Kisah Islami
Cerita Melankolis
Kali ini saya persembahkan untuk kalian semua para pembaca setia saya, semoga kalian semua terhibur.
Siapa yang mau memilih kesedihan,kalau kita di suguhkan bahagia dan sedih, pastilah semua orang akan memilih bahagia.
Arafa, seorang gadis yang tumbuh dewasa dengan penuh lika liku kehidupan dan kepedihan, namun karena semua itu, dia menjadi wanita yang tegar dalam menghadapi kenyataan hidup yang memang harus ia jalani.
Ikuti terus kisah Arafa, sampai dia menemukan kebahagiaan dan sang pujaan hati.
SUDAH MASUK MUSIM 2..
Kesabaran Ara dan David musim 2 ini akan di uji, keinginan mereka untuk memiliki anak harus tertunda cukup lama. Bagaimana cara mereka melaluinya? 😊
Baca juga karyaku yg lain, bisa dilihat lewat sentuhan lembut ke avaku😁😁.. Terima kasih😘💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
Hari sudah hampir gelap, Afka memutuskan untuk ke masjid yang berada tidak jauh dari rumah Ara. Suara Adzan Maghrib sudah berkumandang, banyak warga yang berjalan menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat maghrib.
Afka mengambil air wudhu setelah beberapa orang di depannya telah selesai.
Risky yang juga berada di tempat yang sama dengan Afka, hanya menatap Afka saja sambil menunggu gilirannya berwudhu.
Afka yang menyadari tatapan Risky, setelah menyelesaikan doa setelah wudhu, Afka menanyakan kepada Risky.
"Apa kita saling mengenal? "
"Tidak, tapi aku tahu kamu temannya Ara, eh sorry, teman atau pacar? " tanya Risky memancing Afka. Entah kenapa Risky sedikit penasaran dengan hubungan Ara dan juga Afka. Mungkin karena berhubungan dengan David.
Kerutan di kening Afka bertambah saat mendengar ucapan Risky yang bagi Afka itu tidak penting.
"Permisi, aku mau sholat dulu. " Afka meninggalkan Risky yang masih menatap dirinya.
"Astaga, kenapa aku penasaran? " gumam Risky sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Risky melanjutkan kembali niatnya untuk wudhu, sedangkan Afka berjalan memasuki masjid sambil bergumam.
"Kepo sekali pria itu, apa dia menyukai Ara, bukankah dia Risky yang menyapa Ara tadi sore? "
Ara menggelar sajadah di sebelah tempat tidur Fatmawati. Sebelumnya Ara sudah mengelap Ibunya dan memakaikan mukena kepada Fatmawati. Walaupun tidak bisa berdiri, sambil tidurpun Ibadah tetap bisa di lakukan. Begitupun yang Fatmawati lakukan, sholat sambil berbaring.
Setelah selesai sholat maghrib di masjid, Afka kembali ke rumah Ara untuk mengambil sepeda.
Dari luar rumah, Afka mendengar suara lantunan ayat suci Al Qur'an yang berasal dari dalam rumah Ara. Surah Ar-Rahman. Iya, Ara membaca surah Ar-Rahman.
Afka seperti terlena dengan suara merdu Ara. Walaupun lirih, namun Afka bisa mendengar dengan jelas.
"Kak Afka, kenapa di situ? di mana mbak Ara? " teriak Sifa dari teras rumahnya.
Afka memanggil Sifa dengan gerakan tangannya. Sifapun memahami maksud Afka, ia berjalan menuju ke rumah Ara mendekati Afka.
"Ada apa Kak? "
"Tolong bilang ke Mbak Ara, aku pamit pulang dulu. "
"Iya kak Afka, nanti aku bilang ke mbak Ara. "
Afka tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada Sifa.
Saat Afka memutar sepedany terlihat Risky lewat dengan mengendarai motor sportnya.
"Kak Risky. " Jerit Sifa kegirangan namun jeritannya sangat lirih, sampai Afka pun hanya mendengarnya samar - samar.
"Kenapa? " tanya Afka.
"Tadi kak Risky lewat " Afka melihat ke arah jalan.
"Kalau kau menyukainya, bilang saja ke pria itu, keburu di ambil orang lain! "
"Sifa malu " kata Sifa sambil duduk di kursi teras rumah Ara.
Afka hanya menanggapi dengan gelengan kepala. Karena sudah semakin malam, Afka tidak menunda untuk kembali pulang ke rumah menaiki sepedanya.Ia memilih jalanan sepi untuk pulang. Keramaian bukanlah hal yang disukai oleh Afka.
###
"Pesanan Ibu Jeni sudah selesai. Ibu agak longgar dua hari ini. " Kata Dewi kepada David yang sedang duduk di depan televisi yang menyala.
"Alhamdulillah.Apa Ibu mau aku antar ke rumah Bibi? "
"Tidak.Ibu ingin rebahan saja, menikmati santainya hari tanpa bekerja. "
Acara lawak adalah yang di pilih oleh David. Sambil menonton ia sambil senyum - senyum. Dewi melihat ini adalah waktu yang tepat untuk menanyakan tentang seorang wanita kepada David.
