Rio Sunjaya Wiliam: seorang tuan muda yang kaya raya yang sangat berpengaruh di dunia bisnis atas sikap dingin dan kejam yang dimilikinya.
tapi sikapnya berubah saat bertemu dengan wanita cantik yang miskin . sikap tuan muda itu tidak bisa kita tebak. sesekali dia akan menjadi singa yang ganas. dan sesekali dia juga berubah menjadi orang yang perhatian , penuh kasih sayang. sikap kejam nya baru muncul jika ada yang mengaggu keluarga nya . jadi jangan coba coba.
....
....akan mereka saling mencintai atau sebaliknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon asrarul Huda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# bab : 14 #
"Tut......Tut....Tut.....”suara hp Rio berdering.
Rio mengangkat telponnya .
"ada apa.”tanya Rio kepada si penelpon.
“jangan lupa pergi ke pesta nanti malam. dan harus bawa pasangan.” jawab si penelpon menyuruh Rio. dilihat dari nada bicara nya pasti dia termasuk orang yang dekat dengan Rio.
“sudah lah aku tidak mau pergi ke tempat yang membosankan itu.”jawab Rio malas. bagi nya pergi pesta adalah sebuah hal Yang membosankan. karena nanti disana tidak ada yang membicarakan bisnis. mereka sibuk berpacaran.
“hei tuan muda , kau harus datang . ini menyangkut pekerjaan mu . musuh mu itu juga datang. jadi jangan sia siakan kesempatan.” jawab si penelpon merayu Rio. dan ternyata Rio juga memiliki lawan. entah lawan apa yang dimaksud si penelepon.
"oke baiklah.”jawab Rio memutuskan telponnya. sepertinya setuju untuk ikut pesta kali ini. entah karena ada musuhnya atau apalah.
Rio berjalan keluar melewati ruangan Riyan.
melihat Rio keluar . Riyan pun keluar dari ruangan nya . karena ruangan Rio berkaca tembus ke luar . tapi orang luar tidak akan bisa melihat ke dalam.
"tuan muda...anda mau ke mana.”tanya Riyan melihat Rio sepertinya sedang ingin pergi ke suatu tempat.
“Riyan nanti malam kita akan ke pesta . tapi aku tidak punya pasangan . Carikan pasangan yang tepat untuk ku nanti malam.”jawab Rio berpikir juga siapa yang bisa diajak nanti malam. Rio tidak punya kenalan perempuan yang seumuran dengan nya. kalau yang lebih tua ada yaitu beberapa wanita rekan bisnis.
“sekarang kita akan ke mana tuan muda.”tanya Riyan kembali memastikan kembali. apakah Rio ingin mencari sendiri. atau biar dicari oleh Riyan.
"kita akan pulang.”jawab Rio sepertinya tidak menemukan jawaban. otaknya berpikir tapi nihil m tidak ada yang dia ingat kalau dia punya teman perempuan.
sesampainya di rumah. Rio langsung naik ke kamar nya.
Riyan memutuskan untuk menemui Celina.
"nona.”panggil Riyan kali ini entah rencana apa yang akan dibuat oleh Riyan lagi.
"iya ada apa sekertaris Riyan.”jawab Celina serius. melihat wajah sekertaris Riyan yang serius.
“nanti malam anda dan tuan muda akan pergi ke acara pesta . bersiap siaplah.”jawab Riyan dengan tatapan masih dingin.
pesta... sama tuan muda. gak ah aku gak mau. Celina menolak untuk ikut. Celina cukup tau diri batasan nya dengan Rio. bagaimana.
“ini perintah tuan muda.” glek Celina tidak bisa membatah lagi. jika Riyan mengeluarkan jurus andalan nya.
“aku tidak punya gaun yang bagus untuk pergi ke pesta.”jawab Celina singkat mau memberikan alasan lain agar dia tidak jadi pergi.
“baiklah sekarang Anda ikut saya.”jawab Riyan kembali mengajak Celina kesatu tempat.
