NovelToon NovelToon
DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Poligami / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Andropist

WARNING!!! Banyak adegan Entah Berantah

Mohon bijak menyikapi keanehan ini.
Hanya boleh dibaca untuk yang sudah menikah
Bagi yang belum cukup umur harap tinggalkan panggung sandiwara ini, kehaluan ini hanya akan membuat pikiran kalian tercemar limbah industri dan menambah dosa, Author harap bocil-bocil paham!!!

Novel ini sudah Ending di episode 94
Episode 95-selanjutnya kehidupan anak-anak dari pemeran utama di Duda Janda Hot.


Saat membaca novel ini hilangkan pikiran waras Anda biar paham isinya, jika Anda berpikir waras dijamin gak nyambung isinya.

Jangan mencari adegan 21+ disini ya
Tapi carilah komedi di novel ini, Insya Allah banyak yang bikin ngakaknya.


Arian dan Freya adalah Duda dan Janda.Setiap bertemu mereka seperti Anjing dan Kucing.Semua itu berawal dari persaingan mereka mendapatkan gedung pernikahan.Kamu 8, Aku 9.
"Aku sumpahin ya pernikahanmu gak lama" sepenggal kata-kata sumpah dari Freya yang kesal.
"Pria Arogan Menyebalkan"untuk Arian
"Gadis Keras Kepala"untuk Freya
Gimana ya kelanjutannya?
Jodoh tidak ada yang tahu,terkadang orang yang kita benci sekalipun bisa jadi jodoh kita.

Hanya boleh dibaca untuk yang sudah menikah


Cerita ini murni pemikiran saya pribadi.Apabila ada kesamaan nama tokoh,tempat,waktu dan alur cerita yang tidak disengaja saya mohon maaf.Apabila ada kata-kata yang salah dan sulit dipahami saya mohon maaf.Cerita ini bertujuan untuk hiburan semata.Selamat membaca,Semoga Bermanfaat.
DILARANG COPY PASTE!HARGAI KARYA ORANG LAIN!
Baca juga karya dari Andropist lainnya
*Belum Siap Menikah
*Istri Yang Tersiksa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andropist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesona Direktur Baru

Pagi itu diruangan akunting, Freya dan Arian mulai bekerja. Pak Nugi masuk ke ruangan akunting bersama seorang lelaki. Dia lelaki yang kemarin bertabrakan dengan Freya. Pak Nugi mulai memperkenalkan lelaki itu pada semua staf yang ada diruang akunting.

"Kenalkan ini Pak Rey Bastian, Direktur baru diperusahaan ini"ucap Pak Nugi.

"Selamat pagi"ucap Rey.

"Pagi"ucap Semua staf.

"Senang bisa bertemu kalian semua"ucap Rey.

"Sama-sama Pak"ucap Semua staf.

"Pak Rey ini Freya, Manager akunting diperusahaan ini"ucap Pak Nugi.

"Freya, senang berkenalan dengan Anda" ucap Freya.

"Rey, saya juga senang berkenalan dengan Nona Freya"ucap Rey.

"Apa? Nona Freya, lelaki ini sepertinya suka sama Freya"batin Arian.

"Kalau begitu mari Pak Henry kita ke ruangan lainnya"ucap Pak Nugi.

"Iya Pak Nugi"ucap Rey.

Herny keluar bersama Pak Nugi. Sementara itu Arian menghampiri Freya yang masih berdiri melihat Rey dan Pak Nugi yang keluar dari ruangan akunting.

"Baru ngelihat lelaki seperti itu saja sudah terkesima"ucap Arian.

"Biarin, suka-suka aku"ucap Freya.

"Paling dia udah punya pacar, terus mau jadiin kamu simpanannya"ujar Arian.

"Bukan urusanmu"ucap Freya.

"Sakit hati, terus nangis-nangis deh"ucap Arian.

"Hei Arian mau aku suka sama Rey atau tidak, gak ada urusannya sama kamu. Lagi pula Rey lebih baik dari pada kamu"ucap Freya.

"Dasar cewek matre"ucap Arian.

"Apa kau bilang tadi?"tanya Freya.

"Cewek Matre"ucap Arian.

