NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Status: tamat
Genre:Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tri Ani

ig : tri.ani.5249

Hidup ini berjalan sering kali tak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, Allah lah yang paling tahu tentang kita dan akhir cerita kita. Aisyah Ratna, seorang agdis belia yang memimpikan bisa menikah dengan seorang pria yang sholeh yang akn membimbingnya, tapi sebuah takdir malah mempertemukan dengan pria arrogant yang jauh dari mengenal agama.
Hatinya begitu hancur saat seseorang yang bernama Kevin Alexander tiba-tiba hadir dalam hidupnya dan meminangnya. Apakah hidupnya akan bahagia setelah menjadi istri seorang Kevin Alexsander? Bisakah ia melupakan cintanya pada seorang pria anak ustad bernama Fahmi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berusaha menahannya

Semenjak pertemuannya dengan Rendi, Hidup Alex menjadi sangat tidak tentram, ia marasa

ada sesuatu yang akan lepas lagi darinya. Alex menghabiskan malamnya di klub malam, ia memilih di temani oleh minuman keras itu untuk menghilangkan segala yang ada dalam pikirannya. Walaupun begitu ia selalu pulang di pagi hari, begitu pun dnegan hari ini. Pagi ini Alex walaupun dengan mata merahnya, ia

memaksakan diri untuk bangun. Dengan sempoyongan ia menuju ke kamar mandi,

mengguyur tubuhnya dengan air dingin berharap pengaruh inuman itu akan segera

menghilang.

“Siapkan air perasan jeruk nipis!” perintah Alex pada asistennya, Alex masih melilit tubuh bawahnya dengan handuk, air masih menetes di pundaknya dari rambutnya yang basah.

“Baik tuan!”

Tak berapa lama, pelayan datang dengan segelas air perasan jeruk nipis, Alex sudah

berganti dengan kemeja dan jasnya. Begitu rapi dengan wajah arogannya, bulu-bulu halus yang melekat di dagunya membuat wajahnya semakin arrogant saja.

“Siapkan mobil!”

“baik tuan!”

Alex  sudah siap untuk berangkat kerja, tapi ia

hampir lupa jika di rumahnya sekarang ada orang-orang yang begitu berarti dalam

hidupnya.

“El…!” gumam Alex saat melewati sebuah kamar, bibir tipisnya melengkungkan senyum,

ia menyempatkan diri untuk melihat Nadin dan baby El di kamarnya. Alex membuka

kamar yang tertutup sempurna itu, ia melihat baby El sedang sendiri di atas

tempat tidur. Baby El menggumamkan kata-kata yang hanya dia sendiri yang

mengerti, baby berusia dua bulan itu sudah mulai aktif.

Alex melangkahkan kakinya ke dalam kamar tanpa permisi, ia tidak biasa melakukan itu

di rumahnya sendiri.

“Selamat pagi baby El ….!” Sapa Alex sambil mendaratkan ciumannya di wajah baby El,

sepertinya baby El juga sangat senang mendapatkan ciuman itu.

“Setelah melihatmu, daddy jadi malas sekali hari ini untuk berangkat kerja!” ucap Alex

sambil ikut berguling di samping baby El dan memegangi pipi tembem baby El.

“Dimana bunda mu? Apa dia sedang keluar dan meninggalkanmu sendiri di sini? Jahat

sekali!”

Ceklek

Tiba-tiba pintu kamar mandi di buka, membuat Alex reflek melihat kearah pintu itu,

menampakkan Nadin yang keluar dari dalam sana dengan rambut yang tergerai basah,

Alex terpaku olehnya.

Cantik ….

“Alex!” pekik Nadin, ia tampak begitu terkejut, untung saja ia sudah mengenakan

bajunya dari kamar mandi, Alex masih terpaku di buatnya tanpa merubah posisi

tubuhnya, melihat Nadin dengan rambut basahnya, pikirannya jadi berkelana.

Dia begitu cantik ….

“Alex …., kenapa kau di sini?” Nadin mengulangi pertanyaannya.

Astaga …, berhenti berpikir macam-macam Alex …., alex segera memejamkan matanya, menormalkan detak jantungnya. Ia merasakan bagian bawah tubuhnya sedang mengeras

saat ini, celananya jadi begitu sesak.

“Lihat baby El …, kau beruntung sekali. Bundamu begitu cantik!” ucap Alex, ia tidak

pernah menutupi jika ia mengagumi wanita yang ada di depannya itu.

“Lex …, jangan mulai …!”

“Tidak …, aku hanya mengatakan yang sebenarnya saja!”

“Terserah kau saja!” Nadin melanjutkan aktifitasnya, mengeringkan rambutnya yang basah dan menyisirnya, aktifitas Nadin yang itu semakin membuat Alex kepanasan di

buatnya, ia sengaja mengalihkan perhatiannya dengan  sedangkan Alex bermain bersama  baby El, tapi tetap saja matanya tidak bisa

beralih dari menatap Nadin.

Tapi sepertinya Nadin tidak menyadari dengan apa yang di alami Alex.

“oh iya Lex, aku akan segera pulang hari ini, tidak baik jika aku terlalu lama

tinggal di sini!” ucap nadin dengan santainya. Alex hanya bisa menahan

hasratnya ia sampai tidak fokus dengan apa yang di katakana oleh Nadin.

Karena semakin tidak bisa di tahan, Alex pun segera bangun dan berlalu dari kamar

Nadin, sebelum mencapai pintu, Alex kembali menghentikan langkahnya.

“Kita bicara di ruang makan, kita sarapan bersama!”

