NovelToon NovelToon
Single Mom

Single Mom

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Dendam Kesumat / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:66.5k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Saat keadilan sudah tumpul, saat hukum tak lagi mampu bekerja, maka dia akan menciptakan keadilannya sendiri.

Dikhianati, diusir dari rumah sendiri, hidupnya yang berat bertambah berat ketika ujian menimpa anak semata wayangnya.

Viona mencari keadilan, tapi hukum tak mampu berbicara. Ia diam seribu bahasa, menutup mata dan telinga rapat-rapat.

Viona tak memerlukan mereka untuk menghukum orang-orang jahat. Dia menghukum dengan caranya sendiri.

Bagaimana kisah balas dendam Viona, seorang ibu tunggal yang memiliki identitas tersembunyi itu?

Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

"Serahkan uang itu kepadaku!" ucap Kania tanpa berbasa-basi.

Viona tersenyum, mengangkat koper di tangan dan menunjukkannya kepada Kania.

"Ambil saja jika kau bisa!" katanya menjulurkan koper di tangan ke hadapan.

Kania yang tak dapat menahan kebenciannya, merangsek maju ke hadapan. Mencoba merebut koper di tangan Viona, tapi sebuah pukulan menepis tangannya cukup kuat hingga tubuh Kania terpental menabrak dinding.

"Argh!" Dia merintih. Menoleh dengan cepat, tatapan matanya sinis dan penuh dendam. Entah dendam apa di antara mereka, tapi Viona memang tidak tahu apapun.

"Sudahlah. Aku tidak ingin bermain lagi denganmu. Aku sudah keluar dari markas, dan kau bisa mengambil posisiku tanpa harus mencari muka di hadapan semua orang. Kau bebas melakukan apapun sesuka hatimu tanpa takut aku melihatnya," ujar Viona seraya berjalan tak ingin berurusan dengan perempuan itu.

Namun, tidak dengan Kania, dia mengeluarkan sebuah pisau kecil yang selalu dibawanya.

"Selama kau masih hidup, aku tidak akan pernah tenang. Aku ingin nama agen Vi menghilang selamanya," geramnya seraya berlari menerjang Viona yang berjalan terus ke depan.

"Mati kau!"

Kania menusukkan pisau itu ke punggung Viona.

"Kania!" teriak beberapa orang histeris.

Mereka mendengar kegaduhan di dalam gang dan memeriksanya. Pada akhirnya menemukan manusia rubah yang licik seperti Kania yang hendak membunuh Viona.

"Mati saja kau, Vi!" geramnya semakin dalam menusukkan pisau itu ke tubuh Viona.

Kenyataannya bukan punggung Viona yang dia tusuk, melainkan tangan Kania yang dicekal nya cukup kuat.

"Bagaimana ...?" Kania membelalak tak percaya, meronta merasakan nyeri di pergelangan tangannya.

Ia mencoba melepaskan diri, tapi Viona tak memberi kelonggaran. Matanya melirik pada orang-orang yang berada di ujung gang.

"Tolong aku!" ucap Kania, pisau di tangannya terjatuh. Menoleh ke belakang tubuh berharap bantuan.

Viona memandang semua rekan-rekannya, termasuk ketua. Dia yang tak pernah berbelas kasih terhadap musuh, terlihat murka.

Di sana ada juga Ghavin yang terlihat biasa saja, tapi ketua nampak gelisah dan serba salah. Sementara teman-teman Viona yang lain terlihat bingung harus melakukan apa.

"Selama aku bekerja, kalian selalu menuduhku mencelakainya. Kalian juga mengatakan aku iri terhadapnya, padahal kalian tahu bagaimana aku menjalankan misi sebelum rubah ini masuk ke dalam kelompok kita. Sekarang aku akan benar-benar melakukan itu semua," ucap Viona sembari tersenyum aneh.

Krak!

"Argh!" Kania menjerit ketika Viona menekuk tangannya ke bawah.

Mereka semua bereaksi ingin menolong, kecuali Ghavin. Akan tetapi, melihat tatapan Viona serta senyumnya mereka tahu dia akan membabi buta dan Kania tak akan mungkin selamat.

"To-tolong aku! Argh! Sakit!" rintih Kania sembari memukul-mukul lemah tangan Viona.

Mata-mata para lelaki di sana membelalak saat Viona mengangkat tangan bersiap melayangkan pukulan. Dengan kelima jarinya yang terbuka, ia menghantam perut Kania hingga tubuh itu terpental ke belakang, tapi tak jatuh karena Viona sama sekali tidak melepaskan tangannya.

"Kania!" lirih mereka merasa iba.

Ketua mengangkat tangan mencegah bawahannya yang hendak menolong Kania.

"Biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka sendiri. Jangan ikut campur!" tegasnya membuat mereka urung.

Ghavin tersenyum puas melihat pembalasan Viona. Wanita rubah itu memang layak mendapatkannya. Selama ini dia selalu mengaku lebih unggul dari pada Viona sehingga membuatnya berani menuduh Viona selalu merasa iri. Sekarang, semua mata bisa melihat siapa yang lebih mendominasi.