"Kamu juga cowok mesum"ucap Freya.

"Cewek matre"ucap Arian.

"Cowok mesum"ucap Freya.

Arian dan Freya kembali bersitegang diruangan akunting, mereka terus perang mulut hingga dipisah oleh staf lainnya.

"Bu Freya sudah"ucap Sari.

"Pak Arian stop"ucap Dedi.

"Arian sekali lagi kamu ngomong kaya tadi, aku akan minta kau dipindahkan" ucap Freya.

"Itu karena kau takut aku mengganggumu mendekati Henry"ucap Arian.

"Arian....kau menyebalkan"ucap Freya.

"Berarti benar kau memang ingin mendekatinya"ucap Arian.

"Arian....."ucap Freya.

"Singa betina...."ucap Arian.

"Sudah-sudah Pak Arian, Bu Freya ini kantor"ucap Sari.

"Iya Pak, Bu, gak enak sama karyawan lainnya"ucap Dedi.

Akhirnya Arian dan Freya duduk di kursi kerja mereka masing-masing dengan muka yang masih cemberut. Freya membuang muka dari Arian begitupun dengan Arian.

***********

Freya berdiri didepan lobi sedang mengecek handphonenya. Dia membaca beberapa pesan yang masuk dihandhonenya. Tiba-tiba handphonenya  ditarik dari belakang oleh Arian. Freya langsung berbalik. Arian membawa handphone Freya kabur menjauh dari Freya.

"Arian balikin handphoneku gak"ucap Freya.

"Ambil kalau bisa singa betina"ucap Arian.

"Kau ini membuatku kesal Arian"ucap Freya.

"Ayo singa betina ambil handphonemu" ucap Arian.

"Arian ini dikantor, jangan manggil aku singa betina"ucap Freya.

"Biarin, kejar aku kalau bisa"ucap Arian.

"Arian....."ucap Freya.

Freya berlari mengejar Arian disaksikan karyawan lainnya yang masih ada dilobi bawah. Mereka seperti anak kecil yang berebut mainan. Tak ada yang mau mengalah.

"Itu Pak Arian ma Bu Freya kaya anjing dan kucing"ucap Tina.

"Udah biasa kita mah yang diakunting" ucap Sari.

"Wah, ceritain dong"ucap Tina.

"Tadi pagi aja udah berdebat gak ada abisnya, sampai kita-kita misahin mereka"ucap Sari.

"Jangan-jangan jodoh tuh tar mereka" ucap Tina.

"Dunia terbalik kalau mereka jodoh, tau sendiri perang dunia terus, gak dikantin, diruang akunting sekarang disini"ucap Sari.

"Lucu kalau mereka tar jadian"ucap Tina.

"Mungkin"ucap Sari.

Freya terus mengejar Arian hingga dia kelelahan dan duduk dikursi ruangan tunggu. Dia mengatur nafasnya yang tersengal-sengal.

"Dia benar-benar menyebalkan, sabar Freya"ucap Freya.

"Nih minum kau hauskan"ucap Arian memberi Freya botol air mineral.

Freya mengambil botol air mineral itu dan meminumnya sampai habis. Gadis keras kepala itu benar-benar haus setelah berlari mengejar pria arogan menyebalkan.

"Alhamdulillah"ucap Freya seusai meminum air mineral itu.

"Arian aku lelah mengejarmu kembalikan handphoneku"ucap Freya.

"Oke"ucap Arian mengeluarkan handphonenya dan memberikan pada Freya.

"Awas ya Arian kaya gini lagi"ucap Freya sambil menerima handphonenya.

"Freya kau mau pulang?"tanya Arian.

"Iya emang kenapa?"tanya Freya.

"Naik bus bareng"ucap Arian.

"Gak mau tuh berduaan lagi sama kamu, bye"ucap Freya lalu meninggalkan Arian.

"Freya tunggu..."ucap Arian.

Freya tidak menggubris ucapan Arian, dia terus berjalan hingga berpapasan dengan Rey didepan lobi.

"Manager Freya"ucap Rey.

"Direktur Rey"ucap Freya.

"Mau pulang?"tanya Rey.

"Iya"ucap Freya.

