Linggar Angkasa adalah seorang pria yang sudah memiliki istri, menjalin cinta terlarang dengan seorang wanita yang tidak lain adalah karyawannya sendiri, istrinya seorang model majalah yang sering berada di luar kota.
Tania... wanita berusia 25 tahun yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan retail,, atas dasar cinta, dia rela menjadi simpanan dari pemilik perusahaan tempatnya bekerja.
3 tahun menjalin asmara tanpa kepastian kemana arah hubungan akan berlabuh, tiada hari tanpa desahan, kepuasan dan... cinta bertepuk sebelah tangan.
Jalinan cinta terlarang keduanya membuahkan hasil... tanpa ikatan... tanpa tuntutan... yang ada hanya sebuah kesadaran dari kesalahan...
Apakah Tania dan Linggar akan tetap bertahan? ataukah Tania mundur dan memutuskan hidup tanpa perlindungan...
Selamat membaca ya guys... semoga terhibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 19
Sidang perceraian Linggar dengan Maya berjalan lancar, tidak ada pembelaan atau saling mencaci sesuai kesepakatan.
Dua bulan kemudian ketukan palu menjadi tanda pengesahan gugatan Linggar pada Maya. Sesekali Maya masih terlihat mencuri pandang pada mantan suaminya, tetapi... Linggar justru sebaliknya, tanpa senyuman ataupun tatapan hangat, bahkan melirik pun tidak.
Luka yang di rasakan laki laki itu cukup dalam, kehilangan wanita simpanannya sudah menggoreskan luka, dan sekarang dia melihat kenyataan... Istrinya behubungan badan dengan banyak pria.
Dia bejat?? Iya, dia brengsek?? Iya, bahkan diapun seorang penghianat. Linggar tidak menampik semua itu, tetapi... Dia berhubungan dengan satu orang itupun dia yang mengambil keperawanan perempuan itu.
Langkah mantap dari Linggar terdengar menggema di lantai keramik pengadilan. Bersama Angga... Dia menghadiri sidang terakhir.
Bu Intan dan Pak Angkasa terlihat di sebelah bahu jalan menunggu putra mereka, mereka datang setidaknya untuk memberikan suport.
" Nak... Kamu baik baik saja sayang??" tanya Bu Intan.
" baik Ma" jawab singkat dari Linggar.
Lalu masuk kedalam mobil tanpa menoleh lagi, Linggar kembali ke perusahaan tanpa ingin menoleh kebelakang.
" Maafkan aku, selama menjadi menantu mama dan papa, aku tidak pernah berperilaku baik" ucap maya sambil menjabat tangan Intan dan Pak Angkasa. Sebatas itu... Dia tidak cukup berani memberikan pelukan.
Pak Angkasa yang mengetahui skandal mantan menantunya, hanya menganggukkan kepala, mereka sama sama menuju parkiran tanpa bersuara.
Sampai di perusahaan, Linggar langsung menuju ruang kerja, tidak ada sapaan, tanpa senyuman, hanya fokus pada perkembangan perusahaan.
Tok tok tok
" Permisi pak Linggar, di luar ada pak Angkasa ingin bertemu dengan anda. " kata sekretarisnya.
" Persilahkan masuk" jawab Linggar singkat.
Walaupun ini adalah perusahaan cabang Angkasa, tetapi pak Angkasa tetap formal pada putranya saat berada di dalam kantor.
Pak Angkasa masuk dan di sambut oleh putranya.
tetapi... Ada yang berbeda, putranya berdiri tanpa senyuman. Mungkin lukanya masih terasa.
" Linggar, pulanglah ke rumah nak... Papa dengar rumah yang kamu beli kamu berikan pada Maya." Ucap pak Angkasa setelah pintu tertutup.
" Benar pa, tetapi aku tinggal di apartemenku" jawab Linggar dengan kembali duduk.
" Lebih tepatnya apartemen Tania, mantan sekretarismu" jawab Pak Angkasa.
Linggar berhenti sebentar dari aktifitasnya, menatap sekilas ayahnya lalu kembali fokus pasa pekerjaannya.
" Jika wanita tidak bisa di genggam, jangan di paksa nak..." kembali pak Angkasa mengeluarkan suara.
" Aku tidak sedang menggam wanita manapun pa, dan tolong, jangan berbicara tentang mereka. " tegas Linggar.
" Baiklah, Mamamu berpesan , dia meminta kamu pulang ke rumah. Jangan tinggal sendirian." kata Pak Angkasa.
" Tidak pa, biar aku di sini dan akan mencari tempat tinggal di sini." jawab Linggar.
Pak Angkasa tidak lagi memaksa, dia lalu keluar untuk melihat proses produksi. Sedangkan Linggar mengikuti papanya dari belakang.
Perusahaan berjalan dengan lancar di tangan Linggar, dalam waktu beberapa bulan, perusahaan cabang ini telah berkembang dan mengalahkan beberapa pesaingnya
Angga menghampiri anak dan bapak yang sedang memantau jalannya produksi. Lalu meminta mereka untuk makan siang bersama.
" Kita makan di luar saja, papa ingin makan di luar bersama kalian." ucap pak Angkasa
Linggar mengiyakan, dan Angga pun segera menyiapkan semua.
Perjalanan 10 menit mereka telah sampai di sebuah restoran mewah, Angga mewakili untuk memesan makanan, sebab dia sudah paham makanan apa saja yang di inginkan kedua bos nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat membaca ya guys...
krna km berulang kali mngatakn tak menginginkn ank dri rahim tania.... bhkn klo smpe tania hamil... km dgn enteng mgatakn untuk digugurkn...🙄🙄
eeee istri yg di bela"in.... taunya mndua😂😂😂😂
yg hncur km ato tania.....
tania saat ini sedih dan trluka.... tpi kelak saat anknya lahir.... dia punya pngobat luka....
sdangkn kamu linggar..... bhagia nggk ... tpi kecewa... trnyata perempuan yg km prioritaskn... km cintai ugal"an... nyatanya sm berhiantnya sprtimu di belakangmu....
ap lgi kelak saat tak sengaja km brtemu tania dgn anknya ..... ank yg nyata" tak prnah km inginkn trlahir dri rahim tania....