NovelToon NovelToon
The Bridesmaid'S Secret

The Bridesmaid'S Secret

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:847.7k
Nilai: 5
Nama Author: ayy

Apa yang lebih sakit daripada cinta yang tak berbalas?
Ialah cinta yang tak bisa memiliki.

Bagaimana rasanya harus terus memendam perasaan itu di hari pernikahan 'dia' dan melihatnya menyebutkan ikrar akad dengan nama orang lain?

Di dalam kisah ini kamu bisa sambil nikmati inspirasi lagu-lagu romantis dari sisi tokoh yang sedang jatuh cinta. Ada juga lagu-lagu sedih buat menemani kamu yang pernah patah hati.

Selamat membaca! 💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Galang dan Pasta

Di suatu pagi di hari Minggu yang cerah, terdengar banyak bunyi grasak-grusuk dari dalam kamar apartemen 1505.

Didalam kamar itu tampak seorang perempuan sedang mengikat tinggi rambutnya.

Ia terduduk diantara tumpukan kardus yang tinggi menumpuk hampir setinggi kepalanya.

Sudah bulan ke 7 ia berada dan berkarir di kota ini dan berhasil mengumpulkan uang untuk membeli unit apartemen yang baru beberapa hari ia tinggali.

Bekerja sebagai chief editor di perusahaan media informasi tidak buruk juga, belum lagi CEO di kantornya kali ini masih mudah dan cerdas.

Di banding kantor sebelumnya, Maya tentu lebih bahagia.

Ah tidak, dibanding kehidupan sebelum 7 bulan ini Maya lebih tenang dan bahagia.

Meski belum sepenuhnya dapat lepas dari kesedihan tentang perasaan cinta bertepuk sebelah tangan yang ia simpan sendiri, ia cukup kagum dengan dirinya.

Ternyata, setelah bertahun-tahun telah lalu hati Maya masih bisa menyimpan perasaan cinta pada satu orang.

Dan walapun telah lama menjaga jarak dan menutup telinga dari semua kabar tentang Ikhsan agar hati nya tak lagi terusik oleh perasaanya, Maya justru menyadari bahwa perasaannya masih saja sama.

Yang membuat Maya lebih bangga dengan dirinya adalah ia mampu menyimpan rapat ini semua.

Seolah kisah cintanya hanya ada pada dunia miliknya.

Dulu, Maya mungkin masih bisa hidup dengan menyimpan rapat semuanya.

Tapi, sekarang orang yang ia sukai telah sah menjadi milik seseorang. Apalagi seseorang itu adalah sahabatnya sendiri.

Ikhsan telah dimiliki oleh Yrene.

Sebab itu, adalah langkah yang tepat bagi Maya untuk mengambil keputusan besar.

Pergi dari semuanya dan memulai hidup yang baru.

Bagi Maya tidak pula benar jika dirinya masih menyimpan perasaan cinta dan mendamba suami temannya.

Seperti saat pernikahan Yrene dan Ikhsan, ia malah mengagumi sang pengantin pria.

Menyimpan kekaguman dan imajinasi tentang perasaannya, saat berdiri mendampingi Yrene sebagai bridesmaid.

Ah, rahasia besar itu. Semoga tetap terkubur bersama perasaanya yang perlahan mulai ia kunci rapat-rapat.

Saat Maya telah siap berbenah beberapa kardus sedari pagi tadi, ia memutuskan untuk sejenak beristirahat.

Maya menyeduh kopi dan berdiri menatap pemandangan yang mulai sore dari lantai 15 kamarnya.

Semburat cahaya matahari sore menghangat di pipinya.

Maya menyesap lagi kopinya. Ia nikmati dalam-dalam perasaan yang sendiri dan tenang.

Bukan lagi perasaan sendiri yang kesepian.

Tiba-tiba, nada ponsel Maya berdering.

Ia, Galang. Sang CEO tampan dan muda.

"Hi May, lagi apa? Sorry ganggu." Diseberang sana terdengar suara Galang yang terkesan santai tapi sungguh demanding.

"Hm. kenapa?" Ah, Maya merasa salah malah membalas dengan pertanyaan. Ia segera mengutuk sifatnya yang selalu kritis tak kenal waktu.

"Dinner bareng, mau? Ada plan bagus nih!"

Oh, jantungnya sedikit melompat namun segera tenang kembali. Maya hampir saja mengira ajakan Galang adalah sebuah dinner khusus.

Ternyata, hanya sebuah outdoor meeting. Kata plan itu, sudah pasti adalah urusan kerjaan.

"Okay." Maya merasa canggung untuk sekedar bertanya apakah dia harus minta dijemput atau memilih untuk memesan taxi online.

"Jam 7 malam gue jemput ya. Jangan dandan yang cantik!"

"Hah?"

"Ini bukan kencan!" dan kalimat itu diakhiri Galang dengan menutup telepon.

Buset! Maya langsung ingin mengumpat. Bisa-bisanya si Galang berkata seperti itu.

Seolah Maya akan menganggap ini adalah makan malam yang beragendakan kencan.

