novel ini menceritakan tentang seseorang CEO tampan yang mabuk , dan memasuki kamar di salah satu hotelnya dan ternyata kamar tersebut sudah di isi oleh karyawannya sendiri .
dimalam itu membuat gadis tersebut harus kehilangan apa yang selalu dijaganya dan akan diberikan kepada suaminya kelak , namun Nasik sudah jadi bubur
hingga empat tahun mereka dipertemukan kembali tapi CEO tersebut tidak mengenali wanita yang perna di perkosanya hingga melahirkan anak kembarnya,, tetapi wanita tersebut pura pura tidak mengenali pria yang mengambil kesuciannya tersebut
sampai akhirnya kedua anaknya bertemu dengan CEO di taman permainan
apakah yang akan terjadi
mungkin kh mereka bisa bersatu kembali atau malah sebaliknya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
curhat
" Yuli , aku sudah tau dari anak anak mu kalau kamu habis ketemu adik ku kan , setelah bertemu kamu nangis , dan itu pasti ada hubungannya dengan keluarga kecilmu " ucap Siska sambil mengelus punggung Yuli.
Yuli lemas seketika saat Siska sudah mengetahui hal ini
" apakah kamu akan juga membawa anak anakku ?? tanya Yuli diiringi air mata yang mengalir begitu deras"
" aku tidak punya hak mau merebut kedua putramu " jawab siska
" tapi apakah kamu juga akan memberitahu adik kamu jika hiks...hiks.. kedua putraku adalah anaknya juga hiks." ucap Siska dengan lirih "
" hah jadi benar kalau Alfa dan Alfi adalah anak Aidil , jadi yang kamu cerita itu adalah Aidil yang memperkosa kamu ?? tanya Siska dengan nada serius dan diangguki oleh Yuli yang tidak sanggup lagi mau mengucapkan kata kata "
" aku akan temui dia sekarang dan meminta pertanggungjawaban" ucap Siska yang langsung berdiri tapi ditahan oleh Yuli
" aku mohon hiks.. hiks jangan aku sudah hidup bahagia bersama kedua putraku tanpa dia dan aku tidak mau hidup bersama orang yang telah menghancurkan diriku ? jawab Yuli
seketika Siska langsung meneteskan air matanya yang sangat merasa bersalah atas tingkah adiknya
" maafin adik aku Yul , aku mohon " ucap Siska yang ikut menangis .
" aku sudah mengikhlaskan semuanya,tapi setelah ketemu kembali rasa kebencian dalam diriku timbul begitu saja " jawab jujur Yuli
" baiklah kalau gitu , aku tidak akan ikut campur dengan urusanmu Yul , dan akan menyimpan rahasia ini rapat rapat tapi jika kamu mau meminta bantuan kamu jangan sungkan karena kalian juga saya sudah anggap sebagai keluarga " ucap Siska panjang lebar
" terimakasih sis , tapi sepertinya saya akan meninggalkan kota ini secepatnya " ucap Yuli yang membuat Siska kaget "
" hah Yul kamu jangan main main dong ," ucap Siska "
" aku tidak main main , dia sudah mengetahui tempat tiggalku dan anak anakku , dan sebaiknya aku pindah dari sini " ucap Yuli dengan nada serius "
" jadi kalau kalian pindah, siapa yang Nemani aku disini kalau bukan kembar " ucap Siska dengan nada sedih .
" maaf sis untuk kali ini keputusan ku sudah bulat " jawab Yuli
" jadi kapan kalian akan pergi " tanya siska yang tidak rela ditinggalkan oleh ponakannya"
" mungkin tiga hari lagi , " jawab Yuli
" kalau begitu ,bisa gak kalian selama tiga hari ini nginap di rumahku ,aku mungkin akan sangat merindukan ponakan ganteng ku , plis ya Yul " ucap Siska memohon
" maaf sis kalau tiga hari terlalu lama , mungkin malam ini bisa " ucap Yuli yang membuat siska cemberut
" ya kok gitu sih Yul" , ucap Siska kecewa
" kalau mau kamu bisa bawa anak anakku dari pagi sampai sore buat Nemani kamu untuk terakhir kalinya " ucap Yuli mengambil jalan tengah , walaupun Siska tidak terima , mau gimana lagi mau tidak mau
...........
" bos lagi mikirin apa bos " tanya Bimo yang sedang menyetir.
" aku ketemu dengan cewek yang dulu dan ternyata anak kembar itu anaknya " ucap Aidil masih memikirkan kejadian masa lalu
" cewek siapa bos " tanya lagi Bimo yang penasaran
" yang sempat aku ceritakan sama kamu ,kalau ada cewek yang aku tiduri trus aku kasih cek dan dia malah merobeknya " ucap Aidil
" yang bos salah masuk kamar hotel?? tanya Bimo
" ya " jawab singkat Aidil
" apa jangan jangan anak kembar itu juga anak bos , soalnya mirip dengan bos dan juga tingkahnya sama ? ucap Bimo
" apa benar kalau mereka anak anakku juga , karena pada saat itu akulah yang pertama kali meniduri nya , " ucap aidil
" berarti pada malam itu dia masih perawan bos ??tanya Bimo
" ya "
" rasanya gimana bos ,dapat perawan enak apa gimana bos ?? tanya Bimo tanpa memikirkan kata katanya
" oh ya bentar lagi gajian kayaknya , tapi ada asistenku yang bakal tidak gajian " sindir aidil
dingin "
" wadaw gawat salah ngomong lagi , bisa kekeringan nih daging kalau gak gajian " gumam Bima menelan salib nya kasar
" waduh bos tadi becanda " ucap Bimo sambil menggaruk kepalanya "
" jadi aku becanda juga kalau kamu gajian bulan ini " ucap Aidil yang membuat Bimo prustasi
" aduh bos jangan gitu lah " ucap Bimo mengacak rambutnya
" woe bim awas depan " teriak Aidil dengan refleks bimo mengeluarkan skill balap liarnya dulu "
" ahh selamat ,untung gak nabrak " ucap Bimo
" selamat selamat ,dasar asisten durhaka bikin atasannya jantungan mendadak" ucap kesal Aidil
" hehehe tumben banyak ngomong bos , biasanya diam aja " ceplos Bimo
" fiks bulan depan baru gajian lagi , bulan ini hangus " ucap Aidil dengan suara ditekan
salah lagi gue " gumam bimo