Ribeena (Bee), 26 tahun awalnya gadis cupu yang selalu mendapatkan bullyan di kampusnya akhirnya bertransformasi menjadi model dingin tidak tersentuh dan populer setelah beranjak dewasa. Ia harus menjalani hidup mandiri yang tidak tau siapa orangtua kandungnya. Berkat dari atasannya lah Bee menjadi model terkenal. Bee gadis cupu bersama sahabatnya mendirikan agency model, Bee mampu membuktikan dirinya bisa bangkit dari kerasnya kehidupan.
Sean, 28 tahun lelaki tampan kakak angkat Bee yang selalu melindungi dan diam-diam mencintai Bee, mereka berpisah karena Sean harus melanjutkan S2 nya di luar negeri. Bee sendiri semenjak berpisah dari Sean tidak ingin di ganggu dan di hubungi oleh Sean, Bee ingin fokus mencari jati dirinya.
Bagaimanakah kisah Bee dan Sean selanjutnya, apakah Bee akan bertemu dengan kedua orangtuanya, apakah perjalanan hidup nya masih akan mendapatkan ujian? Yuukk.. mampir dan ikuti perjalanan Ribeena (Bee)..
Salam author,
ariista
ig: aritanti
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Model Berbakat
5 tahun kemudian
Seorang model cantik berjalan di atas catwalk dengan tubuh semampai, wajah cantiknya membuat para fotografer terus membidik dan memotret wajahnya dan juga penampilannya yang mempesona di atas catwalk.
Selesai dengan penampilan di atas catwalk ia berjalan ke belakang panggung masuk ke ruang ganti mengganti pakaian nya dengan disain busana yang berbeda.
Gilirannya kembali berlenggak lenggok di atas panggung catwalk. Model cantik tersebut sangat fokus beraksi dengan wajahnya yang begitu dingin. Ia sempat sekilas menatap lelaki tampan gondrong dengan seorang wanita cantik duduk di depan memperhatikan penampilannya.
Model tersebut berbalik melangkah ke belakang dan akhirnya tidak kelihatan lagi di panggung. Lelaki tampan tersebut memperhatikan setiap gerakan model cantik di atas panggung tanpa mengedipkan matanya. Ia terpesona.
Di belakang panggung seorang disainer ternama menghampiri model kesayangannya.
"Selamat Bee, penampilanmu mengagumkan, kamu mampu membawakan pesan busananya ke pengunjung dengan baik. Busana ini saya disain buat gadis-gadis muda eksekutif yang ingin selalu tampil chic dan perfect kamu mampu menunjukkannya di atas panggung," Miss Selyn memeluk dan cipika cipiki ke Bee.
"Terimakasih Miss," Bee menundukkan dan menganggukkan kepalanya di depan Miss Selyn.
Miss Selyn wanita yang sudah menemukan bakat Bee dan menjadikannya model kelas atas dengan koleksi busana-busana terbarunya.
Di bawah panggung seorang lelaki tampan berambut gondrong dan seorang wanita cantik sedang menonton pertunjukan model cantik tersebut.
Wanita yang bersama lelaki tersebut terus menempelkan tangannya ke lengan si lelaki.
"Sean, terimakasih sudah mau menemaniku ke pertunjukan koleksi busana terbaru Miss Selynna, Miss Selyn merupakan disainer langganan keluarga ku," ucap seorang gadis cantik berambut coklat sebahu.
Sean berusaha melepaskan tangan wanita yang terus menempel di lengannya. Ia merasa risih.
"Kita pulang," ucap lelaki tampan tersebut.
"Tapi aku ingin menemui Miss Selyn dulu di belakang panggung, ayo temani aku," gadis itu masih menggenggam lengan lelaki tampan tersebut.
Mau tak mau lelaki tampan itu ikut melangkah menuju ke belakang panggung.
"Miss Selyn," panggil gadis cantik tersebut.
Miss Selyn menoleh ke samping ke suara yang memanggil namanya.
"Nona Grasia, anda datang?" Miss Selyn cipika cipiki ke gadis cantik yang bernama Grasia.
"Iya Miss, kebetulan sekarang saya juga sudah pindah ke kota ini bersama mama papa juga,"
"Ohhh begitu,"
Bee yang masih berada di situ ingin segera pergi dari situ tetapi ia tidak enak meninggalkan miss Selyn begitu saja. Bee tau siapa lelaki yang ada di samping gadis itu. Lelaki yang sudah mencuri ciuman pertamanya. Lelaki yang sudah lama tidak bertemu dengannya. Sejak Bee tidak membalas telpon dan pesan dari nomor asing yang masuk di ponselnya semenjak itu mereka lost contact.
Bee sengaja ingin fokus dengan kuliah dan masa depannya tanpa di ganggu oleh drama percintaan antara pria dan wanita. Meski dalam hatinya ia merindukan sosok lelaki yang selalu baik dan melindunginya itu.
Grasia menoleh ke arah Bee. Ia mengagumi model cantik kesayangan miss Selyn ini yang selalu dibawanya setiap ia melakukan acara fashion show di manapun.
Miss Selyn yang melihat Grasia memandangi modelnya memperkenalkan Bee dengan Grasia.