Kania memuntahkan cairan bening, wajahnya pucat, tubuhnya pun terasa lemah. Viona tak berhenti sampai di sana, ia mengangkat tubuh Kania dan membantingnya ke tanah. Lalu, menendang tubuh itu cukup kuat hingga terseret sampai berhenti di depan ketua dan yang lainnya.

"Dia masih agen Vi yang sama! Aku benar, bukan?" ucap Ghavin dengan bangga.

Uhuk!

Kania memuntahkan seteguk darah, ia meminta tolong tanpa suara, tapi tak satu pun yang berani menyentuhnya.

"Bawa anak emas kalian itu. Jangan biarkan dia berkeliaran di sekitarku. Jika tidak, yang akan dia terima pasti lebih dari malam ini," ucap Viona seraya berbalik sembari meraih koper dan melompati tembok pembatas dan pergi.

Mata-mata itu tak berkedip menatap kelincahan Viona. Pantas saja ketua selalu berkata markas telah kehilangan satu sayapnya.

"To-tolong!" lirih Kania merasa tak dianggap kehadirannya.

Sial kau, Vi! Aku akan membalas mu di masa depan!

"Bawa dia dan kurung di ruang bawah tanah!" titah ketua seraya berbalik pergi diikuti oleh Ghavin dan beberapa orang.

"Ti ... argh!" Kania tak berdaya, ia dibawa dua orang penjaga ruang bawah tanah milik markas.

1
Liana CyNx Lutfi
merlia mau blas dendam mnkinkah merlia mau menemui ayah atau ibu tirinya? ,hati2 merlia muda2hn suksess
ria sufi
lanjutkan
halu halu viu
kira" apa yg ada di dalam otak kecil Merlia 🤔
kaylla salsabella
wah pasti mau ke feny
Aisy Hilyah: bisa jadi
total 1 replies
Nanin Rahayu
hati hati merlia jgn smpe merugikan ibumu...
Aisy Hilyah: semoga saja tidak
total 1 replies
Liana CyNx Lutfi
Sdh berkurang tinggal menghadapi kumpulan2 para penghianat lainya,,alhamdulillah ya Allah vioana tdak knp2 lanjutkan perjuanganmu viona untuk membasmi manusia2 yg gk tau berterimaksih itu
Liana CyNx Lutfi: Q seneng bngts bca novelmu thor ,tetap smangat muda2hn tmbh suksesss
Aisy Hilyah: terimakasih banyak semangatnya
total 2 replies
ria sufi
aparat busuk biarkan ja JD buntang di jalan, itu ganjaran mrk yg menyalah gunakan kekuasaan
Aisy Hilyah: ya, bener banget
total 1 replies
Ara
👍👍👍
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Dian Susantie
tinggal urusan ama si Lucknut Kendi + istrinya + Peni.. trus Ketua Agen, Ghavin + kakaknya dan ponakan bejatnya..!!
haiisshh.. masih banyak Vi..!! semangaaattt...!! ✊🏼✊🏼💪🏼💪🏼🔥🔥
Aisy Hilyah: hehe masih panjang yaaa
total 1 replies
Nanin Rahayu
semangat Viona 🥰🥰
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
vj'z tri
🥳🥳🥳🥳🥳🥳 keren Thor
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Liana CyNx Lutfi
Begitu tragis kehidupn viona ayahnya dibunuh krn menegakkan keadilan Sungguh jd orang baik dan jujur adalah nyawa taruhanya sungguh miris,,,jngn menyerah vi habisi smuanya blaskan dendam ayahyamu
Aisy Hilyah: betul sekali
total 1 replies
Dian Susantie
yah.. gitu deh.. bahkan di dunia nyata pun masyarakat udh ga percaya.. 🤭🤭
Aisy Hilyah: bener banget
total 1 replies
vj'z tri
😭😭😭😭😭😭😭 makin seruuuuuuuuu 🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Nanin Rahayu
Viona pasti kuat BS menghancurkan semuanya... jangan d gantung Thor
Aisy Hilyah: sudah pasti itu hehehe
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga viona baik" saja
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
vj'z tri
wow kerenn 🥳🥳🥳🥳
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Agus Tina
Para penegak hukum yg bodoh. Hanya untuk menyelamatkan 1 atau 2 anak ingusan bodoh mereka harus mengorbankan pukuhan anggotanya juga kerugian material yg tidak sedikit.
Aisy Hilyah: bener banget bodoh
total 1 replies
Khusnul Khotimah
para pecundang,,,,,,berteriak hukum jika dia dirugikan,,,,,tp tutup mata tutup telinga membuang hati kala dirinya sendiri berbuat keji
Aisy Hilyah: sangat nyata
total 1 replies
Liana CyNx Lutfi
viona sdh menyiapkan segala kemunkinan untuk merlia sungguh dirimu ibu yg luar biasa viona ,km harus kuat iya merlia krn skrang ibumu membutuhkan km...viona tangguh mudah2n gk terjadi apa2 thor
Aisy Hilyah: bener banget harus dipersiapkan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!