NovelToon NovelToon
Mengejar Kekasih Masa Lalu

Mengejar Kekasih Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Cintamanis / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:29.5k
Nilai: 5
Nama Author: Qiyaamah

- Cerita Tidak diselesaikan -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qiyaamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemuda Itu

"Pagiii..." seru Clara menghampiri Penita yang sedang duduk termenung di dalam kelas.

"Eh. Clara.." sahut temannya tersebut bernada lemas.

"Kamu kenapa Pen? raut wajahmu kelihatan sedih.." tanya Clara yang mulai curiga.

"Clara..aku baru putus sama cowoku Rio.." ucap Penita yang kemudian meneteskan air mata kembali.

"Rio? anak kelas XII IPS itu ya ?" lanjut gadis cantik tersebut. Penita pun hanya mengangguk.

"Hem. Sabar ya Pen. Dia laki-laki yang nggak baik. Aku merasa dia sudah punya kekasih baru.."

Penita pun kembali mengangguk sembari berucap, "desas desusnya memang begitu juga Clara.." Sesaat gadis berwajah imut itu tertunduk, akan tetapi itu hanya sebentar. Ia kemudian bangun dari tempat duduknya sambil menyeka air matanya yang berjatuhan.

"Mulai sekarang akan aku sobek nama Rio dari hatiku, aku bersumpah!" seru Penita dengan penuh tekanan.

"Nah gitu dongg! ayo ke kantin!" ajak Clara yang langsung merangkul temannya tersebut.

*********

Malam pukul 19:00 P.M

Ting Tung .. bel kamarnya berbunyi hingga berkali-kali, Clara pun dengan segera membuka pintu kamar tersebut.

"Pak Dimas.. ada apa?"

"Nona, Pak Burhan meminta Nona untuk segera bersiap-siap."

"Oh iya. Hari ini acara peresmian perusahaan baru teman Ayah. Ya sudah tunggu aja ya. Aku mau siap-siap dulu."

"Baik Nona.."

Clara kemudian menutup pintu kamarnya yang besar tersebut. Ia pun segera membuka lemari bajunya dan memakai gaun indah berwarna hitam yang ia beli di New York dulu.

Setelah selesai memakai gaunnya ia kemudian menuju salon pribadi milik keluarga yang ada di lantai 4. Di sana sudah ada beberapa pelayan salon yang siap mendandaninnya dengan sebaik mungkin.

Setengah jam kemudian ia pun telah siap dengan riasan soft make up-nya. Ia dan sang Ayah lalu pergi menuju tempat acara yang akan dihadiri oleh seluruh orang-orang besar yang ada di kota tersebut.

******

Sesampainya di tempat yang dimaksud, Clara dan sang Ayah berjalan masuk dengan pelan diiringi oleh empat orang bodyguards yang ada di belakang mereka.

"Wahhh Pak Burhan Sasmito, sahabatku. Akhirnya datang juga, haha..." tegur seorang pria yang langsung memeluk Ayah Clara tersebut.

"Apa kabarmu Broto? rasanya sudah setahun ini kita tidak bertemu.." ucap Ayah Clara yang kemudian melepaskan pelukan erat dari sahabatnya tersebut.

"Aku baik-baik saja... bagaimana denganmu? oh ya ini Clara ya..?" tanya pria yang terlihat beruban tersebut memandang Clara. Maklum saja, Clara telah bersekolah di New York sejak di sekolah dasar. Sehingga seluruh sahabat-sahabat sang Ayah tidak terlalu mengenalinya lagi.

"Iya Om Broto.." jawab Clara sambil tersenyum manis.

"Wah. Sudah besar kamu ya Clara.." sambung pria tua tersebut.

"Mana putramu Devan? kamu masih ingat perjanjian kita kan Broto..." tukas Ayah Clara memandang tajam kepada temannya tersebut.

"Tentu saja. Putraku sedang kesana tadi. Ntah apa yang dicarinya .." sahut Pak Broto menunjuk ke arah belakang.

"Ayah, Om. Aku permisi mau ke toilet dulu.." ucap Clara yang terlihat menahan sesuatu tersebut.

"Iya silahkan. Disana ya toiletnya," sahut Pak Broto menunjuk ke arah belakang. Clara mengangguk dan kemudian berjalan cepat menuju toilet.

10 menit kemudian...

"Cuihhh. minuman ini benar-benar tidak enak!! segera ganti yang baru!!"

"Makanan apa ini?! kau mencoba memberikanku racun hah?!!"

Clara yang melihat hal tidak mengenakan itu pun segera mendekati laki-laki berjas hitam yang sedang memarahi pelayan-pelayan tersebut.

"Maaf ada apa ini? kenapa kamu marah-marah dengan mereka dan membuang semua makanan ini ke lantai.." ucap Clara sambil melihat ke sekelilingnya.

"Siapa kau! ini bukan urusanmu! pergi!" bentak laki-laki tersebut dengan raut penuh amarah.

"Maaf sebelumnya. Tapi siapapun kamu tidak layak memperlakukan mereka seperti ini. Mereka juga sama seperti kita, perlakukanlah dengan cara yang baik dan juga semua makanan ini. Tidak sepantasnya kamu membuang makanan-makanan ini, sementara di luar sana banyak orang yang berjuang demi sesuap nasi !" tegur Clara panjang lebar. Ia nampak sangat kesal melihat tingkah arogan pemuda di hadapannya tersebut.

"Halah! perempuan sepertimu menasehatiku.. tidak mempan! pergi sana! atau akan aku panggilkan para ajudanku untuk mengusirmu!" bentak pemuda itu lagi.

"Oh. Tenang saja...aku juga akan pergi. Semoga aku tidak akan pernah bertemu laki-laki mengerikan sepertimu lagi!" sambung Clara bernada tinggi. Ia pun segera pergi dari hadapan pemuda tersebut.