Meski sempat berfikir seperti itu, tetap saja tidak sopan mengatakan hal tadi secara blak-blakan pada seorang perempuan.

Sebal karena pernyataan tadi, Maya memutuskan untuk bahkan tidak mandi sekalian dan hanya berganti baju.

Dengan sedikit dendam, Maya malah hanya memilih baju berupa kaos putih dan celana jeans.

Benar saja tepat jam 7 malam Maya keluar dari gedung apartemennya, Galang sudah ada di lobby.

Luar biasa. Pantas Galang sudah menjadi CEO diusia yang cukup terbilang muda.

Selain lugas dan tampan, ia juga sangat menghargai waktu.

Waktu milik semua orang, tak pernah tercatat ceritanya Galang terlambat dalam hal apapun.

Maya berjalan cepat menghampiri audi hitam, didalam sana Galang sedang menunggu.

Saat pintu terbuka, Galang hampir terbelalak.

"Astagfirullah May, gue gak minta dandan tapi jangan kaya mau beli ketoprak di gerobak depan kampus juga kali!"

Galang hampir saja mau berkata lebih sarkas melihat Maya dengan dandanan santai dan bahkan tidak membawa tas.

Maya mau tidak mau tertawa, ia dinilai seperti anak kuliahan? Berarti ia terlihat lebih muda dong?

"Ih, kenapa dah?" tanya Maya sambil memasang seat belt.

Saat Maya menoleh menatap Galang, benar saja terlihat aneh.

Galang dengan pakaian casual berupa kemeja biru navy dan celana panjang hitam terlihat seperti menghadiri sebuah meeting outdoor resmi.

Maya menelan ludah, ia tak pernah ingat bahwa Galang sekeren ini.

"Meetingnya sama siapa sih?" ada perasaan gusar juga dihati Maya melihat Galang berpakaian rapi meski casual, kalau-kalau ia terlalu nekat untuk berpakaian se-santai ini.

"Ya, sama gue doang sih."

"Terus? Kan elo yang nyuruh gue gak usah dandan. Pake ngatain bukan kencan lagi."

"Ya.."

"Ya apa?"

"Ya gue jadi keliatan kaya sugar daddy nya elo kalau begini mah"

"Hahaha..." tawa Maya meledak. Duh, kocak juga ini orang pikirnya.

Ini adalah pertama kalinya Maya berhubungan dengan Galang diluar jam kerja.

"Haduh" Maya menyeka air matanya karena tertawa.

Dengan kesal, Galang memacu mobilnya. Mengaku salah, ia pun tidak ingin memperpanjang dengan urusan remeh-temeh soal pakaian.

Maksud hati Galang untuk bilang jangan berdandan sebab ini bukan kencan adalah agar Maya tidak perlu capek ber make-up ataupun menata rambut. Menurutnya, gaya biasa yang sering terlihat pada Maya sudah cukup acceptable.

Ia hanya ingin berdiskusi soal pekerjaan di dinner kali ini karena topiknya soal ide kreatif.

Sehingga menurutnya cocok kalau di rencanakan di tempat santai dan casual.

Maya malah menangkap pesan ini layaknya mereka akan ngobrol di warung bakso pinggir jalan favorit anak kuliahan.

Meski sedikit marah, Galang tak mau memikirkan perihal sepele ini.

Ada hal yang penting yang ingin ia bicarakan dengan Maya soal ide kreatif dari team business development.

Ide ini masih prototipe namun hati kecilnya memilih Maya untuk jadi teman diskusi.

Dari sudut pandangnya, Maya sangat cerdas dan salah satu orang yang paling tahu apa yang dirinya mau serta memegang teguh komitmen.

Galang jadi teringat saat mewawancarai Maya sebelum merekrutnya menjadi Chief Editor.

Tak terbayangkan bahwa profesi di media menjadi salah satu bidang yang sudah Maya geluti sejak dibangku SMA dan masih menjadi passion sampai saat ini.

Dan tidak dapat Galang mengelak walapun sering berbeda sudut pandang dengan Maya, Galang selalu memperhitungkan pendapat dan persepsi Maya.

Mobil sedan audi hitam itu akhirnya berhenti di sebuah restoran yang berkonsep italia.

Sebelum Maya bertanya, Galang sudah lebih dahulu menjawab "Gue lagi pengen makan pasta."

Hm, pasta. Lumayan lah, pikir Maya.

Sambil menunggu makanan pesanan menu datang, Galang sudah membuka pembicaraan.

"Gue mau buka platform digital, konsumennya milenial. Gue udah rekrut konsultan IT" ucap Galang sambil menyodorkan tabletnya pada Maya.

Dengan cepat, Maya menelaah portofolio ide yang berlogo perusahaan milik Galang itu.

"Bagus. Banyak penulis muda juga kan di kantor. Lumayan akan jadi pelampiasan passion mereka nih. Segmen beritanya gimana? Entertainment gitu masuk juga kah?" tanya Maya tanpa menoleh.

"Hm. Let's see aja dulu. Kan nanti bisa berkembang dan merambah kesitu"

"No problem. But just as typical as you always, apa hal unik yang mau lo buat disini?"

