NovelToon NovelToon
Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: EMiliya PUtry S

seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kepergian

Ke esokan harinya,di ruang tamu keluarga Wangga,disana anggota keluarga Wangga sudah berkumpul,karna hari ini akan datang titah dari Kaisar Arya untuk Alisa.

Hari ini Alisa berpenampilan cantik,dia terlihat begitu tidak sabar menunggu titah dari Kaisar Arya yang akan menjadi teman tidur nya.

" Alisa sayang,apa sebaiknya gaun yang kamu kenakan ganti dengan gaun yang lain ? Bukannya ibu tidak senang melihat mu berpenampilan seperti ini,hanya saja. gaun yang kamu kenakan terlalu terbuka nak " ucap Lestari yang sejak tadi meringis melihat penampilan Alisa yang terlihat seksi.

Alisa yang tadinya tersenyum tiba-tiba menatap ibunya dengan kesal,dia menatap gaun yang dia kenakan tanpa masalah.

" ibu bukankah aku sudah cantik,kenapa ibu masih menyuruh ku mengganti gaun lain ? Apa ibu tidak senang karna aku akan segera memasuki istana ? ibu mengatakan gaun yang aku pakai terlihat seksi pasti itu hanya alasan ibu saja " dengus Alisa,dia duduk dan membuang mukanya.

Elio merasa geram,dia memukul meja dan menatap Alisa dengan tidak suka.

" ibu hanya tidak ingin kamu berpenampilan seperti wanita penghibur! Meski sebenarnya kamu hanya akan di jadikan sebagai budak rendahan oleh yang mulia Kaisar di istana " Elio tidak perduli jika ucapannya menyakiti Alisa,karna dia sudah sangat muak pada adik pungut nya ini.

Alisa mengepalkan tangannya,dia menatap benci Elio yang selalu saja menghina nya.

" kamu.. berani nya kamu " ucapannya terhenti saat mendengar pemberitahuan kedatangan Kasim istana.

Dalton dan keluarga nya sontak berlutut. di hadapan Kasim istana yang membawa titah untuk putrinya.

" kami mengucapkan salam pada Tuan " ucap mereka secara bersamaan,Kasim itu mengangguk sembari tersenyum tipis,dan dia melirik Alisa yang terlihat berpenampilan seksi.

" wanita modelan seperti ini akan bertahan dalam beberapa hari,apalagi yang mulia kaisar Arya orangnya pembosan,,ha..kasihan sekali wanita ini,tapi bagaimana lagi itu sudah menjadi takdir nya " batin Kasim,kemudian dia menatap keluarga Wangga sambil membacakan titah dari Kaisar.

" Alisa Wangga memilik paras yang cantik dan juga hati yang lembut,sehingga yang mulia kaisar tertarik pada pandangan pertama,untuk itu yang mulia Kaisar mengangkat Alisa Wangga menjadi selir nya,sekian titah dari Kaisar Arya " setelah membacakan titah,Kasim memberikan titah kaisar pada dalton, dan yang di terima baik oleh nya.

" kami berterima kasih pada yang mulia kaisar,semoga yang mulia kaisar panjang umur dan sehat selalu" ucap Dalton yang di ikuti oleh istri dan kedua putranya.

" kalian tidak usah terlalu sungkan,dan untuk nona Alisa,,anda bisa ikut saya memasuki istana " ujar Kasim.

Alisa tersenyum Malu-malu,dia mengangguk dan memberikan kode pada pelayan pribadi nya.

tapi sebelum pergi,dia menatap ibu dan ayahnya dengan perasaan puas.

" ibu,ayah meski aku sudah menjadi selir kaisar,aku tidak akan pernah melupakan kalian,dan aku akan sering berkunjung ke sini menemui kalian " ucap Alisa,tapi di dalam hatinya,dia sudah tidak memperdulikan keluarga Wangga yang selama ini merawat nya.

lestari dan dalton saling memandang,lalu mereka tersenyum dan mengangguk,melihat itu Alisa pergi bersama dengan Kasim.

"akhirnya dia pergi juga, melihatnya di rumah setiap hari membuat ku kesal " ujar Elio dan langsung kembali duduk.

lestari geleng-geleng mendengar ucapan putranya,meski sebenarnya dia juga merasa lega Alisa tidak tinggal bersama nya lagi.

" jika kamu tidak menyukainya jangan sampai juga kamu mengatakan hal-hal buruk tentang yang mulia kaisar,,memang nya kamu tidak takut keluarga kita di hukum ? " Lestari mengatakan itu pada Elio dengan sabar,dia tau putra bungsunya selalu blak-blakan.

" apa yang ibu katakan itu benar,kalau sampai Kasim istana mendengar ucapan mu,keluarga kita pasti dalam bahaya " ucap Langit menatap tajam adiknya.

Dalton hanya terdiam,dia melirik kearah dapur karna dia melihat sekilas salah satu pelayan nya terlihat mencurigakan.

" seperti nya aku kecolongan,jangan sampai dia menyadari aku mencurigai nya " batin Dalton dan menatap istri dan kedua putranya yang asik berbicara.

