NovelToon NovelToon
Obsesi Mr.Mafia

Obsesi Mr.Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Satu malam dengan seorang Mafia sama dengan maut?

Myra Mahira tak pernah menyangka liburan singkat di Bali akan mempertemukannya kembali dengan Al—anak laki-laki menyebalkan yang dulu menghilangkan cincin peninggalan ibunya.

Namun Al bukan lagi bocah badung yang ia kenal. Kini ia adalah Silas Al Wolfe, pria tampan, dingin, dan penuh rahasia yang mampu membeli apa pun dengan kekuasaan dan uang.

Saat hidup Myra hancur karena hutang 500 juta, Silas menawarkan jalan keluar yang tak pernah ia bayangkan.

Sebuah kesepakatan yang seharusnya berakhir dalam semalam berubah menjadi pernikahan yang tak pernah Myra inginkan. Dibawa ke New York membuatnya tahu siapa Silas Al Wolfe sebenarnya.

Bagi Silas, Myra bukan sekadar istri. Dia adalah obsesi yang tak akan pernah ia lepaskan.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OMM — BAB 14

RAHASIA SILAS??

Menjelang malam. Myra menatap diam ke dress yang sudah tergeletak di atas kasur king size berwarna hitam dan merah gelap.

Rambutnya masih sedikit basah dan tubuhnya masih mengenakan bathrobe sejak tadi. Sementara Silas sudah keluar 1 jam yang lalu, entah kemana?

“Menyebalkan.” gerutunya yang mulai meraih dress hitam itu dan ternyata...

... Bukan sebuah dress seksi, melainkan dress yang cukup elegan. Kedua alis Myra mengernyit heran sampai Penelope masuk bersama dua pelayan.

“Ayo! Kalian cepat bantu, Nyonya bersiap. Sebentar lagi tuan Silas pasti akan datang.”

“Ada apa ini?” tegas Myra menatap ke Penelope yang menatap balik dengan penuh hormat sekaligus ketegasan bak seorang kepala pelayan.

“Malam ini Anda dan tuan Silas akan mengunjungi keluarga Bianco. Mereka ingin melihat Anda.”

“Siapa Bianco?”

“Hanya saudara jauh. Anda bisa tanyakan sendiri kepada tuan Silas.” Kata Penelope yang menoleh ke kedua pelayan di sampingnya. “Ayo.”

Mereka bergegas ke arah Myra dan mulai menyuruhnya duduk di kursi rias.

“Aku bisa melakukannya sendiri. Kalian bisa pergi.”

“Kami hanya melaksanakan tugas kami, Nyonya.” kata Penelope dengan tenang namun cukup jelas.

Myra tak berkata-kata lagi selain menatap diam dirinya lewat pantulan cermin. Ia mengernyit penuh tanya dalam benaknya. Berapa banyak orang yang Silas kenal begitu luas? Dan siapa kelurga Bianco?

Di halaman depan ketika Silas baru saja turun dari mobilnya. Pria itu seperti biasa, memasang wajah garang, dan Hana berjalan di sampingnya sambil menjelaskan sesuatu hal yang begitu serius.

“Mereka ingin membocorkan perusahaan SA Wolfe Anda, Tuan.”

“Maka berikan jalan itu untuk mereka. Biarkan mereka masuk ke kandang kita.” kata Silas yang kini perlahan langkahnya mulai terhenti di ruang tengah dan Hana di belakangnya.

“Itu ancaman. Karena mereka menginginkan sesuatu untuk dinegosiasikan dengan anda.”

Silas terdiam beberapa detik sambil berkacak pinggang.

“Katakan aku akan datang. Besok.” jawab Silas yang mana Hana hendak membuka suara. “Bersamaan dengan Valen.”

Mendengar itu, Hana langsung faham dan tersenyum kecil seraya mengangguk. “Saya mengerti, Tuan.”

Tak lama Pikkey mendatanginya. Pria berjas hitam rapi itu menghampiri Silas yang masih berdiri bersama Hana.

“Tuan Silas. Anda yakin ingin berkunjung ke sana? Saya rasa itu hanya jebakan saja.” kata Pikkey.

Hana menuangkan segelas Vodka dan ia berikan ke Silas.

“Mereka sudah mengundang setelah sekian lama bersembunyi. Biarkan mereka bertemu dengan Myra. Ini hanya perkenalan biasa.” ujar Silas yang meneguk beer nya.

