NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 14

Arras baru saja selesai meeting dengan clien, saat ingin kembali ke ruangannya ia bertemu dengan Lyora dan juga suaminya.

" ehhh Kak Arras, Hazi mana? katanya dia udah balik Jakarta ?" tanya Lyora saat bertemu dengan Arras .

"Hazi di ruangan aku, kalian mau makan?" balas Arras.

" Iya bro, gue denger dari Lyora di sini sop bututnya mantap" jawab Lucas suami Lyora .

" bisa aja, silahkan pilih sesuka kalian ,gue mau ke ruangan dulu, takut Hazi pengen ke keluar, soalnya pintunya gue kunci" sahut Arras.

" kalian baik - baik aja kan?'" tanya Lyora yang juga ingin memastikan keadaan sahabatnya.

" Aman kok, duluan yaaa" pamit Arras.

Lyora melihat ke arah Arras hingga tak terlihat kembali, Lucas juga melihat sang istri yang memperhatikan Arras, Rayyan tau hubungan keduanya dulu,Rayyan juga tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena ia tau setiap orang pasti memiliki masa lalu begitu pun dengan istrinya.

" kenapa?" tanya Lucas pada sang istri.

" Hazi beneran aman gak ya kak? aku takut Hazi kenapa - kenapa" Jawab Lyora menatap ke arah Suaminya sekilas, lalu kembali menatap ke arah tempat Arras berjalan .

" Kamu lebih kenal mereka, kalau aku lihat Arras orang yang baik" jawab Lucas.

" Kak Arras emang orang baik, tapi Si Hazi - Hazi itu orang yang keras kepala, suka mendem apa- apa sendiri, apalagi sebelum kita pulang ada cek cok besar antara Hazi dan Atthaya yang membuat Hazi emosi" sahut Lyora.

Lucas salah menilai sang istri, awalnya Rayya fikir Lyora melamun karena Arras, ternyata ia lebih mengkhawatirkan Hazi, yang membuat Lucas sedikit lebih lega, pasalnya ia sudah punya kesempatan untuk mencintai sang istri lebih dalam lagi.

" Udah yuk... makan dulu, capek kan ?" ujar Lucas.

Lyora mengangukan kepalanya lalu mengikuti sang suami untuk duduk di tempat yang kosong, karena resto milik Arras ini, selalu saja ramai.

Sedangkan Arras kini masuk ke dalam ruangannya, pemandangan yang pertama kali ia lihat adalah sang istri yang tertidur di sofa miliknya dengan meringkuk karena sofanya yang terlalu kecil.

Arras kemudian mendekat ke arah Hazi, ia memperhatikan wajah sang istri yang terlelap dan tampak begitu lelah, " Kasian banget kamu, aku tau kita sama - sama sulit menerima ini, tapi akan ku pastikan kamu akan menjadi wanita yang paling bahagia" gumam Arras.

Arras hanya bisa memandang sang istri, ia tidak berani mengganggunya, ia paham akan perasan Hazi, apalagi setelah mendengar cerita dari Hanzzah yang tak lain adalah adik iparnya, tentang yang istri dan segala masa lalunya.

Cukup lama Arras hanya diam dan memandang sang istri, Hazi yang kakinya mulai keram dan sakit, karena tidur di sofa yang sempit mulai membuka matanya dan perlahan bangun, sedangkan Arrras yang tadinya duduk di bawah, sekarang sudah pindah ke sofa singel yang berada di samping sofa yang fi tiduri sang istri.

" Enak tidurnya ?" tanya Arras.

Hazi yang belum sepenuhnya sadar, terkejut mendengar suara Arras di depannya, ia hanya melirik sekilas, lalu ia memijat kepalanya yang terasa begitu pusing.

" kenapa pusing?" tanya Arras yang pindah tempat duduk di samping Hazi dan memijat kepala Hazi.

Hazi terdiam, orang yang biasanya ia ajak debat dan dirinya paling anti karena kebucinannya kini menjadi suaminya.

" pusing?" tanya Arras kembali.

" enggak cuma agak migren aja dikit " jawab Hazi.

