NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Guru Tampan

Mengejar Cinta Guru Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Tamat
Popularitas:315.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ponn Ponn

Nayra Yulianti adalah seorang gadis yang cantik, manis, dan periang. Namun, kehidupan perCintaannya tidak semanis yang kita kira.

Nayra harus menerima nasib, sang pacar ternyata telah berselingkuh di belakangnya. saat ketahuan Nayra, sang kekasih justru lebih membela selingkuhannya ketimbang dirinya.

Sakit hati Nayra tidak bertahan lama saat disekolahannya kedatangan seorang guru baru yang sangat tampan. Rama Dewangga namanya, seorang duda beranak satu yang tidak ingin menikah lagi setelah di tinggal mendiang sang istri.

Nayra sendiri ternyata telah jatuh Cinta dengan Rama Dewangga, dan memutuskan untuk mengejar Cintanya dengan sang guru tampan tersebut.

Akankah Cinta Nayra diterima? Atau justru, Cintanya tersebut akan bertepuk sebelah tangan?

Setelah membaca, tolong tinggalkan jejak kalian ya Kakak-Kakak, terima kasih🙏💖

Facebook: Ponn Ponn

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ponn Ponn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setuju

"Jadi Nayra, bagaimana keputusan kamu?" tanya ayah.

'Duh, Nayra bakalan jawab apa ya?'

Rama jadi gugup sendiri dengan jawaban yang akan dilontarkan Nayra.

"S-saya ...." Nayra menjeda ucapannya sebentar seraya menarik napas dalam-dalam. "Bismillahirrahmanirrahim, Nayra terima perjodohan ini," ucap Nayra dengan yakin.

"Alhamdulillah!" ucap semua orang dengan senang, kecuali Rama.

'Perjodohannya diterima Nayra dengan mudah? Jadi bener apa yang Bunda bilang, Nayra itu suka sama aku.'

"Gimana Ram?" tanya bunda Molly.

Rama sedari tadi melamun tanpa memperhatikan ucapan tentang perjodohan yang ada didepan matanya.

"Hah? Apa Bunda?" tanya Rama yang tidak mengerti.

"Kamu ini udah Bunda bilangin, jangan banyak melamun," tutur bunda Molly.

"Maaf Bunda, maaf ya semuanya," ucap Rama.

"Iya Nak Rama, kami maafkan kok. Jadi gimana Bu?" tanya ibu Sri.

"Karena Nayra masih sekolah, bagaimana kalau pernikahan ini kita lakukan secara sederhana dulu. Nanti kalau Nayra udah lulus kita bikin yang lebih mewah. Gimana?" ujar bunda Molly.

"Sebaiknya begitu saja dulu Bu, yang kita undang hanya kerabat terdekat kita saja," ucap ibu Sri.

"Bagaimana Nay?" tanya ibu Sri.

"Nayra nurut aja Bu," ucap Nayra.

"Yeey, Kak Nayla mau jadi mama balu aku," ucap Alice dengan senang.

"Alice senang kan?" tanya bunda Molly.

"Ceneng banget Glandma," ujar Alice.

"Jadi kapan, pernikahan kalian akan berlangsung?" tanya ayah.

"Bagaimana kalau minggu depan saja," celetuk bunda Molly.

"Apa?" Rama yang dari tadi diam, sekarang malah berteriak dengan tiba-tiba setelah mendengar ucapan dari sang bunda.

"Rama, jaga sikap kamu," ucap bunda Molly dengn tegas.

"Daddy, kenapa Daddy belteliak ... hiks, Alice takut, Daddy," ucap Alice di sela-sela tangisnya.

Gadis kecil itu terperanjat sembari memegang dadanya. Air matanya tiba-tiba luruh perlahan hingga menjadi isakan kecil. Ia tidak menyangka jika sang daddy bisa membentaknya. Ia meringkuk ketakutan, melihat perubahan dalam diri sang daddy, dan semakin sesegukan.

"Alice, jangan takut ya Sayang. Cup, cup, cup. Alice kan Anak yang kuat, jadi jangan takut sama Daddy ya," tutur Nayra dengan lembut.

Nayra lalu menggendong Alice dan me-nina bobo'kan Alice.

"Nina Bobo, oh Nina bobo ....

Kalau tidak bobo, digigit nyamuk."

Nayra bernyanyi dengan suara merdu dan halus. Bahkan, Alice yang semula menangis kini sudah tertidur dengan nyenyaknya.

Ayah, ibu Sri, bunda Molly, dan Rama yang mendengar suara Nayra, ikut terpana. Bahkan mulut bunda Molly sampai menganga karena mendengar suara Nayra.

"Aku mau bawa Alice ke kamar dulu ya. Kalian lanjut'in aja obrolannya," ujar Nayra dengan pelan.

"Iya Nay, ati-ati ya," ucap ibu Sri.

"Iya Bu, Nayra pamit dulu ya," ucap Nayra dan segera menuju keatas.

Suasana sedikit hening beberapa saat, sampai ada suara yang masuk ditengah mereka.

"Jadi bagaimana?" tanya ayah.

"Ibu setuju, Yah."