Mendengar itu, Pikkey masih meras ragu dengan keputusan Silas yang menerima undangan dari Bianco. Apalagi membawa istrinya ke sana.

“Saya yakin ada rencana menarik yang Anda susun, Tuan.” kata Hana menyeringai kecil.

Pria berkemeja hitam itu tak membalasnya selain diam menatap lurus dan meneguk habis minumannya.

Dari arah lain. Myra yang sudah mengenakan dress hitam elegan hingga belahan dadanya nampak menyumbul indah. Tapi itu sangat membuatnya risih, apalagi rambutnya tergelung dengan poni miring tersusun rapi.

“Wah! Kau terlihat sangat cantik!” kata anak itu yang tak sengaja lewat bersama seorang pelayan sembari mengenakan piyama tidur warna pink.

Melihat gadis kecil itu membuat wajah garang Myra berubah menjadi senyuman.

“Ya. Pria itu mengajakku.”

“Maksudmu, Ayah?”

Myra mengangguk. Hingga gadis itu menghampirinya saat pelayan yang mengikutinya terlihat ketakutan.

“Biarkan saja.” pinta Myra ke pelayan itu.

“Siapa namamu?” tanya Myra lembut ke gadis kecil itu seraya tersenyum.

“Elina Wolfe!” jawabnya penuh kebanggaan.

Myra menatap kesekitarnya. “Lalu bagaimana dengan saudaramu?”

“Dia Elion. Akhir-akhir ini dia membosankan karena menjadi lebih pendiam dari sebelumnya.”

Kedua alis Myra berkerut hendak membuka suara, langkah kaki membuat arah matanya tertuju ke sana.

Dimana Silas kini sudah menunggunya. Dan penampilannya masih sama, namun kali ini pria itu meraih mantel panjang dari tangan Penelope.

“Kenapa kau masih di sini? Bukankah waktunya jam belajar kedua?” tegas Silas menatap ke Elina.

“Kau ingin menjadikannya robot? Satu belajar dua kali? Mereka masih anak-anak.” tegas Myra menatap tajam.

Mendengar itu, Hana dan Pikkey terdiam. Bahkan Penelope nampak terkejut hingga menutup mulutnya kaget. Karena ada seseorang yang berani berkata seperti itu ke tuannya.

Mata cokelat tajam itu menatap lekat ke Myra cukup lama.

“Ya.”

Jawaban itu seketika membuat Myra berkerut alis hingga Silas menyuruh pelayan membawa Elina pergi dari sana. Dan Myra tak bisa berkutik saat ia masih mencoba tetap tenang dan mengamati kesekitar pria itu.

“Ayo. Kita tidak ada waktu.” kata Silas yang tak begitu lama memandanginya.

Myra menatap sinis. Kali ini tidak ada bantahan selain langkah yang mengikutinya dan melewati kedua anak buah pria itu.

Mobil hitam sudah disediakan. Dan sebelum masuk ke dalam mobil, Hana menghampiri Myra sembari tersenyum ramah. “Berhati-hatilah di sana, Nyonya.” kata Hana sembari memberikan lipstik baru ke Myra.

“Aku tidak membutuhkan lipstik.”

“Saya mengerti. Tapi Anda akan membutuhkannya saat ada bahaya di luar sana.” ujar Hana yang masih tersenyum meyakinkan.

Myra mengamatinya penuh kecurigaan hingga dia menerimanya. “Thanks.”

Hana tersenyum kecil sampai Myra masuk ke dalam mobil.

“Jika terjadi sesuatu di sana. Bawa pergi Elina dan Elion dari sini. Tapi aku akan pastikan mereka tidak akan melangkah maju.” kata Silas ke Pikkey seraya menghormatinya sebagai yang tertua. Karena Pikkey bekas tangan kanan pewaris asli Wolfe yang sudah tewas.

Pria 40 tahun itu mengangguk faham.

“Jaga diri Anda baik-baik.”

Tak lama Silas masuk ke dalam mobilnya. Hanya berdua bersama Myra yang duduk di kursi sampingnya. Sementara dari jendela lain di lantai bawah, Elion menatap kepergian mobil itu.

Tatapan matanya begitu tajam dan sendu.

(“Jika mereka bertemu dengan ibunya, maka kita akan kehilangan harapan Cassian Wolfe. Biarkan mereka berdua di sini dan fokus belajar. Bagaimana pun mereka akan tahu, kalau ayahnya mati karena aku yang membunuhnya.”)

