NovelToon NovelToon
Aku Dan Ketiga Kakakku

Aku Dan Ketiga Kakakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:53k
Nilai: 5
Nama Author: Mortoon

Bagaimana rasanya hidup dengan 3 orang Kakak laki-laki dengan kepribadian berbeda?
Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya putri bungsu Konglomerat dengan ketiga Kakak Tampan dan Keren?

Cari tahu di sini! Xana dengan ketiga Kakaknya serta kehidupan Xana dengan kepribadian ganda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mortoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 HUKUMAN UNTUK MELISA

Xana bertemu dengan seseorang ketika berjalan-jalan dengan Leon.oeang itu adalah Jack.Semalam Melisa dan Jack menghabiskan waktu yang lama.Melisa dan Jack sudah melakukan zina.Mau bagaimanapun juga Jack tidak tahu bahwa itu adalah Xana yang palsu.

"Saya bilang bukan ya bukan!"bentak Xana kesal.

"Lalu siapa orang semalam?!"bentak Jack kebingungan.

"Dia pembantu di rumahku,namanya Melisa.Dan lagi lihatlah dirimu Xana yang asli sepertiku mana mungkin tertarik pada dirimu yang kumuh itu!"kesal Xana.

"Jangan mentang-mentang kamu!"bentak Jack yang sudah mau memukul Xana.

"Heh,Lu berani ama Cewek jadu bencong beneran lu!"bentak Leon menepis tangan Jack.

Jack kesal dan marah.Dia malu kerena sudah mengaku-ngaku dengan Xana.Ia tambah marah saat tahu orang yang ia tiduri malam itu bukan Xana Wijaya yang asli tetapi yang palsu.Kini Jack ingin sekali menemui Xana yang palsu dan *******-***** mulut nya yang suka berkata manis.Apalagi Jack sudah mengorbankan keperjakaannya untuk wanita itu hanya karena berpikir dia akan memberi Jack Kedudukan yang tinggi.

"Sial!aku tertipu oleh pelayan j*lang itu!!" kesal Jack dalam batinnya.

Xana dan Leon pergi meninggalkan Jack.Leon sedikit khawatir karena ada yang berani memakai nama Xana.Xana memang terlihat santai dan seolah tidak terjadi apapun padanya,tetapi mau bagaimanapun pelayan itu sudah berani lancang begini pada Xana.

"Xana,Melisa yang kau maksud tadi itu apakah anak kecil yang kemarin kita tolong?"tanya Leon.

"Iya,aku sudah memungut anak tidak tahu diri itu ke rumahku,Leon."jawab Xana dengan mata tertuju dengan tajam ke depan.

"Bagaimana kau bisa memasukkannya ke rumahmu?ditambah dia sudah berani begini bagaimana kedepannya nanti?"Leon khawatir.

"Kau khawatir?haha anak itu sudah berbuat lebih dari situ sebelumnya.Jangan khawatir aku akan memberinya hukuman yang setimpal."Xana tersenyum sinis.

Leon benar-benar takjub.Dia begitu kagum pada Xana.Xanan adalah wanita yang tidak terduga.Ia bisa menyusun tak tik di saat begini.

"Yahhh,bisa-bisanya aku berpikir kau seperti wanita pada umumnya,lemah dan penakut.Ternyata aku salah,"Jawab Leon tersenyum dan menggosok lehernya.

"Ya,aku bisa paham itu karena aku punya penyakit phobia gelap akibat penculikan saat itu."jelas Xana.

"seriously?" Leon sedikit kaget mendengarnya.

"yeah.Eum ayo pulang aku harus menyelesaikan sesuatu di rumahku."ajak Xana.

Leon mengantar Xana sampai depan pintu gerbang.Ia masih tidak mau menampakkan dirinya di keluarga Xana.Ia masih menyusun waktu yang tepat.

"see you," ucapan perpisahan Leon yang hangat.

"too," jawab Xana singkat tetapi jelas dia tersipu.

Xana memasuki rumah dengan disambut pelayan yang membantunya melepas jaket Xana dan tasnya.Xana melihat hanya ada ketiga kakaknya dan Ibu Xana.

"Mama~ aku pulang,"Xana memeluk ibunya.

"Sayang,kau bersenang-senang hari ini?"Ibu Xana mengecup lembut kepala putrinya.