"Ohh iya kenalkan ini Ribeena, model cantik yang selalu Miss bawa,"
Bee tersenyum tipis tanpa mengulurkan tangannya. Grasia lah yang mengulurkan tangannya. Mereka berkenalan. Lelaki yang di samping Grasia menatap tajam model cantik tersebut.
Apa kamu sengaja Bee tidak mau bertemu dengan kakak? Setelah sekian tahun kamu menghindar dari kakak sekarang tidak akan bisa lagi kamu menghindar, lelaki itu bermonolog dalam hatinya.
"Ohh iya, kenalkan ini tunanganku, Sean," Grasia mengenalkan lelaki tampan tersebut ke Bee dan Miss Selyn.
Giliran berjabat tangan dengan Bee, Sean tidak segera melepaskannya. Ia menatap tajam dan dalam mata indah Bee yang sudah di kaguminya dari dulu.
Bee segera menarik tangannya dari genggaman tangan Sean. Kakak angkat yang tidak pernah lagi ia tau kabarnya. Dengan keluarga angkatnya juga Bee sudah tidak terlalu dekat karena kesibukan masing-masing.
Setahun setelah Bee bekerja tetap di butik mama Angela juga papa Errick tidak lagi mentransfer uang ke rekeningnya. Bee sudah mengganti nomor rekeningnya. Sehingga papa dan mama angkatnya tidak bisa lagi mengiriminya uang.
Bee sudah benar-benar menjadi gadis mandiri seperti impiannya. Ia sudah menyelesaikan kuliahnya dengan nilai cumlaude, Bee gadis yang pintar dan cerdas. Dea juga sama mereka masih bersahabat. Dea sudah memimpin salah satu perusahaan orang tuanya.
"Baiklah Miss, kami pamit dulu, selamat Miss dan juga Nona Ribeena sukses ya," Grasia pamit dan berjalan meninggalkan dua wanita yang masih berdiri di situ.
Lelaki tampan itu sempat menoleh sekilas ke Bee dan menaikkan ujung bibirnya.
Bee sempat melirik sekilas tatapan mata mereka beradu.
Setelah menjauh dari mereka, miss Selyn mengajak Bee untuk berganti pakaian dan mereka akan pergi makan malam.
Bee sudah mengganti pakaiannya. Setelah semuanya beres ia membawa tasnya dan menemui Miss Selyn.
Mereka berangkat bersama tim yang lainnya menuju ke restoran yang sudah di reservasi oleh anggota miss Selyn yang lain.
Selesai semua pertunjukan dan makan malam hari ini, Bee akhirnya bisa kembali membawa mobilnya menuju apartemen miliknya yang sudah di belinya dari hasil kerja kerasnya.
Bee menempati apartemen premium mewah dengan fasilitas kolam renang pribadi. Sebagai model papan atas dengan jam terbang tinggi Bee memang tidak tersentuh.
Banyak kaum adam yang mencoba untuk mendekatinya tetapi Bee tidak menghiraukannya. Bee dengan kenangan masa lalunya dan sampai hari ini pun ia belum tau siapa orang tua kandungnya.
Bee sebagai model papan atas memiliki agency sendiri ia bekerjasama dengan sahabatnya mendirikan agency tersebut. Bee sebagai pucuk pimpinannya sedangkan Dea sebagai asistennya. Bee dan Dea sama-sama sibuk. Untuk mengenal lawan jenis pun mereka tidak sempat.
Dea juga sudah di kejar-kejar oleh keluarganya agar segera menikah. Jika tidak ada juga calonnya orangtuanya akan menjodohkan dirinya.
Bee sudah sampai di apartemennya. Ia masuk ke dalam dan langsung menuju kamarnya. Bee menghempaskan tubuhnya di kasur.
Bee menatap langit-langit kamarnya. Ia mengenang masa-masa sulitnya menapaki perjalanan hidupnya sebagai gadis sebatang kara.
Mengingat kembali pertemuannya tadi dengan kakak tampannya, Bee tersenyum.
Kakak, kamu masih saja tampan, penampilanmu tambah dewasa semakin dingin, apakah kakak masih ingat aku? Bee berucap di dalam hatinya.
Karena kelelahan Bee tertidur di kasur, malam juga semakin larut. Bee sudah mendengkur dengan napas yang terdengar halus.
Sementara di sebuah apartemen mewah seorang pria tampan gondrong sedang meamainkan gelas wine di tangannya. Ia sedang berada di balkon kamarnya menikmati angin malam yang berhembus dingin. Sean lelaki tampan itu kembali mengingat wajah model cantik yang tadi bertemu dengannya.
Bee, akhirnya kakak bisa bertemu denganmu kembali, kakak sudah berada di kota ini Bee, kamu sudah berhasil dengan impianmu, tidak akan ada lagi yang akan membully mu. Sean meneguk gelas winenya sekali telan.
Dirinya sekarang sudah bertunangan dengan Grasia, tunangan yang terpaksa di lakukannya karena keinginan dari papanya yang ingin dirinya membantu keluarga sahabat papanya karena sahabat nya itu sakit keras dan ingin anaknya segera menikah sebelum dirinya meninggalkan dunia ini.
tp jgn cuek in Sean donk
kok gk diangkat Bee....
btw Sean pergi nyatain perasaannya gk y🤔🤔