"Saya juga setuju, dan Rama. Bagaimana dengan kamu?" tanya bunda Molly dengan penuh peringatan.

Rama menghela napas sebentar. "Baiklah, saya setuju kalau pernikahan saya dan Nayra akan dilangsungkan minggu depan," ucap Rama yang sudah pasrah.

"Pernikahannya jadi minggu depan ya Bu?" tanya Nayra yang baru tiba setelah mengantar Alice ke kamar.

"Iya Nay, bagaimana. Kamu setuju kan?" tanya ibu Sri.

"Nayra setuju Bu," ucap Nayra dengan mudahnya.

'Kok Nayra bisa sih, mengucapkan kata setuju dengan mudahnya.'

"Bagus, kalau begitu sudah diputuskan kalau pernikahan kalian akan berlangsung minggu depan," ucap ayah dengan gembira.

"Kalau begitu, akan kami persiapkan segala sesuatu yang harus diurus. Nah mending Rama sama Nayra jalan bareng dulu aja, biar kalian itu semakin dekat," ujar bunda Molly.

"Ide bagus," ucap ibu Sri.

"Rama, kamu ajak Nayra jalan sana. Biar kalian semakin dekat," ucap bunda Molly.

"Ayo Nay," ucap Rama dengan dingin.

Nayra lalu mengangguk. "Kami berdua pergi dulu ya. Assalamualaikum," salam Nayra dan juga Rama.

"Waalaikumsalam," jawab ayah, ibu sri, dan juga bunda Molly.

Saat dimobil, Rama menanyakan alasan kenapa Nayra bisa menerima perjodohan ini dengan mudah.

"Nayra, saya mau bertanya sama kamu," ucap Rama dengan dingin.

"S-silahkan Pak," jawab Nayra.

Nayra sebenarnya tidak takut dengan Rama, melainkan gugup karen dekat dengan orang yang dia Cintai, bahkan jantung Nayra sampai berdegup kecang.

"Kamu kenapa bisa menerima perjodohan ini dengan mudah? Kamu kan masih kecil, apalagi kamu adalah murid saya."

"Karena saya menCintai Pak Rama," ucap Nayra dengan lantang dan tegas.

"Cinta? Anak kecil kayak kamu tau apa tentang Cinta?" tanya Rama dengan remeh kepada Nayra.

"Saya tau Pak," ucap Nayra.

"Coba, kamu tau apa soal Cinta?"

"Saya suka gugup kalau didekat Bapak."

"Emang iya?" tanya Rama.

"I-iya Pak, jantung Nayra berdegup kencang saat ini," ucap Nayra yang sudah deg-deg'an parah saat Rama memajukan tubuhnya.

Rama lalu terdiam sambil menatap Nayra dalam-dalam dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.

"Kamu cantik Nay," ucap Rama di depan wajahnya.

Rama lalu memajukan wajahnya ke wajah Nayra, lalu ....

Cup!

Bersambung💖

1
Sevis
lnjut thorrr
Sri Wahyuni
hemm jadi panggilannya mami atau bunda nie /NosePick/
abdan syakura
alah bisa karena biasa Rama...
blm dicoba dah nyerah..
abdan syakura
wah wah...
semua serba gercep yaah...
abdan syakura
aaa mirip ayank Rama...🤣🤣
abdan syakura
Assalamu'alaikum
ikutan nyimak Thor...
🥰💪
Ary Hikaru
wah sadis banget bunda moly
Qaisaa Nazarudin
Waahh bunda Molly gercep banget ngejodohin anak2 nya,heran aku,,,

Ikutin aja alur nya..
Qaisaa Nazarudin
Gombalan buata buntung”Cinta banget” Kalo emg cinta banget terus kenapa selingkuh??
Lia Dahlia
lanjut tour
M Hafiz
lanjut kk
Wulan bersinar dimalam hari🌝
next kilat next kilat next
Wulan bersinar dimalam hari🌝
next kilat next
Herta Siahaan
makanya sayang jgn terlalu nampak cinta nya.
Herta Siahaan
eleh g cinta tapi dikawini terus. duh lengkap sudah hidup mu Nayra yg terlalu cinta. dia hanya butuh tubuhmu. mang harus dgn memberikan tubuh mu biar tumbuh cinta
Herta Siahaan
duh Nayra ... nyesek aku dengar masih saja harus jdi korban dah move on dikit dari rasa terlalu cinta itu Nay
Herta Siahaan
tuh kan.... duh sadar donk wahai para wanita cantik jaga harga diri kalian.
Herta Siahaan
nih lagi.... bila kamu itu jaga diri donk kok jdi kedua wanita ini lemah sich dan kedua laki hnya gila nafsu aja
Herta Siahaan
jangan langsung luluh gitu donk Thor.... masa wanita dah berkorban masih dilecehkan. biar dia sadar dan move on. mang Nayra hanya tuk pemuas nafsu aja
Herta Siahaan
Nayra kasih pelajaran cuekin dia donk dah diperawani bisa2nya ngeluarin kata2 menyakitkan. jgn terlalu mencintai Nayra biar dia betul betul sadar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!