"yes,Mom.But...i have a problem." tutur Xana.

Ibunya bertanya apa masalah yang Xana maksud.Ketiga kakaknya hanya diam dan menikmati camilan Cake lezat yang sudah hampir habis.

"Emily,panggil kemari Melisa,katakan padanya ini penting,"Perintah Xana.

Emily pergi ke dapur.Melisa sedang membuat bumbu dapur bersama pelayan lainnya.Emily memanggil Melisa dan mengatakan semuanya.Melisa tampak kebingungan.Ia pergi ke Aula di mana Kak Xana sudah menunggunya.

"Iya,Kak."Melisa menghampiri Kak Xana yang sedang duduk santai dengan ibunya.

"Kemari."panggil Xana.

Melisa duduk di samping Xana dengan ekspresi bingung.Dia tidak tahu apa yang direncanakan Xana.

"Wanita sihir ini mau ngapain lagi,sih?!Aku lelah kesana kemari tiada henti," batin Melisa kesal.

"Mama and Kakak.Melisa sudah memasuk umur yang sudah dewasa.Aku berpikir kasihan sekali padanya.Dia selalu bekerja dengan rajin tetapi tidak pernah memikirkan masa depannya."Xana dengan nada mengejek.

"Apa dia sedang menghinaku?kenapa bertele-tele sekali?" kesal Melisa dalam batinnya.

"Aku ingin dia sekolah di asrama full day di Amerika.Itu adalah sekolah asrama khusus anak perempuan dan mengajarkan sopan santun,etika,moral dan lainnya.Aku yakin Melisa bisa belajar dengan baik di sana."Jelas Xana.

"Apa?!"Melisa terkejut bukan sembarang.Ia tak menduga Xana akan memasukkannya ke Asrama.

"Iya,dan ini bulat keputusanku.Jika kalian tidak mau membiayainya,aku akan membayar sekolahnya dengan uang jajan bulananku,"tambah Xana.

"Ouhh Baby, Tentu kami setuju.Bahkan sangat setuju,aku akan bicara pada ayah dan dia akan membiayainya.Percaya padaku,"Kak Petra tertawa jahat.

Ini adalah rencana Xana sejak lama.Xana tidak tega untuk mengusirnya karena dia bukan anak orang berkecukupan.Ia sudah menyelidiki latar belakang Melisa sebelumnya.Kini ia yakin dengan memasukkan Melisa ke Asrama yang begitu jauh dan ketat akan keamanannya,Melisa dapat belajar tentang segala sesuatu tentang Sopan Santun,Norma,Etika dan Moral.

"Sial!Jika aku menolak berarti aku akan dianggap bodoh,tetapi jika aku menerimanya bagaimana dengan kekasih gelap ku,Jack?" Melisa berpikir keras.

"umm,Kak Kapan aku akan dikirim ke Amerika?"selidik Melisa.

"Minggu depan,"Xana tersenyum pada Melisa.

"Yes!masih ada waktu!aku masih bisa berkencan dengan Jack dan berpura-pura aku akan sekolah ke luar negeri untuk selamanya." batin Melisa senang.

Pada malamnya,Kak Petra menceritakan rencana Xana yang ingin menyekolahkan Melisa ke luar negeri.Ayah begitu kagum akan rencana Xana yang mengeluarkan Melisa secara baik-baik.

"Xana memang Putri Papa.Kau membalas Melisa dengan begitu baik,Nak."Ucap Ayah pada Xana.

Xana hanya tersenyum.Sebenernya Xana ingin memberi pelajaran pada Melisa seperti membuangnya ke panti asuhan atau semacamnya.Namun Xana tidak sampai hati melakukannya.

Melisa mengendap keluar dan pergi dengan pakaian seksi tertutup jaket lagi.Ia ingin sebelum ia pergi dapat menikmati malam dengan Jack lagi.

"Jack,Sayangku.Aku datang."Ucap Melisa.

Melisa membawa uang tunai sekitar 3 juta.Ia bernafsu pada Jack dan ingin memberinya uang itu sebagai tanda terima kasih.Ia pergi ke tempat di mana ia melakukan adegan panas dengan Jack,di Cafe.