"Ibu pengen punya cucu. "
David menoleh sebentar, lalu kembali menonton televisi.Bukan berarti mengabaikan Ibunya, bukan juga tidak ingin menjawab, tapi David tidak mengetahui apa yang harus ia katakan kepada sang Ibu.
Bagi David, mencari seorang wanita yang terbaik untuk dia dan Ibunya sangatlah sulit. Apalagi orang tua David hanya tinggal Ibunya, dia tidak mungkin meninggalkan Ibunya kepada wanita yang tidak peduli dan tidak mau mengurus orang tuanya.
"Ibu maunya bagaimana? " tanya David.
"Cobalah mengenal temannya Vivi, dia bilang temannya itu baik. Kau juga belum mengenal wanita lain bukan? "
David menggeleng, namun dia segera teringat Ara yang sudah empat hari ini menghiasi mimpi malamnya.
David memutar duduknya, dan kini menghadap ke arah sang Ibu.
"Aku mengenal seseorang, tapi aku belum dekat Bu. Jadi beri David waktu untuk dekat dengan gadis itu! "
"Siapa wanita itu? "
"Apa dia tetangga kita? "
"Apa dia baik? "
"Apa Ibu mengenalnya? "
"Jawab David? "
Pertanyaan beruntun dari Dewi yang membuat David diam sejenak.
"Ada lima pertanyaan, apa Ibu ingin menambah lagi? " tanya David, membuat Dewi tertawa.
"Ibu penasaran saja dengan gadis yang bisa membuat hatimu tergerak. Jawab pertanyaan Ibu satu persatu! "
"Sepertinya belum saatnya Ibu tahu, David belum tahu, apa gadis itu menyukai David, atau tidak. "
Guratan kecewa terlihat di wajah David, dan Dewi melihatnya. Jiwa seorang Ibu pun meluncur dari mulut Dewi.
"Perjuangkan kalau memang wanita itu baik menurutmu. Baik hati, baik akhlak dan baik agamanya. Umurmu sudah 27 tahun, dan kau anak Ibu semata wayang. Di masa tua Ibu, Ibu ingin menimang cucu. "
David merangkul pundak Ibunya.
" Insyaa Allah bu, doa Ibu pasti akan terkabul. "
Akhirnya ingatan masa lalu Dewi muncul, dimana masa lalu yang sulit untuk Dewi lupakan.
Pernikahannya bersama suaminya kandas lantaran ada orang ketiga di antara rumah tangga mereka. Sedangkan saat itu, David masih kelas dua SMP. Biaya sekolah juga tidak sedikit, sedang Ayah David sudah tidak peduli dengan Dewi dan juga David. Uang hasil bekerja hanya untuk berfoya-foya dan membelikan ini itu untuk si pacar.
Untunglah Dewi memiliki keterampilan menjahit sejah masih muda.
David kecil yang masih berusia belasan tahun itu hanya diam menatap kesedihan sang Ibu. Begitu jelas di mata David kala itu, bagaimana Ayah David mempermainkan Ibunya di depan mata David secara langsung.
Seiring berjalannya waktu, David tumbuh dewasa dan menjalani kehidupan berdua saja bersama sang Ibu. Kebahagiaan Ibunya adalah prioritasnya saat ini.
Sedikit demi sedikit David mengumpulkan uang dari hasil dia bekerja sambil kuliah.Cita - citanya untuk memiliki sebuah bengkel motor ingin sekali ia wujudkan, dan saat ini, keinginan itu terwujud, tekat yang begitu kuat telah mendorongnya untuk mencapai cita-citanya. Di bantu oleh temannya, Evan, setahun ini bengkel milik David begitu laris dan memiliki banyak pelanggan.
"Ibu jangan terlalu banyak berpikir tentang David, aku hanya ingin ibu sehat dan selalu mendampingi David. Masalah jodoh dan takdir, biar yang di Atas yang menentukan. "
"Tapi kau juga jangan lupa berusaha. Doa tanpa usaha itu tidak benar, sama saja dengan pasrah dan putus asa. Usaha terus tanpa doa sama saja sombong. "
"Iya Ustadzah Dewi Ningrum. " David terkekeh.
Dewi juga ikut tertawa mendengar perkataannya sendiri. Memang dia meniru perkataan para Ustadz di televisi, tidak ada salahnya juga. Itu memang benar, usaha harus di sertai doa, begitupun sebaliknya.
TERJEBAK PERNIKAHAN SMA
makasih 🙏🙏
keren namanya
kenapa klo bahas afka selalu sedih😭
Lanjut Thor...
NEXT ... ❤️❤️
lanjut baca part selanjutnya 👍🏻👍🏻❤️❤️
jadi ingat Almarhumah Ibu ...😭😭😭
Alfatihah yg Insya Allah tak pernah putus untukmu , Ibuku 🙏🏻🙏🏻😭😭
sungguh... tanpa terasa menetes saat baca flashback 😭😭
NEXT...
ceritanya menyayat hti 😭
NEXT ...
jd penasaran...
nyicil dulu ini thor..
ijin promo thor 🙏
jgn lupa baca novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍭🍭🍭
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak dg like and comment ya 🙏😁
*SENYUM ANYA
*MAHABBAH RINDU
nama yang bagus
Salam mengundang like ke karya aku
I Love You Mr Mafia
Sky Blue Love