Nampak banyak orang yang memperhatikan perdebatan mereka. "Perempuan sialan," gerutu pemuda tersebut.

Prok prok prok ( bunyi tepuk tangan )

"Terimakasih untuk seluruh hadirin yang telah berkenan menghadiri peresmian perusahaan baru saya ini. Tanpa kerja sama dari pihak Mandala Grup, Sasmito Grup, Java Grup, dan beberapa pihak sponsor lain. Perusahaan ini mungkin tidak akan pernah bisa terbangun semegah ini.. oleh karena itu saya ucapkan terimakasih sekali lagi..."

Prok Prok Prok~~

"Kepada Bapak Broto dipersilahkan untuk menggunting pita merah yang telah disediakan.." ucap Pembawa acara. Pak Broto pun mengajak Ayah Clara untuk menggunting pita merah tersebut secara bersama-sama."

"1, 2, 3 !!!"

Pita merah tersebut pun berhasil digunting, Clara berserta seluruh tamu undangan pun bertepuk tangan dengan riuhnya. Dari jauh Clara melihat pemuda menyebalkan itu lagi. Tanpa sengaja netra mereka saling bertemu. Seketika, mereka pun langsung membuang muka satu sama lain.

"Clara! sini!" panggil sang Ayah. Clara pun langsung mendatangi Ayahnya tersebut yang nampak sangat bahagia mengobrol dengan sang sahabat.

"Ayah akan memperkenalkanmu dengan anak Pak Broto.. mana anakmu tadi Broto?"

"Oh disana dia..Devann! kemari!!"

Tiba-tiba datanglah sesosok pemuda tampan dan gagah berjas hitam. "Astaga...jadi dia anak Pak Broto.. benar-benar mempermalukan Ayahnya sekali.." batin Clara. Devan yang menatap Clara pun nampak sinis memandangnya.

"Ayo bersalaman.." ucap Pak Broto. Dengan berat hati dan senyum yang terpaksa mereka pun bersalaman.

"Jadi Devan dan Clara. Ada yang harus kami sampaikan disini.." ucap Ayah Clara sambil tersenyum memandang Pak Broto.

"Apa itu Yah..?" sahut Clara.

"Karena Pak Broto adalah sahabat dekat Ayah sejak kuliah dan juga kami memiliki perjanjian bisnis untuk jangka panjang.. maka kami berdua sepakat untuk menjodohkan kalian.."

"APA??!!!!!" ucap Devan dan Clara bersamaan dengan ekspresi kaget mereka.

"Loh kok ekspresinya begitu? hahah..tenang saja. Kalian akan menikah setelah menyelesaikan pendidikan sarjana nanti dan itu masih sangat lama," terang Pak Broto.

"Nggak nggak. Aku nggak mau dengan perempuan lebay ini," celetuk Devan.

"Aku juga nggak mau dengan laki-laki galak ini Yah!"

"Kok begitu kalian?" sambung Ayah Clara.

"Intinya No!" sahut Clara. Ia pun langsung berjalan pergi meninggalkan sang Ayah.

"Aku juga no!" lanjut Devan yang kemudian juga pergi meninggalkan sang Ayah.

Sementara Pak Burhan dan Pak Broto hanya bisa terdiam melihat tingkah aneh kedua putra-putri mereka tersebut.

"Burhan..ada apa dengan anak kita? ucap Pak Broto menatap heran sang Anak yang terus berjalan meninggalkannya.

1
kim widi
yaahhh gak demen dah lg enak2 baca pindah tempat 🤦🏻🤦🏻
🌹Dina Yomaliana🌹
Hai kakak👋 aku datang di cerita mu ya🥰😉 semangat terus up ceritanya💖💖💖💖

Salam kenal dari cerita ku😊😊😊😊
~ Adikku Sayang Adikku Malang
~ Sungguh Tak Terkira

Semangat berkarya untuk kita semua🤜🤛
Anggita Azwina
5 like.... mampir di karya ku juga ya thor gadis bermata bening itu istriku menunggu
zsarul_
hai thorr aku mampir nihh 🤗
semangatt
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa ❤️
mari saling support 😍
thanks
montir kampung arema ban
ko mlh jd dokter para hantu sih 😁😁😁
Author SUPERSTAR: Hi kak, baca Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk💙💙
total 2 replies
Anggita Azwina
7 like n rate 5.mampir di karya ku juga y.... gadis bermata bening itu istriku menunggu
Nureti
hai kak 👋
sukses iya kak untuk karyanya

jangan lupa mampir di karyaku yang yang menceritakan cowok letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

Terimakasih 🙏
Hasniati Canie
up
ini_aku
Semngat, Next thor
Jgn lupa mampir dikaryaku juga
judulnya " PART OF YOU "
Darah Biru (Bangsawan)
Like + rate bintang ⭐⭐⭐⭐⭐👍🏻 saling mendukung ya Thor 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
lanjut like 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
mantap 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
semangat 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
like like 👍
Darah Biru (Bangsawan)
Permisi Thor penduduk bunian mampir 😇 fav and like 👍❤️
Zizi Suartini
Go author! go author go! Biar author semangat, aku kasih ini :* saranghae
SizzlingTeapot
Ceritanya menarik, nih! Boleh kali thor dilanjut?
Mata Diam
Kita emang nunggu crazy up, tapi author jangan cape-cape, ya! Jangan lupa makan, thor!
Grace Shower
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
Rill'ss: iya kpan nih lanjutanx kak...aku masih nunggu..
total 2 replies
Grace Shower
thor, jangan khianati kita ya:( pokoke ditunggu lanjutannya
Qiyaamah: siap ka.. bantu like dan vote juga ya thanks😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!