Suara Silas masih dia dengar. Namun baginya itu sangat sulit dipercaya, karena hatinya masih kecil dan Silas merawatnya dengan baik.

“Elion! Kau tidak melihat penampilan ibu baru kita. Dia terlihat sangat cantik sekali!” kata Elina yang tersenyum lebar menatap kakaknya. Sementara pelayan yang mengikutinya itu hanya tersenyum mendengarkan.

“DIA BUKAN IBUKU! DIA JUGA BUKAN AYAH KITA!”Tegasnya ke Elina sehingga gadis itu tertegun kaget mendengar suara Elion yang cukup lantang.

Bahkan pelayan di sana ikut kaget melihat wajah marah Elion.

“Aku tidak mau belajar. Tinggalkan aku!” pintanya yang kembali menatap ke jendela.

Untuk kali pertamanya anak itu bersikap seperti itu. Elina terlihat sedih namun pelayan di sana segera mengajaknya keluar dengan lembut agar tidak menambah masalah baru.

Sementara Elion masih diam menatap jendela dengan bibir gemetar dan mata berkaca-kaca.

1
Tiara Bella
okey gpp Thor ....ada kita baca gk ada ya is okey....😍
Tiara Bella
oh begono ceritanya markie....
Four.: ho,oh begono
total 1 replies
vnablu
ayoo Thor semangat uppo nyaa 😄😄😄
Four.: wokayyy😁
total 1 replies
vnablu
jadii Silas sama Markie itu iparr tapi siapa sihh suaminya Markie apakah suaminya Markie itu kakak kandung Silas atauu hanya kayak sebatas mengganggap bahwa saudara.... banyak banget teka-teki nihh🤔🤔🤔
Four.: suami Markie itu Cassian
total 1 replies
Eci Rahmayati
banyakkkk bgt musuhnya 🤔
Four.: sedikit kok /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
semangat terusss upp kak author
Four.: wokayyyyy
total 1 replies
vnablu
siapa lagii sihh dalang di balik kejadian yang terjadi pada Elion... kasihan tauu padahal Elion anak kecil yang nggak berdosa 😔😔
Four.: ho,oh/Sweat/
total 1 replies
Kinara Widya
Pedro kah
Four.: 😱😱 mungkin aja, tapi.... emang iye
total 1 replies
Tiara Bella
ceritanya bagus aku suka
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
Tiara Bella
giliran anak nya udh mati elion markie ibu kandungnya br datang dia....dan siapa yg bunuh elion klu bukan Valen....
Four.: yakinnn Valennnn /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
selalu semangat yaaa thorr berkarya nyaa ak selalu support kamuu dehh untuk setiap cerita.... apalagi kalau tentang mafiaa tambah sukaaa akuuu 😄😄😄... pokoknya semangat terusss yaa dan jagaaa kesehatan buat othor
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
vnablu
bisa-bisanya orang itu menjadikan seorang anak kecil korban yang untuk cuma menjadi alat balas dendam pastii nihh orangnya yang kemarin kannn ... tunggu ajaaa ya kamu nanti pokoknya jangan kasih ampun tuhh orang.. padahal kan Elion nggak salah apaa" 😭😭
Four.: iya, gimana Elina nyaaaa pasti kena mental /Sweat/
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
biad444p bisa bisanya anak tidak berdosa di bunuh mana di depan adeknya lagi
Four.: tau tuh
total 1 replies
Tiara Bella
kasian Elion meledak.... kejam bngt anak kecil dijadiin sasaran....
Four.: ho,oh/Toasted/
total 1 replies
Eci Rahmayati
ngeriiii ny
Four.: /Panic//Panic//Panic//Sweat/
total 1 replies
Eci Rahmayati
itu lah mengapa silassss memilih kamu myra.. karna kamu seperti singa 🦁 betina segoll bacokk🤣🤭
Four.: ah bisa aja
total 1 replies
Tiara Bella
gk ada takutnya km myra....
Four.: dibuat santai saja 😌
total 1 replies
Eci Rahmayati
aku kamu mah bangg suka isenggg GK di kasih tau wanitanya tua 🤣🤭
Four.: hahaha iye juga 😁
total 1 replies
Tiara Bella
wah silas km manas² myra ya....
Four.: tau tuh
total 1 replies
Eci Rahmayati
🤣🤣🤣🤣lucu ikh kamu myra
Four.: rasanya ingin kucubit ginjalnya /Proud/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!