"okey.”jawab Celina biasa saja. dia belum tahu kemana akan dibawa oleh Riyan.
Riyan dan Celina pergi ke sebuah mall terbesar di pusat kota.
Riyan dan Celina pergi ke tempat gaun berada.
“silahkan anda pilih . yang mana saja.”kata Riyan membawa Celina ketempat yang dipenuhi oleh gaun.
"hadeeeh.’’ bikin pusing saja. gak papa lah yang penting hari ini aku shoping. Celina juga gembira kerena bisa shoping meskipun Riyan yang membayar nya. atau mungkin saja ini milik Rio semua.
Celina memilih beberapa pakaian . dia pun mulai bingung yang mana yang akan dia pilih nantinya.
Celina berjalan ke arah asisten Riyan.
“hei asisten Riyan . menurut mu gaun yang mana yang cocok dengan ku.”tanya celina polos memastikan agar nanti malam dia tampil sempurna. bukan untuk tebar pesona terhadap Rio. tapi dia tidak mau mendengar ocehan Rio nanti malam.
“maaf nona saya tidak bisa memilih.”jawab Riyan fakta bahwa ia tidak bisa memilih. dan lagi pula dia tidak pernah pergi bersama wanita untuk membeli baju.
“coba nona pakai dress warna biru ini.”kata salah satu pelayan toko menyerahkan sebuah baju warna biru.
"boleh.”jawab Celina tertarik juga dengan warna baju tersebut.
setelah mengganti baju nya , Celina berjalan ke arah Riyan dan bertanya bagaimana pendapat asisten Riyan.
asisten Riyan melihat Celina berjalan ke arah nya . langsung terhipnotis oleh kecantikan Celina . ternyata Celina sangat cantik. jadi selama ini kecantikan Celina tertutup. karena Celina memakai pakaian yang tidak wow.
“ternyata nona begitu cantik. jika nona anak dari konglomerat pasti tuan muda akan jatuh cinta.” gumam Riyan dalam hatinya sendiri.
Celina melihat Riyan termenung pun , menepuk pundak Riyan Membuat Riyan kaget' dan tersadar dari lamunannya.
"eh... maaf nona.”kata Riyan gugup di pergok melamun.
"Duk....Duk...Duk....’’suara jantung Riyan berdebar debar . melihat pesona Celina yang sangat memukau. apa dia mulai jatuh cinta karena ini pertama kali dia berbelanja bersama wanita atau memang karena pesona Celina sendiri.
"nona sangat cantik memakai pakaian ini.”jawab Riyan sejujurnya , mengatakan apa adanya.
"makasih asisten Riyan.”jawab Celina malu malu. dipuji oleh Riyan.
"aduh nona . kau sudah membuat hatiku berdebar debar.”gumam Riyan tidak tahan dengan kecantikan Celina.
“kau tidak apa apa asisten Riyan.”tanya celina dari memperhatikan gerak gerik Riyan yang agak aneh.
"tidak tidak apa apa Nona.” jawab Riyan masih bersikap pura pura, dia masih menunjukkan sikap dingin nya.
"baiklah saya sudah selesai kita boleh pulang sekarang.’’ kata Celina kata Celina. sepertinya sudah cukup untuk kali ini.
"tunggu saya di parkiran nona."jawab Riyan melihat Celina sudah selesai.
"oke.”jawab Celina langsung keparkiran.
Celina menganti pakaian nya dan Langsung menuju parkiran.
di parkiran celina bertemu dengan Kevin. entah kenapa alam mempertemukan nya.
Celina pun memenggil nama Kevin.
"Kevin.”panggil Celina. sepertinya Celina perlu sesuatu.
namun kevin tidak mendengar karena dia sudah masuk ke dalam.
Riyan pun menghampiri Celina. karena dia sudah selesai dengan urusan nya.
"ada apa nona.”tanya Riyan melihat Celina seperti sedang mencari seseorang.
“tidak apa apa . sepertinya tadi aku melihat teman ku.”kata celina melihat Kevin yang sudah menghilang.