"You're so smart girl. How could you know me so well?" puji galang sambil menggelengkan kepalanya.

"For the first launch, gue mau informasi yang ada disini akan berupa typical permasalahan anak muda.

Semua berita dan informasi harus akurat dan ada solusinya.

Semisal, informasi soal financial awareness, beli atau nyicil rumah, cara nanam dan bermain saham.

Atau bisa hal formal semacam memahami pajak penghasilan dalam gaji, cara resign, memulai start up.

Termasuk hal yang sedikit kontroversial seperti, nikah muda, issue LGBT dan lain-lain." lanjut Galang lagi.

Maya hampir saja menganga, tapi segera ia urungkan.

"Pantas pendekatannya pakai platform IT. Bakal nagih sih berita semacam itu" puji Maya atas ide brilian Galang.

Tak perlu Maya pertanyakan dari mana modal project ini, sebab untung dari pemasangan iklan dan sponsor tentu akan sangat menjanjikan.

"Ya kan? Ah gak sabar gue. Nanti lo bakal jadi team inti ya May. Minggu depan kita start project ini." tukas Galang sambil mengepalkan tangannya.

Maya hanya meringis. Dikepalanya, ia menebak. Selain bisnis, mungkin cuma mandi, makan dan tidur yang ada di kepala Galang.

Baguslah, dengan begitu ia tidak perlu khawatir akan jatuh hati pada CEO yang menurutnya aneh ini. Ganteng tapi freak.

Langkah move-on nya kali ini tampaknya berjalan mulus, Maya jadi ingin berdansa menikmati kebebasan hatinya.

Minggu malam dengan Galang dan Pasta? ah sungguh tidak buruk juga.

Halo pembaca yang baik 🙋

Mohon dukungannya terhadap karya author dengan klik like dan berikan komentar 💞

1
lhe2020
knp cerita sebagus ini aku baru nemu dithn 2025
Ponikem Pemalang
Luar biasa
Daun Surya
luar biasa
Daun Surya
suka sekali dengan cerita ini.
terkesan sekali dengan tokoh Galang. karakter yang sangat memahami dan mengerti dengan apa yang di inginkan.
sehingga saat telah menentukan pilihan maka tidak akan tergoyahkan di waktu² setelahnya.
godaan² akan pilihan kedua ataupun ketiga justru telah di taklukkan di awal² saat menetapkan keputusan tersebut.
ciri laki sejati, dan setia.

terlambat menemukan tulisan ini, menyesal sekali rasanya..
namun mungkin akan terbayar setelah membaca karya² author yang lainnya...so jangan berhenti berkarya..semangat!.
bunda DF 💞
bagus banget ceritanya,, bikin emosi naek turun,, gemes,, marah,, kesel tp juga tersipu sipu sendiri. padahal udah baca berulaang kaliii
Elis Susyanthi
Luar biasa
desember
ahhh sedih nyesek amat sihh🥺🥺
VIEN HABIB
Luar biasa
ayu irfan
😘😘😘
ceyemut
telat banget baca nya di tahun 2023 tapi aku ikut gemetaran baca nya 🥺
Ayy: Gimana, oke ga? wkwkwk
total 1 replies
Mom Dee🥰🥰
Love it 🥰🥰🥰
Mom Dee🥰🥰
sumpaah.. cerita ini bagus loh, ini sdh ke 3x nya aku mampir kesini ketika aku bosan baca kisah² CEO bucin 😂😂
Mom Dee🥰🥰: klo lagi pengen ngedrama melow, aku melipir kemari 😂😂
total 2 replies
Nia Mikhayla
sedih bangett..
nurul hidayah
amazing
ₕₒₜ cₕₒcₒₗₐₜₑ
gak bisa berkata2...keren banget👍👍👍karna sesungguhnya,kita memang gak boleh menghakimi oranglain hnya dengan apa yg kita lihat /kita dengar.karna saat kita diposisi oranglain,kita belum tentu bisa mengambil sikap yg lebih baik dr orng itu.
ₕₒₜ cₕₒcₒₗₐₜₑ
bener2 bermanfaat sesi Q and A nya.mkasih thor...
ₕₒₜ cₕₒcₒₗₐₜₑ
baca cerita ini,hati reader bener2 serasa diaduk2.ada masa dimana hati lebih condong ikhsan -maya,tp ada saat dimana logika lebih condong galang-maya.sungguh luar biasa konfliknya,dan luar biasa juga authornya karna mampu membuat cerita sebagus ini.
ₕₒₜ cₕₒcₒₗₐₜₑ: sama2 kak
harusnya karya sebagus ini banyak yg apresiasi.q ja nyesel,baru nemu karya ini.padahal udah keluar 3 tahun yg lalu.semoga setelah ini banyak yg baca karya ini dan banyak yg apresiasi kak,amiin
total 2 replies
Nurhartiningsih
Kok ksel sm Maya... mau maunya jd Istri kedua..
Nurhartiningsih
sukaaaa sm ceritanya... ringan. tp menguras emosi.
Nurhartiningsih
knp kisah Maya sm ky kisahku si???.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!