TNI kak, akupun anak TNI. Ya maaf kalo salah, karna sebanyak yg saya tau tiap batalyon manggilnya emang gitu, ibu+nama suami.
total 10 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!