Melisa melihat ada Jack disana yang tengah mabuk.Melisa kemudian menutup mata Jack dari belakang.Namun siapa sangka Jack justru marah.

"Pelac*r!Dasar br*ngs*k kau!Kau telah membohongiku dengan menjadi Xana."Ucap Jack sambil mabuk.

Melisa kaget bukan kepalang.Melisa tidak tahu bahwa Jack sudah tahu jati dirinya.Ia panik dan sangat ingin lari dari situ.

"Jangan lari!Sayang!Jika malam itu aku melakukannya dengan lembut karena berpikir kau Xana.Kini aku akan memperlakukanmu dengan keras seperti pelayan sesungguhnya!"seru Jack yang sudah memeluk pinggang Melisa.

Melisa mencoba melepaskan diri namun Jack terlalu kuat untuk dilawan.Jack bukanlah tandingannya.

"Jack,maafkan aku,aku bersalah!tolong lepaskan aku ahhh!"Melisa diseret ke kamar yang sudah Jack Pesan.

"Kemari sayang,kau datang untuk menikmati malam denganku,kan?"Jack membuka seluruh baju Melisa dengan kasar.

"Jack!ahhh kumohon jangan kasar seperti ini!"Melisa meronta-ronta.

--Bersambung

PERHATIAN!!

Cieee baca doang Kaga Like,Favorite and Vote(◕ᴗ◕✿) Ayok dukung Authornya!(◡ ω ◡)

1
𐙚 Fenny
Hallo, ini Mortoon.

Iya , saya mau kasi sedikit pengumuman, boleh kan ya?
Jadi gini... Ini Novel dah setahun tapi ga kelar kelar wkwkwk ( ya maap)
kalau mau tau alasannya ya simpel, karena author adalah remaja SMA ( Baru MPLS Bun, Haduh kecil bgt ya?) . Sibuk nya anak sekolah tau kan ya di jaman milenial gini hehe....

Anyway, saya bakal lanjut dan Kira kira bakal tamatin juga. Karena sudah ada kesenggangan waktu juga sekarang. Dan saya juga mengucapkan Terima kasih banyak dukungan dan Suka nya ♡♡♡♡

Adapun ternyata setelah saya cek, ada Novel yang judulnya sama ya? Hehe plot nya emang beda, tapi judulnya kebetulan sama atau emmm?? Saya ga msalah si kalau memang kakaknya terinspirasi atau mendapat ide dari Novel saya, tapi TOLONG YA DI BERI IB ( inspiration by Mortoon) atau Cr (Credit By Mortoon). Tentu saya akan senang dan tidak salah paham.

Sekian dari saya, Selamat Tahun Baru 2023 semua <3
Uzumaki dattebayo
kyut
Nayyira
lanjut
Risya wolf
ayo lanjutin mangat
Pai Konyol
Ceritanya bagus, kok, thor. Jangan lupa perhatiin tanda baca ya, hehe.. Fighting fighting kakak author‾
𐙚 Fenny
Overthinking ama ni cerita, tapi dah fresh kok Hahhahahah
Sheline
ni dah 2 tahun ga update kemana aja dh
SnowySecret
aku nangis nih kalau lama lanjutannya
thesunriseshack
terus up lgi... baru slesai baca mikir kpn up lagi....ehhh akhir ny up lngsng thor
TwilightQueenbee
next lanjut pliss up up
Cinta Insta
Mantap ceritanya thor総 Like&5 検 mendarat untukmu... Semangat terus潮
RIAquuins
lanjut thor
bunglon🍀🍀🍀
kayaknya aga seru nih
bunglon🍀🍀🍀
lumayan
bunglon🍀🍀🍀
aku mampir thor.semoga menyenangkan dan seru ceritanya 😊
𐙚 Fenny: makasih kak😆❤️❤️
total 1 replies
DavidTheDancer
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author
𐙚 Fenny: makasih🤧
total 1 replies
Drone Ground
Yok jangan kasih kendor updatenya!
Evan junior
ga kebayang kalo jadi karakter Manhua terus dibuat komik🤣
mangat thor biar bisa up terus😬
Rara: iya thor pasti rame ya ngga Evan junior
total 2 replies
Rara
aaaa kaka semangat ya
Chazelune
jsjzhzbzjJznzsjsjznxnzjzns
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!