"baik kita akan segera pulang dan anda akan melakukan perawatan.”jawab Riyan.
"perawatan maksudnya.”tanya celina bingung tidak mengerti arti dari perkataan Riyan.
"iya perawatan kecantikan anda akan di masker dan juga akan dipijit menggunakan minyak wangi yang sangat bagus. apakah anda tidak pernah melakukan nya. jawab Riyan. sekaligus bertanya kembali karena melihat kebingungan Celina.
"aku tidak mau. sebenarnya sih aku belum pernah melakukan nya.” jawab Celina tidak mau. karena dia tidak pernah melakukan perawatan.
"kenapa anda tidak mau. tanya Riyan bingung dengan jawaban dari Celina. tidak seperti yang kebanyakan. jika di tawari perawatan kecantikan dengan gratis pasti semuanya akan mengantri. tapi berbeda dengan wanita satu ini.
"bukannya perawatan kecantikan adalah hal yang paling wanita sukai.”tanya Riyan lagi.
"aku tidak mau di pijat oleh laki laki.”jawab Celina polos karena dia tidak pernah melakukan perawatan. Celina berpikir kalau spa yang melakukan nya adalah laki laki.
"dasar nona bodoh . apakah dia tidak pernah pergi perawatan.”pikir Riyan agak aneh. tidak mungkin juga Celina tidak pernah melakukan perawatan karena wajahnya cantik mulus dan putih.
"huffff.”Riyan menghempaskan nafasnya dengan ringan.
"nona tidak akan di pijit oleh laki laki . nona akan di pijit oleh perempuan profesional.” jawab Riyan secara garis besar.
"oooo.”jawab Celina masih berfikir.
"aku tidak tau menahu tentang perawatan.” jawab Celina fakta kalau dia belum pernah mencoba perawatan sekalipun.
"baiklah kita akan segera pulang . dan saya juga sudah menyuruh 2 orang untuk memake up anda nanti.”kata Riyan.
"anda harus tampil Paling cantik dan mempesona di sana . karena tuan muda tidak suka orang yang tidak cantik.”jawab Riyan kembali memberitahu salah satu kelakuan Rio.
“wuek... dasar bucin emang nya pelayan dirumah jelek. semuanya bisa menang kalau ikut kontes kecantikan. semua pelayan dirumah.” Rio bisa dibilang tergolong wanita cantik.
"baiklah saya akan usaha.”jawab Celina seadanya sudah malas meladeni Riyan.
"tapi tuan muda kenapa memilih saya sebagai pasangan nya. di luar sana masih banyak wanita wanita yang cantik cantik dan juga mempesona melebihi saya.”tanya celina timbul penasaran kenapa harus dia yang harus mendampingi Rio.
"itu.....itu...saya tidak tau.” jawab Riyan berbohong. padahal semua itu rencananya.
sebenarnya Riyan lah yang menyuruh celina untuk pergi ke pesta bersama Rio.
"mungkin tuan muda sudah . jatuh cinta terhadap nona.”jawab Riyan ingin mengetes bagaimana reaksi celina .
"jatuh..... cinta.”jawab Celina mengernyitkan keningnya. tanda kalau itu mustahil terjadi.
" walaupun dia mencintai ku ,aku tidak akan pernah suka orang seperti dia yang dingin seperti es. sombong dan juga kejam.”jawab Celina membuat Riyan terdiam tidak bisa membantah. Celina menjawab dengan apa adanya fakta.
Riyan hanya tersenyum mendengar ucapan Celina yang jujur.
pasti semua wanita akan berkata seperti Celina . jika melihat sikap Rio sesungguhnya.
Riyan pun melajukan mobilnya kembali pulang ke rumah Rio .
Celina hanya termenung dalam lamunan nya.memikirkan ucapan Riyan bahwa Rio mencintainya .
* ***jangan lupa terus vote author dan juga like , komen dan jangan lupa beri rate bintang 5 ya , agar author makin semangat senang , jangan hanya minta up nya.*
...selamat membaca***...
sedang ceritanya sedikiiiiiit skali.