" Di depan ada Lyora sama suaminya, tadi dia nanyain kamu, kamu mau keluar nemuin dia atau mau mas anter pulang dulu, soalnya mas masih ada beberapa kerjaan?" tanya Arras yang memang sedang berusaha baik pada istrinya.

Hazi sedikit merasa bersalah pada Arras,ia juga sudah mendengar semuanya apa yang akan di lakukan suaminya, Hazi menyadari ia juga tidak bisa terus menghindar seperti ini.

" Aku temui Lyora saja" jawab Hazi kemudian membenarkan jilbabny dan pergi keluar dari ruangan suaminya.

Sedangkan Arras menatap Hazi hingga pintu ruangnya kembali tertutup , " Rasanya beda " gumam Arras.

" memang bener kata Ayah, Allah dengan mudah membalikan hati hambanya, Terima kasih Ya Allah, dan tolong bimbing hamba agar bisa selalu membimbing istri hamba Ya Allah" gumam Arras.

Sedangkan Hazi kini menghampiri Lyora dan juga Rayyan yang tengah makan, Hazi sempat ragu namun Lyora melihatnya dan memanggil dirinya.

" Astaga loe kurus banget sih... Zi... kita baru seminggu enggak ketemu dan loe tambah kurus kayak gini, kasian banget sih... sahabat gue " ujar Lyora dengan suara khasnya yang begitu cerewet.

" Ly... malu ly, di liatin banyak orang" bisik Hazi.

Sedangkan Lucas hanya tersenyum dan pamit karena dirinya ingin menemui clien di ruang Vip, "Sayang kan udah ada Hazi, aku tinggal dulu ya... cliennya udah nunggu di ruang vip nih" pamit Lucas.

" ehhh aku gangu yaa....?" tanya Hazi.

" enggak, kok emang suami gue mau meeting dan pas banget ada loe, jadi gue enggak gabut banget " jawab Lyora.

" tinggal dulu ya..." Pamit Lucas.

" Iya kak, semangat kerjanya " ucap Lyora memberi semangat pada suaminya.

Hazi melihat itu semua, Ia juga mengingat jika sahabatnya ini juga di jodohkan, tapi dia terlihat bahagia.

" Ly.. kamu bahagia menikah dengan suami kamu?" tanya Hazi pada Lyora.

" Bahagia ternyata enggak seburuk itu yang penting kita ikhlas Zi, bukannya kamu juga bilang pasti kamu di jodohin sama abi kamu dan mungkin ini jalan tuhan buat satuin kamu sama Arras" sahut Lyora yang tau arah pertanyaan Hazi.

" Tapi aku masih ragu, Dokter Arras kayaknya terlalu baik buat aku " sahut Hazi.

" loe yang keras kepala, dia baik zi, gue juga harap loe bisa nerima dia, gue lihat dia mulai buka hati buat loe" jawab Lyora.

" tadi kita ngobrol " ujar Hazi sedikit ragu.

" kalau loe ragu cerita gue enggak maksa, tapi kalau loe minta pendapat gue, loe mulai aja dulu, seharusnya loe bersyukur bisa sama Arras " ujar Lyora.

" loe tau sendiri gimana dia kan? loe juga tau sifatnya kalau udah sayang sama orang" imbuh Lyora.

" Tadi dia..............." Hazi mulai menceritakan apa yang bisa di ceritakan pada Lyora.

" Nah itu, ya loe aja tinggal ikuti alur, gue yakin Arras bakal usahain apapun itu, gue udah kenal Arras cukup lama, dia kalau udah ngomong gitu berati dia udah beneran serius, jadi ring loe nya aja, jangan pala batu, loe kan keras kepala" Nasihat Lyora.

" enggak, siapa bilang aku keras kepala?" ujar Hazi.

" Keras kepala plus gengsi gede, semoga aja Arras bisa sabar sama loe " sahut Lyora.

" kok kamu jadi ngejek aku sih" ucap Hazi.

" bukan ngejek tapi ngomong Fakta, Ya kan ly?"

1
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!