Alex segera berlalu, ia kembali masuk ke dalam kamarnya, melepaskan kembali jas dan

kemejanya, melepas ikat pinggangnya dan menuju ke kamar mandi, ia berdiri bi

bawah guyuran air dingin, menghilangkan rasa panas di dalam tubuhnya yang tidak

tertahan lagi.

Alex membutuhkan waktu satu jam di kamar mandi, ia harus menuntaskan hasratnya di

sana, bermain sendiri. Ia harus memundurkan semua jadwalnya di kantor.

“Pesona Nadin benar-benar membuatku gila, kenapa dia yang menjadi fantasi liar ku!”

gumam Alex, ia pun kembali mengeringkan rambutnya yang basah, mengganti kemeja

dan jasnya.

Setelah selesai dengan kegiatannya di dalam kamar, Alex segera menghampiri Nadin di

meja makan.

“kamu mandi lagi ya Lex? Kenapa?” tanya Nadin dengan polosnya, membuat Alex berdecak.

Hehhh ....., dia polos sekali ....

“Nggak pa pa, hanya ngrasa gerah aja! Oh iya kamu tadi bilang apa?” Alex segera

mengambil segelas air putih, tenggorokannya terasa sangat kering.

“Aku harus pulang lex!” mendengar permintaan Nadin, ia merasa tidak rela. Ia belum

rela melepaskan wanita di depannya itu, hari-hari yang mereka lewati satu tahun

terakhir telah memberikan warna yang indah untuk hidupnya yang kelam dan gelap.

Setidaknya selama Nadin bersamanya, ia sudah tidak lagi melakukan

pekerjaan-pekerjaan illegal.

“kenapa cepat sekali? tinggallah di sini beberapa hari lagi!” alex tetap berusaha untuk

menahannya. Ia tidak bisa membayangkan hidup jauh dari baby El dan Nadin.

“Tidak aku sudah satu minggu di sini, dan kau terus menahan ku!” nadin pun talk kalah

kerasnya, ia sudah meninggalkan rumahnya satu minggu semenjak saat itu.

Alex segera berdiri dari tempat duduknya, ia mendekati Nadin dan menggenggam

tangannya. Alex menatap Nadin begitu dalam dengan harapan besar wanita itu akan

mendengarkan ucapannya.

“Rumahmu sudah tidak aman sekarang, tinggallah di sini saja!”

Mendengar ucapan Alex, nadin mengerutkan keningnya, mempertanyakan kesungguhan ucapan Alex.

 Nadin segera melepaskan tangannya dari

genggaman Alex. Ia kesal karena sepertinya semua alasan Alex tidaklah masuk

akal.

“Pertama kau mengatakan kalau kau punya surprise untukku, lalu kau mengatakan jika tidak ada yang bisa mengantarku, tidak aman untukku pulang sendiri, lalu rumahku

tidak aman, sebenarnya kau menyembunyikan apa dari ku, Lex?” kali ini Nadin

begitu marah.

“Tapi kali ini aku mengatakan yang sebenarnya!” Alex tetap berusaha meyakinkan Nadin untuk tidak kembali ke rumahnya.

“Benarkah, apa yang tidak aman?”

“percayalah padaku, aku mohon…, sekali saja. Percayalah padaku!”

Nadin diam, ia tidak tahu apa yang sebenarnya di sembunyikan oleh pria di depannya

itu. Tapi ia harus berusaha untuk mencari tahu. Tapi jika mengajak baby El

bersamanya, ia kan sedikit kesulitan, mungkin dia akan meninggalkan baby El di

tempat Alex selama ia pergi.

“baiklah …, tapi aku harus pergi sebentar. Aku akan meninggalkan baby El di sini

sebentar, tidak pa pa kan?”

“Baiklah…, tapi jangan lama-lama. kasihan baby El jika di tinggal terlalu lama!”

“tidak, tidak sampai dua jam. Aku akan kembali!”

“Aku akan mengantarmu sampai rumah!”

“Baik!”

Bersambung

Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya

Happy Reading 🥰😘😘❤️

1
Novika Riyanti
Lumayan
Novika Riyanti
Kecewa
Marhaban ya Nur17
udh cerita panjang kali lebar, konflik g ada keluar"nya eh malah ini pake amnesia 😁 cerita basi thor
Marhaban ya Nur17
klo amnesia gw tinggalin neh lapak wkkwwkkw
Marhaban ya Nur17
kecelakaan , koma, amnesia uh males
Marhaban ya Nur17
musibah nya g kelar" thor 😁
Tri ani: sabar kak, semua akan indah pada waktunya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
anaknya raka apa anaknya,,,
Tri ani: eng ing eng ..., tunggu kejelasannya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
pendarahan apa ???
Marhaban ya Nur17
hamil kah tp nanti anaknya siapa ???
Marhaban ya Nur17
asna g hamil tuh thor ???
Marhaban ya Nur17
emang faling miris klo korban pelecehan itu ini yg tertinggal tuh pasti traumanya
Marhaban ya Nur17
salah target apa y asna 🤔
Marhaban ya Nur17
jujur as kau ini jan diem" bae napa
Marhaban ya Nur17
Gus fahmi kah orangnya bang alex
Marhaban ya Nur17
sabar bang wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
ujian mau naik kelas wkwwkk
Marhaban ya Nur17
sah
Marhaban ya Nur17
makanya gw faling benci klo kasusu pelecehan
Marhaban ya Nur17
calon adik ipar wkwkw
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener raka ama asna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!