***********

Disi lain. Lidya yang melihat kereta kuda dari istana membawa Alisa pergi. tersenyum licik,dia menatap kediaman keluarga nya dengan perasaan deg-degan.

" setelah Alisa masuk istana,aku akan memasuki kediaman orang tua ku,jika dia masih berada di sini,aku akan kesulitan menjalankan rencana ku " batin nya,setelah memperbaiki penampilan nya,dia turun dari dalam kereta,tidak lupa dia memakai penutup wajah.

Hingga dia berhenti di depan gerbang yang di jaga oleh beberapa pengawal milik keluarga nya,dan pengawal yang melihat kehadiran Lidya saling memandang dengan wajah bingung.

" nona ada yang bisa kami bantu. ? " tanya salah satu pengawal dengan sopan.

Lidya mengangguk,lalu dia menunjuk kearah kediaman keluarga nya.

" aku ingin masuk kedalam,bisakah kalian membuka gerbang nya untukku ? " suara Lidya yang terdengar lembut membuat kedua Pengawal itu terpaku,tapi mereka buru-buru tersadar dan menatap Lidya dengan waspada.

" nona kediaman Menteri tidak sembarang orang bisa masuk, kecuali anda sudah membuat janji dengan salah satu anggota keluarga Wangga ! " tegas pengawal itu.

Lidya seolah mengerti,dia mengambil kalung dari dalam sakunya,dan memberikan nya pada salah satu pengawal itu.

" kamu bisa memberikan ini pada Nyonya besar kalian,dan setelah dia melihat kalung ini,kalian akan tau siapa aku " ucap Lidya dengan serius.

pengawal itu menerima kalung nya,dia menelisik kalung mutiara yang berinisial L.W.

" kalau begitu kamu tunggu disini,aku akan menemui nyonya besar" ucap pengawal yang di angguki oleh Lidya.

Setelah melihat pengawal itu pergi,Lidya menghela nafasnya,dia berulang kali mengelus dadanya.

" semoga saja mereka mengenali ku, tunggu ! bukankah aku sudah pernah bertemu dengan kakak ku,dia pasti sudah menceritakan tentang pertemuan kami pada ibu dan ayah,," Lidya tersenyum dan tidak sabar melihat reaksi keluarga nya saat melihat kalung itu.

Sedangkan di ruang tamu,disana Lestari masih asik bercerita dengan kedua putranya, Dalton sejak tadi hanya terdiam dan memikirkan pelayan yang terlihat mencurigakan.

" kalian sudah paham kan ? Jika suatu saat Alisa kembali,kalian harus menolak dengan tegas,dan jangan sampai kalian terpengaruh dengan air matanya,,ibu juga sebenarnya sudah lama tidak menyukai nya,, akhir-akhir ini dia semakin kasar dan tidak menghargai ibu " ucap Lestari,saat mengingat perilaku putri pungut nya,dia begitu geram.

" ibu tenang saja,aku tidak akan mudah terpengaruh oleh wanita licik itu,,begitu juga dengan kak Langit,dia juga sudah lama tidak menyukai nya " jelas Elio.

Dan ucapan nya di angguki oleh Langit, tiba-tiba lestari melihat salah satu pengawal datang dengan wajah serius nya.

melihat itu, Langit dan Elio juga merasa heran.

" ada apa ? kenapa kamu terlihat buru-buru? " tanya Dalton yang terlebih dulu bertanya.

Pengawal itu memberikan kalung itu pada Lestari,dan dia juga memberitahukan kedatangan Lidya.

" tuan di depan gerbang ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan nyonya,dan karna kami tidak mengenalinya,jadi kami tidak mengizinkan nya masuk,tapi dia memberikan ini pada Nyonya besar " jujur pengawal itu.

Lestari mengerhit alis nya saat melihat kalung yang terlihat begitu familiar, hingga tangan nya bergetar saat melihat inisial di dalam kalung itu.

Deggggggggggggggg

" bukankah ini kalung Lidya putriku..." ucap Lestari dengan suara bergetar, terlihat matanya berkaca-kaca.

Dalton dan kedua putranya sontak berdiri,jantung mereka semua berdebar, hingga mereka melihat Lestari berlari menuju gerbang.

" benar ini milik Lidya putriku,,aku sangat mengenali Kalung ini,,Lidya putriku ..." teriaknya sembari berlari meninggalkan suami dan putranya.

1
irena
banyakin upnya thor
irena
lanjut thor
Diah Susanti
apakah dia mak kandung alisa yang sengaja menukar mereka dan juga yang menghalangi pencarian lidya🤔🤔🤔
irena
tambah upnya nya thor
irena
lanjut thor💪💪💪
irena
jangan jangan si nadia kerja sama sama Luna.. untuk menghancurkan si amira..
irena
lanjut thor.. pengen tau nasib si alisa
Ida Kurniasari
lanjut thor
irena
lanjut thor.. ceritanya seru.. saya suka cerita sistem.. apalagi kalo wanitanya tangguh
Ningsih Sihombing 🖤: asiap kak,,
total 1 replies
irena
lanjut thor
aria
up
aria
lanjut
Ningsih Sihombing 🖤: asiap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!