"Kalau begitu maukah Manajer Freya pulang bareng sama saya?"tanya Rey..

"Maaf Pak Rey, saya naik bus saja"ucap Freya.

"Naik bus kurang nyaman dan berdesakan, lebih baik naik mobil saya"ucap Rey.

"Sekali lagi terimakasih atas tawarannya tapi saya ingin naik bus saja"ucap Freya.

"Pak Rey yang terhormat, Freya sudah memilih naik bus jadi saya mohon Anda bisa memahami itu"ucap Arian.

"Baiklah"ucap Rey.

"Saya permisi pulang dulu Pak Rey, assalamu'alaikum"ucap Freya.

"Wa'alaikumsallam"ucap Rey.

"Ayo Freya kita ke halte"ucap Arian.

Freya pergi bersama Arian dan staf lainnya naik ke bus. Sampai dikontrakkan, Arian bertemu Nindi, dia menggoda Arian.

"Kak Arian baru pulang ya?"tanya Nindi.

"Iya Nindi"ucap Arian.

"Kak Arian nonton pasar malam yuk nanti malam barengan teman lainnya ada Dadang, Susi dan Nurdin"ucap Nindi.

"Gimana ya?"ucap Arian.

Saat melihat Freya baru datang didepan pintu kontrakkannya. Arian yang berdiri didepan pintu kontrakannya bersama Nindi sengaja berbicara kencang.

"Baiklah Nindi nanti malam kita ke pasar malam rame-rame"ucap Arian.

"Yang bener Kak Arian?"tanya Nindi.

"Iya dong"ucap Arian.

"Makasih Arian, ditunggu ya"ucap Nindi.

"Hih, dasar playboy"ucap Freya kesal langsung masuk ke kontrakkannya.

Freya masuk ke dalam kontrakkannya. Didalam kontrakkan Freya sebel dengan Arian yang digoda Nindi.

"Dasar Arian Playboy seneng banget digodain Nindi kecentilan"ucap Freya.

"Lebih baik aku tidur capek banget"ucap Freya.

Freya langsung mandi dan berganti pakaian tidurnya. Dia berbaring diranjang meskipun sedikit kesal melihat Arian yang mau digodain Nindi.

************

Arian mandi dan berganti pakaian. Dia terpaksa mengiyakan keinginan Nindi untuk pergi ke pasar malam bersama teman-teman lainnya.

"Freya jadi marah deh, padahal baru mau baikkan setelah marahan terus gak ada habisnya"ucap Arian.

Arian merapikan bajunya lalu keluar dari kontrakkannya.

"Kak Arian"ucap Nindi.

Arian melihat Nindi, Dadang, Nurdin dan Susi sudah menunggunya didepan kontrakkan.

"Kalian sudah ada disini?"tanya Arian.

"Dari tadi, kita semua ada disini Kak Arian"ucap Nindi.

"Ayo buruan ke pasar malamnya Kak Arian"ucap Nindi.

"Oke"ucap Arian.

Arian dan teman kontrakkan lainnya pergi ke pasar malam bersama-sama.

1
_Ran'er
👍👍👍
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
Andika suami kurang Ajar
Ummu Kalsum
selalu kebetulan
Shinta Dewiana
lebay deh....
Shinta Dewiana
kho kok keluarganya enggak di beri tau mereka nikah thor...
Shinta Dewiana
wk..wk..wk..
Shinta Dewiana
jam 12 malam plg naik apa...
Shinta Dewiana
kejamnyaaa suami...
Shinta Dewiana
ha..ha..ha..seru deh...
Wkwkwkk
yo kono bersaing tp jng cakar "an ya !
Wkwkwkk
dah mulai kecantil
Wkwkwkk
diikat aja itu si janda lama " biar kebelet
Wkwkwkk
bikin ngakak trs he. he
Winarsih Asih
gilaaaaa
Winarsih Asih
mampir ah....kayaknya seru nih😁
Ramayani Carsi
😂😂😂😂😂 kok jadi pelawak mereka berdua sekarang
Neulis Saja
😱
Neulis Saja
Its seem already there is flowers love
Neulis Saja
Arian, be dead you ! 🤣🤣🤣
Neulis Saja
hate and love are thin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!